a.anatomi dan persyarafan perineum

advertisement
Tugas Anatomi Saraf
Di kirim oleh : Nawangsih/09068
PROGSUS AKBID BUDI KEMULIAAN
I. Jelaskan persarafan sensorik dan motorik yang
terlibat bila melakukan episiotomy
A.ANATOMI DAN PERSYARAFAN PERINEUM
Perineum merupakan bagian permukaan dari pintu bawah panggul, terletak
antara vulva dan anus. Perineum terdiri dari otot dan fascia urogenitalis
serta diafragma pelvis. Diafragma urogenitalis terletak menyilang arkus
pubis diatas fascia superfisialis perinei dan terdiri dari otot-otot transversus
perinealis profunda. Diafragma pelvis dibentuk oleh otot-otot koksigis dan
levator ani yang terdiri dari 3 otot penting yaitu: m.puborektalis,
m.pubokoksigis, dan m.iliokoksigis. Susunan otot tersebut merupakan
penyangga dari struktur pelvis, diantaranya lewat urethra, vagina dan
rektum.
Perineum berbatas sebagai berikut:
1. Ligamentum arkuata dibagian depan tengah.
2. Arkus iskiopubik dan tuber iskii dibagian lateral depan.
3. Ligamentum sakrotuberosum dibagian lateral belakang.
4. Tulang koksigis dibagian belakang tengah.
Daerah perineum terdiri dari 2 bagian, yaitu:
1. Regio anal disebelah belakang. Disini terdapat m. sfingter ani
eksterna yang melingkari anus.
2. Regio urogenitalis. Disini terdapat m. bulbokavernosus, m.
transversus perinealis superfisialis dan m. iskiokavernosus.
Persyarafan perineum berasal dari segmen sakral 2,3,4 dari sumsum tulang
belakang (spinal cord) yang bergabung membentuk nervus pudendus.
Syaraf ini meninggalkan pelvis melalui foramen sciatic mayor dan melalui
lateral ligamentum sakrospinosum, kembali memasuki pelvis melalui
foramen sciatic minor dan kemudian lewat sepanjang dinding samping fossa
iliorektal dalam suatu ruang fasial yang disebut kanalis Alcock. Begitu
memasuki kanalis Alcock,
n. pudendus terbagi menjadi 3 bagian / cabang utama, yaitu:
1.n. hemorrhoidalis inferior diregio anal,
2.n. perinealis yang juga membagi diri menjadi n. labialis posterior dan
n.perinealis profunda ke bagian anterior dari dasar pelvis dan diafragma
urogenital
3.n. dorsalis klitoris.
Gambar :Persyarafan perineum
B.Jawaban
Jawab: Episiotomi adalah suatu tindakan operatif berupa sayatan pada
perineum meliputi selaput lendir vagina, selaput dara, jaringan pada septum
rektovaginal, otot-otot dan fascia perineum dan kulit depan perineum. Selain
itu bila melihat jenis jenis sayatan pada episiotomy ,tindakan ini juga
berpengaruh pada saraf-saraf sekitar perineum
Gambar: Jenis-jenis episiotomi
Bila melihat gambar diatas,maka saraf yang terlibat saat melakukan
episiotomy adalah semua saraf yang terdapat di daerah perineum yaitu:
N. Pudendus yang terbagi menjadi 3 bagian / cabang utama
1.N. Hemorrhoidalis inferior diregio anal,
2.N. Perinealis bagian anterior dari dasar pelvis dan diafragma urogenital
3.N. Dorsalis klitoris.
II.
Jelaskan
hubungan
saraf
simpatis
dan
parasimpatis yang berhubungan dengan rasa nyeri
pada waktu persalinan
A.Saraf simpatis dan parasimpatis
B.Jawaban
Saraf simpatis dan saraf parasimpatik memiliki cara kerja yang selalu
berlawanan walaupun bekerja pada organ yang sama.Saraf simpatis berasal
dari saraf saraf daerah torakolumbalis (T1-T12 dan L1-L3/4) sementara
saraf parasimpatis berasal dari daerah kranialsakralis (C3,7,9,10 & S2-S4).
Saat proses persalinan his atau kontraksi yang timbul mempengaruhi kedua
system saraf ini.Saat kontraksi terjadi maka system saraf simpatik bekerja
dan mempengaruhi organ lain seperti:
-Jantung terjadi kenaikan detak jantung.
-Paru-paru mengalami kenaikan aliran udara,dilatasi bronkiolus
-Kulit terjadi sekresi dari kelenjar keringat sehingga ibu berkeringat dan bertambah banyak saat his semakin aktif dan sakit.
-Saluran pencernaan mengalami penurunan peristaltik akibatnya timbul gangguan seperti muntah.
-Kandung kencing mengalami relaksasi,dan itu mengapa pada ibu yang akan
bersalin tidak bak walau kandung kencingnya penuh rasa nyeri akibat kontraksi lebih dominan daripada dorongan untuk bak.
Sementara saraf simpatik bekerja setelah his selesai giliran
parasimpatik yang bekerja dengan bekerja berlawanan seperti :
saraf
-Jantung,menurunkan detak jantung
-Paru-paru mengalami kontraksi dari bronkus,menurunkan aliran pernafasan
-Lambung mengalami peningkatan pergerakan,dan produksi asam lambung
kadang terjadi kembung
-Kandung kemih menjadi kontraksi untuk mengosongkan isinya
-Rektum kontraksi untuk mengeluarkan isinya
III.Jelaskan daerah nyeri alih yang dapat dilakukan
intervensi saat proses persalinan
Gambar: Daerah nyeri alih
A.Jawaban
Rasa nyeri pada persalinan disebabkan oleh beberapa faktor yaitu : anoksia
(Kekurangan Oksigen) pada otot rahim, karena otot rahim ini berkontraksi,
peregangan serviks (mulut Rahim), tarikan pada tuba (saluran telur),
ovarium dan ligamen - ligamen penyangga uterus, penekanan pada saluran
dan kandung kemih, rektum serta regangan otot-otot dasar panggul
Persalinan berhubungan dengan dua jenis nyeri yang berbeda.
-Pertama berasal dari otot rahim pada saat otot ituberkontraksi. Karena
merupakan organ internal maka nyeri yang timbul disebut nyeri viseral.
Sama seperti nyeri viceral lainnya, nyeri yang timbul tidak dapat ditentukan
dengan tepat lokasinya (pin-pointed). Nyeri viceral juga dapat dirasakan
pada organ lain yang bukan merupakan asalnya disebut nyeri alih (reffered
pain). Pada persalinan nyeri alih dapat dirasaka pada punggung bagian
bawah dan sakrum.
-Kedua timbul pada saat mendekati kelahiran. Tidak seperti nyeri viceral,
nyeri ini terlokalisir di daerah vagina, rectum dan perineum, sekitar anus..
Nyeri jenis ini disebut nyeri somatik dan disebabkan peregangan struktur
jalan lahir bagian bawah akibat penurunan bagian terbawah janin
Rasa nyeri akibat dilatasi serviks dan kontraksi rahim dihantarkan oleh
serat sensoris berukuran
kecil dari pleksus paracervikal dan pleksus
hipogastrikus inferior yang kemudian bersatu dengan pleksus saraf
simpatikus setinggi L2- L3 (tulang-tulang belakang sekitar pinggang).
Untuk melenyapkan dan mengurangi semua nyeri diatas pasien diminta
merubah posisinya,jalan,duduk atau jongkok.Memberi usapan halus pada
pinggang dan daerah sekitar sakrl.Relakssasi dengan pola pernafasan yang
diatur saat his dan saat tidak ada his
Sumber
-Nervous system by Gleen F Bastian
-Fisiologi manusia,Lauralee Sherwood
-engine search Google and Yahoo.com
Download