money laundry

advertisement
MONEY LAUNDRY
Kelompok:
1.Edison Jaya Kusuma/280997
2.Dhiar Dhanifan/304996
3.Azam Akbar Hawariy/335878
4.M. Rofiqi Kurnia R./318976
PENCUCIAN UANG

Upaya untuk menyembunyikan atau menyamarkan
asal usul uang yg dihasilkan dr suatu tindakan
kejahatan sehingga tampak seolah-olah berasal
dari tindakan yg sah
Pencucian uang adalah perbuatan menempatkan,
mentransfer, membayarkan, membelanjakan,
menghibahkan, menyumbangkan, menitipkan,
dan membawa ke luar negeri, menukarkan atau
perbuatan lainya atas harta kekayaan yang
diketahuinya
atau
patut
diketahuinya
merupakan hasil tindak pidana dengan maksud
untuk menyembunyikan, atau menyamarkan asal
usul harta kekayaan sehingga seolah-olah menjadi
harta kekayaan yang sah.
( Pasal 1 butir 1 UU 15 tahun 2002 jo UU No.25 Tahun 2003
tentang Pencucian Uang)
HASIL KEJAHATAN ADALAH HARTA KEKAYAAN YG
DIPEROLEH DR TINDAK PIDANA :
•
Korupsi
•
Penyuapan
Penyelundupan barang
Penyelundupan tenaga kerja
Penyelundupan imigran
Di bidang perbankan
Di bidang pasar modal
Di bidang asuransi
penjara
Narkotika
Psikotropika
Perdagangan manusia
Perdagangan senjata gelap
Penculikan
Terorisme
Pencurian
Penggelapan
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
- Penipuan
- Pemalsuan uang
- Perjudian
- Prostitusi
- di bidang perpajakan
- di bidang lingkungan hidup
- di bidang kelautan
- tindak pidana lain yg diancam dgn pidana
4 tahun atau lebih
Yang dilakukan di wilayah negara RI atau diluar wilayah RI dan tindak
pidana tersebut juga merupakan tindak pidana menurut hukum Indonesia
PROSES PENCUCIAN UANG (MEKANISMENYA):
1. Placement :
2. Transfering:
3. Integration:
penempatan dana yg dihasilkan dr
tindak kejahatan ke dalam sistem
keuangan
memindahkan
atau
mengubah
bentuk dana melalui transaksi
keuangan yg kompleks dalam
rangka mempersulit pelacakan asal
usul dana
menggunakan seolah-olah harta
yang halal
mengembalikan dana yg telah
tampak
sah kepada si pelaku
sehingga dpt digunakan dgn aman
Integration
Transfering
Placement
TRANSAKSI KEUANGAN YG MECURIGAKAN
ADALAH
Transaksi yg menyimpang dr :
- karakteristik
- kebiasaan pola transaksi dr pengguna jasa
 Transaksi yg patut diduga dilakukan dgn tujuan
menghindari pelaporan
 Transaksi yg dilakukan atau batal dilakukan dgn
menggunakan harta kekayaan yg diduga berasal dr
hasil tindak pidana
 Transaksi yg diminta oleh PPATK untuk dilaporkan
karena melibatkan harta kekayaan yg diduga
berasal dr hasil tindak pidana


Setiap orang yg melaporkan terjadinya dugaan
TPPU wajib diberi perlindungan khusus oleh
negara
dr
kemungkinan
ancaman
yg
membahayakan diri,jiwa, dan/atau hartanya
termasuk keluarganya
PANDANGAN ISLAM TENTANG MONEY
LOUNDRY
Money laundry  haram. Karena uang berasal dari
kegiatan yang haram
 Keuntungan yang didapatkan dari kegiatan money
laundry disebut mal kabith
 Money laundering juga dianggap melanggar hukum
Islam karena ada niat buruk dalam kegiatan
tersebut
 Hal tersebut selanjutnya melanggar ketentuan
dasar dari prinsip Shariah


Hukuman yang dapat dikenakan kepada pelaku
money laundering dalam Islam adalah ta’zir.

Ta’zir adalah hukuman yang dibebankan kepada
pelaku tindakan yang melanggar hukum Islam,
bentuk hukumannya diserahkan kepada pemegang
kekuasaan dalam negara Islam
Islam mengutamakan keadilan sosio ekonomi
dalam hal distribusi kekayaan. Namun distribusi
kekayaan dari kegiatan money laundry berasal dari
kegiatan yang non halal.
 Pandangan Islam sejalan dengan pandangan
negara dalam hal money laundering
 Money laundering dilihat sebagai suatu kegiatan
kriminal dimana pelakunya harud dijatuhi sanksi.
 Islam tidak secara eksplisit mengatur tentang
hukuman bagi pelaku money laundering
 Dalam hukum Islam pelaku money laundering
dijatuhi hukuman ta’zir.

Perusahaan atau perantara yang memfasilitasi
Money laundering dapat dikenakan sanksi berupa
sanksi administratif jika mengetahui kegiatan
money laundering tersebut.
 Sebenarnya money laundering bersifat personal
sehingga orang-orang yang terlibat sajalah yang
dikenai hukum ta’zir.

Download