Djoko Kartono
Pelatihan Metodologi Penelitian Kesehatan Dasar
Balitbangkes, 25-29 Mei 2009
APA ITU MANAJEMEN DATA
PROSES PENGELOLAAN DATA SEHINGGA DAPAT DIGUNAKAN
SEBAGAI SUMBER (INFORMASI/ANALISIS) YANG DAPAT
DIPERCAYA UNTUK PERORANGAN/ UMUM
DATA= BAHAN, KETERANGAN, FAKTA, CATATAN
MANAJEMEN= PENGATURAN, PENGELOLAAN
ISTILAH YG SERING DITEMUKAN
DATA BASE=
PANGKALAN DATA, BASIS DATA, STRUKTUR KUMPULAN DATA
YG DISIMPAN DLM SUATU SISTEM KOMPUTER
DATA BASE MANAJEMEN=
MANAJEMEN PANGKALAN DATA
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM (DBMS)=
SISTEM MANAJEMEN PANGKALAN DATA
•PROGRAM
DATA ENTRY
•PEDOMAN DATA ENTRY
•PENERIMAAN KUESIONER/HASIL LAB.
•PEDOMAN CODING (CODE BOOK)
•PEDOMAN EDITING
•EDITING & CODING
•ENTRY DATA (BACK UP)
•PENYIMPANAN KUESIONER/HASIL LAB
•PEDOMAN CLENING DATA
•CLEANING DATA
•DATA SIAP ANALISIS (BACK UP)
Kuesioner
Program memasukan data
Pedoman pengumpulan data
Pengumpulan data
Kuesioner terisi
Editing & Pengkodean
Hasil Laboratorium
Pedoman
Editing & Pengkodean
Buku Kode
Memasukan data
Kompilasi data
Penambahan &
Penggabungan
Pedoman
Membersihkan data
Membersihan data
Elektronik data
EDITING & PENGKODEAN
• Perlu pedoman pengumpulan data
•Perlu pedoman editing & pengkodean
MEMASUKAN DATA
•Perlu program memasukkan data
•Perlu pedoman editing & pengkodean
•Perlu buku kode (variabel)
MEMBERSIHKAN DATA
•Perlu pedoman membersihkan data
•Dpt dilakukan setiap hari stlh selesai memasukkan data
Pedoman
Pengumpulan Data
•A.
Tata Cara Pengumpulan Data
Cara pengumpulan data:
i) wawancara (bertanya langsung ke responden)
ii) pengukuran (dg alat spt bb, tb, tek.darah)
iii) pemeriksaan (dg alat spt serum darah, urine, garam, mata)
Persiapan ke lapangan:
surat ijin, surat tugas, kuesioner, alat, perlengkapan administrasi
dll.
Langkah di lapangan:
kenali lokasi, pilih waktu yg tepat, hindari pengaruh orang ke-3 saat
wawancara
•B.
Tata Cara Pengisian Kuesioner
Umum:
i)
ii)
iii)
Menggunakan pensil 2B
Menulis dg huruf balok agar mudah dibaca
Mengisi jawaban setiap pertanyaan dg lengkap & jelas
Khusus:
i)
Lingkari kode jawaban
ii)
Isikan kode jawaban terpilih ke dlm kotak yg tersedia
iii)
Untuk pertanyaan terbuka: tulis penjelasan jawaban
•C.
Penjelasan Pengisian Kuesioner
Lokasi:
prov., kab/kota, kec., desa/kelurahan biasanya berdasarkan kode
wilayah dr BPS
Rumah Tangga:
•kepala
RT adalah orang dr anggota RT yg bertanggung jawab
atas kebutuhan sehari-hari RT.
•jumlah ART tuliskan banyaknya anggota RT termasuk kepala RT
•jumlah balita tuliskan jumlah anak umur 0- 4,11 bulan
Kode Provinsi
11 “NAD"
12 "Sumatra Utara"
13 "Sumatra Barat"
14 "Riau"
15 "Jambi"
16 "Sumatra Selatan"
17 "Bengkulu"
18 "Lampung"
19 "Bangka Belitung"
21 "Kepulauan Riau"
31 "DKI Jakarta"
32 "Jawa Barat"
33 "Jawa Tengah"
34 "DI Yogyakarta"
35 "Jawa Timur"
36 "Banten"
51 "Bali"
52 "Nusa Tenggara Barat"
53 "Nusa Tenggara Timur"
Kode Kabupaten/Kota, Prop.NAD
1101
"Simeulue"
1102
"Aceh Singkil"
1103
"Aceh Selatan"
1104
"Aceh Tenggara"
1105
"Aceh Timur"
1106
"Aceh Tengah"
1107
"Aceh Barat"
1108
"Aceh Besar"
1109
"Pidie"
1110
"Bireuen"
1111
"Aceh Utara"
1112
"Aceh Barat Daya"
1113
"Gayo Lues"
1114
"Aceh Tamiang"
1115
"Nagan Raya"
1116
"Aceh Jaya"
1117
"Bener Meriah"
1171
"Banda Aceh"
1172
"Sabang"
1173
"Langsa "
1174
"Lhokseumawe
Buku Kode
Variabel
Nama variabel
Pengenalan tempat
Prov
Provinsi
KabKota
Kabupaten/Kota
Keca
Kecamatan
Desa
Desa/Kelurahan
Tipe
Value Label
Numerik
Numerik
Numerik
Numerik
1.Kelurahan 2.Desa
KodeRT
Kode Rumah Tangga
Alamat
Keterangan Rumah Tangga
NamKRT
Nama Kepala Rumah Tangga
JumART
Jumlah Anggota Rumah
Tangga
Kode ART
Kode Anggota Rumah Tangga
Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan
Timbang
Penimbangan Balita
Numerik
String
Imuns
Numerik
Imunisasi
String
Numerik
Numerik
Numerik
1.Ya
2.Tidak
1.Ya
2.Tidak
3.Tidak berlaku
Impor file beda format
File data Excell (*.xls) ke SPSS (*.sav)
Buka SPSS
Open Data (buka file)
Files of type : pilih Excell (*.xls)
Doubled klik file data atau klik file data  open
Klik OK
atau
File data dBase (*.dbf) ke SPSS (*.sav)
Penambahan & Penggabungan
Menggunakan software program statistik
Misalnya: SPSS
A. Penambahan (Add, insert cases, insert variable)
1.
Penambahan kasus (sampel)
- Menyisipkan kasus baru di tengah-tengah
- Dari hasil memasukan data kemarin --- hari ini diteruskan
- Penambah kasus dari file kemarin dg file hari ini (struktur file sama)
2. Penambahan variabel
- Variabel setelah dilakukan pengkategorian. Misalnya: jarak dari rumah
ke Posyandu---- variabel baru : kategori jarak 1=< 0,5 km, 2= 0,5 – 1,0
km.
B. Penggabungan (Merger file, add cases & add
variables)
Add cases
Contoh: file sragen dg file karawang.
Persyaratannya variabelnya hrs sama
Add variables
Contoh: file data pelayanan kesehatan dg file data status gizi .
Persyaratannya hrs ada variabel kunci, misalnya kode wilayah
(provinsi, kab/kota, ............, kodeRT, kodeART
B. Penggabungan (Merger file, add cases & add variables)
Contoh: file data pelayanan kesehatan hasil wawancara dg file data
status gizi hasil penimbangan berat badan & pengukuran pengukuran
tinggi badan.
Untuk ini perlu ada variabel kunci .
Misalnya kode wilayah (provinsi,
kodeART.
kab/kota,
............,
kodeRT,
C. Pengurutan kasus (Sort cases)
File data pelayanan kesehatan hasil wawancara dg file data status gizi hasil
penimbangan berat badan & pengukuran pengukuran tinggi badan.
Data variabel tunggal
•Variabel
: nama, status kawin, jenis kelamin, bb, tb, hamil
Membersihkan data variabel jenis kelamin (jenkel).
Data variabel jenkel hanya 1 atau 2. Jika ada 0 atau 3 maka
harus di cek.
Data variabel dg mengecek variabel lain yg terkait
Variabel: nama, status kawin, jenis kelamin, bb, tb, hamil
Membersihkan data variabel kehamilan (hamil).
Data variabel hamil hanya dari wanita (jenkel=2). Jika ada wanita
hamil dg jenkel=1 harus di cek.
•
Data telah diberi label
Nama variabel: jenkel  label Jenis kelamin
Data telah diberi values
1=laki-laki, 2= perempuan
Data telah dibersihkan
Buat back up beberapa agar aman: disimpan ditempat yg
berbeda
18
Download

Modul-1_manajemen_data_unhas