SOAL UTS SEMESTER III KELAS B 2010
VIROLOGI
Surabaya, 07 November 2011
1. Partikel virus yang lengkap adalah
a. Virion
b. Viroid
c. Prion
d. Kapsid
e. Kapsomer
c. Prion
d. Kapsid
e. Kapsomer
2. …
3. Sub unit kapsid
a. Virion
b. Viroid
4. Informasi genetik untuk replikasi virus diatur oleh
a. Protein virus
b. Kapsid
c. Kapsomer
d. Genom
e. Amplop
5. Sifat antigenik virus ditentukan oleh : …
a. Protein virus
b. Asam nukleat virus
c. Lipid virus
d. Genom virus
e. Amplop virus
6. …
7. Daya infeksi virus dapat dinyatakan dengan berikut ini, kecuali :
a. ID50
b. EID50
c.TCID50
d. PFU
e. Hau
8. Pada titrasi virus, pengenceran tertinggi yang masih menimbulkan efek positif adalah
a. …
b. …
c. ...
d. HAU
e. PFU
9. Bila TCID50 = 10 pangkat -5.5 per 0.1 ml maka titer virus adalah
a. 10 pangkat -6,5 TCID50/ml
b. 10 pangkat 6,5 TCID50/ml
c. 10 pangkat -5,5 TCID50/ml
d. 10 pangkat 5,5 TCID50/ml
e. 10 pangkat 4,5 TCID50/ml
10. Simetri struktur virus ditentukan oleh
a. Protein virus
b. Asam nukleat virus
c. Lipid virus
d. Genom virus
e. Semua salah
11. …
12. …
13. …
14. …
15. …
16. Berikut ini adalah syarat hewan coba yang akan dilakukan dalam percobaan perbenihan virus
a. Bebas dari kemungkinan terinfeksi penyakit
b. Tidak memiliki antigen spesifik
c. Peka terhadap virus yang akan disuntikkan
d. Hewan tidak pernah divaksin
e. Semua pernyataan benar
17. TAB untuk pembiakan virus karena, kecuali
a. Mudah
b. Afinitas tinggi
c. Murah
d. Semua virus dapat tumbuh pada TAB
e. Mudah dideteksi
18. Syarat – syarat TAB untuk perbenihan virus berikut ini, kecuali
a. Spesifik pathogen free
b. Embrio hidup
c. Telur berasal dari induk bebas vaksin
d. Umur TAB disesuaikan dengan rute inokulasi virus yang dibiakkan
e. Telur berasal dari hewan penderita
19. Untuk isolasi virus pada TAB dapat diinjeksikan pada tempat, kecuali
a. Selaput choiroalantois b. Cairan alantois
c. Kuning telur
d. Cairan amnion
e. Ruang hampa
20. CPE pada perbenihan jaringan dapat berupa yang tersebut di bawah ini, kecuali
a. Sel raksasa
b. Sel monolayer
c. Degenerasi sel
d. Sinctitium sel
e. …
21. …
22. Virus yang hanya sedikit yang dapat menginveksi disebut
a. Virulensi
b. Virion
c. Strain
d. Viroid
e. …
23. Virulensi dari jenis virus tergantung pada factor berikut, kecuali :
a. Strain
b. Factor host
c. Dosis virus
d. Lingkungan
e. Rute inokulasi
24. Rute ( Portal of entry ) virus rabies adalah
a. Urogenital
b. Pencernaan
c. Luka pada kulit
d. Konjungtiva
e. Respirasi
25. …
26. …
27. Urutan tatanama klasifikasi virus adalah
a. Ordo – family – subfamily – genus – spesies
b. Family – ordo – genus – spesies – subfamily
c. Genus – spesies – ordo – family – subfamily
d. Variant – spesies – family
e. Ordo – subfamily – variant – family
28. Berikut ini termasuk family poxviridae, kecuali
a. V. vaksinia
b. V. sheeppox
c. V. fowlpox
d. V. swinepox
e. V. picorna
29. …
30. Virus beramplop peka terhadap
a. Alcohol
b. Iodine
c. Eter
d. Methanol
e. Asam salisilat
31. Basa Nitrogen yang dimiliki RNA adalah :
1. Adenin
2. Guanin
3. Citosin
4. Urasil
32. …
33. …
34. …
35. Berikut Ini adalah pemindahan injeksi virus dalam sel hospes ke dalam nucleus
1. Nucleus anvelope
2. Nuclear pore
3. Microtubule
4. Reseptor
3. Maturasi
4. Release virus
36. Fase multiplikasi virus adalah :
1. Penetrasi & Absorbsi
2. Eclips
37. Fase pada kurva pertumbuhan bakteriofage
1. Fase laten
2. …
4. …
3. Fase rise
38. Kebanyakan reseptor spesifik bakteriofage pada sel target adalah :
1. Theicoid acid
2. Flagella
3. Pilli-Pilli
4. Lypopolisacharida
39. Perubahan warna media dari merah menjadi kuning sebagai tanda pertumbuhan sel merupakan efek :
1. Absorbsi sel darah merah oleh sel terinfeksi
2. Interferensi
3. Pembentukan plaque
4. Metabolisme sel
40. …
41. Kultur organ dibedakan dengan kultur sel karena
1. Kultur organ dibuat dari jaringan
2. Kultur organ berasal dari kumpulan sel yang telah diuraikan
3. Kultur organ dibuat dari fragmen organ jaringan
4. Kultur organ dapat dibiakkan ulang tak terbatas
42. …
43. Tropisme sel / jaringanvirus tergantung pada
1. Reseptor sel untuk virus
2. …
3. …
4. …
44. …
45. …
46. …
47. Genom virus DNA adalah double stranded, kecuali family :
a. Reoviridae
b. Parvoviridae
c. Birnaviridae
d. Cireoviridae
48. …
49. …
50. …
51. …
52. Perakitan babakterofage T2 adalah dimulai dari late mRNA yang diproduksi setelah replikasi DNA
SEBAB
Perakitan BAkterofage diperlukan sintesis 3 protein antara lain protein struktur untuk membentuk virion dan
melepas fage
53. …
54. Replikasi virus DNA dalam nucleus akan mengambil alih enzim dari sel target untuk sintesis mRNA
SEBAB
Replikasi virus DNA jika di dalam sitoplasma akan membawa enzim dari nucleus
55. Transkripsi dan Translasi dari proses replikasi virus pada sel eukaryotik hanya menerima monositron mRNA
SEBAB
Transkripsi dan Translasi untuk sintesis virus dapat menggunakan polisitron mRNA atau mengurai proteinnya
sendiri
56. TAB yang digunakan harus terbebas dari specific pathogen free
SEBAB
TAB SPF terbebas dari penyakit
57. Patogenese penyakit viral tergantung pada masa inkubasi
SEBAB
Patogenese penyakit viral tergantung pada tropisme jaringan dari virus
58. Paparan virus pada host selalu menyebabkan penyakit
SEBAB
Paparan virus pada host merupakan awal dari proses pathogenesis
59. Infeksi virus herpes mendekati infeksi laten SEBAB herpes tergolong neurolitik
Virus RNA mempunyai cirri, kecuali
a. …
b. …
c. …
d. Semua genom adalah ss
e. …
60. Semua virus DNA adalah double stranded SEBAB virus DNA memiliki basa nukleotida A, G, T, C
Replikasi virus dengan :
1. Multiplikasi
2. Transkripsi
3. Translasi
4. …
Download

SOAL UTS SEMESTER III VIRO