PENGARUH PENAMBAHAN ZAT ELEKTROLIT (NaOH/KOH)

advertisement
PENGARUH PENAMBAHAN ZAT ELEKTROLIT (NaOH/KOH)
PADA CAMPURAN BINER ETANOL-AIR
Disusun oleh :
ANA ULFA ISTIQOMAH
M0311006
SKRIPSI
Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan mendapatkan gelar
Sarjana Sains dalam bidang ilmu kimia
PRODI KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN
ALAM
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2016
i
HALAMAN PENGESAHAN
SKRIPSI
PENGARUH PENAMBAHAN ZAT ELEKTROLIT (NaOH/KOH)
PADA CAMPURAN BINER ETANOL-AIR
ANA ULFA ISTIQOMAH
M0311006
Skripsi ini dibimbing oleh :
Pembimbing I
Pembimbing II
Dr. Fitria Rahmawati, M.Si
NIP 19751010 200003 2001.
Dr. Khoirina Dwi N, M.Si
NIP 19740419 200003 2001
Dipertahankan di depan Tim Penguji Skripsi pada :
Hari
: Rabu
Tanggal
: 20 April 2016
Anggota Tim Penguji :
1. Prof. Dra. Neng Sri Suharty, M.S., Ph.D
NIP 19490816 198103 2001
1. …………………………
2. …………………………
2. Dr. Eddy Heraldy, M.Si
NIP 19640305 200003 1002
Disahkan oleh
Kepala Program Studi Kimia
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Sebelas Maret Surakarta
Dr. Triana Kusumaningsih, M.Si.
NIP 19730124 199903 2001
ii
PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi saya yang berjudul
“PENGARUH PENAMBAHAN ZAT ELEKTROLIT (NaOH/KOH) PADA
CAMPURAN BINER ETANOL-AIR” belum pernah diajukan untuk memperoleh
gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga
belum pernah ditulis atau dipublikasikan oleh orang lain, kecuali yang secara
tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.
Surakarta,
Maret 2016
Ana Ulfa Istiqomah
iii
PENGARUH PENAMBAHAN ZAT ELEKTROLIT (NaOH/KOH) PADA
CAMPURAN BINER ETANOL-AIR
ANA ULFA ISTIQOMAH
Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Sebelas Maret
ABSTRAK
Produksi bahan bakar alternatif, seperti bioetanol saat ini menerima lebih
banyak perhatian. Akan tetapi, produksi bioetanol masih perlu perbaikan untuk
menghasilkan etanol dengan kemurnian tinggi. Proses pemisahan antara etanol
dan air masih menghadapi masalah karena campuran etanol-air memberikan titik
azeotrop. Pada titik azeotrop, molekul air dan etanol tidak dapat dipisahkan lagi.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan
elektrolit yaitu KOH dan NaOH untuk pemisahan campuran etanol-air dengan
metode destilasi. Penelitian ini mempelajari pengaruhnya terhadap titik azeotrop
pada kurva kesetimbangan uap-cair, sifat koligatif dan sifat termodinamikanya.
Sifat termodinamika yang yang dipelajari adalah perubahan energi bebas Gibbs
pencampuran (ΔGmix), perubahan entropi pencampuran (ΔSmix), perubahan entalpi
pencampuran (ΔHmix) dan perubahan entalpi penguapan (ΔHvap). Penelitian ini
menggunakan model campuran air-etanol pada berbagai komposisi 0-100% berat
etanol. Penambahan elektrolit adalah 0,1 mol elektrolit/berat total etanol-air. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penambahan elektrolit ke dalam campuran etanolair menghilangkan titik azeotrop dan memungkinkan molekul etanol dapat
terpisah dari air. Entalpi pencampuran meningkat dari 239,601 kJ/mol menjadi
259,796 kJ/mol setelah penambahan NaOH, dan menjadi 264,793 kJ/mol setelah
penambahan KOH. Hal ini menunjukkan bahwa pencampuran antara air dan
etanol adalah proses endotermik. Meskipun, itu adalah proses endotermik, namun,
perubahan energi bebas Gibbs dari pencampuran bernilai negatif, yang
menyatakan bahwa proses pencampuran terjadi secara spontan. Hal ini
dikarenakan adanya peningkatan ketidakteraturan, yang dibuktikan dengan nilai
positif dari perubahan entropi. Sementara itu, entalpi penguapan, ∆Hvap campuran
air-etanol adalah 76,229 kJ/mol, dan masing-masing menjadi 235,366 kJ/mol dan
126,189 kJ/mol setelah penambahan NaOH dan KOH.
Kata kunci: azeotrop, destilasi, etanol-air, kurva kesetimbangan uap-cair, sifat
koligatif, zat elektrolit, sifat termodinamika.
iv
THE EFFECT OF ELECTROLYTE ADDITION (NaOH/KOH) IN AN
ETHANOL-WATER BINARY MIXTURE
ANA ULFA ISTIQOMAH
Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences,
Sebelas Maret University
ABSTRACT
The production of alternative fuel, such as bioethanol is currently
receiving more attention. However, the bioethanol production still need
improvement in order to produce a high-purity ethanol. Separation process
between ethanol and water seems to become a problem due to the ethanol-water
mixture provide an azeotropic point. At the azeotropic point, the water and
ethanol molecules cannot be separated anymore. Therefore, this research aims to
study the effect of electrolyte addition i.e. KOH and NaOH to the separation of
ethanol-water mixture by destillation method. This research study the effect on
azeotropic point of vapor-liquid equilibrium, colligative and thermodynamic
properties. The thermodynamics properties are Gibbs free energy change of
mixing (ΔGmix), the entropy change of mixing (ΔSmix), the entalphy change of
mixing (ΔHmix) and the entalphy change of evaporation (ΔHvap). This research
used a model water-ethanol mixture at various composition of 0-100 weight % of
ethanol. The electrolyte addition was 0.1 mol electrolyte/total weight of ethanolwater. The results show that the addition of electrolyte into ethanol-water mixture
eliminate the azeotropic point and allows the ethanol molecules to separate from
water. The enthalpy of mixing increase from 239.601 kJ/mol become 259.796
kJ/mol after NaOH addition, and it become 264.793 kJ/mol after KOH addition. It
indicates that the mixing between water and ethanol is an endothermic process.
Eventhough, it is an endothermic process, however, the Gibbs free energy change
of mixing is in a negative values, confirming that the mixing process occured
spontaneously. It because of the increasing of irregularity, confirmed by the
positive value of entropy change. Meanwhile, the enthalpy of vaporization, Hvap
of water-ethanol mixture is 76.229 kJ/mol, and it become 235.366 kJ/mol and
126.189 kJ/mol after the addition of NaOH and KOH.
Keywords: azeotrope, distillation, ethanol-water, vapor-liquid equilibrium,
colligative properties, electrolyte substance, thermodynamics
properties.
v
Motto
“……….. dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah
bersama orang-orang yang sabar” (Q.S. Al-Anfal : 3)
“ Maka, sesungguhnya bersama kesulitan ada
kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan itu
ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai
dari suatu urusan, kerjakanlah dengan sungguhsungguh urusan yang lain” (Q.S. Al-Insyirah : 5-7)
“Barang
siapa
menginginkan
kebahagiaan
didunia dan diakhirat maka haruslah memiliki
banyak ilmu” (HR. Ibnu Asakir).
“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong
(agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan
meneguhkan kedudukanmu.” (Q.S. Muhammad : 7)
vi
PERSEMBAHAN
Sebuah karya kecil yang aku persembahkan untuk :
Bapak Muchsin, Ibu Sri Rahayu, Mbak Nurul, Mbak Ani,
Keluarga, dan para Sahabat yang selalu memberi semangat,
dukungan, doa, dan kasih sayang.
vii
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, karunia
dan ijin-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini.
Dalam penyusunan laporan ini, penulis tidak lepas dari bimbingan,
pengarahan dan bantuan dari berbagai pihak, maka pada kesempatan ini penulis
menyampaikan ucapan terima kasih kepada :
1. Ibu Dr. Triana Kusumaningsih, M.Si selaku Kepala Program Studi Kimia dan
kepada seluruh dosen dan staff di Program Studi Kimia FMIPA UNS atas
ilmu yang berguna dalam menyusun skripsi.
2. Ibu Dr. Fitria Rahmawati, M.Si selaku pembimbing I yang telah memberikan
bimbingan, arahan dan kesabaran selama menyelesaikan skripsi.
3. Ibu Dr. Khoirina Dwi Nugrahaningtyas, M.Si selaku pembimbing II
pembimbing akademik, dan ketua Laboratorium Kimia FMIPA UNS yang
telah memberikan bimbingan, motivasi dan arahan selama menyelesaikan
skripsi.
4. Almarhum Bapak Drs. Mudjidjono, PhD selaku pembimbing akademik yang
telah memberikan bimbingan dan motivasinya selama 7 semester awal.
5. Teman seperjuangan saya : Nurul, Gesti, Sakinah, Aini, dan kepada SKI
FMIPA tercinta terima kasih atas segala bantuan dan kebersamaannya.
6. Semua anggota grup riset “SSC (Solid State Chemistry and Catalysis)
Research“ dan teman-teman Kimia Angkatan 2011 kakak dan adik tingkat
atas semua bantuan dan persahabatannya.
7. Semua pihak yang telah membantu yang tidak bisa disebutkan satu per satu.
Penulis mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang telah berjasa
dalam penyelesaian skripsi ini. Penulis senantiasa mengharapkan saran dan kritik
yang membangun bagi kesempurnaan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat
bermanfaat bagi pembaca.
Surakarta, Maret 2016
Ana Ulfa Istiqomah
viii
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL .................................................................................
HALAMAN PENGESAHAN ..................................................................
HALAMAN PERNYATAAN.. .................................................................
HALAMAN ABSTRAK ...........................................................................
HALAMAN ABSTRACT .........................................................................
MOTTO .....................................................................................................
PERSEMBAHAN ......................................................................................
KATA PENGANTAR ...............................................................................
DARTAR ISI ............................................................................................
DAFTAR TABEL ......................................................................................
DAFTAR GAMBAR .................................................................................
DAFTAR SIMBOL ...................................................................................
DAFTAR LAMPIRAN ..............................................................................
BAB I PENDAHULUAN .......................................................................
A. Latar belakang ......................................................................
B. Perumusan masalah ............................................................
1. Identifikasi masalah .......................................................
2. Batasan masalah .............................................................
3. Rumusan masalah ..........................................................
C. Tujuan penelitian .................................................................
D. Manfaat penelitian ................................................................
BAB II LANDASAN TEORI ..................................................................
A. Tinjauan pustaka ...................................................................
1. Etanol ................................................................................
2. Air .....................................................................................
3. Sistem Biner ......................................................................
4. Campuran azeotrop ...........................................................
5. Sistem azeotrop dan proses destilasi .................................
6. Sifat-sifat termodinamika dan sifat koligatif ....................
B. Kerangka pemikiran ..............................................................
C. Hipotesis ................................................................................
BAB III METODOLOGI PENELITIAN .................................................
A. Metode penelitian ...................................................................
ix
i
ii
iii
iv
v
vi
vii
viii
ix
xi
xii
xiv
xv
1
1
4
4
5
6
6
6
7
7
7
9
9
12
16
22
33
36
37
37
B. Tempat dan waktu penelitian .................................................
C. Alat dan bahan........................................................................
1. Alat ....................................................................................
2. Bahan ................................................................................
D. Prosedur penelitian ................................................................
E. Teknik pengumpulan data dan analisis data ...........................
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ..........................
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ..................................................
A. Kesimpulan ...........................................................................
B. Saran ......................................................................................
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................
LAMPIRAN – LAMPIRAN
……………………………………………
x
37
37
37
38
38
39
41
53
53
53
55
62
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1 Data pengukuran sistem biner metanol-air pada 1 atm ....................
11
Tabel 2 Sistem CH3OH, K2CO3, dan air pada 30oC .....................................
19
Tabel 3 Sifat-sifat fisik etanol, air, garam KOH dan garam NaOH ..............
41
Tabel 4 Nilai energi bebas Gibbs pencampuran (∆Gmix) ..............................
49
Tabel 5 Nilai entropi pencampuran (∆S mix) ..................................................
50
xi
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1
Struktur dan bentuk molekul etanol ..........................................
7
Gambar 2
Ikatan hidrogen antar molekul etanol ........................................
8
Gambar 3
Ikatan hidrogen antar molekul air .............................................
9
Gambar 4
Kurva temperatur versus komposisi sistem biner .....................
10
Gambar 5
Kurva T-x sistem biner metanol-air pada 1 atm........................
11
Gambar 6
Kurva destilasi dari 91 AI gasoline dan 91 AI gasoline + 15%
metanol .....................................................................................
12
Gambar 7 Kurva T-x dengan titik didih maksimal dan minimal ................
13
Gambar 8 Kurva kesetimbangan uap-cair deviasi positif sistem etanol-air
................................................................................................
14
Gambar 9 Ikatan hidrogen antara molekul air dan etanol ...........................
15
Gambar 10 Alat destilasi sederhana ..............................................................
17
Gambar 11 Sistem CH3OH, K2CO3, dan air pada 30oC ...............................
19
Gambar 12 Struktrur geometris dari (a) etanol + KAc (b) Air + KAc .........
22
Gambar 13 Tekanan total dan parsial dan fasa cair-uap untuk campuran
benzena toluena pada 60oC ........................................................
24
Gambar 14 Energi bebas Gibbs. (a) Keadaan awal (b) keadaan akhir .........
25
Gambar 15 Energi Gibbs dan entropi untuk larutan ideal ............................
27
Gambar 16 Penyimpangan positif hukum Raoult & Penyimpangan negatif
hukum Raoult ............................................................................
28
Gambar 17 Bentuk dari persamaan ∆Gmix/RT untuk campuran biner ..........
31
Gambar 18 Rangakian Alat Destilasi ............................................................
39
Gambar 19 Diagram Th-Tk-x untuk sistem etanol-air tanpa zat elektrolit pada
tekanan 1atm ..............................................................................
42
Gambar 20 Diagram Th-Tk-x sistem etanol-air-zat elektrolit pada tekanan 1 atm
...................................................................................................
44
Gambar 21 Diskripsi ikatan hidrogen antara etanol dan air .........................
45
Gambar 22 Mekanisme pembentukan ikatan antarmolekul garam dan air ...
46
xii
Gambar 23 Ilustrasi mekanisme reaksi dari (a) campuran etanol-air (b)
campuran etanol-air zat elektrolit (KOH dan NaOH). ..............
46
Gambar 24 Grafik fungsi Gibbs dan Entropi Pencampuran (a) Etanol-Air (b)
Etanol-Air-NaOH (c) Etanol-Air-KOH. ....................................
xiii
52
DAFTAR SIMBOL
A
a
σ
b
C
c
GE
I
i
j
Kb
m
me
mez
n
n1
n2
n3
Po
P1
P2
R
r
To
T
Tk
Th
Vr
VLE
x
x
x1
x2
x3
γ
∆Gmix
∆Gvap
∆Hmix
∆Hvap
∆P
∆Smix
∆Svap
∆Tb
tetapan untuk larutan dengan pelarut air pada 25oC
Intercept
aktivitas pelarut
slope
konstanta
konsentrasi ion
energi Gibbs excees
kekuatan ionik dari larutan
faktor Van Hoff
zat elektrolit (KOH dan NaOH)
tetapan kenaikan titik didih
molalitas zat terlarut
molalitas zat terlarut (etanol)
molalitas zat terlarut (etanol+zat elektrolit)
Jumlah mol
mol pelarut
mol zat terlarut
mol zat terlarut elektrolit
tekanan uap pelarut murni
tekanan uap jenuh pelarut
tekanan uap jenuh zat terlarut
tetapan umum gas
jarak pisah antara dua partikel
temperatur pelarut murni
temperatur campuran
temperatur kattle
temperatur head
potensial intermolecular antara dua atom atau molekul
Vapour Liquid Equibilirium
kadar sampel
fraksi komponen dalam fase cair
fraksi mol pelarut dalam fase cair
fraksi mol zat terlarut dalam fase cair
fraksi mol zat terlarut elektrolit dalam fase cair
koefisien aktivitas komponen
perubahan energi bebas Gibbs pencampuran
perubahan energi bebas Gibbs penguapan
perubahan energi Entalpi pencampuran
perubahan energi Entalpi penguapan campuran
penurunan tekanan uap jenuh pelarut
perubahan Entropi pencampuran
perubahan Entropi penguapan
kenaikan titik didih
xiv
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1. Membuat variasi fraksi campuran etanol-air ............................
60
Lampiran 2. Penentuan Perubahan Entalpi Pecampuran (∆Hmix) .................
64
Lampiran 3. Penentuan Komposisi Uap (y) Dari Kurva Kesetimbangan ....
70
Lampiran 4. Penentuan Perubahan Entalpi Penguapan Pecampuran (∆Hvap)
Lampiran 5. Penentuan Koefisien Aktivitas (γ) dari Zat Elektrolit (NaOH
75
dan KOH) ..............................................................................
80
Lampiran 6. Perubahan Energi Bebas Gibbs Pencampuran (∆Gmix) dan
Perubahan Entropi Pencampuran (∆Smix) ..............................
xv
82
Download