hukum ekonomi internasional status mata kuliah

advertisement
SILABI
A.
IDENTITAS MATA KULIAH
NAMA MATA KULIAH : HUKUM EKONOMI INTERNASIONAL
STATUS MATA KULIAH : WAJIB
KODE MATA KULIAH
:
JUMLAH SKS
:2
PRASYARAT
:
SEMESTER SAJIAN
: SEMESTER 4 KE ATAS
B.
DESKRIPSI MATA KULIAH
Kuliah ini mengajarkan hukum yang mengatur fenomena dan
kegiatan ekonomi di dunia internasional. Hukum Ekonomi
Internasional (HEI) mencakup ranah hukum publik dan juga ranah
hukum privat, namun khusus dalam mata kuliah ini, materi yang
disampaikan ialah terbatas kepada aspek publik saja.Kuliah ini
sangat bermanfaat di era globalisasi dewasa ini di mana aktivitas
ekonomi internasional yang dilakukan lembaga publik maupun
privat semakin meningkat, sehingga mahasiwa juga perlu
mengetahui dan memahami materi HEI khususnya aktivitas
ekonomi internasional yang dilakukan oleh Negara Kesatuan
Republik Indonesia.
C.
KOMPETENSI MATA KULIAH
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu
memahami dan menjelaskan, aturan-aturan di bidang transaksi
ekonomi internasional; termasuk di dalamnya perdagangan
internasional, penanaman modal dan moneter, terutama
kaitannya dengan aktivitas ekonomi internasional yang dilakukan
oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan implikasinya
terhadap masyarakat Indonesia.
D.
LEVEL KOMPETENSI
I.
LEVEL KOMPETENSI I : PENDAHULUAN
a. Istilah-istilah yang terkait dengan Hukum Ekonomi
Internasional
b. Ruang Lingkup Hukum Ekonomi Internasional
c. Definisi Hukum Ekonomi Internasional
d. Tujuan dan Peranan Hukum Ekonomi Internasional
e. Substansi Hukum Ekonomi Internasional
II. LEVEL KOMPETENSI II : SEJARAH PERKEMBANGAN
HUKUM EKONOMI INTERNASIONAL
a. Fase Praperang Dunia II
b. Fase Pascaperang Dunia II
c. Fase Pascaperang Dingin
III. LEVEL KOMPETENSI III : PRINSIP HUKUM UMUM
EKONOMI INTERNSIONAL
a. Pengantar
b. Prinsip-prinsip Hukum Umum Ekonomi Internasional
IV. LEVEL KOMPETENSI IV : SUBJEK HUKUM EKONOMI
INTERNASIONAL
a. Pengantar
b. Klasifikasi Subyek Hukum Ekonomi Internasional
c. Globalisasi Ekonomi dan Perdagangan Internasional
(1) Negara sebagai Subyek Hukum Ekonomi Privat
dan Publik
(2) Peranan
Organisasi
Ekonomi
Internasional
sebagai Subjek HEI
V.
LEVEL KOMPETENSI V
: SUMBER HUKUM EKONOMI
INTERNASIONAL
a. Pengantar
b. Klasifikasi
Sumber-sumber
Hukum
Ekonomi
Internasional
1. Perjanjian Internasional
2. Hukum Kebiasaan Internasional
3. Prinsip-prinsip Hukum Umum
4. Putusan Hakim dan Doftrin
5. Resolusi
6. Decisions
7. Codes of Condact
VI.
VII.
VIII.
LEVEL KOMPETENSI VI : WORLD BANK
a. Sejarah dan Latar Belakang Pendirian World
b. Tujuan, Sasaran dan Fungsi World Bank
c. Keanggotaan (hak dan kewajiban)
d. Organisasi Internasional di bawah World Bank Group
(1) World
Bank
(International
Bank
for
Reconstruction and Development)
(2) International Development Association
(3) International Finance Corporation
(4) Multilateral Investment Guarantee Agency
(5) International Settlement for Settlement of
Investment Disputes
LEVEL KOMPETENSI VII : INTERNATIONAL
MONETARY FUND (IMF)
a. Sejarah dan Latar Belakang Pendirian IMF
b. Tujuan, Sasaran dan Fungsi World Bank dan IMF
c. Keanggotaan (hak dan kewajiban)
LEVEL KOMPETENSI VIII : WORLD TRADE
ORGANIZATION (WTO)
a. Sejarah dan tujuan dibentuknya World Trade
Organization
b. Prinsip-prinsip WTO
1. Most Favored Nations
2. National Treatment
3. Transparancy
4. Proteksi perdagangan hanya boleh melalui tariff
5. Larangan kuota, subsidi, dan dumping
6. Pengecualian prinsip-prinsip WTO bagi negaranegara berkembang yang menghadapi masalah
ekonomi.
7. Special and differential treatment untuk negaranegara berkembang
8. Safe guards dan tindakan balasan
c. WTO
(1)
(2)
(3)
Agreements :
GATT
Bidang Jasa
Bidang Pertanian
(4) Bidang Tekstil
(5) Bidang Hak Kekayaan Intelektual
(6) Bidang Investasi
d. Penyelesaian sengketa antara negara anggota WTO
(1) WTO Dispute Settlement Body
(2) Prinsip-prinsip penyelesaian sengketa
(3) Proses dan Tahapan Penyelesaian sengketa
e. Indonesia dan WTO
IX.
LEVEL KOMPETENSI IX : PENYELESAIAN SENGKETA
DIBIDANG HUKUM EKONOMI INTERNASIONAL
a. Beberapa lembaga penyelesain sengketa :
(1) Melalui WTO
(2) Melalui ICSID
(3) Melalui Arbitrase ad hoc
b. Pelaksanaan
Indonesia
dan
pengakuan
keputusan
asing
di
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
A.
IDENTITAS MATA KULIAH
NAMA MATA KULIAH
INTERNASIONAL
STATUS MATA KULIAH
KODE MATA KULIAH
JUMLAH SKS
PRASYARAT
SEMESTER SAJIAN
: HUKUM EKONOMI
: WAJIB
:
:2
:
: SEMESTER 4 KEATAS
B.
DESKRIPSI MATA KULIAH
Kuliah ini mengajarkan hukum yang mengatur fenomena dan
kegiatan ekonomi di dunia internasional. Hukum Ekonomi
Internasional (HEI) mencakup ranah hukum publik dan juga ranah
hukum privat, namun khusus dalam mata kuliah ini, materi yang
disampaikan ialah terbatas kepada aspek publik saja.Kuliah ini
sangat bermanfaat di era globalisasi dewasa ini di mana aktivitas
ekonomi internasional yang dilakukan lembaga publik maupun
privat semakin meningkat, sehingga mahasiwa juga perlu
mengetahui dan memahami materi HEI khususnya aktivitas
ekonomi internasional yang dilakukan oleh Negara Kesatuan
Republik Indonesia.
C.
KOMPETENSI MATA KULIAH
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu
memahami dan menjelaskan, aturan-aturan di bidang transaksi
ekonomi internasional; termasuk di dalamnya perdagangan
internasional, penanaman modal dan moneter, terutama
kaitannya dengan aktivitas ekonomi internasional yang dilakukan
oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan implikasinya
terhadap masyarakat Indonesia.
E.
LEVEL KOMPETENSI
I.
LEVEL KOMPETENSI I : PENDAHULUAN
a. Istilah-istilah yang terkait dengan Hukum Ekonomi
Internasional
b. Ruang Lingkup Hukum Ekonomi Internasional
c. Definisi Hukum Ekonomi Internasional
d. Tujuan dan Peranan Hukum Ekonomi Internasional
e. Substansi Hukum Ekonomi Internasional
II. LEVEL KOMPETENSI II : SEJARAH PERKEMBANGAN
HUKUM EKONOMI INTERNASIONAL
a. Fase Praperang Dunia II
b. Fase Pascaperang Dunia II
c. Fase Pascaperang Dingin
III. LEVEL KOMPETENSI III : PRINSIP HUKUM UMUM
EKONOMI INTERNSIONAL
a. Pengantar
b. Prinsip-prinsip Hukum Umum Ekonomi Internasional
IV. LEVEL KOMPETENSI IV : SUBJEK HUKUM EKONOMI
INTERNASIONAL
a. Pengantar
b. Klasifikasi Subyek Hukum Ekonomi Internasional
c. Globalisasi Ekonomi dan Perdagangan Internasional
(1) Negara sebagai Subyek Hukum Ekonomi Privat
dan Publik
(2) Peranan
Organisasi
Ekonomi
Internasional
sebagai Subjek HEI
V.
LEVEL KOMPETENSI V
: SUMBER HUKUM EKONOMI
INTERNASIONAL
a. Pengantar
b. Klasifikasi
Sumber-sumber
Hukum
Ekonomi
Internasional
(1) Perjanjian Internasional
(2) Hukum Kebiasaan Internasional
(3) Prinsip-prinsip Hukum Umum
(4) Putusan Hakim dan Doftrin
(5) Resolusi
(6) Decisions
(7) Codes of Condact
VI.
VII.
VIII.
LEVEL KOMPETENSI VI : WORLD BANK
a. Sejarah dan Latar Belakang Pendirian World
b. Tujuan, Sasaran dan Fungsi World Bank
c. Keanggotaan (hak dan kewajiban)
d. Organisasi Internasional di bawah World Bank Group
(1) World
Bank
(International
Bank
for
Reconstruction and Development)
(2) International Development Association
(3) International Finance Corporation
(4) Multilateral Investment Guarantee Agency
(5) International Settlement for Settlement of
Investment Disputes (ICSID)
LEVEL KOMPETENSI VII : INTERNATIONAL
MONETARY FUND (IMF)
a. Sejarah dan Latar Belakang Pendirian IMF
b. Tujuan, Sasaran dan Fungsi World Bank dan IMF
c. Keanggotaan (hak dan kewajiban)
LEVEL KOMPETENSI VIII : WORLD TRADE
ORGANIZATION (WTO)
a. Sejarah dan tujuan dibentuknya World Trade
Organization
b. Prinsip-prinsip WTO
(1) Most Favored Nations
(2) National Treatment
(3) Transparancy
(4) Proteksi perdagangan hanya boleh melalui tariff
(5) Larangan kuota, subsidi, dan dumping
(6) Pengecualian prinsip-prinsip WTO bagi negaranegara berkembang yang menghadapi masalah
ekonomi.
(7) Special and differential treatment untuk negaranegara berkembang
(8) Safe guards dan tindakan balasan
c. WTO
(1)
(2)
(3)
Agreements :
GATT
Bidang Jasa
Bidang Pertanian
(4) Bidang Tekstil
(5) Bidang Hak Kekayaan Intelektual
(6) Bidang Investasi
d. Penyelesaian sengketa antara negara anggota WTO
(4) WTO Dispute Settlement Body
(1) Prinsip-prinsip penyelesaian sengketa
(2) Proses dan Tahapan Penyelesaian sengketa
e. Indonesia dan WTO
IX.
LEVEL KOMPETENSI IX : PENYELESAIAN SENGKETA
DIBIDANG HUKUM EKONOMI INTERNASIONAL
a. Beberapa lembaga penyelesain sengketa :
(1) Melalui (World Trade Organization) WTO
(2) Melalui International Settlement for Settlement of
Investment Disputes (ICSID)
(3) Melalui Arbitrase ad hoc
b. Pelaksanaan
Indonesia
dan
pengakuan
keputusan
asing
di
E.1.
Mata Kuliah :
Hukum Ekonomi
Internasional
LEVEL KOMPETENSI I
PENDAHULUAN
Waktu
: PENDAHULUAN
:
Minggu I/
Pertemuan ke-1
SUB-SUB KOMPETENSI :
a. Penjelasan Silabi, SAP dan Kontrak belajar
b. Istilah-istilah yang terkait dengan Hukum Ekonomi Internasional
c. Definisi Hukum Ekonomi Internasional
d. Ruang Lingkup Hukum Ekonomi Internasional
e. Tujuan dan Peranan Hukum Ekonomi Internasional
f. Substansi Hukum Ekonomi Internasional
TUJUAN PEMBELAJARAN :
a. Pengenalan
INDIKATOR HASIL BELAJAR :
a. Mahasiswa akan dapat menjelaskan ruang lingkup, definisi, tujuan
serta peranan Hukum Ekonomi Internasional dalam perkembangan
hubungan ekonomi internasional secara luas.
b. Mahasiswa mempunyai sebuah kesatuan pemikiran awal mengenai
apa dan bagaiman Hukum Ekonomi Internasional itu.
METODE PEMBELAJARAN :
a. Ceramah
b. Diskusi
EVALUASI :
Keaktifan mahasiswa dalam meresume materi kuliah serta berdiskusi
dijadikan salah satu komponen penilain Tugas Terstruktur I (T1)
BAHAN PUSTAKA :
E.2.
Mata Kuliah :
Hukum Ekonomi
Internasional
LEVEL KOMPETENSI II
SEJARAH PERKEMBANGAN
HUKUM EKONOMI
INTERNASIONAL
:Waktu
PENDAHULUAN
:
Minggu II/
Pertemuan ke2
SUB-SUB KOMPETENSI :
Fase Sejarah Perkembangan Hukum Ekonomi Internasional :
a. Praperang Dunia II
b. Fase Pascaperang Dunia II
c. Fase Pascaperang Dingin
TUJUAN PEMBELAJARAN :
a. Pengenalan
INDIKATOR HASIL BELAJAR :
a. Mahasiswa akan dapat menjelaskan ruang lingkup, definisi, tujuan
serta peranan Hukum Ekonomi Internasional dalam perkembangan
hubungan ekonomi internasional secara luas.
b. Mahasiswa mempunyai sebuah kesatuan pemikiran awal mengenai
apa dan bagaimana Hukum Ekonomi Internasional itu.
METODE PEMBELAJARAN :
a. Ceramah
b. Diskusi
EVALUASI :
Keaktifan mahasiswa dalam meresume materi kuliah serta berdiskusi
dijadikan salah satu komponen penilain Tugas Terstruktur I (T1)
BAHAN PUSTAKA :
E.3.
Mata Kuliah :
Hukum Ekonomi
Internasional
LEVEL KOMPETENSI
III
PRINSIP HUKUM UMUM
EKONOMI INTERNSIONAL
Waktu :
:Minggu
PENDAHULUAN
III/
Pertemuan
ke-3
SUB-SUB KOMPETENSI :
Fase Sejarah Perkembangan Hukum Ekonomi Internasional :
a. Pengantar
b. Prinsip-prinsip Hukum Umum Ekonomi Internasional
1.
2.
3.
4.
5.
Kaidah Dasar Minimum (Minimum Standards)
Kaidah Dasar Perlakukan Sama (Identical Treatment)
Kaidah Dasar Perlakukan Nasional (National Treatment)
Kaidah Dasar Most Favoured Nation (MFN)
(Kaidah Dasar Mengenai Kewajiban Menahan Diri Untuk Tidak
Merugikan Negara Lain
6. Kaidah Dasar Tindakan Pengaman : Klausul Penyelamat (Safeguards
and Escape Clause)
7. Kaidah Dasar Mengenai Prefensi Negara Sedang Berkembang
8. Kaidah Dasar Menyenai Penyelesaian Sengketa Secara Damai
9. Kaidah Dasar Kedaulatan Negara Atas Kekayaan Alam, Kemakmuran
Dan Kehidupan Ekonominya
10. Kaidah Dasar Kerja Sama Internasional
TUJUAN PEMBELAJARAN :
b. Pengenalan
INDIKATOR HASIL BELAJAR :
a. Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip-prinsip hukum umum
ekonomi internasional
b. Mahasiswa mampu menelusuri penerapan masing-masing kaidah
dan
prinsip-prinsip
dalam
pengaturan
hukum
ekonomi
internasional.
METODE PEMBELAJARAN :
c. Ceramah
d. Diskusi
EVALUASI :
Keaktifan mahasiswa dalam meresume materi kuliah serta berdiskusi
dijadikan salah satu komponen penilain Tugas Terstruktur I (T1)
BAHAN PUSTAKA :
E.4.
Mata Kuliah :
Hukum Ekonomi
Internasional
LEVEL KOMPETENSI IV
SUBJEK HUKUM
EKONOMI
INTERNASIONAL
:Waktu
PENDAHULUAN
:
Minggu IV/
Pertemuan ke-4
SUB-SUB KOMPETENSI :
a. Pengantar
b. Klasifikasi Subyek Hukum Ekonomi Internasional
1.
2.
3.
4.
5.
Negara
Organisasi internasional
Perusahaan Multi-Nasional
Individu
Lembaga Swadaya Masyarakat atau Non Governmental Organization (NGO’s)
c. Globalisasi Ekonomi dan Perdagangan Internasional
1. Negara sebagai Subyek Hukum Ekonomi Privat dan Publik
2. Peranan Organisasi Ekonomi Internasional sebagai Subjek HEI
TUJUAN PEMBELAJARAN :
c. Pengenalan
INDIKATOR HASIL BELAJAR :
a. Mahasiswa mampu menjelaskan subyek-subyek HEI
b. Mahasiswa mampu Menjelaskan perkembangan subyek HEI
c. Mahasiswa mampu menjelaskan dan memahami masing-masing
karakteristik subjek HEI
METODE PEMBELAJARAN :
a. Ceramah
b. Diskusi
EVALUASI :
Keaktifan mahasiswa dalam meresume materi kuliah serta berdiskusi
dijadikan salah satu komponen penilain Tugas Terstruktur I (T1)
BAHAN PUSTAKA :
E.5.
Mata Kuliah :
Hukum Ekonomi
Internasional
LEVEL KOMPETENSI V
SUMBER HUKUM
EKONOMI
INTERNASIONAL
Waktu
: PENDAHULUAN
:
Minggu V/
Pertemuan ke-5
SUB-SUB KOMPETENSI :
a. Pengantar
b. Klasifikasi Sumber-sumber Hukum Ekonomi Internasional
1. Perjanjian Internasional
2. Hukum Kebiasaan Internasional
3. Prinsip-prinsip Hukum Umum
4. Putusan Hakim dan Doftrin
5. Resolusi
6. Decisions
7. Codes of Condact
TUJUAN PEMBELAJARAN :
d. Pengenalan
INDIKATOR HASIL BELAJAR :
a. Mahasiswa mampu menjelaskan sumber-sumber HEI
b. Mahasiswa mampu menjelaskan masing-masing kontribusi sumber
HEI dalam hubungan ekonomi internasional
c. Mahasiswa mampu memahami penggunaan masing-masing
sumber HEI dalam kasus-kasus yang relevan
METODE PEMBELAJARAN :
a. Ceramah
b. Diskusi
EVALUASI :
Keaktifan mahasiswa dalam meresume materi kuliah serta berdiskusi
dijadikan salah satu komponen penilain Tugas Terstruktur I (T1)
BAHAN PUSTAKA :
E.6.
Mata Kuliah :
Hukum Ekonomi
Internasional
LEVEL KOMPETENSI VI
WORLD BANK
Waktu
: PENDAHULUAN
:
Minggu VI dan
VII/ Pertemuan
ke-6 dan ke-7
SUB-SUB KOMPETENSI :
a. Sejarah dan Latar Belakang Pendirian World
b. Tujuan, Sasaran dan Fungsi World Bank
c. Keanggotaan (hak dan kewajiban)
d. Organisasi Internasional di bawah World Bank Group
1. International Development Association (IDA)
2. International Finance Corporation (IFC)
3. Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA)
4. International Settlement for Settlement of Investment Disputes
(ICSID)
TUJUAN PEMBELAJARAN :
i. Pengenalan
INDIKATOR HASIL BELAJAR :
a. Mahasiswa mampu menjelaskan dan memahami peranan dan arti
penting World Bank sebagai pilar ekonomi dunia;
b. Mahasiswa mampu menjelaskan beberapa organisasi dibawah the
World Bank Group, sesuai dengan latar belakang dan tujuan
pembetukannya masing-masing;
c. Mahasiwa mampu memahami peranan masing-masing peranan
beberapa organisasi dibawah the World Bank Group.
METODE PEMBELAJARAN :
c. Ceramah
d. Diskusi
EVALUASI :
Keaktifan mahasiswa dalam meresume materi kuliah serta berdiskusi
dijadikan salah satu komponen penilain Tugas Terstruktur I (T1)
BAHAN PUSTAKA :
E.7.
Mata Kuliah :
Hukum Ekonomi
Internasional
LEVEL KOMPETENSI VII
INTERNATIONAL
MONETARY FUND (IMF)
Waktu
: PENDAHULUAN
:
Minggu VIII
dan IX/
Pertemuan ke-8
dan ke -9
SUB-SUB KOMPETENSI :
a. Sejarah dan Latar Belakang Pendirian IMF
b. Tujuan, Sasaran dan Fungsi World Bank dan IMF
c. Keanggotaan (hak dan kewajiban) IMF
d. Indonesia dan IMF
TUJUAN PEMBELAJARAN :
ii. Pengenalan
INDIKATOR HASIL BELAJAR :
a. Mahasiswa mampu mendeskripsikan arti penting keberadaan IMF
sebagai salah satu pilar ekonomi dunia;
b. Mahasiswa mampu menjelaskan secara obyektif peranan dan
kontribusi IMF dalam perkembangan hukm ekonomi internasional;
c. Mahasiswa mampu memahami hubungan ekonomi antara IMF
dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia
METODE PEMBELAJARAN :
e. Ceramah
f. Diskusi
EVALUASI :
Keaktifan mahasiswa dalam meresume materi kuliah serta berdiskusi
dijadikan salah satu komponen penilain Tugas Terstruktur I (T1)
BAHAN PUSTAKA :
E.8.
Mata Kuliah :
Hukum Ekonomi
Internasional
LEVEL KOMPETENSI VIII
WORLD TRADE
ORGANIZATION (WTO)
Waktu
: PENDAHULUAN
:
Minggu X, XI
dan XII/
Pertemuan ke10, ke-11 dan
ke-12
SUB-SUB KOMPETENSI :
a. Sejarah dan tujuan dibentuknya World Trade Organization
b. Prinsip-prinsip WTO
1. Most Favored Nations
2. National Treatment
3. Transparancy
4. Proteksi perdagangan hanya boleh melalui tariff
5. Larangan kuota, subsidi, dan dumping
6. Pengecualian
prinsip-prinsip
WTO
bagi
negara-negara
berkembang yang menghadapi masalah ekonomi.
7. Special and differential treatment untuk negara-negara
berkembang
8. Safe guards dan tindakan balasan
c. WTO Agreements :
1. GATT
2. Bidang Jasa
3. Bidang Pertanian
4. Bidang Tekstil
5. Bidang Hak Kekayaan Intelektual
6. Bidang Investasi
d. Penyelesaian sengketa antara negara anggota WTO
1. WTO Dispute Settlement Body
2. Prinsip-prinsip penyelesaian sengketa
3. Proses dan Tahapan Penyelesaian sengketa
e. Indonesia dan WTO
TUJUAN PEMBELAJARAN :
Pengenalan
INDIKATOR HASIL BELAJAR :
a. Mahasiswa mengetahui, memahami dan mampu menjelaskan WTO
sebagai salah satu organisasi ekonomi internasional yang
mempunyai kontribusi penting dalam hubungan ekonomi
internasional;
b. Mahasiswa mengetahui, memahami dan mampu menjelaskan
struktur organisasi WTO serta aneka kesepakatan yang telah
dibuat dalam WTO.
c. Mahasiswa mampu menjelaskan secara kronologis mekanisme
penyelesaian sengkata di antara negara anggota WTO
d. Mahasiswa mampu membedakan mekanisme DSB di WTO dengan
proses penyelesaian sengketa hubungan ekonomi internasional
lainnya diluar WTO
METODE PEMBELAJARAN :
g. Ceramah
h. Diskusi
EVALUASI :
Keaktifan mahasiswa dalam meresume materi kuliah serta berdiskusi
dijadikan salah satu komponen penilain Tugas Terstruktur I (T1)
BAHAN PUSTAKA :
E.9.
Mata Kuliah :
Hukum Ekonomi
Internasional
LEVEL KOMPETENSI XI
PENYELESAIAN
SENGKETA DIBIDANG
HUKUM EKONOMI
INTERNASIONAL
Waktu
: PENDAHULUAN
:
Minggu XIII
dan XIV/
Pertemuan ke13 dan ke-14
SUB-SUB KOMPETENSI :
a. Beberapa lembaga penyelesain sengketa :
1. Melalui WTO
2. Melalui ICSID
3. Melalui Arbitrase ad hoc
4. Melalui Pengadilan Nasional
b. Pelaksanaan dan pengakuan keputusan asing di Indonesia
TUJUAN PEMBELAJARAN :
a. Pengenalan
INDIKATOR HASIL BELAJAR :
a. Mahasiswa mampu memahami, menggambarkan, menjelaskan,
mendiskusikan, membandingkan dan menyimpulkan tentang caracara (metode) penyelesaian sengketa ekonomi internasional
beserta dasar hukumnya.
b. Mahasiswa mampu melakukan identifikasi, analisa, mendiskusikan
dan menyatakan pendapat terhadap
kasus-kasus sengketa
internasional aktual yang terjadi dalam masyarakat internasional
sesuai dengan ketentuan hukum internasional yang berlaku.
METODE PEMBELAJARAN :
a. Ceramah
b. Diskusi
EVALUASI :
Keaktifan mahasiswa dalam meresume materi kuliah serta berdiskusi
dijadikan salah satu komponen penilain Tugas Terstruktur I (T1)
BAHAN PUSTAKA :
Download