BAB II

advertisement
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1.
Data dan Informasi
Secara umum data merupakan keterangan yang benar dan nyata. Pengertian Data menurut jogianto H,M “ Data
merupakan bentuk yang masih mentah yang belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut. “ (
Jogianto, H.M., Analisis dan Desain, Yogyakarta, Andi Offset, 1995, hal 8)
Sedangkan menurut Raymond Mcleod, Jr “ Data terdiri dari fakta-fakta dan angka-angka yang secar relatif
tidak berarti bagi pemakainya. “ ( Mcleod, Jr, Raymond,. Sistem Informasi Manajemen, Jakarta, PT.Prenhallindo, 1996 ).
Dari dua pendapat di atas jelaslah bahwa data merupakan bentuk bagian terkecil dari suatu informasi yang
dapat berdiri sendiri tanpa memandang kesinambungan antara suatu data dengan data yang lainnya. Sedangkan informasi
menurut Jogianto H,M, “ Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerima. “ (
Jogianto, H.M., Analisis dan Desain, Yogyakarta, Andi Offset, 1995, hal 8 ).
2.2 Definisi Aplikasi
Aplikasi dapat didefinisikan sebagai suatu program komputer yang dibuat untuk menolong manusia dalam melaksanakan
tugas tertentu. Aplikasi berbeda dengan sistem operasi (yang menjalankan komputer), Utility (yang melaksanakan perawatan
atau tugas-tugas umum) dan bahasa (yang digunakan untuk membuat program komputer), tergantung dari tujuan pekerjaan
yang dimaksudkan. Suatu aplikasi dapat memanipulasi teks, angka, grafik atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut. Beberapa
paket aplikasi mempunyai kemampuan komputasi yang hebat dengan jalan memusatkan pada suatu tugas khusus, misalnya
dalam hal pengolahan kata ataupun dalam pengolahan suatu data.
2.3 Sistem informasi
2.3.1
Pengetian Sistem
“Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang saling berkaitan dan tersusun untuk mencapai tujuan
tertentu” (Jogiyanto, H.M, Analisis dan Desain, Yogyakarta, Andi Offset,1995 hal 2). Dalam bekerja sistem memperoleh
masukan atau data yang menghasilkan keluaran atau informasi.
2.3.2
Pengertian Sistem Informasi
“Sistem informasi adalah suatu sistem yang didalam organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan
transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi yang
menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.”(Jogiyanto, H.M, Analisis dan Desain ,
Yogyakarta, Andi Offset,1995 hal 11).
2.4 Sekilas tentang Internet
Internet menurut asal katanya berasal dari kata Interconnection Networking yang berarti hubungan berbagi
computer dengan berbagai tipe yang membentuk system jaringan yang mencakup seluruh dunia dengan melalui jalur
telekomunikasi seperti Telepon. Secara teknis, Internet merupakan dua buah komputer atau lebih yang saling berhubungan,
membentuk jaringan komputer hingga meliputi jutaan komputer di dunia ( Internasional ) , yang saling berinteraksi dan bertukar
informasi.
Jaringan internet atau TCP/IP merupakan suatu jaringan yang dibangun berdasarkan teknologi packet switching.
Data yang akan dikirim dari suatu host ke host lainnya dibagi menjadi paket-paket. Tiap paket akan memiliki header yang di
dalamnya berisikan alamat tujuan peket tersebut. Layer IP alamat tujuan ini dikenal dengan nama IP Address ( alamat IP ).
Setiap host yang ada pada jaringan TCP/IP akan dikenal berdasarkan alamat IP-nya. Setiap host memiliki alamat IP yang unik.
Asal-usul Internet berasal dari jaringan komputer yang dibentuk pada tahun 1970-an. Jaringan komputer tersebut
disebut dengan ARPANET, yaitu jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Selanjutnya
jaringan komputer tersebut diperbaruhi dan dikembangkan, dan sekarang penerusnya menjadi tulang punggung global untuk
sumber daya informasi yang disebut dengan internet.
Kegunaan internet diantaranya untuk mendukung bisnis global, akademik dan komunitas yang mewakili pribadi.
Kegunaan internet dibagi menjadi 4 fungsi yaitu :
1. Fungsi Komunikasi
Internet adalah alat komunikasi, kegunaan yang sangat penting dari internet adalah pertukaran pesan antara
manusia dengan electronic mail ( e-mail ).
2. Fungsi Resource Sharing
Internet menghubungkan komputer dengan fasilitas sharing resource diantara komputer.
3. Fungsi Resource Discovery
Penentuan untuk mencari file tertentu, dokumen, host atau ornag diantara jutaan host.
4. Fungsi Komunitas
Masyarakat memakai internet untuk mendapatkan software gratis, untuk berkomunikasi dengan orang lain,
untuk berdiskusi dengan pengguna internet lainnya, untuk melakukan pertukaran data, menggunakan komputer
dan basis data atau berbagi kebutuhan.
2.5
World Wide Web
Pada tahun 1987 Tim Berners-Lee di European Center for Practicle Physics ( CERN ) memulai proyek World
Wide Web. CERN sebenarnya merupakan suatu organisasi yang didirikan oleh 18 negara di Eropa. Usulan proyek ini
sebenarnya dimaksudkan oleh Tim Berners-Lee dan penelitian lainnya adalah agar para anggotanya yang tersebar di seluruh
2
dunia dapat saling berbagi informasi melaliu suatu interface yang seragam, baik dalam bentuk teks maupun grafik ( Bustami,
1999, hal 40 ).
Agar bisa berbagi informasi pada World Wide Web, browser pertama dibuat walau sangat sederhana. Browser ini
berbasiskan pada teks dan untuk menyatakan link, dibuatlah sebarisan menu-menu yang apabila di klik akan membawa
pemakai bernavigasi didalam web. Kebanyakan software tersebut dibuat untuk komputer berbasis UNIX sebagai sistem
operasi.
Marc Andereesen bersama beberapa murid NCSA telah merubah keterbatasan ini dengan membuat Web Browser
Mosaic untuk system X-Windows yang berbasiskan grafik.
Perkembangan selanjutnya ditandai dengan munculnya Web Browser Netscape versi pertama yang juga dibuat oleh
Marc Andreesen bekerja sama dengan Jim Clark , salah satu pendiri dari Silicon Graphics.
World wide Web (WWW) atau yang biasa kita sebut web adalah system pengiriman dokumen tersebar dunia.
Web menggunakan arsitektur hyperlink, yaitu adanya kaitan antara satu dokumen web dengan web lain. Pemakaian internet
yang menggunakan fasilitas ini dapat mudah mencari informasi yang diperlukan dengan mengunjungi web satu dengan web lain.
Informasi yang disajikan dalam halaman web selain tampilannya dalam bentuk teks, dapat juga dalam bentuk grafis, video,
maupun suara. Dengan adanya fasilitas-fasilitas ini menjadikan world wide web sebagai salah satu layanan di internet yang kian
berkembang, paling banyak digunakan.
Cara kerja World Wide Web tidak jauh berbeda dengan cara kerja komputer Server dan Client dalam sebuah
jaringan. Dua hal penting dalam bekerja World Wide Web yaitu:
1. Web Browser yang berfungsi sebagi Client memingkinkan kita untuk menginterpretasikan dan melihat informasi
pada web.
2. Web Server yang berfungsi sebagai Server memungkinkan kita untuk menerima informasi yang diminta browser.
Hal-hal yang berkaitan dengan cara kerja World Wide Web adalah:
1. Hypertext Transfer Protokol ( HTTP)
Adalah suatu Protokol yang digunakan untuk menentukan aturan yang perlu diikuti oleh web browser dalam
meminta atau mengambil suatu dokumen dan oleh web browser digunakan untuk menyediakan informasi yang
diminta oleh browser. Protokol ini merupakan protocol standar dalam mengakses dokumen html.
2. Uniform Resource Locator ( URL )
Adalah suatu sarana yang digunakan untuk menentukan lokasi informasi pada suatu web server. URL dapat
digambarkan sebagai alamat yang terdiri dari :
a.
Protokol yang digunakan untuk memperoleh informasi, misalnya http:// atau https://
b. Alamat server dimana informasi tersebut berada, misalnya www.LDK-Al-Hikmah.org untuk website LDK
Al-Hikmah.
c. Path atau jalur serta nama file dari suatu informasi, misalnya Apache/htdocs/phpbb/index.php, dimana
Apache/htdocs/phpbb/ adalah lokasi file dan index.php adalah nama filenya.
3
2.6
Web Browser
Untuk dapat mengakses, menampilkan dan menjelajahi belantara informasi di internet, diperlukan suatu program
aplikasi yang dikenal dengan Web Browser terdapat beberapa Web Browser yang dapat6 diperoleh secara gratis (freeware) di
internet, diantaranya:
 Mozilla Firefox
 Netscape Navigator
 Opera
 Neoplanet
 Dan lain-lain
2.7
Home Page
Home Page ini merupakan halaman pertama dari suatu web site yang biasanya berisi tentang apa dan siapa dari
perusahaan atau organisasi pemilik web site tersebut. Setiap perusahaan atau organisasi yang memiliki informasi di world wide
web memerlukan suatu alamat ( URL ) khusus yang disebut Web Site. Setiap informasi ini disimpan dalam suatu file yang
berbeda-beda yang disebut Web Page. Di dalam web page inilah tersimpan berbagi informasi dan link yang berhubungan suatu
informasi ke informasi lainnya.
2.8
Pengenalan HTML
HTML atau hypertext markup language adalah sebuah bahasa pemrograman yang dugunakan untuk membuat
suatu halaman Web Site yang dapat diakses melalui komputer. Jika seseornag ingin membuat sebuah halaman web, bahasa
yang digunakan salah satunya adalah HTML. Dengan bahasa HTML, program yang kita buat dapat dilihat sebagi sebuah
halaman web dan Biasanya mempunyai ekstensi .html, .htm, .shtml. HTML tersusun atas tag-tag, digunakan untuk menentukan
tampilan dari dokumen HTML yang akan diterjemahkan oleh Browser. Tag HTML tidak Case Sensitif, jadi bisa digunakan
<HTML> atau <html> keduanya menghasilkan output yang sama.
2.8.1 Memulai Membuat Dokumen HTML sederhana
Untuk membuat dokumen diperlukan suatu program penyunting web ( seperti notepad, wordpad,
FrontPage atau yang lainnya ) dan satu program Browser ( Mozilla firefox, Netscape, Internet Explorer atau yang lainnya ).
Teks editor digunakan untuk menulis dokumen HTML, sedangkan browser digunakan untuk melihat hasil tampilannya.
Disinilah digunakan editor teks yang sederhana, yaitu Wordpad atau
Notepad yang disertakan dalam setiap paket
windows pada setiap group accessories. Dokumen HTML pada dasarnya dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu bagian
head ( bagian kepala ) yang berisi judul dokumen dan informasi lain dan bagian body ( tubuh dokumen ) yang merupakan isi
dari data dokumen. Masing-masing ditandai oleh container tag <HEAD> dan < BODY>.
Cara penulisan sebuah halaman web, menggunakan bahasa HTML:
4
<html>
( tag pembuka html )
<head>
( tag pembuka head )
<title>
( tag pembuka title )
…………………..
</title>
</head>
( tag penutup title )
( tag penutup head )
<body>
( tag pembuka body )
………………………….
[ isi dari website ]
………………………….
</body>
</html>
( tag penutup body )
( tag penutup html )
Bentuk dari ilustrasi di atas adalah sebuah penggambaran, bagaimana kita membuat suatu dokumen di dalam
format HTML atau HTM. Tag “<HTML>” dan tag “ </HTML>” berarti menandakan bahwa dokumen tersebut ditulis
menggunakan standar HTML, yang nantinya bisa dibaca oleh browser sebagai program pembaca halaman web. Sementara
[ isi dari website ] ditulis atau diisi dengan content yang akan kita tampilkan di dalam halaman web.
2.9
Sekilas tentang PHP
PHP atau Pre Hypertext Processor adalah sebuah bahasa script server-side, dimana suatu script PHP akan
dieksekusi di server kemudian outputnya dikirim ke web browser client ( Server Side Scripting Definition ). PHP merupakan
bahasa script yang sangat baik dalam pembuatan sebuah halaman web, selain dapat dengan mudah kita pelajari, kita juga bisa
mendapatkan source code-nya secara gratis di internet.
PHP sendiri mulanya adalah sebuah hack dari bahasa PERL, yang dibuat oleh Rasmus Lerdorf, yang tadinya
dibuat hanya untuk mengetahui seberapa banyak situsnya telah dikunjungi oleh orang lain. Pada awal mulai kemunculannya,
PHP dikenal dengan nama Personal Home Page Tools.
Pada dasrnya perintah yang digunakan di dalam PHP tidak jauh berbeda dengan pemrograman bahasa C
karma syntaks PHP mengambil aturan dari bahasa C dan C++. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa penulisan program PHP
diawali dengan tanda “ <?PHP ” dan diakhiri dengan tanda “ ?>”.
Secara khusus PHP dirancang untuk membentuk web dinamis. Dinamis berarti halaman yang akan dibuat saat
halam itu diminta oleh client. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diterima oleh client selalu yang terbaru. Semua script
PHP dieksekusi pada server dimana sript tersebut dijalankan. Oleh karena itu, spesifikasi server lebih berpengaruh pada
eksekusi dari script PHP daripada spesifikasi client. Namun tetap diperhatikanbahwa halaman web yang dihasilkan tentunya
harus dapat dibukaoleh browser pada client. Dalam hal ini versi HTML yang digunakan harus didukung oleh browser client.
5
2.9.1 Spesifikasi untuk menjalankan Script PHP
Untuk dapat menjalankan script php pada web site kita, ada beberapa hal yang perlu kita tambahkan. Pertama
tentunya kita harus mempunyai sebuah web server yang mengatur atau memberikan tempat untuk mengeksekusi script
php. Web server ini dinstall pada komputer server kita. Saat ini php dapat dijalankan pada berbagai macam web server
seperti pws, iis, xitami maupun apache. Kemudian hal kedua yang perlu kita miliki adalah php parser. Apa itu php parser
? PHP parser adalah program yang digunakan untuk menterjemahkan (intepreter) code script dan kemudian
mengeksekusinya. PHP parser dapat berupa program yang dijalankan pada suatu shell/DOS prompt yang biasanya
berupa program yang telah terkompilasi yaitu php.exe. Selain itu PHP parser bisa juga berupa modul-modul yang diload
oleh Web server.
2.9.2. Struktur Dokumen Skript PHP
Struktur dokumen skript PHP terbagi menjadi 3 bagian yaitu :
a. Aturan Dasar Skript PHP
Skript PHP dapat dibuat dengan cepat menggunakan teks editor notepad ataupun editor yang lainnya.
Penulisan skript PHP ini terdapat beberapa aturan yang harus diperhatikan, diantaranya adalah :
1. Variabel pada PHP bersifat Case-Sensitive. Variable ditandai dengan adanya tanda dolar ( $ ).
2. Variable yang berdiamensi ditambahkan simbol [ ].
3. Fungsi-funsi yang ada tidak Case-Sensitive ( tidak membedakan antara huruf besar dengan huruf kecil ).
4. Penulisan skript PHP diawali dengan tanda < ( tanda lebih kecil ) dan diakhiri > ( tanda lebih besar ).
b. Penulisan Skript PHP
Ada 3 cara penulisan skript PHP yaitu :
1.
<?
Skript PHP ditulis disini
?>
2. <?php
Skript PHP ditulis disini
?>
3. <SCRIPT LANGUAGE=”PHP”>
Skript PHP ditulis disini
</SCRIPT>
2.10 Sekilas tentang CSS
CSS atau Cascading Style Sheet adalah bahasa sederhana yang mengizinkan kita untuk memasukkan suatu
format tertentu ke dalam kode pemrograman berbasis web. Dengan menggunakan CSS, tampilan pada halaman web akan
6
tampak lebih menarik dan hidup.]
2.10.1 Ketentuan Dasar CSS
Untuk membuat CSS adalah dua elemen dasar yang perlu diperhatikan. Elemen tersebut dikenal sebagai “
Style Rule “ atau “ Peraturan/Perintah CSS “. Kedua elemen itu adalah “ Selector” dan “ Declaration ”.
Elemen selector bisa berupa tag HTML atau didefinisikan sendiri. Sedangkan elemen Declaration berupa satu
atau beberapa nilai dari CSS yang menunukkan tipe bentuk yang ingin dimasukkan ke dalam elemen selector.
Declaration ini biasanya ditandai dengan kurung kurawal. Nilai CSS yang berbeda dapat dipisahkan satu
dengan yang lainnya menggunakan titik-koma “ ; ”. CSS sendiri memiliki lebih dari enam-puluh keywords ( kata-kunci ).
Selector juga dapat dikelompokkan. Untuk memisahkan antar selector di dalam sebuah kelompok diberikan tanda koma.
Hal yang paling umum dalam memasukkan kode CSS dengan menggunakan tag “ < STYLE> “ , Tag “
<STYLE>” ini selalu tampil dalam bagian <HEAD> dari kode HTML.
2.10.2 Kehebatan dan Keuntungan CSS
Satu dari beberapa kehebatan teknologi CSS ini adalah untuk mendefinisikan sebuah style-sheet global yang
dapat menerapkan aturan-aturan CSS tersebut untuk keseluruhan kode-kode HTML pada halaman web site.
Keuntungan jelas sekali, jika kita ingin mengubah tampilan situs, kita hanya mengedit satu file saja dan hasilnya
akan direflesikkan pada keseluruhan dokumen HTML yang dilink ke situ.
2.10.3 Bentuk Umum CSS
Bentuk Umumnya adalah sebagai berikut :
“ Elemen Selector “ { “Elemen Declaration “ } Misalnya pada kode HTML berikut ingin disisipkan CSS :
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>
Latihan CSS
</TITLE>
<STYLE TYPE=”text/css”>
B { color:lime }
</STYLE >
</HEAD>
<BODY>
<B> belajar HTML </B>
</BODY>
7
</HTML>
2.11 Sekilas tentang MYSQL
MYSQL merupakkan softaware system manajemen database yang sangat popular dikalangan pemrograman
web, terutama di lingkungan Linux dengan menggunakan script PHP dan Perl. MYSQL merupakan Software Open Source
yang ada pada awalnya dikembangkan pada Platform sistem operasi Linux. Namun kemudian dikembangkan untuk pengguna
Platform system operasi Windows.
MYSQL merupakan database yang digunakan untuk membangun aplikasi web yang menggunakan database
sebagi sumber dan pengelolaan datanya.
Kepopuleran MYSQL dimungkinkan karena kemudahannya untuk digunakan, cepat secara kinerja query dan
mencakup kebutuhan database perusahaan dengan skala menengah ke bawah.
MYSQL dapat digunakan sebagai tempat untuk menyimpan data-data dari sebuah website.
2.12
Struktur Navigasi
Struktur Navigasi adalah Sturktur atau alur dari suatu program yang merupakan rancangan dari rantai kerja dari
beberapa area yang berbeda dan dapat membantu mengorganisasikan seluruh elemen pembuatan website.
Menentukan struktur Navigasi merupakan hal yang sebaiknya dilakukan sebelum membuat website. Ada empat
macam bentuk dasar dari struktur navigasi yang bisa digunakan dalam proses pembuatan website :
2.12.1 Struktur Navigasi Linear
Struktur yang mempunyai satu rangkaian cerita yang berurut antara satu halaman dengan halaman lainnya
terhubung secara seri. Perpindahan halaman secara satu persatu, misalnya dari halaman pertama menuju halaman tiga
harus melalui halaman dua terlebih dahulu. Struktur ini biasa digunakan untuk menampilkan unsur keindahan dan data
sebagai informasi.
Gambar 2.1 Struktur Navigasi Linear
2.12.2 Struktur Navigasi Non-Linear
Struktur ini merupakan pengembangan dari struktur linier. Perpindahan antar halaman secara langsung
diperkenalkan atau membentuk suatu percabangan.
Percabangan yang dibuat pada struktur non-linear ini berada dengan percabangan pada struktur hirark, karena
8
pada percabangan non-linear ini walaupun terdapat percabangan, tetapi tiap-tiap tampilannya mempunyai kedudukan
yang sama yaitu tidak ada Master Page dan Slave Page.
Gambar 2.2. Struktur Navigasi Non Linier
2.12.3 Struktur Navigasi Hirarki
Struktur ini dalam menampilkan data membentuk suatu percabangan yang berdasarkan kriteria tertentu.
Tampilan menu pertama akan disebut Master Page atau halaman utama, halaman utama ini mempunyai percabangan
yang disebut Slave Page atau halaman pendukung.
Jika salah satu halaman pendukung dipilih atau diaktifkan, maka tampilan tersebut akan bernama Master Page (
halaman utama kedua ), dan seterusnya. Pada struktur navigasi ini tidak diperkenankan adanya tampilan secara linear.
Gambar 2.3. Struktur Navigasi Hirarki
2.12.3
Struktur Navigasi Campuran ( Composite )
Struktur navigasi Campuran merupakan gabungan dari ketiga stuktur yaitu linear, non-linear dan hirarki.
Struktur navigasi ini juga biasa disebut dengan struktur navigasi bebas.
Stuktur ini banyak digunakan dalam pembuatan multimedia karena struktur ini dapat digunakan dalam
pembuatan multimedia sehingga dapat memberikan interaksi yang lebih tinggi.
9
Gambar 2.4. Struktur Navigasi Campuran
2.13
Sekilas tentang Conmtent Management System ( CMS )
Secara Sederhana content management system didefinisikan sebagai system mengatur content (isi). Content
dalam hal ini diartikan sebagi unit informasi yang dapat membentuk webpage. Content dapat berupa text, image, video, sound,
program dan lainnya.
Content Management System atau lebih popular dengan singkatan CMS, pertama kali muncul sebagai jawaban
atau solusi dari kebutuhan manusia akan penyediaan informasi yang sangat cepat. Masih segar dalam ingatan kita, betapa
sederhananya sebuah website di era tahun 90-an . Dengan hanya mengandalkan bahasa pemrograman HTML dan beberapa
gambar serta informasi statis, sebuah perusahaan berusaha sebaik mungkin menampilkan informasi secukupnya kepada para
pengunjung. Setiap kali ada perubahan informasi dalam perusahaan, pihak manajemen mau tidak mau haruslah berhubungan
terlebih dahulu dengan pihak Humas sebelum akhirnya semua bahan diserahkan kepada pihak webmaster. Pihak inilah yang
nanti akan mengadakan perubahan isi web site. Dapat dibayangkan bila hal yang sama terjadi terus menerus, berulang kali dan
dalam kuantitas yang besar, seberapa banyak waktu dan tenaga yang dibutuhkan untuk memproses semuanya. Selain tidak
efesien, biaya operasional yang harus dikeluarkan juga sangatlah besar. Tentu saja situasi ini tidak dinginkan oleh setiap orang.
Dapat dikatakan sebuah metode atau system yang dapat meningkatkan tingkat produktivitas dan efisiensi dalam pengembangan
web site sangatlah dibutuhkan. Dan salah satu solusi yang tepat untuk ini adalah menerapkan Content Management System atau
CMS.
CMS secara sederhana dapat diartikan sebagai berikut: Sebuah sistem yang memberikan
kemudahan kepada para penggunanya dalam mengelola dan mengadakan perubahan isi sebuah website
10
dinamis tanpa sebelumnya dibekali pengetahuan tentang hal-hal yang bersifat teknis. Dengan demikian, setiap
orang, penulis maupun editor, setiap saat dapat menggunakannya secara leluasa untuk membuat, menghapus
atau bahkan memperbaharui isi website tanpa campur tangan langsung dari pihak webmaster.
Karena CMS memisahkan antara isi dan desain, konsistensi tampilan dapat senantiasa dijaga
dengan baik. Setiap bagian dari website dapat memiliki isi dan tampilan yang berbeda-beda, tanpa harus
khawatir kehilangan identitas dari website secara keseluruhan. Oleh karena semua data disimpan dalam satu
tempat, pemanfaatan kembali dari informasi yang ada untuk berbagai keperluan dapat dengan mudah
dilakukan. CMS juga memberikan kefleksibelan dalam mengatur alur kerja atau “ Workflow ” dan hak akses,
sehingga memperbesar kesempatan berpartisipasi dari pengguna dalam pengembangan website. Hal ini
akan sangat menguntungkan bila website yang dikelola memiliki kompleksitas yang tinggi dan mengalami
kemajuan yang cukup pesat.
2.13.1 Manfaat CMS
Selain dari beberapa hal yang telah disebutkan di atas, CMS juga dapat memberikan sejumlah
manfaat kepada penggunanya yang dapat dijabarkan sebagai berikut:
1. Manajemen Data
Ini merupakan fungsi utama dari CMS. Semua data/informasi baik yang telah ditampilkan
ataupun belum dapat diorganisasi dan disimpan secara baik. Suatu waktu data/informasi tadi
dapat dipergunakan kembali sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, CMS juga mendukung berbagai
macam format data, seperti XML, HTML, PDF, dan lain-lain., indexing, fungsi pencarian, dan
kontrol terhadap revisi yang dilakukan terhadap data/informasi. Untuk menggunakan CMS
biasanya pengetahuan tentang bahasa pemograman tidaklah terlalu dibutuhkan, karena semua
proses berjalan dengan otomatis (WYSIWYG). Begitupula dengan proses “ update ”, dapat
dilakukan dengan cepat sehingga menjamin kemutakhiran informasi yang ditampilkan.
2. Mengatur Siklus Hidup Website
Banyak CMS memberikan fasilitas kepada para penggunanya untuk mengelola bagian atau
isi mana saja yang akan ditampilkan, masa/waktu penampilan dan lokasi penampilan di website.
Tak jarang sebelum ditampilkan, bagian atau isi yang dimaksud terlebih dahulu di-review oleh
editor sehingga dijamin kevaliditasannya.
3. Mendukung Web Templating dan Standarisasi
Setiap halaman website yang dihasilkan berasal dari template yang telah terlebih dahulu
disediakan oleh CMS. Selain dapat menjaga konsistensi dari tampilan secara keseluruhan, para
penulis dan editor dapat berkonsentrasi secara penuh dalam melaksanakan tugasnya
menyediakan isi website. Bila isi telah tersedia, maka proses publikasi dapat berjalan dengan
mudah karena sudah ada template sebelumnya. Beberapa bagian dari website biasanya telah
ditetapkan sedemikian rupa sehingga tidak dapat diubah begitu saja. Hal ini dilakukan untuk
11
memberikan standarisasi kepada seluruh bagian website.
4. Personalisasi Website
Sekali sebuah isi ditempatkan ke dalam CMS, isi tersebut dapat ditampilkan sesuai dengan
keinginan dan kebutuhan dari penggunanya. Terlebih lagi dengan kelebihan CMS yang dapat
memisahkan antara desain dan isi, menyebabkan proses personalisasi dapat berjalan dengan
mudah.
5. Sindikasi
Sindikasi memberikan kemungkinan kepada sebuah website untuk membagi isinya kepada
website-website yang lain. Format data yang didukung juga cukup variatif, mulai dari rss, rdf, xml
hingga “ Backend Scripting “. Sama halnya dengan personalisasi, sindikasi juga dapat dilakukan
dengan mudah karena isi dan desain telah dibuat terpisah.
6. Akuntabilitas
Oleh karena CMS mendukung alur kerja dan hak akses yang jelas kepada para
penggunanya, data/informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.
Setiap penulis ataupun editor memiliki tugas masing-masing dengan hak akses yang
berbeda-beda pula. Dengan demikian setiap perubahan yang terjadi di website dapat ditelusuri
dan diperbaiki seperlunya dengan segera.
2.13.2
Pemanfaatan CMS
CMS pada prinsipnya dapat dipergunakan untuk berbagai macam keperluan dan dalam
berbagai kondisi, seperti untuk:
a. Mengelola Website Pribadi
b. Mengelola Website Perusahaan/bisnis
c. Portal atau website Komunitas
d. Galeri foto dan sebagainya
e. Forum
f. Aplikasi E-commerce
g. Dan lain-lainnya
2.14
PHPBB
PHPBB adalah suatu engine yang digunakan untuk membuat komunitas atau forum. PHPBB itu
sendiri merupakan “ Buletin Board “ yang paling banyak digunakan oleh situs web di seluruh dunia. Buletin
Board adalah Forum dalam suatu situs yang digunakan untuk berkomunikasi dua arah bagi para pengakses
situs, dapat digunakan sebagai sarana Tanya jawab, diskusi atau menyampaikan informasi dua arah.
PHPBB merupakan paket forum internet yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP. Nama "PHPBB"
12
merupakan singkatan dari PHP Bulletin Board dan tersedia dalam GNU General Public Licence sehingga didistribusikan
sebagai freeware.
2.14.1 Sejarah PHPBB
PHPBB dibuat oleh James Atkinson sebagai forum yang mirip UBB yang digunakan di situs web-nya pada 17
Juni 2000. Nathan Codding dan John Abela (sekarang merupakan anggota tim resmi) bergabung dalam pengembangan
setelah proyek ini dipindahkan ke SourceForge, dan pengerjaan versi 1.0.0 pun dimulai. PHPBB yang berfungsi secara
penuh untuk diuji coba dirilis pada tanggal 1 Juli 2000. PHPBB 1.0.0 dirilis pada tanggal 9 Desember 2000. Rilis terakhir
dari versi 1.X adalah PHPBB 1.4.4 yang dirilis pada tangga l 6 November 2001
PHPBB 2.0.x mulai dikembangkan pada tanggal 17 Februari 2001. phpBB versi 2.0.0 dirilis pada 4 April
2002. Walaupun pada rilis pertama hanya mendukung PHP 3, saat ini phpBB versi 2.0 memerlukan PHP 4.0.3 atau
lebih. Rilis terakhir untuk versi 2.0.x adalah versi 2.0.22 dirilis pada 23 Desember 2006. Rilis untuk versi 2.0.x saat ini
hanya terbatas untuk bugs, gangguan dan perbaikan keamanan. Sednagkan untuk rilis versi 3.0.x pada tanggal 17
Desember 2007.
2.14.2 Kelebihan PHPBB
Banyak sekali kelebihan-kelebihan PHPBB dibandingkan dengan Content Management lainnya. Misalnya saja,
kita tidak perlu lagi mengubah website forum kita yang lama, yang kita telah buat dengan format HTML.kita langsung
meng-upload ke dalam phpbb, sehingga menjadi satu dengan portal PHPBB kita.
Sedangkan masalah penampilan dan layout halaman pada PHPBB, kita bisa membuat tampilan sesuka kita.
Oleh karena telah terdapat modul yang disebut sebagai themes untuk mengubah tampilan halaman PHPBB, kita hanya
mengikuti tata letak dan desain dari tampilan yang sudah ada dan menambah beberapa kode dalam themes yang kita
buat, sehingga sesuai dengan keinginan kita.
Kelebihan-kelebihan dari PHPBB yaitu :
1. Security ( Keamanan)

PHPBB dirancang dengan keamanan sebagai prioritas

Mendukung ( Support ) untuk Cookie dan URI-Based Sessions

Enkripsi kuat untuk menyimpan Password di Database.
2. Forum dan Kategorinya

Forum tidak terbatas ( Unlimited ) dan dapat mengorganisir kategori yang banyak sesuai yang kita
13
inginkan.

Dapat membuat Forum Pribadi hanya untuk user yang berada pada satu grup.

Fasilitas pencarian yang handal
3. Pengiriman Pesan

Format Pesan dengan berbagai macam Font Style, ukuran, gambar dan Alamat Website (URL) dapat dibuat.

Tempat Polling dapat ditambahkan dengan sederhana
4. Installasinya mudah dan hanya beberapa menit saja
Kemampuan PHPBB dalam membuat website Forum tentunya tergantung pada kemampuan web developer
dan web designer dalam mendayagunakannya. Bagi seorang web developer, PHPBB dapat dijadikan core ( bentuk dasar )
untuk semua jenis website forum, sedangkan komponen lainnya dapat dibuat dan diintegrasikan ke dalam core ini.
2.15 Ruang kerja dan Menu-Menu PHPBB
2.15.1 Ruang kerja PHPBB
Untuk dapat membuat, mengubah dan memodifikasi tampilan website forum kita dengan menggunakan
PHPBB, maka terlebih dahulu kita harus melakukan login sebagai Administrator Website, seperti terlihat pada gambar
dibawah ini :
14
Gambar 2.5 Tampilan Login Administrator
Setelah “AdminID” dan “Password” diisi dengan benar, maka muncul tampilan Administration Control Panel
seperti gambar di bawah ini:
Gambar 2.6 Tampilan Administration Control Panel atas
Gambar 2.7 Tampilan Administration Control Panel tengah
15
Gambar 2.8 Tampilan Administration Control Panel bawah
Dari Menu Administration Control Panel inilah nantinya kita akan bekerja, baik itu membuat, mengubah dan
memodifikasi halaman Website kita.
2.15.2 Menu pada PHPBB dan Kegunaannya
Menu Administration Control Panel disebut juga Menu induk dari 7 buah submenu yang akan dijelaskan
berikut ini satu demi satu. Ketujuh ( 7 ) buah submenu tersebut adalah:
1. General
2. Forum
3. Posting
4. Users and Groups
5. Permissions
6. Styles
7. Maintenance
8. System
Di dalam masing-masing submenu tersebut, masih terdapat beberapa menu lagi yang fungsinya
bermacam-macam. Berikut ini penjelasannya:
16
1. General
a. Quick Access
b. Board Configuration
c. Client Comunication
d. Server Comunication
2. Forums
a. Manage Forums
b. Forum Based Permissions
3. Posting
a. Messages
b. Attachments
4. Users and Groups
a. Users
b. Groups
c. Users Security
5. Permissions
a. Global Permissions
b. Forums Based Permissions
c. Permissions Roles
d. Permissions Mask
6. Styles
a. Styles Management
17
b. Styles Componens
7. Maintenance
a. Forum Logs
b. Database
8. System
a. Automation
b. General Task
c. Module Management
Setelah kita tahu masing-masing menu berikut submenunya, maka untuk memperjelas fungsi dan
kegunaannya, berikut ini akan dijelaskan secara garis besar saja fungsi dan kegunaan menu-menu tersebut yaitu:
1. General
Menu general merupakan tampilan pertama ketika kita masuk ke Administration Control Panel. Menu
General berisi content dasar dan informasi tentang forum kita.
a. Quick Access
Menu ini digunakan untuk mengakses cepat ke sebagian halaman Admin yaitu Manage users, Manage
Groups, Manage Forums, Spiders/Robot dan PHP Information
b. Board Configuration
Menu ini berisi item conten yang digunakan untuk mengkonfigurasikan keseluruhan Fitur-fitur dan
menyetring Forum.
c. Client Configuration
Menu ini digunakan untuk proses otentifikasi system dan digunakan juga untuk pengaturan komunikasi
client.
d. Server Configuration
Menu ini digunakan untuk mengkonfigurasikan kebutuhan-kebutuhan server.
2. Forums
18
Menu Forums digunakan untuk mengatur forum dan kategori apa yang akan ditampilkan di website kita.
a. Manage Forums
Menu ini digunkan mengedit, menambah, menghapus dan memesan lagi forum, kategori dan link.-link.
b. Forum Based Permissions
Menu ini digunakan untuk mengatur izin pengaksesan forum, moderator forum, izin forum user dan izin
group forum.
3. Posting
Menu Posting digunakan untuk pengaturan isi ( Posting ) forum yang dikirim oleh user maupun moderator.
a. Message
Menu ini digunkan untuk pengaturan surat ( Message ) yang dipakai oleh user.
b. Attachment
Menu ini digunakan untuk pengizinan user untuk mengirim Attachment ( lampiran ).
4. Users dan Groups
Menu ini digunakan untuk pengaturan User dan groups.
a. Users
Menu ini digunakan untuk pengaturan user dan berisi informasi tentang user.
b. Groups
Menu ini digunakan untuk penggolongan ( group ) user.
c. User Security
Menu ini digunakan untuk pengaturan keamanan user.
5. Permission
Menu ini digunakan untuk pengaturan izin akses.
a. Global Permission
19
Menu ini digunakan untuk pengaturan izin yang akan diberuikan ke user, Group dan Administrator.
b. Forum based Permission
Menu ini digunakan untuk pengontrolan akses per-forum.
c. Permission Roles
Menu ini digunakan untuk membuat perbedaan seting izin ( Permission ) yang akan digunakan untuk
mengatur peran yang akan dibuat.
d. Permission Masks
Menu ini digunakan untuk melihat izin efektif yang diberikan ke user.
6. Styles
Menu ini dugunkan untuk pengaturan style yang dugunakan website kita.
a. Style Management
Menu ini dugunakan untuk pemilihan style apa yang dipakai untuk website kita.
b. Style Component
Menu ini digunkan untuk mengatur komponen apa saja yang digunakan seperti templete, themes dan
images.
7. Maintenance
Menu ini digunakan untuk proses pemeliharaan Website yang merupakantugas dari Administrator.
a. Forum Log
Menu ini digunakan untuk daftar proses yang terjadi dalam website kita.
b. Database
Menu ini digunakan untuk pengaturan database website kita yaitu apakan ingin dibackup atau direstore.
8. System
Menu ini digunakan untuk pengaturan PHPBB yang kita pakai.
a. Automation
20
Menu ini digunakan untuk update PHPBB yang kita pakai.
b. General Task
Menu ini berisi tentang informasi PHPBB yang kita pakai.
c. Module Management
Menu ini digunakan untuk pengaturan modul.
21
Download