proses dan implemantasi - smarthur | everything is smart

advertisement
SISTEM OPERASI KOMPUTER
KELOMPOK III :
KONSEP PROSES
STATUS PROSES
New
:
Proses sedang dibuat
Running
:
Proses sedang dieksekusi
Waiting
:
Proses sedang menunggu beberapa event yang akan
terjadi (seperti menunggu untuk menyelesaikan I/O
atau menerima sinyal)
Ready
:
Proses menunggu jatah waktu dari CPU untuk diproses
Terminated
:
proses telah selesai di eksekusi
KONSEP PROSES
PROSES KONTROL BLOCK
Process state
Process number
Program counter
Register
Memory limits
List of open files
...
Informasi yang terdapat pada setiap proses meliputi :
1.
Status Proses. New, ready, running, waiting dan
terminated
2. Program
counter.
Menunjukan
alamat
berikutnya dengan yang akan dieksekusi oleh
proses tersebut.
3. CPU Registers, register bervariasi tipe dan
jumlahnya bergantung pada arsiterktur computer
yang bersangkutan. Register register tersebut
terdiri atas accumulator, index register, stack
pointer, dan register serba guna dan beberapa
informasi tentang kode kondisi. Selama program
counter berjalan, status informasi harus
disimpan pada saat terjadi interrupt.
PENJADWALAN PROSES
ANTRIAN PENJADWALAN
Ketika proses memasuki sistem, mereka diletakkan dalam antrian job.
Antrian ini terdiri atas seluruh proses dalam sistem . proses yang hidup
pada memori utama dan siap dan menunggu/ wait mengeksekusi
disimpan pada sebuah daftar bernama ready queue.
Jenis-jenis antrian penjadwalan adalah sebagai berikut :
 Job Queue. Semua proses yang masuk pada suatu sistem akan
diletakan ke dalam job queue.
 Ready Queue. Proses-proses yang ada di memori utama dan
menunggu untuk dieksekusi diletakkan pada suatu list yang disebut
dengan ready queue.
 Device Queue. Deretan proses yang sedang menunggu peralatan I/O
tertentu disebut dengan device queue.
PENJADWALAN PROSES
PENJADWALAN
Sebuah proses berpindah antara berbagai penjadwalan antrian selama
umur hidupnya. Sistem operasi harus memilih, untuk keperluan
penjadwalan, memproses antrian-antrian ini dalam cara tertentu.
Pemilihan proses dilaksanakan oleh penjadwalan yang tepat/cocok.
Terdapat dua bentuk penjadwalan, yaitu :
 Longterm-scheduler (job scheduler), menyeleksi proses-proses mana
yang harus dibawa ke ready queue
 Short-tern Scheduler (CPU Scheduler), memilih proses-proses yang
siap untuk dieksekusi, dan mengalokasikan CPU ke salah satu dari
proses-proses tersebut.
Sebuah proses dapat mengeksekusi untuk hanya beberapa milidetik
sebelum menunggu permintaan I/O. seringkali, penjadwalan shortterm
mengeksekusi paling sedikit sekali dalam 100 milidetik. Karena durasi
waktu yang pendek antara eksekusi, penjadwalan shortterm haruslah cepat
PENJADWALAN PROSES
CONTEXT SWITCH
Ketika CPU memindahkan proses ke proses lain, diperlukan penyimpanan
suatu keadaan proses lama (state of old process) dan kemudian beralih ke
proses yang baru. Tugas tersebut diketahui sebagai alih konteks (context
swich).
Pergantian waktu konteks adalah murni overhead, karena sistem
melakukan pekerjaan yang tidak perlu. Kecepatannya bervariasi dari
mesin ke mesin, bergantung pada kecepatan memori, jumlah register yang
harus dicopy, dan keberadaan instruksi khusus ( seperti instruksi tunggal
untuk mengisi atau menyimpan seluruh register). Tingkat kecepatan
umumnya berkisar antara 1 sampai1000 mikrodetik.
Semakin kompleks sistem operasi, makin banyak pekerjaan yang harus
dilakukan selama alih konteks. Teknik manajemen memori tingkat lanjut
dapat mensyaratkan data tambahan untuk diganti dengan tiap konteks.
OPERASI PADA PROSES
PENGHENTIAN PROSES
Suatu proses berhenti jika telah menyelesaikan pernyataan terakhir, dan
meminta pada sistem operasi untuk menghapusnya dengan menggunakan
system call exit. Proses mengembalikan semua data (output) ke parent
proses melalui system call wait. Kemudia proses dihapus dari list atau
table sistem, dilanjutkan dengan menghapus PCB.
Parent dapat menghentikan eksekusi proses child dengan menggunakan
system call abort. Proses anak dihentikan parent karena beberapa
alasan, antara lain :
1 Child mengalokasikan sumber daya melampaui batas
2 Tugas child tidak dibutuhkan lebih lanjut
3 Parent berhenti, karena system operasi tidak mengizinkan child
untuk melanjutkan jika parent berhenti dan terminasi dilanjutkan.
KERJASAMA ANTAR PROSES
Proses-proses yang dieksekusi oleh sistem operasi mungkin berupa
proses-proses yang terpisah (independene) atau proses-proses yang saling
bekerja sama (cooperate). Proses yang terpisah adalah proses yang tidak
berakibat atau diakibatkan oleh eksekusi dari proses lain. Sedangkan
proses yang saling bekerja sama adalah proses yang dapat berakibat atau
diakibatkan oleh eksekusi dari proses lain.
Contoh :
P0 menunggu printer
P1 menunggu drive
Apabila proses terpisah, meskipun P1 ada dibelakang P0, namun jika disk
drive menganggur, P1 bisa dieksekusi terlebih dahulu. Sebaliknya jika
proses tersebut saling bekerjasama maka eksekusi pada suatu proses akan
sangat berpengaruh pada proses lain, karena mereka saling berbagi data
KOMUNIKASI ANTAR PROSES
Komunikasi Antarproses adalah mekanisme proses-proses untuk
berkomunikasi dan melakukan sinkronisasi aksinya. Komunikasi
dilakukan dengan sistem pesan, dimana proses berkomunikasi dengan
proses lain tanpa menggunakan variabel yang di- share. Fasilitas
interprocess communication (IPC) terdiri atas dua operasi:
Send (pesan) dimana ukuran pesan bisa tetap atau berbeda-beda
Receive (pesan)
Apabila proses P dan Q akan melakukan komunikasi, maka kedua
proses ini memerlukan :
• Tersedia saluran kumunikasi antar kedua proses tersebut.
• Menukar pesan menggunakan send atau receive.
KESIMPULAN
Penjadwalan proses yaitu kumpulan kebijaksanaan dari mekanisme
sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang di lakukan oleh
sistem komputer.
Penjadwalan CPU menyangkut penentuan proses-proses yang ada dalam
ready queue yang di alokasikan pada CPU.
Download