siklus sel - WordPress.com

advertisement
SIKLUS SEL
Dyah Ayu Widyastuti
Kajian
• Mitosis
• Meiosis
• Spermatogenesis
• Oogenesis
Pembelahan Sel
Fase Siklus Sel
• Interfase (Interphase)
 aktivitas sel normal
• Fase mitosis (Mitotic phase)
 pembelahan sel
INTERPHASE
Growth
G1
(DNA synthesis)
Growth
G2
Fase Siklus Sel
• Interfase
- G1: pertumbuhan primer
(primary growth)
- S: replikasi genom
- G2: pertumbuhan
sekunder (secondary
growth)
• M – mitosis
• C - sitokinesis
Interfase
• G1 – sel mengalami pertumbuhan utama
• S – setiap kromosom bereplikasi (sintesis) untuk
membentuk sister kromatid
- berikatan pada sentromer
- mengandung sisi pengikatan pada bagian kinetokor
• G2 – kromosom terkondensasi – membentuk bagianbagian yang terkait dengan pembelahan sel, misalnya
sentriol
Mitosis
• Sel haploid maupun diploid membelah dengan mitosis
• Masing-masing sel anakan menerima satu salinan (copy)
dari setiap kromosom yang ada pada sel induk
• Menghasilkan 2 sel anakan yang identik dengan sel induk
DNA duplication
during interphase
Mitosis
Diploid Cell
Mitosis
• P – profase
• M – metafase
• A – anafase
• T – telofase
Tahapan Mitosis
• Profase
• Prometafase
• Metafase
• Anafase
• Telofase
Gambaran Mitosis pada Sel Hewan
Gambaran Mitosis pada Sel Hewan
METAPHASE
ANAPHASE
Metaphase
plate
Spindle
Centrosome at Daughter
one spindle pole chromosomes
TELOPHASE AND CYTOKINESIS
Cleavage
furrow
Nuclear
envelope
forming
Nucleolus
forming
Meiosis
• Proses meiosis berkaitan dengan produksi sel-sel gamet
(ovum dan spermatozoid) yang mengandung satu bagian
dari pasangan kromosom yang komplemen
• Suatu proses meiosis meliputi tahapan meiosis I dan
meiosis II
• Tiap proses meiosis menghasilkan 4 anakan haploid 
terjadi reduksi jumlah kromosom
Meiosis
• Tahap meiosis
1. Meiosis I (Profase I, Metafase I, Anafase I, Telofase I)
2. Meiosis II (Profase II, Metafase II, Anafase II, Telofase II)
• Pada Profase I, meliputi:
- Leptotene (leptonema)
- Zygotene (zygonema)
- Pachytena (pachynema)
- Diplotene (diplonema)
- Diakinesis
Profase I
1. Leptotene
2. Zygotene
3. Pachytene
4. Diplotene
5. Diakinesis
Meiosis
Gametogenesis
• Gametogenesis adalah proses pembuatan sel gamet;
pada individu jantan disebut spermatogenesis dan pada
individu betina disebut oogenesis
• Spermatogenesis: suatu proses kompleks di mana sel
germinal yang relatif belum berdiferensiasi berproliferasi
dan diubah menjadi spermatozoa yang terspesialisasi dan
motil; yang masing-masing mengandung satu set
kromosom haploid
• Oogenesis: sama seperti spermatogenesis, tapi hasilnya
berupa satu sel ovum dan 3 badan polar
Spermatogenesis
Oogenesis
Perbedaan Spermatogenesis dan
Oogenesis
No.
Spermatogenesis
Oogenesis
1.
Pembelahan meiosisnya
terjadi secara simetris
Pembelahan meiosisnya terjadi
secara asimetris
2.
Spermatogenesis terjadi tanpa Oogenesis mempunyai periode
henti
istirahat yang panjang
3.
Menghasilkan 4 sel sperma
yang fungsional
Menghasilkan 1 sel telur (ovum)
fungsional dan 3 badan polar
4.
Sel-sel asal sperma
berkembang terus dan
membelah sepanjang hidup,
sehingga jumlahnya akan
selalu bertambah
Ovarium mengandung semua sel
yang akan berkembang menjadi
sel telur, sehingga jumlahnya
akan selalu berkurang
Download