tata krama - SMPK Angelus Custos

advertisement
Masa Orientasi Siswa Baru
SMPK Angelus Custos
Surabaya
2010
KURIKULUM
Adalah seperangkat rencana, pengaturan
mengenai tujuan, isi dan bahan
pelajaran serta cara yang digunakan
sebagai pedoman dalam kegiatan
pembelajaran.
Siswa kelas VII tahun 2010 – 2011
menggunakan
Kurikulum
Tingkat
Satuan Pendidikan (KTSP)
Struktur Kurikulum
 Mata Pelajaran Wajib : harus diikuti semua siswa
 Mata Pelajaran Muatan Lokal : siswa memilih satu jenis
mata pelajaran tersebut yang disesuaikan dengan bakat,
minat, kemampuan dan cita-cita serta kondisi pribadi
 Mata Pelajaran Pengembangan Diri : mata pelajaran
pengembangan bakat, minat dan kepribadian siswa berupa
mata pelajaran Budi Pekerti.
 SKM (Standar Ketuntasan Minimal) : Nilai batas
ketuntasan minimal yang harus dicapai siswa.
(Nilai ulangan < SKM harus remidi )
Mata Pelajaran Wajib
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Pendidikan Agama
Pend Kewarganegaraan
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Matematika
IPA
1.
2.
3.
7.
2.
3.
(3 jam/minggu)
(2 jam/minggu)
(1 jam/minggu)
Sejarah
Ekonomi
Geografi
(2 jam/minggu)
(1 jam/minggu)
(2 jam/minggu)
Seni Budaya
1.
2.
9.
10.
Fisika
Biologi
Kimia
IPS
1.
8.
(2 jam/minggu)
(2 jam/minggu)
(6 jam/minggu)
(5 jam/minggu)
(6 jam/minggu)
Seni Musik
Seni Tari / Karawitan
(1 jam/minggu)
(1 jam/minggu)
Pend Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Teknologi Informasi dan Komunikasi
(2 jam/minggu)
(2 jam/minggu)
Mata Pelajaran Muatan Lokal
a.
b.
Elektronika
Tata Busana
(2 jam / minggu)
(2 jam / minggu)
Mata Pelajaran Pengembangan Diri
Pengembangan Diri (1 jam/ minggu)
Pedoman Penilaian Perilaku Siswa
 Aspek Kelakuan









Hormat, patuh kepada orang tua dan guru.
Bersikap ramah dan lapang dada.
Menghargai teman dan karyawan.
Mempunyai rasa kesetiakawanan.
Menjauhkan diri dari segala sengketa dan sifat tercela.
Bertanggung jawab atas nama baik sekolah.
Mengembangkan minat dan gemar menolong.
Menghindari tindakan asusila.
Menghindari diri dari penggunaan dan pengedaran rokok,
miras dan narkoba.
 Aspek Kerapian





Pemeliharaan kondisi badan / kesehatan.
Memakai pakaian seragam yang bersih dan lengkap sesuai
ketentuan.
Rambut rapi tanpa pewarna, tiadak memakai anting-anting
untuk siswa putra.
Menjaga kebersihan meja, kursi, gedung, halaman dan semua
lingkungan.
Menjaga kebersihan dan keindahan taman.
Senin dan Kamis
Rabu dan Sabtu
Selasa
 Aspek Kerajinan





Tepat waktu masuk dan pulang sekolah.
Tertib mengikuti KBM.
Rajin mengerjakan tugas / PR.
Rajin mengikuti kegiatan ekstra kurikuler.
Khidmad dan aktif mengikuti upacara bendera dan harihari besar agama.
• Yang berwenang menilai perilaku siswa
adalah semua guru, wali kelas, guru
pembimbing serta pembina siswa lainnya.
EKSTRA KURIKULER
Kegiatan di luar jam intra kurikuler dalam rangka pengembangan
bakat, minat, hobbi, cita-cita
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Bahasa Mandarin (wajib)
Drumband
Bola Volley
Sepak Bola / futsal
11. Jurnalistik – Photografi – Vidiografi
Bola Basket
12. Band
Tenis Meja
13. PMR
Badminton
14. Robotika
Cheerleader
15. Melukis
Karawiran
16. Koor
Bela Diri
PERHATIAN…
 Setiap siswa boleh mengikuti maksimal 3 cabang
ekstra kurikuler di luar yang wajib.
 Peralatan dan keperluan kegiatan disiapkan
sendiri oleh peserta.
 Peserta harus meminta tanda tangan kehadiran
pada buku hadir kegiatan kepada pelatih /
pendamping cabang.
 Segala resiko yang terjadi ketika berlatih menjadi
tanggung jawab peserta.
 Nilai ekstra kurikuler setiap akhir semester
dimasukkan dalam raport siswa.
BELAJAR
 Adalah kegiatan yang dilakukan untuk menguasai
pengetahuan, kemampuan, kebiasaan, keterampilan
dan sikap melalui hubungan timbal balik antara orang
yang belajar dengan lingkungannya.
4 golongan belajar
Belajar dengan menguasai pengetahuan,
meliputi : informasi, gagasan, keyakinan,
prosedur, hukum, kaidah dan konsep lain.
2. Belajar menguasai kemampuan, yaitu :
kemampuan dalam bentuk menganalisa,
mereproduksi, mencipta, mengatur,
merangkum, membuat generalisasi, berfikir
rasional dan menyesuaikan.
3. Belajar menguasai keterampilan dan
kebiasaan yaitu : dalam bentuk perilaku dan
keterampilan / keahlian tertentu.
4. Belajar tentang sikap yaitu : dalam bentuk
apresiasi, minat, pertimbangan dan selera.
1.
Kegiatan belajar menghasilkan perubahan, yaitu perubahan dari
tidak tahu menjadi tahu, dari tidak bisa menjadi bisa, dari tidak
mengerti menjadi mengerti, dari tidak mahir menjadi mahir dsb.

Beberapa tip agar berhasil dalam belajar
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Aktif, dengan cara mengalami, berbuat dan
memberikan reaksi dari apa yang dipelajari.
Semakin banyak ragam pengalaman kita
mengenai sesuatu bahan pelajaran maka
semakin berhasil kita mempelajari dan
menguasai.
Berkeyakinan bahan yang dipelajari bermakna
dan bermanfaat baginya.
Mempunyai minat yang tinggi.
Kesiapan mental, keinginan keras untuk belajar,
kesungguhan, keteraturan dan kedisiplinan.
Mengulangi berkali-kali.
Dsb.
Hal penting yang perlu diperhatikan
agar belajarnya berhasil
 Motivasi belajar.
 Belajar secara teratur.
 Pengaturan waktu dan kebiasaan.
 Metode belajar yang efektif dan efisien.
 Sosialisasi yang sehat dengan lingkungan.
Hal membuat catatan
 Harus pandai memilih hal-hal pokok yang penting
untuk dicatat.
 Mencatat selengkap mungkin (rumus, definisi dan
contoh).
 Memakai singkatan yang lazim sehingga dapat
dibaca orang lain.
 Mencatat skema bahan yang diberikan guru.
 Mencatat dengan buku catatan khusus.
 Jika guru memakai diktat, catatlah pada lembar
folio dan lampirkan pada diktat tersebut.
 Jika mencatat dalam bentuk lampiran, bendel
dengan rapi.
Mendengarkan dan memperhatikan guru
mengajar adalah belajar yang paling efektif

Petunjuk penting
a.
b.
c.
d.
Periksa kembali catatan atau tugas yang dibewrikan
guru.
Para siswa harus menyadari benar bahwa materi yang
diberikan guru adalah penting dan benar-benar harus
dikuasai.
Bagian yang belum dikuasai harus diulangi (biasanya
bahan yang tidak dikuasai ditinggal).
Belajar dan baca berulang-ulang materi yang sudah
diberikan guru.
SELAMAT BELAJAR
Download