ketentuan khusus pbb bagi wp tertentu

advertisement
Rumah Sakit Swasta di atas adalah Rumah Sakit Swasta
IPSM (Institusi Pelayanan Sosial Masyarakat) yang:
 25% dari jumlah tempat tidur digunakan untuk pasien
yang tidak mampu,
 Sisa Hasil Usaha (SHU) digunakan untuk reinvestasi
Rumah Sakit dalam rangka pengembangan Rumah
Sakit dan tidak digunakan untuk investasi di luar
Rumah Sakit.
Adalah perguruan tinggi yang berbentuk Akademi,
Politeknik, Sekolah Tinggi, Institut, dan Universitas, yang
diselenggarakan oleh Badan Penyelenggaraan PTS yang
berbentuk yayasan, perkumpulan sosial dan/atau badan
wakaf; Penerbitan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang
(SPPT) PBB atas PTS dilaksanakan apabila memenuhi salah
satu kriteria sebagai berikut :
a. Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SSP) dan pungutan
lainnya dengan nama apapun rata-rata >= Rp.
2.000.000,00 (dua juta rupiah) satu tahun.
b. Luas bangunan >= 2.000 m2
c. Lantai/tingkat bangunan >= 4 lantai
d. Luas tanah >= 20.000 m2
e. Jumlah mahasiswa >= 3.000 mahasiswa.
Pengenaan PBB untuk Rumah sakit swasta dan
perguruan tinggi swasta adalah 50% dari pajak terutang.
 adalah jalan umum yang kepada para pemakainya
dikenakan kewajiban membayar tol.
 Daerah Manfaat Jalan (Damaja) adalah suatu daerah yang
dimanfaatkan untuk konstruksi jalan yang terdiri dari
badan jalan, saluran tepi jalan, dan ambang
pengamanannya.
 Daerah Milik Jalan (Damija) adalah suatu daerah
atausejalur tanah tertentu di luar Daerah Manfaat Jalan
yang antara lain dimaksudkan untuk memenuhi
persyaratankeleluasaan keamanan penggunaan jalan atau
untuk keperluan pelebaran Daerah Manfaat Jalan di
kemudian hari.
 Gerbang Tol adalah bangunan yang dimanfaatkan untuk
tempat masuk dan keluarnya kendaraan serta tempat
penyerahan kartu atau pembayaran tol.
 Jembatan Tol yaitu jalan yang berfungsi sebagai sarana lalu
lintas yang melintasi sungai, jurang atau jalan lainnya.
 Jalan Tol Fleksibel adalah bangunan berupa jalan tol yang
susunankonstruksi perkerasan pada umumnya
menggunakan bahan campuran beraspal sebagai lapisan
permukaannya serta bahan berbutir sebagai lapisan di
bawahnya.
 Jalan Tol Rigid adalah bangunan berupa jalan tol, yang
susunan konstruksi perkerasan lapisan atasnya
menggunakan pelat beton, yang terletak di atas pondasi
atau langsung di atas tanah dasar pondasi atau langsung di
atas tanah dasar.
 Layang adalah bangunan jalan layang tol dengan
konstruksi beton yang dibangun di atas permukaan bumi.
 Bangunan lainnya adalah bangunan yang digunakan untuk
operasional jalan tol, seperti kantor pengelola, mes,
kantin, dsb
PT. Rusunawa membangun Rumah susun sederhana dengan
rincian data sebagai berikut :
 Tanah seluas 3.600 m2, kelas A13
 Bangunan Hunian, NJOP kelas A2, sebanyak :
 250 unit tipe 21 @ 21 m2
 150 unit tipe 36 @ 36 m2
 70 unit tipe 48 @ 48 m2
 Bangunan bersama seluas 1500 m2, kelas A2
 Bangunan sarana seluas 2.300 m2, kelas A2
 Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP) letak
objek pajak ditetapkan sebesar Rp. 9.000.000,-. Hitunglah
besarnya PBB untuk satu unit bangunan dari semua tipe!
Download