PRINSIP ETIKA PERBANKAN

advertisement


Prinsip adalah pegangan atau pandangan
orang dalam menjalankan kehidupan.


Prinsip etika perbankan adalah suatu
pandangan setiap bankir dalam menjalankan
tugasnya untuk memajukan dunia perbankan.
Kepatuhan Peraturan
2.
Kerahasiaan
3.
Kebenaran Pencatatan
4.
Kesehatan Persaingan
5.
Kejujuran wewenang
6.
Keselarasan kepentingna
7.
Keterbstasan keterangan
8.
Kehormatan profesi
9.
Tanggungjawab
10.
Persamaan perlakuan
11.
Kebersihan Pribadi
1.


Prinsip Kepatuhan Peraturan
Ditekankan akan pengertian dari para
Bankir terhadap
peraturan,ketentuan,norma,kaidah dan
kebiasaan yang berlaku.







Adalah prinsip mematuhi, mentaati, menjunjung tinggi,
menghormati dan menghargai berbagai peraturan, ketentuan,
undang-undang, norma, kaidah dan kebiasaan yang berlaku.
◦ Masyarakat : Mematuhi peraturan, kebiasaan dan tradisi yang berlaku
pada masyarkat.
◦ Nasabah : Mematuhi segala bentuk perjanjian yang diadakan dengan
nasabah, dan bankir tidak akan pernah ingkar janji, terutama yang
berkaitan dengan pemberian hak nasabah berupa imbalan bunga deposito
dan hak mengambil dananya sasaat jatuh tempo
.
◦ Pemerintah : Mematuhi segala aturan pemerintah dan berbagai regulasi
demi tercapainya tujuan pemerintah.
◦ Pemilik
: Memenuhi perjanjian dengan pemilik terutama dalam hal
penanaman modal dan pembagian deviden.
◦ Karyawan : Mematuhi perjanjian ketenagakerjaan dengan memperhatikan
hak para karyawan.


Prinsip Kerahasiaan
Menjaga kerahasiaan keuangan
nasabah dan kerahasiaan bank sendiri.






Adalah prinsip untuk menjaga privacy keuangan
nasabah dan kerahasiaan banknya sendiri.
◦ Masyarakat : Menjaga kerahasiaan dana dari berbagai bank
lain yang tersimpan pada bank tersebut.
◦ Nasabah : Menjaga kerahasiaan dana yang dipercayakan
kepada bank, rahasisa kredit yang diperoleh, dan rahasia
perusahaan yang telah diungkapkan kepada bank.
◦ Pemerintah :Menjaga rahasia dana pemerintah juga
menjaga kebijakan pemerintah yang dianggap perlu
dirahasiakan.
◦ Pemilik :Menjaga kerahasiaan kekayaan pemilik saham
yang mungkin diketahui oleh bankir.
◦ Karyawan : Menjaga rahasia berkas dan arsip mengenai
poisisi dan situasi karyawan, minimal pada situasi tertentu.
Misalnya dalam rangka mutasi jabatan.



Prinsip Kesehatan Persaingan
Melakukan persaingan yang sehat dalam
mengembangkan usahanya.






Adalah prinsip bersaing secara sehat, baik sesama bank
maupun sesama pegawai.
◦ Masyarakat : Melakukan persasaingan dengan baik, misalnya
dalam rangka promosi dana tidak mediskriditkan pesaing, tidak
melakukan pembajakan pegawai.
◦ Nasabah : Mempertahankan nasabah yang ada, atau mencari
nasabah yang diimbangi dengan pelayanan yang prima, serta
tidak melakukan promosi yang merugikan nasabah.
◦ Pemerintah : Melakukan persaingan namun tetap
memperhatikan situasi moneter dan pembangunan.
◦ Pemilik
: Menciptakan iklim persaingan yang sehat sesama
pemilik saham.
◦ Karyawan : Menumbuhkan iklim persaingan yang sehat
dikalangan pegawai dan berpegang pada prinsip manajemen
personalia yang benar.



Prinsip Kejujuran wewenang
Berbuat jujur dengan tidak
melakukan penyelewengan












Adalah prinsip tidak menyalahgunakan wewenang untuk
kepentingan pribadi atau dengan kata lain melakukan
penyelewengan.
Masyarakat : Tidak menyalahgunakan dana masyarakat atau
dana bank lain yang dipercayakan pada bank.
b. Nasabah
: Tidak menyalahgunakan dana nasabah atau
dana bank lain yang dipercayakan pada bank.
c. Pemerintah : Tidak menyalahgunakan dana pemerintah atau
dana bank lain yang dipercayakan pada bank.
d. Pemilik
:Tidak menyalahgunakan wewenang yang dapat
merugikan situasi saham mereka.
Karyawan : Tidak menyalahgunakan wewenang yang dapat
merusak ketenaga kerja mereka.



Prinsip keselarasan kepentingan
Sikap para Bankir dalam menghadapi
dilema kemungkinan alternatif kepentinmgan
dalam mengambil keputusan

Adalah prinsip untuk menghindari terjadinya dilema kepentingan
yangberlawanan sehingga merusak loyalitas bankir terhadap
banknya sendiri, demi kepentingan dirinya sendiri.


Masyarakat : Etika bankir terhasdap masyarakat adalah sikap bankir dalam
berbisnis, tidask mengorbankan kepentingan masyarakat demi kepentingan
banknya sendiri.

Nasabah
: Tidak mengorbankan kepentingan masyarakat demi kepentingan
banknya sendiri.

Pemerintah : Menyelaraskan kepentingan bank dengan kepentingan pemerintah.

Pemillik
: Tidak mengorbankan kepentingan masyarakat demi kepentingan
banknya sendiri.

Karyawan : Tidak mengorbankan kepentingan masyarakat demi kepentingan
banknya sendiri.










Prinsip Keterbatasana keterangan
Informatif dalam batas tertentu,dalam arti
tidak melakukan manipulasi data untuk
mengelabui pihak lain.

Adalah prinsip pemberian informasi pada batas tertentu dan kepada
sasaran tertentu.
◦ Masyarakat : Memberikan informasi yang benar dan layak dan tidak mengelabui
masyarakat terutama antar bank perlu informasi.







◦ Nasabah
: Memberikan penjelasan yang benar terutama dalam perhitungan hak
dan kewajiban nasabah.
◦ Pemerintah : Memberikan informasi yang layak yang diperlukan pemerintah, agar
pemerintah memperoleh gambaran yang jelas dan tidak keliru mengambil keputusan.
◦ Pemilik :
mereka.
Memberikan penjelasan yang benar demi kepentingan penjelasan
◦ Karyawan : Menciptakan adanya keterbukaan dan memberikan motivasi kerja demi
masa depan mereka.



Prinsip Kehormatan Profesi
Bankir menghindari dirinya dari hal-hal
yang negatif dan mempertahankan nilai moral
serta tidak mudah disuap.

Adalah prinsip menghindari diri dari berbagai bentuk
hadiah,pemberian atau pelayanan dan fasilitas yang diterima
oleh bankir yang dikaitkan dengan jabatannya.
◦ Masyarakat : menolak berbagai suapan dan hadiah yang dapat merugikan
kepentingan masyarakat.




◦ Nasabah : menolak berbagai suapan dan hadiah yang dapat merugikan
kepentingan nasabah.
◦ Pemerintah : menolak berbagai suapan dan hadiah yang dapat merugikan
kepentingan pemerintah.
◦ Pemilik : menolak berbagi suapan dan hadiah yang dapat merugikan
kepentingan pemilik.
◦ Karyawan : Berlaku adil tidak berdasarkan upeti atau hadiah yang
mengakibatkan bankir tidak pernah jujur dan adil memberikan keputusan.


Prinsip pertanggungjawaban sosial
Dalam melaksanakan tugasnya tetap
mempunyai rasa tanggungjawab sosial.

Adalah prinsip keperdulian perbankan terhadap berbagai hal kehidupan,baik masyarakat
maupun negara.




Rasa tanggungjawab ini dapat berupa keperdulian terhadap perekonomian, kehidupan rakyat
banyak,masalah lingkungan,kependudukan,kebijaksanaan pemerintah dan sebagainya.

◦
Masyarakat : Mempunyai rasa tanggungjawab kepada masyarakat seperti lingkungan, tidak memberikan
kredit kepada perusahaan yang merusak lingkungan atau yang mematikan perusahaan kecil.
◦
Nasabah
◦
Pemerintah : Tanggungjawab kepada program pemerintah dan tidak membuat kebijakan yang dapat
mengganggu program dan kepentingan pemerintah.
◦
Pemilik
◦
Karyawan : Memperhatikan nasib para karyawan, penuh tanggungjawab dan rasa adil.

: tidak membuat ketentuan yang merugikan para nasabah.


: tidak mengorbankan perusahaan demi ambisi pribadinya.




Prinsip Persamaan Perlakuan
Sikap para Bankir yang memperlakuykan
pegawai dan nasabah secara sama tanpa
melakukan deskriminasi.







Adalah prinsip tidak melakukan diskriminasi terhadap
golongan masyarakat, terutama para nasabahnya.
◦ Masyarakat : Memberikan perlakuan yang sama terhadap terhadap
setiap anggota masyarakat.
◦ Nasabah : Memberikan perlakuan yang sama terhadap setiap
nasabah.
◦ Karyawan : Memberikan perlakuan yang sama terhadap terhadap
setiap karyawan, kalaupun ada perbedaan adalah berdasarkan
prestasi dan kemampuan bukan berdasarkan suku, agama, ras
atau golongan tertentu.


Prinsip kebersihan Pribadi
Ditekankan agar para bankir dan pegawai
bank dalam melaksanakan tugasnya menjaga
kehormatan diri dan tidak melakukan
perbuatan yang dianggap tercela dan tidak
pantas.

Adalah prinsip tidak melakukan suatu perbuatan
tercela dan perbuatan lain yang dirasa tidak pantas
dilakukan oleh para bankir dan pegawai bank.
◦ Masyarakat : Sikap sopan menghindari perbuatan yang
tidak senonoh.

◦ Nasabah : Memberikan pelayanan sebaik mungkin tidak
melakukan perbuatan yang melanggar sopan santun.

◦ Pemerintah : Tidak melakukan perbuatan yang melanggar
kekuasaan pemerintah.

◦ Karyawan : Bersikap baik sebagai panutan dan teladan,
tidak bersikap kasar apalagi berbuat skandal.

WASSALAM…………………………………….
Download