VIII. JEMBATAN WHEATSTONE
Teori :
Elemen listrik  Rangkaian listrik  Perangkat
elektronik  Aplikasi elektronik & Pengukuran ilmiah
Elemen listrik fundamental  Tegangan (V)  Arus (I)
Hambatan/Resistansi (R)  (Ohm)  simbol :
 membatasi besar arus (I) rangkaian  short circuit
Hambatan :
 Ohmik  V dan I linear (konduktor ,sebagian
semikonduktor,isolator)
 Non Ohmik 
V dan I non linear (Kebanyakan
semikonduktor)
Hambatan  fungsi luas penampang, panjang, hambatan
jenis, dan suhu  f( A, L, ,T)
 material 
konduktor, semikonduktor,isolator.
Dapat dinyatakan :
R 
Secara umum :
L
A
Kebanyakan konduktor logam  T >>  >> R >>
Semikonduktor  T >> 
(a) R >>  PTC 
(positive temperature cooficient)  PTC  b  +
(b) R <<  NTC 
(Negative Temperature Cooficient)  NTC  b  -
RT  Ro e bT
Contoh : Termistor
Rt
Rt
T
T
PTC
NTC
Jembatan Wheatstone  salah satu metode
pengukuran hambatan (R)  4 buah hambatan + 1
Galvanometer (G) salah satu hambatan tidak
diketahui nilainya 
IX
I3
I2
Bila G  0
VG=0
VAD = VAB
Ix Rx = I1R1
IG = 0
I1 = I2 .... (2)
Ix = I3....(3)
 Ix 
I 1 R1
R x ....(1)
VG =
VDC
I2R2
I1R2
0
= VBC
= I3R3
= IxR3...(2)&(3)
I R
I1R2  1 1 R3
Rx
R2Rx = R1R3
Dengan kondisi diatas nilai Rx dapat diketahui