Uploaded by dinoaldian85

KISI KISI MODUL 2

advertisement
STUKTUR PRODUK suatu susunan hirarki dari komponen-komponen
pembentuk suatu produk akhir. Biasanya produk akhir ditempatkan di
level 0. Komponen pembentuk berikutnya adalah ditempatkan level 1.
Struktur produk explotion merupakan struktur yang menggambarkan
suatu bagian yang dimulai dari produk akhir ke komponen-komponen
penyusunannya sedangkan
struktur produk implotion merupakan struktur yang menggambarkan
suatu bagan yang dimulai dari komponen – komponen penyusunannya
ke produk akhir.
1.
Explotion, yaitu suatu teknik penguraian komponen struktur produk
yang urutan dimulai dari induk sampai komponen pada level paling
bawah.
2.
Implotion, yaitu suatu teknik penguraian komponen struktur produk
yang urutan dimulai dari komponen sampai induk atau level diatas.
BILL OF MATERIAL sebuah daftar jumlah komponen, campuran bahan,
dan bahan baku yang diperlukan untuk membuat suatu produk.
Modul Bill of Material terdiri dari bahan langsung dan tenaga kerja
langsung. Bahan yang menjadi bagian dan tak dapat dipisahkan dari
produk bahkan bisa ditelusuri secara fisik di produk tersebut merupakan
pengertian bahan langsung.
Manufacturing Overhead seluruh biaya produksi yang tidak masuk
dalam klasifikasi bahan langsung atau tenaga kerja langsung.
Planning-Phantom Bills untuk komponen, terdiri dari sub perakitan
yang sifatnya sementara.
PETA KERJA suatu alat yang menggambarkan kegiatan kerja secara
sistematis dan jelas ( biasanya kerja produksi ). Lewat peta – peta ini kita
bisa melihat semua langkah atau kejadian yang dialami oleh suatu benda
kerja dari mulai masuk praktikum ( berbentuk bahan baku ), kemudian
menggambarkan semua langkah yang dialaminya, seperti transportasi,
operasi mesin, pemeriksaan dan perakitan, sampai akhirnya menjadi
produk jadi, baik produk lengkap.
Peta kerja keseluruhan Suatu kegiatan disebut kegiatan kerja apabila
kegiatan tersebut melibatkan sebagian besar atau semua fasilitas yang
diperlukan untuk untuk membuat produk yang bersangkutan, yang
termasuk kelompok kegiaan keseluruhan
Peta
Proses
Operasi
adalah Langkah
-
langkah
operasi
dan
pemeriksaan yang dialami bahan dalam urutan - urutannya sejak awal
sampai menjadi barang jadi.
Peta aliran proses adalah Suatu diagram yang menunjukkan urutan urutan
dari
penyimpanan
operasi,
yang
pemeriksaan,
terjadi
selama
transportasi,
satu
proses
menunggu
atau
dan
prosedur
berlangsung.
Peta proses regu kerja adalah Kumpulan dari beberapa peta aliran
proses dimana tiap peta aliran proses tersebut menunjukkan satu seri
kerja.
Diagram aliran adalah Gambaran yang menunjukkan lokasi dari semua
aktivitas yang terjadi dalam peta aliran proses
Peta kerja kelompok kegiatan kerja setempat terdiri dari peta pekerja
dan mesin serta peta tangan kanan dan tangan kiri.
Peta Pekerja dan Mesin Informasi tentang hubungan yang jelas antara
waktu kerja operator dan waktu operasi mesin yang ditanganinya.
Peta tangan kanan - tangan kiri Penggambaran semua gerakan saat
bekerja dan waktu menganggur yang dilakukan oleh tangan kiri dan
tangan kanan dan perbandingan antara tugas yang dibebankan pada
tangan kiri dan kanan dalam suatu pekerjaan.
Assembly Process Chart merupakan diagram yang menggambarkan
hubungan antara komponen komponen yang akan dirakit menjadi
sebuah produk.
Lambang APC lingkaran, operasi. Tandah panah tranportasi. Kotak,
inspeksi. Segitiga, store
Line balancing merupakan metode untuk memecahkan masalah
penentuan jumlah orang dan/atau mesin beserta tugas-tugas yang
diberikan dalam suatu lintasan produksi.
Tujuan pokok dari penyeimbangan lintasan adalah memaksimalkan
kecepatan di tiap stasiun kerja, sehingga dicapai efisiensi kerja yang
tinggi di tiap stasiun kerja tersebut.
Precedence Diagram menggambarkan hubungan antara dua
atau lebih aktivitas dalam suatu network.
IDLE TIME waktu dimana peralatan atau mesin, seperti komputer,
tersedia, tetapi tidak digunakan. Penyebabnya bisa jadi karena ada
kerusakan, malfungsi mesin, kekurangan bahan, kegagalan daya,
jadwal produksi yang tidak rapi, dan sejenisnya.
Balance delay digunakan untuk mengetahui seberapa besar waktu
menganggur dalam suatu lintasan produk
Line efficiency adalah rasio dari total waktu di stasiun kerja dibagi
dengan waktu siklus dikalikan jumlah stasiun kerja.
Smoothing index yaitu suatu indeks yang menunjukkan kelancaran
relatif dari penyeimbangan lini perakitan tertentu.
Efisiensi merupakan rasio dari total waktu stasiun kerja dibagi dengan
siklus dikalikan jumlah stasiun kerja
Rating Factor sebuah bilangan/angka yang mendefinisikan seberapa
besar sebuah trafo arus mampu melewatkan arus primer yang besarnya
lebih dari arus primer pengenal
Waktu Siklus adalah hasil pengukuran langsung setiap proses demi
proses.
Waktu Normal adalah waktu kerja yang telah mendapat factor
penyesuaian.
Waktu Baku/Standar adalah waktu keseluruhan yang diperlukan untuk
menyelesaikan suatu produk
Download