BAB I - PPID Pembantu Dinas ESDM Jateng

advertisement
BAB VI
PENJELASAN ATAS INFORMASI NON KEUANGAN
6.1. GAMBARAN UMUM
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah terletak di Jalan Madukoro
AA-BB N0. 44 SEMARANG berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor
6 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Provinsi Jawa Tengah
(Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 6 Seri D Nomor 2) dan
Peraturan Gubernur Jawa Tengah No.74 Tahun 2008 Tentang Penjabaran Tugas Pokok,
Fungsi dan Tata Kerja Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah
mempunyai Tugas Pokok dan Fungsi sebagai berikut :
6.1.2. Tugas Pokok
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah mempunyai Tugas pokok
melaksanakan urusan pemerintahan Daerah bidang energi dan
sumber daya mineral
berdasarkan azas otonomi daerah dan tugas pembantuan.
6.1.3. Fungsi
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah mempunyai fungsi :
1. Perumusan kebijakan teknis bidang energi dan sumber daya mineral;
2. penyelenggraan urusan pemerintahanb dan pelayanan umum bidang energi dan
sumber daya mineral;
3. pembinaan dan fasilitasi bidang energi dan sumber daya mineral lingkup provinsi
dan kabupaten /kota
4. Pelaksanaan tugas di bidang geologi, mineral dan batubara, air tanah dan panas
bumi, ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi;
5. pemantauan, evaluasi dan pelaporan bidang energi dan sumber daya mineral
6. pelaksanaan kesekretariatan dinas
7. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
Struktur Organisasi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa
Tengah sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 Tahun
2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Provinsi Jawa Tengah (Lembaran
Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 6 Seri D Nomor 2) dan Peraturan
Gubernur Jawa Tengah No.74 Tahun 2008 Tentang Penjabaran Tugas Pokok, Fungsi dan
Tata Kerja Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah terdiri dari :
40
1. Kepala Dinas
2. Sekretariat, membawahkan 3 (tiga) Sub Bagian, yaitu :
a. Sub Bagian Program
b. Sub Bag Keuangan
c. Sub Bagian Umum dan kepegawaian
3. Bidang, terdiri atas 4(empat) Bidang Yaitu :
a. Bidang Geologi, Mineral dan Batubara, membawahkan 3 (tiga) Seksi yaitu :
1. Seksi Pemetaan Potensi dan Teknologi
2. Seksi Bina pengusahaan Mineral
3. Seksi Kesehatan, Keselamatan Kerja (K3) dan Lingkungan
b. Bidang Air Tanah dan Panas Bumi, membawahkan 2 (dua) Seksi Yaitu :
1. Seksi Hidrogeologi dan Penyelidikan Panas Bumi
2.
Seksi Eksploitasi Air Tanah dan Panas Bumi
c. Bidang Ketenagalistrikan, membawahkan 2 (dua) Seksi yaitu :
1. Seksi Pengembangan Ketenagalistrikan
2. Seksi Pembinaan dan Kelaikan Ketenagalistrikan
d. Bidang Minyak dan Gas Bumi, membawahkan 2 (dua) Seksi yaitu :
1. Seksi Pengembangan Teknologi dan Pengusahaan Minyak dan Gas Bumi
2. Seksi Pengawasan Minyak dan Gas Bumi
4. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)
Terkait dengan Pembentukan UPTD atau Balai Energi dan Sumber Daya Mineral
(ESDM) sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 45
Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis pada Dinas
Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah bahwa Susunan Organisasi
UPTD/Balai ESDM Provinsi Jawa Tengah terdiri dari :
a. Kepala Balai
b. Sub Bagian Tata Usaha
c. Seksi Pembinaan dan Penyuluhan
d. Seksi Pengawasan dan Pengendalian
e. Kelompok Jabatan Fungsional
UPTD / Balai ESDM Provinsi Jawa Tengah terdapat di 4 (empat) wilayah di
Jawa Tengah, yaitu :
a. Solo
41
b. Kendeng Muria
c. Serayu Utara
d. Serayu Selatan
6.2. Visi dan Misi Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah
Visi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah adalah Terwujudnya
Pengelolaan Energi dan Sumber Daya Mineral yang berdaya saing Tinggi dan Berkelanjutan.
Untuk mencapai visi tersebut dilakukan melalui misi sebagai berikut :
1. Meneliti/mengkaji dan mengembangkan potensi energi dan sumber daya Mineral
(Listrik, migas, bahan tambang, air tanah, panas bumi dan geologi) dengan menerapkan
azas koservasi untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat
2. Mengoptimalkan pemanfaatan potensi energi dan sumber dayat mineral (listrik, migas,
bahan tambang, air tanah, panas bumi dan geologi) Untuk memperluas kesempatan kerja
dan peluang usaha melalui pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Koperasi
3. Meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam pengelolaan potensi energi dan sumber
daya mineral (Listrik, Migas, bahan tambang, air tanah, panas bumi dan geologi) yang
berkelanjutan guna menjamin ketersediaan bahan baku dan bahan penunjang untuk
industri dan konstruksi
4. Meningkatkan sumber daya manusia dan sarana prasarana bidang energi dan sumber
daya mineral dalam rangka optimalisasi pelayanan
5. Melaksanakan dan fasilitasi peningkatan teknologi yang berkelanjutan dalam
pemanfaatan potensi energi dan sumber daya mineral (listrik, migas, bahan tambang, air
tanah, panas bumi dan geologi) untuk memperoleh nilai tambah guna meningkatkan daya
saing.
6.3. Ketentuan Perundang-Undangan yang menjadi Landasan Kegiatan Operasionalnya
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah dalam melaksanakan
kegiatan Opearsionalnya mendasar pada ketentuan perundang-undangan sebagai berikut :
1.
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1950 tentang Pembentukan Provinsi Jawa
Tengah
2.
Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1985 tentang ketenagalistrikan
3.
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi
4.
Undang-Undang No.7 Tahun 2004 Tantang Sumber Daya Air
5.
Undang-Undang No.25 Tahun 2004 tentang sistem Perencanaan Pembangunan
Nasional.
42
6.
Undang-undang No,32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, sebagimana
telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang No.12 Tahun 2008
tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintahan Daerah.
7.
Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 1211.K/008/MPE/1995
tentang Pencegahan dan penanggulangan Perusakan dan Pencemaran Lingkungan
pada Kegiatan Usaha Pertambangan Umum.
8.
Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 1451.K/10/MEM/2000
tentang Pedoman Teknis Penyelenggraan Tugas Pemerintahan di Bidang
Pengelolaan Air Bawah Tanah
9.
Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 1452.K/10/MEM/2000
tentang Pedoman Teknis Penyelenggraan Tugas Pemerintahan di Bidang
inventarisasi Sumber Daya Mineral dan Energi, Penyusunan Peta Geologi dan
Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah
10. Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 1453.K/10/MEM/2000
tentang Pedoman Teknis Penyelenggraan Tugas Pemerintahan di Bidang
Pertambangan Umum
11. Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 1454.K/10/MEM/2000
tentang Pedoman Teknis Penyelenggraan Tugas Pemerintahan di Bidang Minyak
dan Gas Bumi
12. Peraturan Gubernur Jawa Tengah No.44 Tahun 2007 tentang Pengawasan
Distribusi Minyak Tanah bersubsidi
13. Peraturan Gubernur Jawa Tengah No.82 Tahun 2007 tentang Program Indikatif
Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009
14. Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 45 Tahun 2008 tentang Organisasi dan
Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis pada dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
Provinsi Jawa Tengah
15. Peraturan Gubernur Jawa Nomor 74 Tahun 2008 tentang penjabaran Tugas Pokok,
Fungsi dan tata kerja Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa
Tengah
43
Download