Uploaded by User37292

nur piu

advertisement
Nama : Fadhil Mohammad Rizky
Nim : D 101 18 279
Pancasila sebagai Dasar Negara
dasar negara Pancasila dipergunakan untuk dapat mengatur seluruh tatanan kehidupan
bangsa serta negara Indonesia, dalam artian , segala sesuatu yang berhubungan dengan
pelaksanaan suatu sistem ketatanegaraan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
haruslah berdasarkan Pancasila.
Fungsi Pancasila
Dalam kedudukannya sebagai dasar negara itu maka Pancasila berfungsi sebagai :
sumber dari segala sumber hukum (sumber tertib hukum) Negara Indonesia. Dengan
demikian Pancasila ialah :
1. asas kerohanian tertib hukum Indonesia;
2. suasana kebatinan (geistlichenhinterground) dari UUD;
3. cita-cita hukum bagi hukum dasar negara;
4. Pandangan Hidup Bangsa Indonesia.
5. Pancasila Sebagai Jiwa Bangsa Indonesia
6. Pancasila ialah sebagai kepribadian bangsa Indonesia, yang berarti Pancasila lahir
bersama dengan lahirnya bangsa Indonesia serta ialah ciri khas bangsa Indonesia
dalam sikap mental ataupun tingkah lakunya sehingga dapat membedakan dengan
bangsa lain.
7. Perjanjian Luhur berarti Pancasila telah disepakati secara nasional sebagai dasar
negara tanggal 18 Agustus 1945 melalui sidang pada PPKI (Panitia Persiapan
kemerdekaan Indonesia)
8. Sumber dari segala sumber tertib hukum berarti , bahwa segala peraturan perundangundangan yang telah berlaku di Indonesia harus bersumberkan pada Pancasila atau
tidak bertentangan dengan Pancasila.
9. Cita- cita dan tujuan yang akan dicapai bangsa Indonesia, ialah masyarakat adil
serta makmur yang merata materil serta spiritual yang berdasarkan Pancasila.
10. Pancasila sebagai falsafah hidup yang mempersatukan Bangsa Indonesia.
11. Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia.
Makna Pancasila sebagai Dasar Negara
Makna Pancasila Sebagai Dasar Negara tentu harus dipahami karena pancasila merupakan
salah satu elemen paling penting dalam negara kita ini. Pancasila adalah suatu idoelogi yang
dipegang erat bangsa Indonesia. istilah Pancasila diperkenalkan oleh sosok Bung Karno saat
sidang BPUPKI I . Pancasila kemudian menjadi sebuah landasan berdirinya negara
Indonesia.
Isi Pancasila
1.
Ketuhanan Yang Maha Esa
2.
Kemanusiaan yang adil dan beradab
3.
Persatuan Indonesia
4.
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan
5.
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Fungsi Umum Pancasila
1. Pancasila Sebagai Panduan Hidup Bangsa Indonesia
2. Pancasila Sebagai Sumber Segala Sumber Hukum
3. Pancasila Sebagai Perjanjian Luhur
4. Pancasila Sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia
ARTI PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA
Ini adalah topik yang akan dibahas lebih dalam lagi tentang Pancasila sebagai dasar Negara.
Telah kita pahami kalau saja Pancasila memilike peran penting dan beberapanya telah
dijabarkan diatas secara singkat.
Makna Pancasila Sebagai Dasar Negara ialah Pancasila berperan sebagai landasan dan dasar
bagi pelaksanaan pemerintahan, membentukan peraturan, dan mengatur penyelenggaraan
negara.
Melihat dari makna pancasila sebagai dasar negara kita tentu dapat menyimpulkan bahwa
pancasila sangat berperan sebagai kacamata bagi bangsa Indonesia dalam menilai kebijakan
pemeritahan maupun segala fenomena yang terjadi di masayrakat.
III.1 Fungsi Pancasila Sebagai Dasar Negara
Seperti yang sudah dibahas tadi kalau saja Pancasila memegang peran yang sangat penting.
Berikut adalah beberapa fungsi dari Pancasila.
1. Pancasila Sebagai Pedoman Hidup
Disini Pancasila berperan sebagai dasar dari setiap pandangan di Indonesia Pancasila
haruslah menjadi sebuah pedoman dalam mengambil keputusan
2. Pancasila Sebagai Jiwa Bangsa
Pancasila haruslah menjadi jiwa dari bangsa Indonesia. Pancasila yang merupakan
jiwa bangsa harus terwujud dalam setiap lembaga maupun organisasi dan insan yang
ada di Indonesia
3. Pancasila Sebagai Kepribadian Bangsa
Kepribadian bangsa Indonesia sangatlah penting dan juga menjadi identitas bangsa
Indonesia. Oleh karena itu Pancasila harus diam dalam diri tiap pribadi bangsa
Indonesia agar bisa membuat Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa.
4. Pancasila Sebagai Sumber Hukum
Panacasila menjadi sumber hukum dari segala hukum yang berlaku di Indonesia. Atau
dengan kata lain Pancasila sebagai dasar negara tidak boleh ada satu pun peraturan
yang bertentangan dengan Pancasila
5. Pancasila Sebagai Cita Cita Bangsa
Pancasila yang dibuat sebagai dasar negara juga dibuat untuk menjadi tujuan negara
dan cita cita bangsa. Kita sebagai bangsa Indonesia haruslah mengidamkan sebuah
negara yang punya Tuhan yang Esa punya rasa kemanusiaan yang tinggi, bersatu serta
solid, selalu bermusyawarah dan juga munculnya keadilan sosial.
Pengertian Pancasila sebagai Pandangan Hidup
Pengertian pandangan hidup adalah suatu hal yang dijadikan sebagai pedoman hidup, dimana
dengan aturan aturan yang di buat untuk mencapai yang di cita citakan. Pancasila sebagai
pandangan hidup merupakan sarana ampuh untuk mempersatukan bangsa Indonesia dan
memberi petunjuk dalam mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lahir dan batin dalam
masyarakat kita yang beraneka ragam sifatnya.
Manfaat Pandangan Hidup
1 . Kekokohan dan tujuan, setiap bangsa yang ingin berdiri kokoh dan mengetahui jelas
kearah mana tujuan yang ingin dicapai memerlukan pandangan hidup
2 . Pemecahan masalah, dengan pandangan hidup suatu bangsa akan memandang persoalan
yang dihadapi dan menentukan cara bagaimana memecahkan persoalan
3 . Pembangunan diri, dengan pandangan hidup suatu bangsa akan memiliki pegangan dan
pedoman bagaiman memecahkan masalah politik, ekonomi, social dan budaya dalam gerak
masyarakat yang makin maju dan akan membangun dirinya
Isi Pandangan Hidup
1 . Konsep dasar, dalam pandangan hidup terkandung konsep dasar ialah pikiran –
pikiran yang di dalamnya terkandung gagasan mengenai wujud kehidupan yang dianggap
baik yang dicita citakan suatu bangsa.
2 . Pikiran dan gagasan, dalam pandangan hidup terkandung pula pikiran yang terdalam dan
gagasan suatu bangsa mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik.
3 . Kristalisasi dan nilai, pandangan hidup adalah kristalisasi nilai yang dimiliki bangsa itu
sendiri, yang diyakini kebenarannya dan menimbulkan tekad untuk mewujudkannya.
IV.1 Aktualisasi Pancasila Dalam Kehidupan
Aktualisasi berasal dari kata actual, yang berarti betul betul ada, terjadi, atau sesungguhnya.
Aktualisasi pancasila adalah bagaimana nilai nilai pancasila benar-benar dapat tercermin
dalam sikap dan prilaku seluruh warga Negara, mulai dari aparatur dan pimpinan nasional
samapi kepada rakyat biasa. Aktualisasi pancasila dibedakan menjadi 2 macam, yaitu :
Aktualisasi Pancasila Objektif
Pelaksanaan pancasila dalam bentuk realisasi dalam setiap aspek penyelenggaraan Negara,
baik di bidang legislative, eksekutif, yudikatif maupun semua bidang kenegaraan lainnya.
Aktualisasi Pancasila Subyektif
Pelasanaan dalam sikap pribadi perorangan, setiap warga Negara, setiap individu, setiap
penduduk, setiap penguasa dan setiap orang di Indonesia.
Pengertian Pancasila secara Historis
Proses perumusan Pancasila diawali ketika dalam sidang BPUPKI pertama dr. Radjiman
Widyodiningrat, mengajukan suatu masalah, khususnya akan dibahas pada sidang tersebut.
Masalah tersebut adalah tentang suatu calon rumusan dasar negara Indonesia yang akan
dibentuk. Kemudian tampilah pada sidang tersebut tiga orang pembicara yaitu Mohammad
Yamin, Soepomo dan Soekarno.
Pada tanggal 1 Juni 1945 di dalam siding tersebut Ir. Soekarno berpidato secara lisan (tanpa
teks) mengenai calon rumusan dasar negara Indonesia. Kemudian untuk memberikan nama
“Pancasila” yang artinya lima dasar, hal ini menurut Soekarno atas saran dari salah seorang
temannya yaitu seorang ahli bahasa yang tidak disebutkan namanya.
Pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya, kemudian
keesokan harinya tanggal 18 Agustus 1945 disahkannya Undang-Undang Dasar 1945
termasuk Pembukaan UUD 1945 di mana didalamnya termuat isi rumusan lima prinsip atau
lima prinsip sebagai satu dasar negara yang diberi nama Pancasila.
Sejak saat itulah perkataan Pancasila menjadi bahasa Indonesia dan merupakan istilah umum.
Walaupun dalam alinea IV Pembukaan UUD 1945 tidak termuat istilah “Pancasila”, namun
yang dimaksudkan Dasar Negara Republik Indonesia adalah disebut dengan istilah
“Pancasila”. Hal ini didasarkan atas interpretasi historis terutama dalam rangka pembentukan
calon rumusan dasar negara, yang secara spontan diterima oleh peserta sidang secara bulat.
I.3 Pengertian Pancasila secara Terminologis
Proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 itu telah melahirkan negara Republik
Indonesia. Untuk melengkapi alat-alat perlengkapan negara sebagaimana lazimnya negaranegara yang merdeka, maka panitia Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) segera
mengadakan sidang. Dalam sidangnya tanggal 18 Agustus 1945 telah berhasil mengesahkan
UUD negara Republik Indonesia yang dikenal dengan UUD 1945. Adapun UUD 1945 terdiri
atas dua bagian yaitu Pembukaan UUD 1945 dan pasal-pasal UUD 1945 yang berisi 37 pasal,
1 aturan Aturan Peralihan yang terdiri atas 4 pasal dan 1 Aturan Tambahan terdiri atas 2 ayat.
Dalam bagian pembukaan UUD 1945 yang terdiri atas empat alinea tersebut tercantum
rumusan Pancasila sebagai berikut :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5. Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia
Rumusan Pancasila sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 inilah yang secara
konstisional sah dan benar sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang disahkan oleh
PPKI yang mewakili seluruh rakyat Indonesia.
I.4 Pengertian Pancasila menurut para tokoh
1. Notonegoro
Menurut notonegoro pancasila adalah dasar falsafah negara indonesia, sehingga dapat
diambil kesimpulan bahwa pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara
yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa indonesia sebagai dasar pemersatu,
lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara
indonesia
2. Muhammad Yamin
Pancasila berasal dari kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti sendi, asas,
dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. dengan demikian pancasila
merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang
penting dan baik.
3. I.R Soekarno
Pancasila adalah isi jiwa bangsa indonesia yang turun temurun yang sekian abad
lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan barat. dengan demikian, pancasila tidak
saja falsafah negara. tetapi lebih luas lagi, yakni falsafah bangsa indonesia
4.Panitia Lima
Pancasila adala lima asas yang merupakan ideologi negara. Kelima sila itu merupakan
kesatuan yang tidak dapat
dipisahkan satu sama lain. Hubungan antara lima asa erat sekali, berangkaian, dan tidak
berdiri sendiri.
1. Pancasila sebagai Ideologi
Sebagai suatu bangsa dan negara yang telah merdeka dengan berdasarkan Pancasila dan UUD
1945 sudah selayaknya kalau kita sebagai bagian didalamnya turut mempertahankan dan
mengamalkan Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga
sudah bukan pada tempatnya di era saat ini masih ada segolongan atau sekelompok orang
yang mempersoalkan keberadaan Pancasila sebagai dasar dan Ideologi negara. Maka pada
kesempatan ini sebagai suatu bangsa yang besar perlu merenungkan, memahami dan
mengkaji secara mendalam sehingga dapat menerima dan mengamalkan ideologi Pancasila
secara utuh.
Untuk itu berikut ini akan dibahas tentang Pancasila sebagai ideology, Pancasila sebagai
sumber nilai, Pancasila sebagai paradigma pembangunan, sikap positif terhadap nilai-nilai
Pancasila akan dibahas pula tahap-tahap amandemen UUD 1945 serta perilaku konstitusional
dalam hidup berbangsa dan bernegara. Dengan ini diharapkan semua warga negara Indonesia
memiliki pemahaman yang benar mengenai Pancasila dan UUD 1945.
II.1 Pengertian Ideologi Negara
Istilah ideologi berasal dari kata idea yang artinya gagasan, konsep, pengertian dasar, citacita dan logos yang berarti ilmu. Dengan demikian, ideologi berarti ilmu pengetahuan
tentang ide-ide atau ajaran. Secara umum ideologi dapat dikatakan sebagai kumpulan
gagasan-gagasan, ide-ide atau keyakinan-keyakinan yang menyeluruh dan sistematis, yang
menyangkut dan mengatur tingkah laku manusia dalam berbagai bidang kehidupan (politik,
sosial, budaya bahkan keagamaan).
Beberapa pengertian ideologi menurut beberapa ahli:
1. Notonagoro
Ideologi adalah cita-cita yang menjadi basis suatu teori atau sistem kenegaraan untuk seluruh
rakyat dan bangsa yang bersangkutan.
1. Soejono Soemargono
Ideologi adalah kumpulan gagasan atau ide-ide, keyakinan-keyakinan, dan juga kepercayaan
yang menyeluruh dan sistematis yang meliputi bidang politik, sosial, kebudayaan, dan
keagamaan.
1. A.S. Horonby
Ideologi adalah seperangkat gagasan yang membentuk landassan teori ekonomi dan politik
atau yang dipegang oleh seseorang atau sekelompok orang.
1. Louis Althusser
Ideologi adalah pandangan hidup dimana manusia menjalankan hidupnya.
1. Moerdiono
Ideologi adalah kompleksitas pengetahuan dan nilai yang secara keseluruhan menjadi
landasan bagi seseorang (masyarakat) untuk memahami jagad raya dan seisinya serta
menentukan sikap dasar untuk mengelolanya.
1. Karl Marx
Ideologi adalah pandangan hidup segala ajaran tentang masyarakat dan negara yang
dikembangkan berdasarkan kepentingan golongan atau kelas tertentu dalam bidang politik
atau sosial.
1. Prof. Padmo Wahyono, S.H.
Ideologi adalah pandangan hidup bangsa, falsafah hidup bangsa yang berupa seperangkat tata
nilai yang dicita-citakan dan akan direalisasikan dalam kehidupan berkelompok.
II.2 Pandangan Ideologi dan Macamnya
Terdapat dua pandangan mengenai sejarah lahirnya ideologi :
1. Pandangan pertama
Ideologi berasal dari konsep abstraksi (inkrimental) yang tumbuh dan berkembang di dalam
masyarakat. Kemudian konsep-konsep tersebut mengakui adanya nilai-nilai dasar yang lama
kelamaan diterima sebagai suatu kebenaran dan diyakini sebagai pegangan dalam menjalin
kehidupan bersama dalam bentuk norma-norma.
2. Pandangan kedua
Ideologi berasal dari hasil pikiran para cendikiawan yang kemudian dijabarkan dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara, selanjutnya dirumuskan dalam deklarasi negara yang
akhirnya dicantumkan dalam konstitusi negara.
Ideologi bukan sekedar pengetahuan teoritis belaka, tetapi sesuatu yang dihayati, menjadi
keyakinan bahkan membawa komitmen untuk mewujudkannya . Semakin mendalam
kesadaran ideologi seseorang, semakin tinggi komitmen untuk melaksanakannya. Akan
tetapi, ideologi bukanlah suatu agama, karena agama merupakan sistem kepercayaan yang
mengakui dunia beserta isinya merupakan ciptaan Tuhan, dan kehidupan fana yang
dilanjutkan adanya kehidupan yang kekal. Agama memberikan bimbingan kepada manusia
agar mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Selanjutnya sebagai bahan pemikiran
untuk diketahui bersama bahwa di dunia ini terdapat tiga ideologi yaitu liberalis, komunis dan
Pancasila.
1. Ideologi Liberalis
Suatu ajaran yang diyakini kebenarannya untuk mengatur tingkah laku yang menonjolkan
kebebasan individu. Ciri-cirinya antara lain menerapkan sistem ekonomi kapitalis,
perekonomian diserahkan kepada perseorangan, di bidang politik dikenal adanya partai
oposisi. Dalam bidang sosial budaya anggota masyarakat cenderung mementingkan diri
pribadi. Dalam ideologi ini diterapkan paham sekuler.
1. Ideologi Komunis
Suatu ajaran yang didasarkan atas paham sama rata, sama rasa dan telah diyakini
kebenarannya. Ciri ideologi komunis antara lain sistem ekonomi yang diterapkan sistem
ekonomi etatisme, dalam bidang politik bersifat tertutup hanya ada satu partai yang berkuasa
yaitu partai komunis, rakyat hanya sebagai objek negara, tidak percaya adanya Tuhan,
masyarakat hanya mengenal satu kelas sosial.
1. Ideologi Pancasila
Suatu ajaran yang tersusun sistematis, diyakini kebenarannya yang didasarkan atas nilai-nilai
Pancasila. Pancasila sebagai ideologi negara RI merupakan ideologi yang terbuka. Ideologi
terbuka merupakan sistem pemikiran terbuka yang memiliki ciri bahwa nilai-nilai dan ciriciri yang akan diwujudkan tidak bisa dipaksakan dari luar, tetapi digali dan diambil dari
moral maupun tata nilai budaya masyarakat itu sendiri. Dasarnya bukan dari keyakinan
sekelompok orang, melainkan hasil kesepakatan masyarakat tersebut. Oleh sebab itu,
Ideologi terbuka bukan ciptaan oleh negara, melainkan digali dan ditemukan masyarakat atau
bangsa itu sendiri. Dengan demikian ideologi terbuka milik semua rakyat.
Download