Uploaded by User35686

tugas pak slamet

advertisement
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan ke-hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat
dan karuniaNyalah, makalah ini dapat terselesaikan dengan baik tepat pada waktunya.
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata
pelajaran di SMK Negeri 2 Salatiga, dengan judul makalah “SIKAP DAN PERILAKU
KEWIRAUSAHAWAN”.
Dalam penyelesaian makalah ini, kami diharapkan mampu memahami mengenai materi
tentang perbedaan wirausaha dan kewirausahaan, serta mengetahui sikap dan perilaku wirausaha.
Walaupun dalam penulisannya banyak mengalami kesulitan, terutama disebabkan oleh
kurangnya ilmu pengetahuan yang menunjang. Namun, berkat bimbingan dan bantuan dari
berbagai pihak, akhirnya makalah ini dapat terselesaikan dengan baik.
Makalah ini mungkin masih jauh dari kata sempurna, dengan masih banyaknya
kekurangan dalam makalah ini, penulis sangat membutuhkan kritik dan saran dari pembaca,
dengan harapan kedepan supaya makalah ini dapat lebih sempurna lagi dan berguna bagi kita
semua.
Daftar isi
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Saat ini seluruh masyarakat khususnya wirausahawan, harus memperhatikan dan memiliki
yang dinamakan sikap dan prilaku wirausaha yang baik dalam berbagai lingkungan, misalnya
lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.
Sikap dan perilaku wirausaha harus dijalankan dengan sepenuh hati tanpa ada keterpaksaan
dari manapun, karena apabila kerja ini dilakukan dengan keterpaksaan maka tidak akan
membawa atau mendatangkan hasil yang maksimal dan memuaskan bagi seseorang yang
melaksanakannya.
Seperti yang kita lihat banyak sekali wirausahawan yang melupakan cara kerja, sikap dan
perilakunya sehingga mereka tidak dapat atau sangat sulit untuk memajukan usahanya seperti
yang mereka inginkan.
B. Rumusan Masalah
1. Arti kreativitas menurut para tokoh
2. Pengertian wirausahawan menurut para tokoh;
3. Pengertian Ekonomi kreatif
4. Alasan Ekonomi kreatif menjadi primadona
5. Manfaat Ekonomi / Industri / produk kreatif
6. Kendala-kendala Ekonomi kreatif
7. Tujuan Industri kreatif
8. Contoh produk kreatif bangunan
9.
10.
11.
12.
13.
14.
Sikap dan perilaku wirausahawan
Keterampilan wirausahawan
Perilaku kerja prestantif
Kepemimpinan dan manajemen
Komitmen tinggi dan macamnya;
Kesimpulan.
C. Tujuan Penulisan
Tujuan dibuatnya makalah ini selain sebagai tugas mata pelajaran di SMK Negeri 2
Salatiga tahun pelajaran 2019/2020 , selain itu makalah ini juga bertujuan untuk mengetahui
materi tentang sikap dan perilaku seorang wirausahawan.





Pengertian Kreativitas Menurut Widayatun: Kreativitas adalah suatu
kemampuan untuk memecahkan masalah, yang memberikan individu
menciptakan ide-ide asli/adaptif fungsi kegunaannya secara penuh untuk
berkembang.
Pengertian Kreativitas Menurut James R. Evans: Kreativitas adalah
keterampilan untuk menentukan pertalian baru, melihat subjek perspektif baru,
dan membentuk kombinasi-kombinasi baru dari dua atau lebih konsep yang
telah tercetak dalam pikiran
Pengertian Kreativitas Menurut Santrock: Kreativitas adalah kemampuan
untuk memikirkan tentang sesuatu dalam cara yang baru dan tidak biasanya
serta untuk mendapatkan solusi-solusi yang unik.
Pengertian Kreativitas Menurut Semiawan: Kreativitas adalah kemampuan
untuk memberikan gagasan-gagasan baru dan menerapkannya dalam
pemecahan masalah. Kreativitas meliputi baik ciri-ciri aptitude seperti kelancaran
(fluency), keluwesan (flexibility), dan keaslian (originality) dalam pemikiran,
maupun ciri-ciri non aptitude, seperti rasa ingin tahu, senang mengajukan
pertanyaan dan selalu ingin mencari pengalaman-pengalaman baru.
Pengertian Kreativitas Menurut Munandar: Kreativitas adalah kemampuan
untuk mengkombinasikan, memecahkan atau menjawab masalah, dan cerminan
kemampuan operasional anak kreatif.
1. Drs. Joko Untoro
Menurut Drs. Joko Untoro, pengertian kewirausahaan adalah suatu keberanian untuk melakukan
berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup yang dilakukan oleh seseorang, berdasarkan
kemampuan dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki untuk menghasilkan sesuatu
yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.
2. Eddy Soeryanto Soegoto
Menurut Eddy Soeryanto Soegoto, pengertian kewirausahaan adalah usaha kreatif yang
dilakukan berdasarkan inovasi untuk menghasilkan sesuatu yang baru, memiliki nilai tambah,
memberikan manfaat, menciptakan lapangan kerja dan hasilnya berguna bagi orang lain.
ekonomi kreatif adalah suatu konsep perekonomian di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi
dan kreativitas dengan mengedepankan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor
produksi yang paling utama
Industri Kreatif dapat diartikan sebagai kumpulan aktivitas ekonomi yang terkait dengan penciptaan
atau penggunaan pengetahuan dan informasi. Industri kreatif juga dikenal dengan nama lain Industri
Budaya (terutama di Eropa [1]) atau juga Ekonomi Kreatif [2]
adalah produk yang berasal dari ide para wirausahawan yang
bersifat baru sehingga tidak ada yang menyamai baik itu model, atau bentuk
atau teksturnya (jika makanan).
Produk kreatif
Alasan mengapa Indonesia perlu mengembangkan ekonomi kreatif antara lain
karena ekonomi kreatif berpotensi besar dalam: Memberikan kontribusi ekonomi
yang signifikan; Menciptakan Iklim bisnis yang positif; Membangun citra dan
identitas bangsa; Mengembangkan ekonomi berbasis kepada sumber daya
yang terbarukan; Menciptakan inovasi dan kreativitas yang merupakan
keunggulan kompetitif suatu bangsa; Memberikan dampak sosial yang positif.
1. Munculnya Bisnis Startup
Tren dan gaya hidup yang kita kenal saat ini merupakan dampak dari perkembangan teknologi yang
berperan penting bagi kehidupan sosial masyarakat. Hadirnya teknologi memberikan kemudahan akses
dalam memperoleh informasi lebih cepat, sehingga membuat manusia semakin cepat mengetahui
perkembangan dunia, kemajuan teknologi lainnya, dan melihat masalah-masalah yang ada di dunia.
Dengan adanya akses yang seperti ini maka akan melahirkan manusia-manusia yang lebih melek
pengetahuan, sehingga akan menciptakan pemikiran-pemikiran yang lebih kreatif dalam melihat dan
membuat sebuah solusi.
(baca juga: kebutuhan dasar manusia)
Bisnis startup lahir karena adanya manusia-manusia yang bisa melihat masalah itu dari sudut yang
berbeda dan ditambah dengan adanya teknologi semakin mempermudah menemukan solusi yang lebih
tepat sesuai dengan kebutuhan manusia. Hadirnya bisnis startup membawa perubahan baru dalam
menawarkan produk dan hal ini yang tidak akan pernah ditemukan sebelum adanya perkembangan
ekonomi kreatif.
(baca juga: teori perilaku konsumen)
2. Percepatan Inovasi
Bandingkan dan lihatlah perkembangan industri bisnis yang ada saat ini dengan bisnis yang ada pada
era tahun 90-an. Pada tahun 2005 dan seterusnya, kita mengenal yang namanya teknologi internet telah
merambah ke berbagai lapisan masyarakat. Internet memicu lahirnya teknologi dan inovasi yang lebih
cepat dan lebih beragam. Sekarang kita bisa menikmati layanan seperti transportasi online, jual beli tiket
transportasi berbasis aplikasi, aplikasi pemesanan hotel, dan e-commerce yang mencapai ribuan. Siapa
yang bisa melihat inovasi sebesar ini jika tanpa adanya teknologi ditengah-tengah kehidupan manusia.
Apalagi sekarang teknologi menjadi barang murah setiap prang memiliki kemampuan yang sama di
tangan mereka.
Di luar negeri, fenomena percepatan inovasi berdampak perubahan perilaku manusia setelah penerapan
teknologi semakin sederhana yaitu dikemas dalam sebuah smartphone. Mereka lebih tertarik membaca
berita lokal dan hiburan hanya dengan menggunakan gadget mereka. Industri yang paling dirugikan
dengan adanya perubahan perilaku ini adalah industri berita media cetak yang selama ini masih berupa
koran atau majalah. Selain media cetak, hal serupa dirasakan oleh industri media televisi, dimana
periklanan lebih memilih media online dibanding televisi, ada banyak kelebihan beriklan di media online
dibanding iklan di televisi, seperti biaya iklan lebih murah dan yang paling menarik iklan bisa dilihat oleh
manusia di belahan dunia manapun.
3. Bisnis Menjadi Lebih Kompetitif
Ketika pasar memiliki media yang sama dalam menjangkau masyarakat yaitu teknologi, maka hal ini akan
menjadi magnet bagi para pebisnis untuk menawarkan produk kepada masyarakat. Tidak menutup
kemungkinan kondisi dimana masyarakat cukup cerdas dalam memilih produk, maka ini akan
memberikan peluang untuk melahirkan bisnis-bisnis yang serupa sehingga hal ini akan menciptakan
bisnis yang kompetitif.
Para pelaku bisnis akan berlomba-lomba untuk menjadi market leader dengan menawarkan berbagai
kelebihan produk kepada masyarakat. Untuk menjadi market leader mereka harus mengetahui dengan
jelas kebutuhan masyarakat, penyebaran masyarakat yang membutuhkan produk tersebut, dan melihat
tingkat persaingan di bisnis tersebut, untuk menemukan informasi-informasi tersebut bisa mudah
diperoleh dengan memanfaatkan teknologi informasi atau media sosial dan inilah kunci lahirnya bisnis
yang lebih kompetitif.
4. Menciptakan Manusia yang Kreatif
Ekonomi kreatif merupakan hasil karya dari manusia-manusia yang kreatif, mereka akan semakin cerdas
dalam membuat sajian produk ke masyarakat terlebih mereka mendapat fasilitas untuk mewujudkan hal
itu. Contoh hasil karya seni yang kreatif adalah industri perfilman, sebut saja dalam dunia perfilman di
Hollywood. Kebanyakan film-film keluaran Hollywood mendapat apresiasi dan antusiasme yang tinggi
dari seluruh dunia. Melihat animo ini merupakan indikasi bahwa mereka membutuhkan sebuah karya
kreatif yang memberikan hiburan yang menarik, unik, dan memberikan kesenangan tersendiri.
Bicara tentang profit keuntungan dari industri kreatif perfilman, ada sebuah fenomena yang menarik.
Pendapatan dari sebuah film Hollywood bisa mencapai hingga USD 2 Milyar, angka ini tidak berbeda
jauh dengan keuntungan perusahaan otomotif dalam waktu 1 tahun. Bayangkan tanpa adanya manusia
yang kreatif di dalamnya bagaimana mungkin bisa menyulap industri film menjadi industri yang bisa
menyaingi industri selevel otomotif.
5. Meningkatkan Kualitas Produk
Mudahnya akses untuk menjangkau masyarakat akan dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis untuk
menghasilkan produk sebanyak-banyaknya. Peluang ini akan menimbulkan adanya persaingan bisnis
untuk menjadi yang terbaik dalam menghasilkan produk. Semakin banyak persaingan maka akan
semakin kompetitif dan akhirnya memaksa para pebisnis untuk menciptakan inovasi-inovasi produk yang
lebih baik dibanding produk yang sudah ada di pasar.
Kondisi akibat persaingan tersebut tentu berdampak positif pada tersedianya banyak produk yang
semakin berkualitas. Hal ini tentu sangat bermanfaat, karena masyarakat akan menjadi objek yang paling
diuntungkan dari persaingan ini, mereka akan lebih selektif dan memiliki lebih banyak opsi dalam memilih
produk.
6. Membuka Lapangan Kerja
Perkembangan ekonomi kreatif akan menciptakan banyak pasar baru. Sehingga secara langsung akan
menciptakan adanya ketersediannya lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Apalagi jika pemerintah bisa
mendorong berbagai sektor industri kreatif untuk ikut terlibat dalam menciptakan hasil karya yang
semakin berkualitas sehingga bisa memperluas pasar, maka dengan adanya kebijakan ini kebutuhan
akan tenaga kerja juga akan semakin meningkat.
Meningkatnya lapangan kerja tentu akan berdampak pada berkurangnya tingkat kemiskinan masyarakat.
Kehidupan mereka akan semakin sejahtera karena adanya pemerataan pendapatan dan disisi lain
industri akan semakin siap untuk menghasilkan produk terbaik dan inovasi berkelanjutan.
7. Pertumbuhan Ekonomi
DI indonesia hingga tahun 2016, total pendapatan dari industri ekonomi kreatif mencapai Rp 642 Trillun,
namun dari sekain banyak industri kreatif hanya ada 3 industri kreatif yang memberikan kontribusi paling
besar untuk pendapatan ini. Industri yang paling berperan tersebut yaitu kuliner, fashion, dan kerajinan.
Bayangkan bagaimana jika pemerintah bisa menggerakkan semua potensi dari berbagai sektor industri
kreatif lainnya maka hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat lagi.
Namun ada beberapa masalah yang harus diatasi jika pemerintah ingin lebih cepat menggerakkan
industri kreatif agar lebih memiliki peran yang vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi negara, yaitu
memberikan kemudahan akses dan pendidikan untuk peningkatan SDM dan dibentuknya institusi khusus
yang bertugas memberikan pelatihan dan pendampingan dalam menjalankan kegiatan di industri kreatif.
Kendala-Kendala Ekonomi Kreatif
Dalam penerapannya terdapat beberapa kendala yang bisa menghambat pertumbuhan ekonomi kreatif,
antara lain:





Minimnya jumlah kualitas dan kuantitas SDM (Sumber Daya Manusia) yang kreatif, karena tidak adanya
lembaga pengembangan SDM. (baca juga : peran bumn)
Payung hukum untuk perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) masih lemah.
Kurang layaknya media dan infrastruktur teknologi informasi.
Sulitnya memperoleh pembiayaan. (baca juga : peran bank indonesia)
Tidak semua masyarakat memberikan antusiasme dan apresiasi terhadap hasil karya industri kreatif.
1. Memberikan konttibusi ekonomi yang signifikan
Kehadiran ekonomi kreatif bertujuan untuk emmberikan kontribusi kepada negraa tentunya pada bidang
ekonomi. Kontribusi yang diberikan berupa sebuah kemajuan dan pekembangan dimana bidang ekonomi
bisa memberikan tambahan pemasukan bagi negara. Bukan hanya memberikan tambahan pemasukan
negara, ekonmomi kreatifpun akan menjadi alat bagi negera atau pemerintah untuk menerapkan
kebijakan yang sesuai dengan tambahan sesuatu yang baru dan tentunya inovatif sehingga roda
perputaran perekomian akan menjadi lebih cepat dan baik pula. Dengan ini memang terlihat negara
membutuhkan sebuah ekonomi kreatif yang akan membantunya dalam menghadapi segala permasalah
di zaman globalisasi ini. Tentunya dengan kehadiran ekonomi kreatif inilah pemerintah menemukan
sebuah jalan barau untuk memajukan bidang ekonomi. (baca juga : kebutuhan dasar manusia , kelebihan
dan kekurangan ekonomi campuran)
2. Menciptakan iklim bisnis yang kondusif dan positif
Bukan untuk menciptakan persaingan yang tidak sehat, monopoli atau kebijakan seenaknya sendiri,
namun kehadiran ekonomi kreatif adalah untuk memberikan dan menciptakan iklim bisnis yang baik dan
kondusif, dimana semua pihak bersaing dengan sehat yakni dengan mengembangkan bisnisnya dengan
sentuhan kreatifitas dan inovasi yang baik. maka dengan hal ini persaingan yang terjadi akan berbuah
manis dan menghasilkan manfaat yang luar biasa. Iklim bisnis yang kondusif dan positif ini berdampak
positif kepada kemajuan perekonomian karena ada banyak dampak positif dari iklim ini akan menjadikan
perekonomian suatu negara kuat dan berkualitas dengan balutan kreatifitas dan inovasi serta bisa
bersaing dengan pihak lain. (Baca juga : Peran Pasar dalam Perekonomian Masyarakat , teori perilaku
konsumen)
3. Menciptakan masyarakat yang kreatif dan inovatif
Tujuan utama adanya ekonomi kreatif adalah menciptakan dan membentuk mental kreatif dan inovatif
pada diri masyarakat. Kita tahu sendiri bahwasannya masyarakat merupakan penopang perekonomian
negara. Ketika masyarakat memiliki daya saing yang tinggi dan kreatif maka akan membantu negara atau
pemerintah dalam upaya mengambangkan perekonomiannya. Bukan hanya itu ketika rakyatnya produktif
dan pendapatan per kapita naik maka negarapun akan mendapatkan dampak baiknya yakni mendapat
perhatian dari banyak pihak karena dianggap negara maju dan berkembang dari sisi perekonomian.
(Baca juga : pengertian masyarakat ekonomi asean , fungsi produksi dalam perusahaan)
4. Memberikan dampak sosial yang positif
Bukan berarti ketika membahas ekonomi tidak ada hubungan dengan yang lainnya, namun ketika
perekonomian mengalami sebuah peristiwa maka akan berdampak pula pada sosial masyarakat. Tingkat
sosial masyarakat biasanya ditentukan dari tingkat perekonomiannya. Semakin tinggi perekonomian
mereka maka tingkat status sosialpun akan membaik. Hal ini bisa didapat dengan memanfaatkan
kehadiran ekonomi kreatif. Inilah salah satu tujuan yang dmiliki oleh ekonomi kreatif yakni memberikan
dampak sosial yang positif bagi seluruh masyarakat di suatu negara. (Baca juga : pengaruh ekonomi
terhadap pendidikan – fungsi ekonomi dalam keluarga)
5. Menggali dan mengembangkan potensi segala yang dimiliki oleh suatu negara
Setiap negara tentunya memiliki potensinya masing-masing, namun saat ini yang banyak kita lihat masih
banyak negara yang belum mampu menggalai dan mengambangkan potesi yang dimiliki. Contohnya
negara kita, bangsa Indonesia. Sebenarnya masih banyak potensi yang belum di gali dengan baik,
seperti sumber daya alam, sumber daya manusia dan semua yang dimiliki. Bayangkan jika semua
potensi di Indonesia di gali dan dikemabngkan maka Indonesia akan menajdi negara besar di dunia ini.
Cara yang bisa kita lakukan untuk melakukan hal tersebut adalah dengan ekonomi kreatif. (Baca juga
: tujuan mempelajari ilmu ekonomi – manfaat internet untuk ekonomi)
6. Mengurangi tingkat kemiskinan dang jumlah pengangguran
Kemiskinan dan pengangguran merupakan masalah yang masih belum bisa tuntas diatasi. Namun
sebenarnya ada cara efektif untuk mengurangi dan bahkan menghilangkannya yakni membuka lapangan
pekerjaan serta memberikan bekal kreatifitas bagi para masyarakat. dengan bekal ini masyarakat akan
mmapu membuka usaha sendiri yakni menjadi wirausaha, selain itu dengan berwirausaha bukan hanya
dia sendiri yang diuntungkan namun pengangguran yang ada disekitarnya akan mendapatkan pekerjaan
baru. Bukan hanya menjadi wirausaha namun ekomomi kreatif akan memberikan mindset bahwasannya
untuk selalu bekerja keras untuk mendapatkan uang. Inilah tujuan ekonomi kreatif ingin mengurangi
pengangguran dan kemiskinan yang ada dengan bantuannya. (baca juga : faktor produksi tenaga kerja –
manfaat ekonomi perikanan)
Contoh produk
1. Wall organizer
Adalah sebuah barang yang multifungsi berbahan dasar kayu. Benda ini biasa digunakan untuk
menaruh gelas atau vas bunga untuk rumah yang minimalis.
2. Hiasan Kayu Portable
Barang yang terbuat dari kayu yang cocok dibuat pajangan dinding rumah. Benda yang akan
diletakkan akan tampak minimalis dan trendy.
3.
Hiasan Lampu Bambu
Terbuat dari bambu yang berguna untuk mepercantik hiasan didalam rumah.
4. Rak Sepatu Minimalis
Benda yang terbuat dari besi yang berguna untuk meletakkan sepatu kesayangan anda.
5. Meja tamu minimalis dan ekonomis
Terbuat dari papan kayu hasil daur ulang yang berguna untuk meja ruang tamu.
6. Meja makan portable
Meja makan yang dapat dilekatan di ruang yang sempit dan memiliki estetika yang cantik.
7. Ranjang tidur serba guna
Ranjang tidur yang dapat digunakan sebagai lemari untuk menyimpan baju baju yang anda
sayangi.
8. Gypsum unik dan modern
Gypsum modern yang elegan dan cocok dikantong buruh pabrik
9. Plafon unik dan modern
Plafon dengan desain modern yang cocok untuk kaum milenial.
10. Kitcen set
Kitcen set keren,minimalis, multifungsi dan ekonomis
I. SIKAP DAN PERILAKU WIRAUSAHAWAN YANG HARUS DIMILIKI
1. Memiliki gairah pada bisnis
Bekerja harus menyenangkan. Gairah akan membantu mengatasi saat-saat sulit dan
mempengaruhi orang untuk bekerja pada Anda dan ingin berbisnis dengan Anda. Gairah tidak
dapat diajarkan. Ketika gairah ini mulai berkurang, yang biasanya akan muncul karena masamasa sulit, ambil waktu untuk menenangkan diri. Apakah itu satu jam atau satu minggu, ambil
semua alasan Anda ketika memulai bisnis dan mengapa Anda ingin menjadi bos sendiri. Yang
harus memperbaharui gairah Anda.
2. Buatlah contoh kepercayaan
Orang-orang memiliki keyakinan pada orang yang dapat dipercaya dan ingin bekerja
untuk mereka dalam budaya integritas. Hal yang sama berlaku juga pada pelanggan.
3. Jadilah fleksibel, kecuali dengan nilai-nilai inti
Mengingat bahwa rencana dan strategi akan berubah seiring waktu. Fleksibilitas untuk
perubahan yang cepat merupakan keunggulan yang dimiliki bisnis kecil melebihi bisnis besar.
Hal ini berlaku untuk perencanaan keuntungan dan biaya operasional, namun tidak ada
kompromi terhadap nilai-nilai inti.
4. Jangan biarkan rasa takut gagal terus kembali
Kegagalan adalah kesempatan untuk belajar. Hampir semua hal ini sama, pemilik modal
lebih suka menginvestasikan uang pada seorang individu yang mencoba dan gagal mendirikan
sebuah perusahaan dibandingkan pada seseorang yang belum pernah mencoba.
5. Membuat keputusan tepat waktu
Tidak masalah untuk mengandalkan intuisi Anda. Perencanaan dan pemikiran yang baik.
Tapi penundaan menyebabkan kehilangan kesempatan.
6. Aset terbesar perusahaan adalah Anda
Jaga dirimu baik-baik. Kesehatan lebih berharga daripada mesin paling mahal atau
perangkat lunak komputer milik perusahaan. Anda tidak harus memilih antara keluarga atau
perusahaan, bermain atau bekerja. Menjaga kesehatan Anda untuk keseimbangan dan energi,
yang pada waktunya akan meningkatkan performa mental anda.
7. Kendalikan ego
Jangan mengambil laba perusahaan dan menghabiskannya untuk mainan mahal agar
mengesankan orang lain. Buatlah persiapan untuk segala kebutuhan tak terduga dan peluang
bisnis baru yang muncul tiba-tiba. Ini berarti mendengar saran dan ide-ide bisnis baru tidak
peduli seberapa gila itu semua.
8. Percaya
Anda harus percaya pada diri sendiri, perusahaan Anda, dan bahwa Anda akan berhasil.
Keyakinan ini akan menular pada karyawan, pelanggan, pemegang saham, pemasok dan setiap
orang yang berurusan dengan Anda.
9. Mendukung dan menerima kritik dengan senang. Akui kesalahan Anda.
Sebagai seorang wirausaha harus terus-menerus meyakinkan karyawan bahwa semua
berjalan baik sekalipun pendapat mereka yang sesungguhnya bahkan berseberangan dengan
pendapat bos. Menyatakan sebuah opini atau memberi masukkan pada pernyataan misi
perusahaan tidak akan jadi masalah.
10. Menjaga etos kerja yang kuat
Karyawan Anda akan mengikuti langkah Anda. Ini juga akan membantu Anda
mengalahkan pesaing dengan mendorong mereka bekerja keras, terutama ketika produk atau jasa
yang dijual sangat mirip dengan pesaing.
11. Segera bangkit dari rintangan
Dalam wirausaha pasti akan ada rintangan dan pasang surut yang muncul. Belajarlah dari situasi
tersebut dan buatlah perencanaan untuk melewati masa itu. Karena Anda tidak dapat mengubah
masa lalu.
12. Segera keluar dari zona nyaman untuk mengejar sesuatu yang penting
Anda pasti tidak akan merasa nyaman begitu saja dengan perubahan pada teknologi, orangorang, misi, persaingan, dll. Tapi sangat penting bagi perusahaan dan Anda untuk keluar dari
zona nyaman demi meraih hal yang lebih baik. Ini akan membuat bisnis Anda lebih berkembang.
J. KETERAMPILAN YANG HARUS DIMILIKI KEWIRAUSAHAWAN
1.Negoisasi
Negoisasi adalah salah satu keterampilan yang perlu dimiliki setiap pengusaha.
Anda harus berhasil meningkatkan kesepakatan dengan mitra bisnis, salah satunya
melalui kemampuan negoisasi. Kemampuan negoisasi pengusaha bisa dilihat pada
aspek keberanian menggali informasi, kesabaran bertahan, keberanian meminta lebih
banyak, integritas dan aktivitas sebagai pendengar saat nego. Keterampilan tersebut
diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pelaku bisnis yang tangguh,
mengedepankan jiwa wirausahanya.
Negoisasi yang dilakukan oleh para pengusaha melakukan tawar menawar yang
berlangsung dengan kesediaan saling memberi dan menerima konsesi diantara
negoisator. Sedangka hasil negoisasi yang ingin dicapai, yaitu tercapainya kesepakatan
integratif adalah tawar-menawar untuk mencapai win-win solution (Leicki, 2003 : 113 dr Artikel YUSUF Hamdan, DKK "Kemampuan Negoisasi Pengusaha dalam
Meningkatkan Kesepakatan Bisnis)
Sementara Menurut Negoisator yang sering bekerjasama, Thomas (2007 : 76)
berpendapat "Semakin lama dan dekat hubungan anda, semakin tidak pantas bagi
anda untuk memulai dengan penawaran tinggi, dan kepercayaan menggantikan
negoisasi.
2. Jaringan Bisnis
Buatlah koneksi dengan seseorang yang berpotensi dapat membantu anda
dalam bisnis kamu atau sebaliknya. Memang dalam membangun jaringan bisnis pasti
ada rasa takut serta penolakan. Anda mungkin bisa berlatih dengan mencoba untuk
bersikap ramah kepada orang-orang yang baru sata bertemu. Mengatakan lebih dari
biasanya "Haloo..." ke kasir. Bisa juga pada Twitter, menanggapi atau pesan langsung
seseorang dan kemudian membawa percakapan ke email.
3. Menulis
Faktanya adalah menulis sebuah keterampilan yang sangat penting untuk dimiliki
sebagai pengusaha. Yang diperlukan untuk menulis rencana bisnis anda. Siapa yang
akan mulai mendorong anda keluar untuk menulis konten di blog kamu? Tenu anda
dapat menyewa seseorang tapi bagaimana kamu mengetahui konten ditulis dengan
baik atau tidak? Jadi berlatihlah, sehari-hari. Menulis diblog pribadi sendiri. Posting
tamu pada weblog orang lain. Yakinlah, kualitas tulisan anda akan meningkat dari
waktu ke waktu.
4. Publick Speaking (Berbicara di Depan Umum)
Menurut saya ini yang paling sulit, kelihatannya mudah tapi begitu didepan
banyak orang segalanya bisa hilang sekejab. Keterampilan ini sangat penting saat
menyuguhkan bisnis ke banyak peserta. Namun, ada bisa melatihnya dengan hal-hal
mudah seperti berbicara pada diri sendiri di depan cermin selama 30 menit, berbicara
depan keluarga, teman dan ulangi beberapa kali. Perhatikan kecepatan, nada dan
isyarat.
5. Mendelegasikan
Seorang pengusaha sukses perlu mendelegasikan, dan melakukannya dengan
baik. Misalnya jika anda seorang blogger, tidak salah menginvestasikan beberapa juta
rupiah dengan mendapatkan freelancer untuk menulis 20 artikel untuk anda. Pastikan
anda sebagai pemilik usaha tidak ikut turun tangah secara penuh mengurusi pekerjaan
yang bisa didelegasikan misalnya membeli tiket, memesan taksi dll.
6. Kreativitas Inspiratif dan Inovasi
Kemampuan inilah yang akan menjadi seorang pengusaha berbeda
dibandingkan pengusaha lainnya. Melihat persaingan yang sangat ketat membuktikan
bahwa yang terlambat akan hancur. Inspiratif, mampu menunjukkan sebagai sosok
yang penuh inspirasi bagi orang lain terutama mentees
7. Mengelola Keuangan
Saat memulai sebuah bisnis, mungkin anda belum punya cukup orang atau
anggaran untuk mempekerjakan seorang akuntan untuk mengelola keuangan usaha
kamu. Keterampilan itu sangat diperlukan pencatatan keuangan yang rapi dan teliti,
menganalisis untung rugi, alokasi yang akan digunakan investasi kembali. Banyak
rencana bisnis yang gagal mencapai target di atas kertas hanya karena penulisan
keuangan tak bisa dikalkulasi.
8. Manajemen Waktu dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Sebagai bos atau pemilik usaha anda harus memiliki keterampilan rekrutmen
karyawn, pengembangan sumber daya manusia, evaluasi kinerja dan membuat
karyawan anda nyaman bekerja pada bisnismu. Juga kemampuan merencanakan,
mengatur, mengarahkan, menggerakan (memotivasi), dan mengendalikan orang-orang
dalam menjalankan perusahaan.Selain itu, anda juga harus tetap disiplin dalam
mengatur waktu agar semua pekerjaan bisa terselesaikan sesuai target bersama.
Karena dalam sebuah bisnis, sedikit kesalahan saja bisa mengakibatkan kerugian
besar.
Ditambah dengan rutinitas setiap hari dan segudang pekerjaan. Sebaiknya anda
mengetahui mana yang tugas yang lebih diprioritaskan agar jalannya bisnis berjalan
lancar. Pintar membagi waktu antara usaha, mitra bisnis maupun bersama keluarga.
9. Marketing dan Penjualan
Tentu anda menyadari saat membuka sebuah usaha, agar bisnis anda dapat
berjalan dan bersaing dengan kompetitor yang gencar berpromosi dan menjual. Jika
anda punya anggaran khusus untuk memberikan bagian promosi kepada pihak kedua
tetap saja, anda harus mengerti. Maka keterampilan marketing dan sales menjad menu
wajib untuk terus dikembangkan karena itu menjadi tombak keberhasilan bisnis.
10. Mengetahui Strategi
Mengatahui strategi/cara bersaing. Wirausaha, harus dapat mengungkap
kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan
ancaman (threat) dininya dan pesaing. Ia hanus menggunakan analisis SWOT baik
terhadap dininya maupun terhadap pesaing.
K. PERILAKU KERJA PRESTATIF
Jenis dan perilaku kerja prestatif yang harus diperhatikan oleh para wirausaha untuk
mencapai keberhasilan di dalam mengelola usahanya atau bisnisnya antara lain meliputi hal-hal
berikut ini :
1. Kerja Ikhlas
Kerja ikhlas adalah bekerja dengan bersungguh-sungguh, dapat menghasilkan sesuatu yang
baik dan dilandasi dengan hati yang tulus. Contoh: Seorang buruh tani yang bekerja dengan upah
yang pas-pasan, namun tetap bekerja dengan baik melaksanakan pekerjaan dengan tulus dan
semata-mata merupakan pengabdian kepada pekerjaannya yang menghasilkan uang untuk
keperluan hidup keluarga.
2. Kerja Mawas Terhadap Emosional
Kerja mawas terhadap emosional adalah bekerja dengan tidak terpengaruh oleh
perasaan/kemarahan yang sedang melanda jiwanya. Seorang pemilik perusahaan, di rumah
mempunyai masalah dengan keluarganya. Di perusahaannya, ada pegawainya yang melakukan
kesalahan. Maka sebagai pemimpin atau pemilik usaha harus dapat membedakan masalah
pribadi dengan masalah pekerjaan. Cara pemecahan masalahnya harus tetap rasional dan tidak
emosional.
3.Kerja Cerdas
Kerja cerdas adalah bahwa di dalam bekerja harus pandai memperhitungkan resiko, mampu
melihat peluang dan dapat mencari solusi sehingga dapat mencapai keuntungan yang diharapkan.
Perilaku/sikap cerdas dalam melakukan pekerjaannya menggunakan teknologi yang tepat,
menggunakan konsep hitung menghitung, memakai atau menggunakan bahasa global, pandai
berkomunikasi dan pandai pula mengelola informasi.
4. Kerja Keras
Kerja keras adalah dalam bekerja kita harus mempunyai sifat mampu kerja atau gila kerja
untuk mencapai sasaran yang ingin dicapai. Mereka dapat memanfaatkan waktu yang optimal
sehingga kadang-kadang tidak mengenal waktu, jarak serta kesulitan yang dihadapi. Dalam
bekerja mereka penuh semangat dan berusaha keras untuk meraih hasil yang baik dan maksimal.
5.Kerja Tuntas
Kerja tuntas adalah di dalam bekerja mampu mengorganisasikan bagian usaha secara
terpadu dari awal sampai akhir untuk dapat menghasilkan usaha sampai selesai dengan
maksimal.
L. PERBEDAAN KEPEMIMPINAN DAN MANAGEMENT
Karakteristik Kepemimpinan
Strategik dan berorientasi pada Orang
Menetapkan arah dan tujuan
Memotivasi dan Menginspirasi Orang
Membentuk Prinsip
Membangun Tim dan Mengembangkan
Talenta mereka
Mengembangkan Peluang Baru
Mempromosikan Inovasi dan penemuan baru
Memberdayakan dan Membina Orang
Perspektif Jangka Panjang
Karakteristik Management
Taktikal dan berorientasi pada Organisasi
Merencanakan dan Mengkordinasikan
Kegiatan
Administratif dan Menjaga kelangsungan
sistem
Merumuskan Prinsip
Mengalokasikan dan Mendukung Sumber
daya Manusia
Pemecahan Masalah
Memastikan Kesesuaian Standar dan
prosedur
Memerintah dan mengarahkan orang
Merinci Jangka Pendek
M. KOMITMEN TINGGI
Komitmen Tinggiadalah sikap yang tangguh memegang prinsip-prinsip kebenaran yang berlaku,
tidak sekalipun mengingkari walaupun dengan dirinya sendiri serta berusaha menyesuaikan
perkataan dan perbuatannya.
Komitmen adalah sesuatu keteguhan untuk berjanji kepada diri sendiri yang akan memacu dan
merangsang seseorang untuk terus berjuang dalam mencapai target yang dicita-citakan serta
tidak akan berhenti sebelum target yang dicita-citakan tercapai. Seorang wirausaha yang
mempunyai komitmen tinggi adalah orang yang menaati atau memenuhi janjinya untuk
memajukan usaha bisnisnya saat pikirannya tidak lepas dari perusahaan.
A. Kesimpulan
1.
2.
3.
4.
Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha. Wira berarti pejuang, pahlawan,
manusia unggul, berbudi luhur, berani dan berwatak agung. Di dalam kamus besar bahasa
Indonesia itu dikatakan bahwa kewirausahaan adalah:
Orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru.
Menentukan cara produksi baru.
Meyusun operasi untuk mengadakan produk baru.
Mengatur permodalan operasinya serta memasarkannya.
Seorang wirausahawan harus memiliki sikap dan perilaku yang baik, tepat dan benar,
diantaranya ;
Sikap seorang wirausaha
§ Sikapnya selalu berpikir positif dalam segala hal
§ respon individu yang positif.
§ Sikap yang berorientasi jauh ke depan, berpikiran maju, prestatif dan tidak mudah
terlena oleh hal-hal yang sudah berlalu (Think of future, not the past), ia tidak mau
hanyut oleh hal-hal yang bersifat sejarah dan kenyaman sesaat
§ Tidak gentar saat melihat pesaing (Competitor), namun justru berpendapat:
§ Sikap yang selalu ingin tahu, membuat ia selalu mencari jalan keluar bila ingin maju.
§ Sikap yang ingin memberi yang terbaik buat orang lain sehingga sikap ini sangat baik
untuk semua orang.
§ Sikap yang penuh semangat dan berjuang keras (pantang menyerah) sehingga
menimbulkan dampak yang baik untuk sekeklilingnya.
§ Punya komitmen yang kuat, integritas yang tinggi dan semangat yang kuat untuk
meraih impiannya
Perilaku Seorang Wirausahawan
a.
Memiliki rasa percaya diri
b.
Berorientasi pada tugas dan hasil
c.
Pengambil resiko
d.
Kepemimpinan
e.
Keorisinilan
f.
Berorientasi ke masa depan
B. Saran
1.
2.
3.
Saran yang dapat kami sampaikan diantaranya adalah :
Taati sikap dan prilaku wirausaha untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Selalu semangat dalam menjalankan usaha yang dijalani dengan tekun.
Jalani usaha dengan penuh rasa tanggungjawab yang tinggi.
Demikian yang dapat kami paparkan dalam makalah ini , jika ada kekurangan
maka kami selaku penulis memohon maaf yang sebesar besarnya serta besar harapan
kami untuk mendapatkan saran-saran yang bermanfaat.
Download