buku panduan - Ristekdikti

advertisement
BUKU PANDUAN
CALON PERUSAHAAN PEMULA BERBASIS TEKNOLOGI
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
DIREKTORAT JENDERAL PENGUATAN INOVASI
2016
INNOVATION IS THE ONLY
WAY TO WIN
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena dengan perkenan-Nya maka Buku Panduan Calon Perusahaan
Pemula Berbasis Teknologi dari Perguruan Tinggi Tahun 2016 ini dapat disusun dan diselesaikan dengan baik. Panduan
ini diharapkan menjadi acuan pelaksanaan program, agar mekanisme pengajuan proposal kegiatan, pelaksanaan
penelitian, dan mekanisme pemantauan serta evaluasinya dapat dilaksanakan dengan efisien dan efektif. Kegiatan
Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi dari Perguruan Tinggi merupakan upaya untuk menumbuhkembangkan
calon PPBT Perguruan Tinggi dalam pengembangan hasil inovasi dari Perguruan Tinggi untuk bisa menciptakan lulusan
mahasiswa yang kreatif, imajinatif, berani beresiko, dan memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi. Calon Perusahaan
Pemula Berbasis Teknologi dari Perguruan Tinggi ini adalah penguatan sumber daya manusia melalui program pelatihan;
penguatan kelembagaan. Pemberian pendampingan yang berkesinambungan dari Lembaga Perguruan Tinggi; dan
sinergi antar institusi dan lembaga terkait. Atas selesainya panduan ini, kami menyampaikan ucapan terimakasih dan
penghargaan setinggi-tingginya kepada berbagai pihak yang telah berperan aktif dalam penyusunan dan penerbitan.
Saran dan kritik yang konstruktif bagi penyempurnaan panduan ini juga sangat kami harapkan dan hargai.
Jakarta, Januari 2016
Direktur Jenderal Penguatan Inovasi
Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
KATA
DAFTAR
PENGANTAR
ISI
BAB 1. PENDAHULUAN
BAB 2. RUANG LINGKUP PROGRAM
BAB 3. MEKANISME PENGAJUAN PROPOSAL
BAB 4. SELEKSI, MONITORING DAN EVALUASI
BAB 5. SKEMA PENDANAAN
LAMPIRAN
LATAR BELAKANG
Sesuai dengan Undang Undang No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Pasal 4 (c) fungsi dari Pendidikan Tinggi
mengembangkan iptek dengan memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora, dan pasal 5 (c) bertujuan dihasilkannya
iptek melalui penelitian yang memperhatikan dan menerapakan nilai humaniora agar bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Mencermati fungsi dan tujuan dari Undang Undang tersebut, maka dapat diambil benang merahnya bahwa Pendidikan tinggi
dalam hal ini perguruan tinggi merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi yang melakukan kegiatan riset, baik riset
dasar maupun riset terapan.
Akan tetapi pada umumnya riset-riset tersebut masih bersifat riset dasar, dan riset terapan yang masih berskala laboratorium
dan belum siap untuk pengembangan yang siap menjadi industri. Sebagaimana tergambar pada diagram dibawah ini, maka
terlihat jelas bahwa ranah dari Pendidikan Tinggi pada riset dasar dan riset terapan sesuai dengan tujuan Pendidikan Tinggi.
Sejalan dengan perkembangan dunia pendidikan tinggi, maka sudah saatnya perguruan tinggi menjadi pendidikan tinggi
entrepreneur, apalagi dengan digabungkannya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dengan Kementerian Riset dan Teknologi
sehingga menjadi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Hal ini yang menjadikan dorongan Kementerian
Ristekdikti untuk melakukan suatu terobosan dengan mendorong hasil riset perguruan tinggi yang mayoritas di danai oleh
pemerintah harus bisa dikembangkan. Artinya hasil riset tersebut diuji cobakan pada lapangan yang sesungguhnya. Jika kita
asumsikan saat ini di Indonesia ada sekitar 125 Perguruan Tinggi dan jika setiap PTN tersebut menghasilkan riset terapan
sebanyak 10 inovasi, maka saat ini telah ada sekitar 1.190 hasil riset terapan. Artinya saat ini kita mempunyai modal sekitar
1.190 riset Perguruan Tinggi yang siap dikembangkan menjadi calon startup capital (Calon Perusahaan Pemula Berbasis
Teknologi /Calon PPBT). Hal tersebut diatas yang melatarbelakangi Kemenristekdikti mengembangkan Insentif Calon
Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing Perguruan Tinggi.
LANDASAN HUKUM
Landasan hukum yang terkait dengan program ini adalah:
1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi menyebutkan bahwa Teknologi adalah penerapan dan pemanfaatan berbagai cabang
Ilmu Pengetahuan yang menghasilkan nilai bagi pemenuhan kebutuhan dan kelangsungan hidup, serta peningkatan mutu kehidupan manusia;
2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Nasional Jangka Panjang 2005-2025;
3. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Lembaran Negara
Repulbik Indonesia tahun 2002 Nomor 84, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4219;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2005 tentang Alih Teknologi Kekayaan Intelektual serta Hasil Kegiatan Penelitian dan Pengembangan oleh Perguruan
Tinggi dan Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 4497, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4497);
5. Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2015 tentang Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015
Nomor 14);
6. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 6 Tahun 2016 tentang Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri;
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 108 Tahun 2013 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 58 Tahun 2012 tentang Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Yang Diselenggarakan Oleh Pemerintah;
8. Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Kemdikbud RI Nomor 15/DIKTI/Kep/2013 tentang Pengelolaan Bantuan Operasional PTN untuk Penelitian.
TUJUAN DAN SASARAN
Tujuan program ini adalah untuk menumbuhkembangkan
calon PPBT hasil inovasi Perguruan Tinggi;
Sasaran yang ingin dicapai adalah terwujudnya 100 Calon
perusahaan pemula berbasis teknologi dari Perguruan
Tinggi.
PENGERTIAN
Kegiatan pendanaan Calon Perusahaan Pemula Berbasis
Teknologi dari Perguruan Tinggi adalah pendanaan yang
diberikan melalui skema insentif yang diberikan kepada
lembaga yang terkait dalam pengembangan inovasi
di Perguruan Tinggi. Yang dimaksud lembaga tersebut
adalah: lembaga pengelola inovasi.
PENDEKATAN STRATEGIS
Pendekatan strategis kegiatan Calon Perusahaan Pemula
Berbasis Teknologi dari Perguruan Tinggi mengacu pada
beberapa pendekatan utama, yaitu:
Memprioritaskan hasil inovasi Perguruan Tinggi yang
sudah memiliki paten, potensi pasar dan bernilai komersial
untuk dikembangkan menjadi Calon Perusahaan Pemula
Berbasis Teknologi;
Meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia di
Perguruan Tinggi melalui pendidikan dan pelatihan di
bidang kewirausahaan;
Memberikan program pendampingan yang berkelanjutan
kepada Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi oleh
Perguruan Tinggi.
INFORMASI PROGRAM
Informasi program dapat diperoleh melalui:
1. Buku Panduan Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi dari Perguruan Tinggi
Tahun 2016.
2. Website Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
(www.ristekdikti.go.id)
PERSYARATAN UMUM
Instansi pengusul adalah Perguruan Tinggi Negeri melalui
lembaga pengelola inovasi.;
1Inovasi teknologi yang diusulkan minimal berada pada level
prototype (diprioritaskan yang sudah memiliki paten), mempunyai
potensi pasar, dan bernilai komersial berasal dari Perguruan
Tinggi;
Proposal ditulis mengikuti sistematika penulisan sesuai
ketentuan dan format yang tercantum dalam buku panduan;
2
Melampirkan lembar pengesahan yang ditandatangani oleh
Rektor Perguruan Tinggi Negeri (format dapat dilihat di lampiran
2).
3
4
PERSYARATAN
PENGUSUL
PROPOSAL
Memiliki legalitas Surat Keputusan/Keterangan dari
Perguruan Tinggi yang menunjukkan dan menyatakan
sebagai lembaga pengelola inovasi.;
Menugaskan tenaga pendamping dari lembaga
pengelola inovasi. dalam rangka pendampingan dan
2
pelaksanaan kegiatan Calon Perusahaan Pemula
Berbasis Teknologi Perguruan Tinggi;
Melakukan kegiatan pendampingan dan fasilitasi
yang dapat meliputi bimbingan teknologi, pemberian
pendidikan dan pelatihan, penguatan kelembagaan,
3
bimbingan manajemen usaha, pengurusan legalitas
dan/atau akses pasar.
PERSYARATAN
CALON PPBT
Berasal dari unsur Perguruan Tinggi
Negeri, yaitu Dosen dan/atau
Mahasiswa;
Didukung oleh tim Sumber
Daya Manusia yang mempunyai
kemampuan dalam pengembangan
Perusahaan Pemula Berbasis
Teknologi;
Inovasi teknologi yang diusulkan tidak
mendapatkan sumber pembiayaan
yang sama atau sejenis di tahun 2016
dari instansi/lembaga pemerintah
lainnya. (Melampirkan Surat
Pernyataan yang disahkan oleh Ketua
lembaga pengelola inovasi.).
SISTEMATIKA PENULISAN
PROPOSAL
Proposal ditulis pada kertas A4 dengan huruf Arial font 12, spasi 1,5 serta margin (atas-bawah-kiri masing-masing 2,5 cm dan kanan 2 cm). Informasi yang
disajikan dalam proposal adalah sebagai berikut:
1.
2.
3.
4.
Cover Proposal (lihat lampiran 1)
Lembar Pengesahan (lihat lampiran 2)
Profil Pengusul Proposal lembaga/organisasi/unit lainnya yang bergerak di bidang kewirausahaan (lihat lampiran 3);
Executive Summary (Maksimum 2 halaman) berisi Uraikan singkat tentang inovasi (Tingkat Inovasi atau keunggulan inovasi) dasar dan alasan
pengajuan inovasi tersebut, produk yang dihasilkan dari inovasi tersebut, prediksi kedepan jika inovasi tersebut dikomersialisasikan atau dijadikan
Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi.
5. Daftar Isi
6. Bab 1. Pendahuluan
a. Latar Belakang
Latar belakang memuat alasan inovasi tersebut dikembangkan atau disiapkan untuk menjadi Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi
b. Tujuan dan Sasaran
Tujuan dan sasaran pengusulan inovasi tersebut menjadi Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi.
c. Manfaat
Jelaskan output, outcome serta dampak sosial dan ekonomi (sebelum dan sesudahnya).
7. Bab 2. Aspek Produk dan/atau Inovasi Teknologi Yang Dikembangkan
Jelaskan produk dan/atau inovasi teknologi yang akan dikembangkan, meliputi: deskripsi, keunggulan dan manfaat. (Melampirkan fotocopy pendaftaran paten atau patent granted)
8. Bab 3. Aspek Pengujian Kesiapan Inovasi dan Prospektif jika menjadi Industri
Hal-hal yang dapat dijelaskan mengenai aspek tersebut diantaranya:
a Sudah diujicobakan dimana?
b Kendala atau permasalahannya apa?
c Kompetitor siapa?
d Pasarnya sebesar apa?
e Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) berapa persen?
SISTEMATIKA PENULISAN
PROPOSAL
9. Bab 4. Aspek Keuangan
Jelaskan analisa investasi usaha dan kelayakan investasi yang dapat meliputi hal-hal berikut:
a. Kebutuhan Investasi;
b. Sumber-sumber pembiayaan;
c. Biaya Produksi;
d. Analisa Arus Kas (Cashflow).
e. Penggunan dana yang didapatkan
10. Bab 5. Rencana Pelaksanaan Kegiatan Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi dari Perguruan Tinggi
Jelaskan rencana kegiatan prioritas untuk Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi dari Perguruan Tinggi. Rencana kegiatan mencakup hal-hal sebagai berikut:
a. Nama Kegiatan
b. Tujuan Kegiatan
c. Waktu Kegiatan
d. Rincian Aktivitas dalam Kegiatan
e. Target Kegiatan (harus terukur)
11. Bab 6. Rencana Penggunaan Anggaran
Rencana penggunaan anggaran Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi dari Perguruan Tinggi disusun secara rinci (tidak boleh dalam bentuk paket) yang mengacu pada
standar biaya umum (SBU) tahun 2015 sesuai dengan ketentuan yang berlaku (Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor : 65/PMK.02/2015) yang dikeluarkan oleh pemerintah (contoh
lihat lampiran 5).
Dana untuk kegiatan Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Perguruan Tinggi dapat dialokasikan untuk:
a. Pembelian Bahan Baku/Komponen;
b. Biaya Pengujian Produk;
c. Program pelatihan;
d. Promosi (event pameran);
e. Sewa Peralatan dan Perlengkapan;
f.
Bahan Kemasan Produk;
g. Biaya Konsultasi Pakar;
h. Pengurusan Sertifikasi dan standarisasi produk;
i.
Biaya Perjalanan;
j.
Operasional lainnya (Alat Tulis, Penyusunan dan Pengadaan Laporan).
12. Bab 7. Tim Pelaksana Kegiatan
Jelaskan dan deskripsikan susunan tim pelaksana kegiatan Calon PPBT.
13. Lampiran
Melampirkan informasi dan dokumen-dokumen yang dibutuhkan sebagaimana ketentuan pengajuan proposal dan mendukung substansi lainnya, seperti SK Penetapan lembaga/
organisasi/unit lainnya yang bergerak di bidang kewirausahaan, Daftar Riwayat Hidup Tim Pelaksana, Foto dan Spesifikasi Produk Unggulan, Fotocopy pendaftaran paten atau patent
granted.
Proposal dalam bentuk hardcopy sebanyak 1 (satu) rangkap dan disertakan softcopy yang dimasukan
ke dalam external hardisk (USB atau CD) dan diterima oleh tim panitia kegiatan pendanaan ini selambatlambatnya 24 Juli 2016. Proposal dikirim ke alamat:
Sekretariat
Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi
Direktorat Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi
Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi
Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi
Gedung II BPPT Lantai 21
Jalan MH. Thamrin No. 8 Jakarta Pusat
Telp. (021) 3169809/3169839 Fax. (021) 3101952
SELEKSI PROPOSAL
Proposal yang diusulkan akan diseleksi oleh Tim yang ditunjuk oleh Kemenristekdikti. Seleksi meliputi :
1. Administrasi (Desk Evaluation)
Seleksi administrasi dilakukan untuk memeriksa hal-hal sebagai berikut:
1. Kesesuaian proposal pengusul dengan persyaratan yang telah ditentukan (bab 3);
2. Kesesuaian penulisan berdasarkan ketentuan dan format yang ditetapkan.
2. Substansi Kegiatan
Seleksi substansi dapat meliputi :
a. Aspek Teknologi dan Inovasi yang diusulkan;
b. Aspek Peluang Pasar;
c. Aspek Keuangan;
d. Rencana Kegiatan Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi dari Perguruan Tinggi (Action Plan).
3. Fact findings
Dilakukan terhadap para pengusul proposal yang lulus seleksi presentasi proposal jika dirasa perlu secara
lebih lanjut oleh Tim Seleksi untuk memverifikasi data dan informasi yang disajikan dalam proposal dan
presentasi.
PENETAPAN PEMENANG
Penerima pendanaan Kegiatan Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi dari Perguruan Tinggi Tahun 2016
akan ditetapkan dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Inovasi, Kementerian Riset, Teknologi
dan Pendidikan Tinggi.
PENGUMUMAN PEMENANG
Penerima pendanaan yang telah ditetapkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal
Penguatan Inovasi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, selanjutnya akan
diumumkan melalui website Kemenristekdikti (www.ristekdikti.go.id) atau melalui Surat
Pemberitahuan kepada penerima.
MONITORING DAN EVALUASI
Dalam pengelolaan kegiatan Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi dari Perguruan
Tinggi diperlukan adanya monitoring dan evaluasi agar pelaksanaan kegiatan berjalan
dengan tertib, lancar, efektif dan efisien sesuai dengan yang diharapkan. Kegiatan Monev
akan dilakukan oleh Tim Monitoring dan Evaluasi yang akan ditunjuk oleh Kemenristekdikti.
Aktivitas Monev ini bertujuan untuk memperoleh data dan informasi tentang kemajuan atau
perkembangan pelaksanaan program, diantaranya seperti:
1. Kesesuaian pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan dengan rencana;
2. Kemajuan pelaksanaan kegiatan;
3. Permasalahan yang dihadapi pelaksana kegiatan dan alternatif penyelesaiannya;
4. Administrasi penyelenggaraan program.
5. Para penerima pendanaan akan melaporkan pelaksanaan rencana kegiatan yang telah
dan akan dilakukan kepada Pengelola Program, berupa laporan kemajuan serta laporan
akhir (outline dapat dilihat pada lampiran 6 dan 7) sesuai dengan waktu yang ditentukan
oleh Pengelola Program dan laporan keuangan akhir.
SKEMA PENDANAAN
Dana yang dialokasikan untuk program pada tahun 2016 ini akan disesuaikan dengan kebutuhan inovasi per judul proposal yang akan disalurkan
melalui lembaga/organisasi/unit lainnya di bidang kewirausahaan di Perguruan Tinggi.
KONTRAK DAN PENCAIRAN DANA
Pengusul yang proposalnya dinyatakan lulus untuk dibiayai akan mengikat perjanjian atau kontrak dengan pengelola anggaran Kemenristekdikti.
Dokumen kontrak berikut seluruh dokumen pencairan dana pendanaan, harus ditandatangani oleh Ketua lembaga pengelola inovasi Perguruan
Tinggi.
Dokumen-dokumen yang perlu disiapkan saat pencairan dana diantaranya sebagai berikut:
1. Profil lembaga/organisasi/unit lainnya yang bergerak di bidang kewirausahaan;
2. Fotokopi NPWP lembaga/organisasi/unit lainnya yang bergerak di bidang kewirausahaan;
3. Fotokopi Rekening Koran 1 (satu) bulan terakhir lembaga pengelola inovasi.
Pendanaan kegiatan akan dibayarkan beberapa tahap didasarkan persentase penyelesaian kerja/aktivitas dari penerima
pendanaan yang ketentuannya akan ditetapkan oleh Kemenristekdikti.
PENGGUNAAN DANA
Dana dapat digunakan untuk hal-hal sebagai berikut:
a. Pembelian Bahan Baku/Komponen;
b. Biaya Pengujian Produk;
c. Program pelatihan;
d. Promosi (event pameran);
e. Sewa Peralatan dan Perlengkapan;
f. Bahan Kemasan Produk;
g. Biaya Konsultasi Pakar;
h. Pengurusan Sertifikasi dan standarisasi produk;
i. Biaya Perjalanan;
j. Operasional lainnya (Alat Tulis, Penyusunan dan Pengadaan Laporan).
RENCANA KEGIATAN
LAMPIRAN
LAMPIRAN
LAMPIRAN
LAMPIRAN
LAMPIRAN
LAMPIRAN
LAMPIRAN
Lampiran 6. Outline Laporan Kemajuan awal
Cover Proposal
Profil Lembaga/Organisasi/Unit
Ringkasan Eksekutif
Daftar Isi
Bab 1.Pendahuluan (Latar Belakang, Tujuan dan Manfaat)
Bab 2.Perencanaan Kegiatan yang Dilakukan
Bab 3.Hasil yang Telah Dicapai
Bab 4.Permasalahan yang Muncul
Bab 5.Strategi Pemecahan Masalah
Bab 6.Realiasasi Penggunaan Anggaran
Bab 7.Rencana Kegiatan Berikutnya
Bab 8.Kesimpulan
Lampiran
)Kuitansi Penggunaan Anggaran, Dokumen, Foto-foto Kegiatan(
LAMPIRAN
Lampiran 7. Outline Laporan Akhir
Cover Proposal
Profil Lembaga/Organisasi/Unit
Kata Pengantar
Ringkasan Eksekutif
Daftar Isi
Bab 1. Pendahuluan (Latar Belakang, Tujuan dan Manfaat)
Bab 2. Perencanaan Kegiatan yang Dilakukan
Bab 3. Hasil yang Telah Dicapai
Bab 4. Permasalahan yang Muncul
Bab 5. Strategi Pemecahan Masalah
Bab 6. Realisasi Penggunaan Anggaran
Bab 7. Rencana Kegiatan Berikutnya
Bab 8. Kesimpulan
Bab 9. Daftar Pustaka
Lampiran
)Kuitansi Penggunaan Anggaran, Dokumentasi, Foto Kegiatan(
LAMPIRAN
Lampiran 8. Outline Laporan Keuangan Akhir
Cover Proposal
Profil Lembaga/Organisasi/Unit
Bab 1.Laporan Realisasi Anggaran
Bab 2.Laporan Penggunaan Anggaran Belanja
Lampiran
)Kuitansi Penggunaan Anggaran, Dokumentasi, Foto Kegiatan(
Sekretariat
Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi
Direktorat Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi
Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi
Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi
Gedung II BPPT Lantai 21
Jalan MH. Thamrin No. 8 Jakarta Pusat
Telp. (021) 3169809/3169839
Fax. (021) 3101952
Download