Sistem pasar bebas dan kebijakan pemerintah

advertisement
Sistem pasar bebas dan kebijakan
pemerintah
Pertemuan 23
Pandangan mengenai sistem
pasar
1. Ekonomi pasar bebas
2. Ekonomi campuran
3. Ekonomi perencanaan pusat
Filosofi pasar bebas
• Invisible hand (tangan gaib) yaitu apabila
masyarakat diberi kebebasan untuk
melakukan kegiatan ekonomi maka
kebebasan ini akan mewujudkan efisiensi
yang tinggi
• Pemerintah hanya berperan menyediakan
dan mengembangkan infrastruktur dan
menjalankan administasi pemerintahan
Corak kegiatan ekonomi pasar
bebas
•
Analisis keseimbangan sebagian dan
keseimbangan umum
a. Keseimbangan sebagian: pasar barang dan
pasar faktor produksi
b. Analisis keseimbangan umum: interaksi
diantara berbagai pasar
Analisis keseimbangan mengatasi
masalah pokok ekonomi
1. Barang apakah yang perlu diproduksikan
dan dalam jumlah berapa
2. Bagaimana berbagai jenis barang tersebut
diproduksikan
3. Untuk siapakah barang tersebut
diproduksikan
Kebaikan ekonomi pasar bebas
a.
faktor-faktor produksi akan digunakan dengan
efisien
b. Kegiatan ekonomi dalam pasar diatur dan
diselaraskan dengan efisien
c. Pertumbuhan ekonomi yang kuat akan dapat
diwujudkan
d. Pelaku kegiatan ekonomi diberi kebebasan
melakukan kegiatan ekonomi yang disukainya
Efisiensi penggunaan faktor
produksi
• Efisiensi alokatif yaitu
suatu perusahaan
dikatakan mencapai
efisiensi alokatif
apabila tingkat
harganya sama dengan
biaya marjinal
• Efisiensi produktif
yaitu jika suatu
perusahaan dapat
mencapai biaya
produksi yang paling
minimum. Secara
teoritis dicapai oleh
pasar yang bersaing
sempurna (pasar
bebas)
Keburukan sistem ekonomi pasar
bebas
1. Akibat-akibat external yang merugikan
2. Kekurangan produksi barang publik dan
barang merit
3. Menciptakan kekuasaan monopoli dalam
pasar
4. Kegagalan membuat penyesuaian dengan
efisien
5. Distribusi pendapatan tidak merata
Akibat eksternal yang merugikan
• Akibat ini muncul karena perusahaan
diharuskan mencapai efisiensi yang tinggi
sehingga biaya sosial kurang diperhatikan
misalnya membuang limbah tanpa melalui
cara yang aman tetapi langsung ke sungai
atau ke tanah sehingga air tanah di sekitar
perusahaan tidak bisa dimanfaatkan oleh
masyarakat
Kekurangan barang publik dan
barang merit
• Barang publik yaitu barang yang penggunaannya
dilakukan secara bersama relatif tidak bisa
disediakan jika tanpa campur tangan pemerintah
karena bagi swasta pembuatan barang publik
adalah sia-sia.
• Barang merit yang baik (merit goods) misalnya
pendidikan kurang diperhatikan oleh pengusaha
yang menganut pasar bebas sebab tidak
mendatangkan hasil yang dinginkan (efisiensi dan
laba)
Menciptakan kekuasaan
monopoli dalam pasar
• Sebuah perusahaan yang bersaing bebas dan
memenangkan persaingan akan tumbuh
sebagai monopoli. Jika tidak dikontrol
pemerintah, monopoli ini akan
menyengsarakan masyarakat
Kegagalan membuat penyesuaian
dengan efisien
• Apabila terdapat masalah dalam
perekonomian (misalnya pengangguran)
maka sistem pasar bebas akan bekerja
dengan membuat upah menjadi merosot
sehingga keseimbangan permintaan dan
penawaran seimbang kembali. Pada
kenyataanya mekanisme kurang berjalan
Distribusi pendapatan terbagi
dengan tidak merata
• Pasar bebas akan melahirkan pemenang
yaitu sebagian pihak yang bekerja lebih
efisien, pekerja yang lebih trampil dan
produktif dan merekalah yang
berpenghasilan lebih tinggi. Sebagian besar
yang lain berpenghasilan rendah karena
kurang efisien, kurang trampil dan kurang
produktif.
Pasar Bebas dan Kebijakan
Pemerintah (lanjutan)
Pertemuan 24
Bentuk-bentuk campurtangan
pemerintah
1. Membuat dan melaksanakan peraturan
dan undang-undang
2. Secara langsung melakukan kegiatan
ekonomi
3. Melakukan kebijakan fiskal dan moneter
Membuat peraturan dan undangundang
• Tujuan utamanya adalah mempertinggi
efisiensi mekanisme pasar
• Sebagai penghalang agar kekuasaan
monopoli yang berpotensi merugikan
konsumen dapat dihindari
Terlibat langsung dalam kegiatan
ekonomi
• Ada suatu jenis usaha yang baru bisa
menikmati skala ekonomis jika beroperasi
dalam skala yang sangat besar, untuk jenis
usaha ini tidak ada salahnya jika pemerintah
terlibat dalam bisnis ini misalnya maskapai
penerbangan, pembuatan pelabuhan dll
yang jika dilakukan swasta kurang efisien
Melakukan kebijakan fiskal dan
moneter
• Kebijakan fiskal adalah kebijakan yang ditempuh
pemerintah untuk mempengaruhi perekonomian
dengan melakukan perubahan pada pengeluaran
pemerintah, pajak atau subsidi.
• Kebijakan moneter adalah kebijakan yang
ditempuh pemerintah untuk mempengaruhi
perekonomian dengan melakukan perubahan pada
jumlah uang beredar dan suku bunga
Tujuan ditetapkanya kebijakan
fiskal dan moneter
1. Untuk mengatasi masalah-masalah
makroekonomi misal pengangguran, kenaikan
harga dan pertumbuhan ekonomi yang kurang
memuaskan
2. Untuk menjamin agar faktor produksi
dialokasikan pada berbagai kegiatan ekonomi
secara efisien
3. Untuk membantu terciptanya distribusi
pendapatan yang lebih merata
Masalah pengangguran
• Ekonomi pasar bebas gagal mengatasi
masalah pengangguran (kasus depresi di
Inggris) yang membuat JM.Keynes
mengusulkan perlunya campurtangan
pemerintah
Faktor produksi dialokasikan
secara efisien
• Ekonomi pasar bebas tidak mungkin
menggunakan faktor produksi secara
berimbang pada berbagai sektor, wilayah
dan kegiatan sehingga akan muncul
ketidakseimbangan. Satu bidang lebih maju
dari bidang yang lain sehingga pemertaan
pendapatan semakin sulit dicapai
Tujuan umum campurtangan
pemerintah
1. Mengawasi agar akibat eksternal yang
merugikan dapat dihindari
2. Menyediakan barang publik yang cukup dan
dengan harga yang murah
3. Mencegah terjadinya monopoli yang merugikan
masyarakat
4. Mencegah terjadinya praktek penindasan dan
ketidak setaraan dalam masyarakat
5. Memastikan tercapainya pertumbuhan ekonomi
yang kuat
Download