Materi Rehabilitasi Sosial by Pak Catur HW, MM

advertisement
ISTILAH "REHABILITASI" BERASAL
DARI
BAHASA
LATIN,
YAITU
"HABILIS" YANG ARTINYA MAMPU.
JADI
SECARA
HARFIAH,
REHABILITASI
ADALAH
MEMAMPUKAN KEMBALI ATAU
MENJADIKAN MAMPU KEMBALI.
 PENGERTIAN
INI MENGANDUNG
ARTI IMPLISIT BAHWA
TERDAPAT
SUATU
KEADAAN
AWAL DIMANA SESEORANG YANG
TADINYA MEMELIKI KEMAMPUAN
KEMUDIAN
DIA
MENGALAMI
KETIDAKMAMPUAN
SEHINGGA
MEMERLUKAN REHABILITASI

PADA WAKTU ITU REHABILITASI SECARA UMUM
DIARTIKAN SEBAGAI PEMULIHAN/ PERBAIKAN
(RESTORASI) HAK RAJA ATAU BANGSAWAN YANG
HILANG ATAU DIHAPUSKAN.

BEBERAPA
DIARTIKAN
WAKTU
KEMUDIAN
REHABILITASI
SEMAKIN LUAS YANG MENCAKUP
PEMULIAH/ PERBAIKAN NAMA BAIK (REPUTASI)
SESEORANG
DENGAN
CARA
MENJERNIHKAN
TUNTUTAN-TUNTUTAN YANG TIDAK ADIL ATAU
TIDAK MENDASAR DAN MENERBITKAN KEMBALI
NAMA BAIK ORANG TERSEBUT
 SELANJUTNYA
MUNCUL
PEMIKIRAN-PEMIKIRAN
SOSIAL
MODERN
DAN
PENGERTIAN
REHABILITASI
BERKEMBANG
MENJADI PEMULIHAN KAPASITAS
FISIK DAN MENTAL SESEORANG
KEDALAM KEADAAN SEBELUMNYA.


Rehabilitasi adalah salah satu fungsi dari
sistem pelayanan kesejahteraan sosial.
Ketiga fungsi lainnya adalah preventif,
remedial dan promotif.
Rehabilitasi diartikan sebagai penyembuhan
bagi penyandang masalah sosial. Fungsi ini
banyak dilaksanakan dalam pekerjaan sosial
klinis


DILIHAT
DARI
TUJUAN
PELAYANANNYA,
REHABILITASI
BERTUJUAN UNTUK MEMBUAT SESEORANG SADAR
AKAN POTENSI-POTENSINYA DAN KEMUDIAN
MEMBERIKAN
SARANA
UNTUK
MENCAPAI/
MEWUJUDKAN POTENSI-POTENSI TERSEBUT.
BILA DILIHAT DARI PENERAPANNYA REHABILITASI
MERUJUK KEPADA KOMBINASI DISIPLIN-DISIPLIN
ILMU, TEKNIK-TEKNIK DAN FASILITAS-FASILITAS
KHUSUS YANG DITUJUKAN UNTUK MEMBERIKAN
PEMULIHAN FISIK, PENYESUAIAN DIRI SECARA
PSIKOLOGIS, KONSELING PRIBADI, KONSELING
KETRAMPILAN
KERJA,
PELATIHAN
DAN
PENEMPATAN KERJA.

DEPARTEMEN SOSIAL RI MENGGUNAKAN
ISTILAH REHABILITASI SEBAGAI PENUNJUK
FUNGSI UTAMA YANG DITERAPKAN OLEH
BEBERAPA LEMBAGA PELAYANAN (UPT),
SEPERTI PANTI REHABILITASI PENYANDANG
CACAT
TUBUH,
PANTI
REHABILITASI
PENYANDANG CACAT MENTAL, SASANA
REHABILITASI SOSIAL ANAK NAKAL, PANTI
REHABILITASI SOSIAL KORBAN NARKOTIKA
DAN LAIN-LAIN.

DRS. SUTARSO, MSW (1980 : 12) JUGA
MENGATAKAN BAHWA :
KESEJAHTERAAN SOSIAL MELAKSANAKAN FUNGSI
REHABILITASI ATAU FUNGSI PENYEMBUHAN DAN
PEMULIHAN
KALAU
DIDALAMNYA
TERCAKUP
SEKUMPULAN
KEGIATAN-KEGIATAN
YANG
DITUJUKAN UNTUK MENGHILANGKAN KONDISIKONDISI
YANG
BERUPA
KETIDAKMAMPUAN
MENGALAMINYA
UNTUK
BERFUNGSI
SECARA
NORMAL
KEMBALI
DIDALAM
MASYARAKAT.
MENURUT PERNYATAAN DIATAS, SASARAN FUNGSI
REHABILITASI ADALAH MEREKA YANG MENGALAMI
KETIDAKMAMPUAN FISIK, EMOSIONAL DAN SOSIAL.

DIDALAM KEPUTUSAN MENSOS RI NO :
07/HUK/KBP/II/1984
TENTANG
POLA
DASAR
PEMBANGUNAN
BIDANG
KESEJAHTERAAN SOSIAL,
DINYATAKAN
BAHWA
:
FUNGSI
REHABILITASI DIARTIKAN SEBAGAI SUATU
PROSES
REFUNGSIONAL
DAN
PENGEMBANGAN UNTUK MEMUNGKINKAN
PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN
SOSIAL MAMPU MELAKSANAKAN FUNGSI
SOSIALNYA
DALAM
KEHIDUPAN
MASYARAKAT.

DR. HENRY KESSER.
REHABILITASI MERUPAKAN SUATU CARA
PEMULIHAN BAGI PARA PENDERITA CACAT
SEHINGGA
DAPAT
MENGGUNAKAN
KEMAMPUAN-KEMAMPUAN MEREKA SECARA
OPTIMA, BAIK SECARA FISIK, MENTAL,
SOSIAL DAN EKONOMI.

SCOTT ALLAN
REHABILITASI BUKAN HANYA
MERUPAKAN PROSES RESTORASI,
TETAPI
MERUPAKAN
USAHA
UNTUK
MENCAPAI
KEMANDIRIAN, PERAWATAN DIRI
DAN
UNTUK
MEWUJUDKAN
POTENSI YANG DIMILIKI.

WHO
REHABILITASI
ADALAH
SERANGKAIAN
UPAYA
YANG
TERKOORDINASI, TERDIRI DARI
UPAYA-UPAYA MEDIS, SOSIAL
EDUKASIONAL UNTUK MELATIH
KEMBALI
SESEORANG
AGAR
DAPAT MENCAPAI KEMAMPUAN
FUNGSIONAL
PADA
TARAF
SETINGGI MUNGKIN.

DEPARTEMEN SOSIAL RI
REHABILITASI ADALAH SUATU
PROSES REFUNGSIONALISASI DAN
PENGEMBANGAN
UNTUK
MEMUNGKINKAN
PENDERITA
CACAT MAMPU MELAKSANAKAN
FUNGSI-FUNGSI SOSIAL SECARA
WAJAR
DALAM
KEHIDUPAN
MASYARAKAT

DALAM SEBAGIAN DEFINISI DIATAS NAMPAK
ADANYA KECENDERUNGAN BAHWA KETIKA
ORANG BERBICARA MENGENAI REHABILITASI,
MAKA PERHATIAN TERUTAMA DITUJUKAN
KEPADA PENYANDANG CACAT ATAU ORANG
YANG MENGALAMI KECACATAN, YANG MANA
DALAM KONSEP WHO DIBAGI DALAM 3 (TIGA)
KONSEP
UTAMA
YAKNI
IMPAIRMENT,
DISABILITY DAN HANDICAP
 IMPAIRMENT
ADALAH
KEHILANGAN
ATAU
KETIDAKNORMALAN
STRUKTUR
ATAU
FUNGSI
BAIK
SECARA
PSIKOLOGIS, FISIKOLOGIS ATAU
ANATOMIS.
DALAM HAL INI PENYANDANG
CACAT TUBUH, CACAT MENTAL,
SAKIT
MENTAL,
TERMASUK
DIDALAMNYA
 DISABILITY
ADALAH
KETERBATASAN
ATAU
KEKURANGAN
UNTUK
MELAKSANAKAN
KEGIATAN
SECARA
WAJAR
BAGI
KEMANUSIAAN
YANG
DIAKIBATKAN OLEH KONDISI
IMPAIRMENT

KELOMPOK KETIGA INI ADALAH HANDICAP
YAITU ORANG-ORANG YANG MENGALAMI
KETIDAKBERUNTUNGAN
SEBAGAI
AKIBAT
DARI KONDISI IMPAIRMENT DAN DISABILITY
YANG MEMBATASI ATAU MENGHAMBAT
PELAKSANAAN PERANAN SECARA NORMAL.
(TERGANTUNG DARI USIA, JENIS KELAMIN
DAN FAKTOR SOSIAL SERTA KEBUDAYAAN)





BERBAGAI JENIS ISTILAH REHABILITASI, YAKNI
:
REHABILITASI MEDIS
REHABILITASI PENDIDIKAN
REHABILITASI VOKASIONAL
DAN REHABILITASI SOSIAL

REHABILITASI MEDIS DAPAT DIPANDANG
SEBAGAI
UPAYA
MENGEMBALIKAN
KEMAMPUAN KESEHATAN PASIEN MELALUI
LAYANAN-LAYANAN
KESEHATAN
YANG
BERSIFAT PENYEMBUHAN DAN PEMULIHAN
KESEHATAN,
PEMBERIAN
ALAT-ALAT
PENGGANTI ATAU ALAT BANTU, DAN TERAPITERAPI FISIOLOGIS
 REHABILITASI
MEDIS KHUSUSNYA
YANG
DILAKUKAN
DALAM
KONTEKS RUMAH SAKIT UMUM
BIASANYA DILENGKAPI DENGAN
LAYANAN
YANG
BERSIFAT
PSIKOLOGIS OLEH PSIKOLOG DAN
LAYANAN YANG BERSIFAT SOSIAL
(SOSIAL MEDIS) OLEH PEKERJA
SOSIAL MEDIS
 SEDANGKAN
REHABILITASI MEDIS
YANG DILAKUKAN DI RUMAH
SAKIT JIWA MUTLAK MEMERLUKAN
LAYANAN
PSIKIATER,
DAN
LAYANAN
PENUNJANG
OLEH
PEKERJA
SOSIAL
MEDIS
KHUSUSNYA DALAM HUBUNGAN
DENGAN MASYARAKAT

DALAM PERKEMBANGAN MEDIS DEWASA INI,
TERDAPAT
KECENDERUNGAN
BAHWA
LAYANAN PSIKOSOSIAL MEDIS DIRUMAH
SAKIT
MULAI
DILAKSANAKAN
OLEH
TENAGA-TENAGA
PERAWAT
TERLATIH
DIBIDANG PSIKOSOSIAL MEDIS,
WALAUPUN
DALAM
KENYATAANNYA
CAKUPAN PELAYANAN PERAWAT DIBATASI
OLEH
RUANG
DAN
WAKTU,
YAKNI
TERBATAS PADA LOKASI RUMAH SAKIT.
DENGAN KENYATAAN INI, MAKA PERAN
PEKERJA SOSIAL DALAM REHABILITASI MEDIS
DIRUMAH
SAKIT
MENJADI
PERAN
PENUNJANG
BAGI
KEBERHASILANNYA
PELAYANAN MEDIS SAAT INI

REHABILITASI
PENDIDIKAN
DAPAT
DIPANDANG SEBAGAI UPAYA PENANAMAN
DAN PENGEMBANGAN POTENSI INTELEKTUAL
KELAYAN, KHUSUSNYA DILAKSANAKAN PADA
SETTING SEKOLAH LUAR BIASA SEPERTI, SLB
A UNTUK PENYANDANG CACAT NETRA, SLB B
UNTKU
PENYANDANG
CACAT
RUNGU
WICARA, SLB C UNTUK PENYANDANG CACAT
MENTAL DAN SLB D UNTUK PENYANDANG
CACAT TUBUH.

PERAN PEKERJA SOSIAL MERUPAKAN LAYANAN
PENDUKUNG TERHADAP PENCAPAIAN TUJUAN
PENDIDIKAN. DALAM SLB, PROFESI YANG LEBIH
DOMINAN DALAM PELAYANAN ADALAH GURU
SLB, SEDANGKAN PROFESI-PROFESI LAINNYA
SEPERTI DOKTER- PSIKOLOG, DAN PEKERJA
SOSIAL MERUPAKAN PROFESI PENDUKUNG

REHABILITASI
VOKASIONAL
(KEKARYAAN)
BERKAIATAN DENGAN UPAYA MEMBERIKAN
BEKAL KETERAMPILAN KERJA BAGI KELAYAN
SEHINGGA KELAYAN MEMILIKI KESIAPAN
UNTUK
MANDIRI
SECARA
EKONOMI
DIMASYARAKAT.
PUSAT-PUSAT
LATIHAN
KERJA DARI BERBAGAI JENIS KELAYAN, PRSVBD
CIBINONG DAN LBK (LOKA BINA KARYA)
ADALAH SEBAGIAN KONTEKS REHABILITASI
VOKASIONAL

REHABILITASI SEMACAM INI DIPERLUKAN
TENAGA-TENAGA
YANG
MENGUASAI
KETERAMPILAN
KHUSUS
DIBIDANG
KEKARYAAN
TERMASUK
ASSESMENT
VOKASIONAL
YANG
MENGGUNAKAN
INSTRUMEN-INSTRUMEN
YANG
KHUSUS
PULA. OLEH SEBAB ITU, PEKERJA SOSIAL
YANG
BEKERJA
DALAM
LEMBAGA
REHABILITASI VOKASIONAL PERLU DIBERIKAN
KETERAMPILAN
KHUSUS
DISAMPING
KEAHLIANNYA DIBIDANG PSIKOSOSIAL

Rehabilitasi sosial adalah segenap upaya yang
ditujukan
untuk
mengintegrasikan
atau
mengintegrasikan kembali seseorang kedalam
kehidupan
masyarakat
dengan
cara
membantunya menyesuaikan diri dengan
tuntutan keluarga, komunitas dan pekerjaan
sejalan dengan pengurangan setiap beban
sosial dan ekonomi yang dapat merintangi
proses rehabilitasi

SEDANGKAN
FUNGSI
SOSIAL
ADALAH
KEMAMPUAN DAN PERAN SESEORANG UNTUK
BERINTEGRASI MELALUI KOMUNIKASI DAN
INTERAKSI DALAM HIDUP BERMASYARAKAT
SECARA WAJAR


REHABILITASI
SOSIAL
UMUMNYA
DILAKSANAKAN DALAM KONTEKS PANTI
YANG MENYELENGGARAKAN PELAYANANPELAYANAN
BERUPA
PEMENUHAN
KEBUTUHAN
FISIK,DAN
KESEHATAN,
BIMBINGAN
SOSIAL
DAN
PSIKOLOGIS,
MENTAL KEAGAMAAN DAN KETERAMPILAN
REHABILITASI SOSIAL DILAKSANAKAN JUGA
DIMASYARAKAT
DENGAN
PENDEKATAN
REHABILITASI
SOSIAL
BERBASISKAN
MASYARKAT YANG LEBIH MEMUNGKINKAN
PERCEPATAN PENGINTEGRASIAN KEMBALI
KELAYAN DENGAN MASYARAKAT

KETIKA
KITA
MENYEBUTKAN
ISTILAH
REHABILITASI SOSIAL, MAKA KITA TIDAK LAGI
TERBATAS PADA PEMBICARAAN MENGENAI
PENYANDANG CACAT SEBAGAI SASARANNYA,
MELAINKAN
SUATU
PERHATIAN
DAN
KEPEDULIAN
TERHADAP
ORANG-ORANG
YANG
MENGALAMI
MASALAH
SOSIAL
PATOLOGIS YAITU ORANG-ORANG YANG
MENUNJUKKAN GEJALA YANG DIANGGAP
SEBAGAI "PENYAKIT SOSIAL".

PENYAKIT
SOSIAL
MENURUT
KARTINI
KARTONO (1988 : V) ADALAH "SEGENAP
TINGKAH LAKU MANUSIA YANG DIANGGAP
TIDAK SESUAI, MELANGGAR NORMA-NORMA
UMUM DAN ADAT ISTIADAT ATAU TIDAK
TERINTEGRASI DENGAN TINGKAH LAKU
UMUM ". MASALAH SOSIAL PATOLOGIS INI
DISEBUT PULA SEBAGAI DEVIASI ATAU
PENYIMPANGAN
TINGLAH
LAKU
DARI
TENDENSI SENTRAL ATAU CIRI-CIRI UMUM
RAKYAT BANYAK.


ASPEK PSIKOSOSIAL REHABILITASI DIJELASKAN OLEH
CHARLES ZASTROW SEBAGI REAKSI EMOSIONAL
PENYANDANG CACAT TERHADAP KECACATANNYA
DAN REAKSI MASYARAKAT TERHADAP KECACATAN.
REAKSI
EMOSIONAL
PENYANDANG
CACAT
MERUPAKAN ASPEK PSIKOLOGIS REHABILITASI,
SEDANGKAN REAKSI MASYARAKAT TERHADAP
KECACATAN MERUPAKAN ASPEK SOSIAL DARI
REHABILITASI.


REAKSI-REAKSI EMOSIONAL
MENGALAMI
KECACATAN
TERSEBUT PERLU DIPAHAMI
ORANG YANG
(IMPAIRMENT)
KELAYAN
DAN
KELUARGANYA
AKAN
MENUNJUKAN
BERBAGAI
REAKSI
KETIKA
MENGETAHUI KEBERADAAN KECACATANNYA
(IMPAIRMENT)

TAHAP I : DENIAL (PENYANGKALAN)
BAGI KELAYAN ATAU KELUARGANYA SULIT UNTUK
MENGAKUI BAHWA MEREKA MEMILIKI KECACATAN
(IMPAIRMENT)
JIKA KELAYAN MENYANGKAL KEBERADAAN SUATU
MASALAH, KONSELING PERLU DIPUSATKAN PADA
PENYANGKALAN INI DENGAN MENGEKSPOLORASI
MENGAPA ORANG YAKIN BAHWA SUATU MASALAH
TIDAK ADA DAN DENGAN MENGUMPULKAN BUKTIBUKTI UNTUK MENDOKUMENTASIKAN KEBERADAAN
MASALAH BAGI KELAYAN. KEMUDIAN KELAYAN
PERLU DIKONFRONTASIKAN DENGAN BUKTI-BUKTI
INI, TETAPI DENGAN CARA YANG BIJAKSANA

KELAYAN DAN KELUARGANYA TIDAK SUKA
TERHADAP FAKTA BAHWA ORANG LAIN TETAP
SEGAR BUGAR, SEMENTARA MEREKA CACAT.
KELAYAN MERASA BAHWA INI TIDAK ADIL.

PENYAMPAIAN DUKUNGAN EMOSIONAL DAN
EMPATI MEMBANTU MENCIPTAKAN SUASANA
YANG MENGENAKKAN BAGI MEREKA DALAM
MENGHADAPI KECACATANNYA. MEMBIARKAN
KELAYAN
MELONTARKAN
KEMARAHAN
DAPAT DAPAT MENGURANGI INTENSITAS
KEMARAHANNYA.
SEKALI
INTENSITAS
KEMARAHAN BERKURANG MAKA MEREKA
AKAN MAMPU MENGUJI KESULITANNYA
SECARA REALITAS DAN LEBIH BAIK


KELAYAN
MULAI
MENERIMA
EKSISTENSI
KECACATANNYA TETAPI AKAN MENAWAR BERBAGAI
MACAM HAL SEPERTI KELAYAN BERJANJI AKAN
MENJADI BAIK ATAU MEREKA MENGHARAPAKAN
AKAN ADA PEMECAHAN SECARA ILMIAH YANG AKAN
MENYEMBUHKAN KECACATANNYA SEPENUHNYA
PELAYANAN SOSIAL UNTUK MEMBANTU ANAK
MEREKA TINGGAL DALAM KEHIDUPAN SEUTUHNYA,
MISALNYA PROGRAM PENDIDIKAN DI SEKOLAH
KHUSUS, DAY CARE CENTERS, BENGKEL KERJA
PROGRAM LATIHAN KERJA, DAN LAIN-LAIN.


KELAYAN DAN KELUARGANYA TELAH BERHENTI
MENYANGKAL
KEBERADAAN
KECACATAN.
KEMARAHANNYA TELAH REDA DAN TIDAK LAGI
MENCOBA TAWAR MENAWAR. MEREKA MENGERTI
HAKEKAT KECACTANNYA DAN MENYADARI BAHWA
MEREKA
PERLU
MELAKUKAN
PERUBAHANPERUBAHAN DALAM HIDUPNYA,
AKAN TETAPI MEREKA BELUM SIAP UNTUK
MENGUSAHAKAN PERBAIKAN KEADAANNYA. MEREKA
CENDERUNG MEMIKIRKAN KECACATANNYA DAN
MENUNJUKKAN SIKAP : " TERKUTUKLAH AKU".
"ALANGKAH MENDERITANYA", "MALANGNYA AKU
INI" DAN LAIN SEBAGAINYA


PEKERJA
SOSIAL
(KONSELOR)
PERLU
MENUNJUKKAN EMPATI DAN MEMBANTU
KELAYAN MELIHAT BAHWA KECACATAN
MEREKA TIDAK AKAN SECARA DRAKTIS
MEMPENGARUHI
KEHIDUPAN
MEREKA,
SEPERTI YANG MEREKA KIRA. KELAYAN PERLU
DIBERIKAN
HARAPAN-HARAPAN
YANG
REALISTIS
SEHINGGA
MEREKA
DAPAT
MENNYESUAIKAN DIRI DAN MEMUNGKINKAN
MEREKA MENDAPATKAN KEHIDUPAN YANG
BERARTI


KELAYAN KINI TELAH MEMPUNYAI MOTIVASI
UNTUK MELAKUKAN APA YANG DAPAT
MEREKA LAKUKAN UNTUK MENGEMBALIKAN
KEHIDUPANNYA. JIKA KELAYAN MENCAPAI
TAHAP INI,MAKA MEREKA SIAP DILIBATKAN
DALAM PROGRAM REHABILITASI
KESADARAN SECARA BERLAHAN DATANG
MELALUI INTERAKSI DENGAN ORANG LAIN,
SERING MENEMPATKAN NILAI NEGATIF ATAS
KECACATANNYA.
MEMILIKI CIRI-CIRI TUBUH YANG TIDAK
MENARIK MERUPAKAN TANDA MANUSIA YANG
RENDAH. OLEH KARENA ITU ORANG-ORANG
YANG "DISABLE" DINILAI SEBAGAI MAKHLUK
YANG
KURANG
DIINGINKAN.
KADANGKADANG PENILAIAN PADA KEINDAHAN TUBUH
MEMBUAT MEREKA YANG CACAT MENJADI
SASARAN
LELUCON.
ADA
KALANYA
MENYEBABKAN
ORANG-ORANG
YANG
"DISABLE"
MENJAUHKAN
DIRI
ATAU
DIPERLAKUKAN SEBAGAI MAKHLUK YANG
RENDAH
ORANG YANG CACAT SENSITIF TERHADAP
INTERAKSI YANG DIBUAT-BUAT. ORANG YANG
CACAT TIDAK SUKA DIPERLAKUKAN BERBEDA
SECARA SOSIAL KARENA MEREKA MEMPUNYAI
GANGGUAN / HAMBATAN FISIK.
TUJUAN UTAMA : TERCIPTANYA DAN TERBINA
SUASANA DAN KONDISI SOSIAL YANG DINAMIS
DALAM KEHIDUPAN INDIVIDU, KELUARGA DAN
MASYARAKAT
YANG
DILIPUTI
RASA
KESELAMATAN,
KESUSILAAN,
KEAMANAN,
KETERTIBAN DAN KETENTRAMAN LAHIR BATIN
SERTA
MEMILIKI
HARGA
DIRI
SENDIRI
MENURUT SUATU KONDISI OBYEKTIF MASINGMASING.



MENINGKAT DAN BERKEMBANGNYA NILAI-NILAI
KEAKRABAN DAN TANGGUNGJAWAB KELUARGA
BERDASARKAN NILAI-NILAI BANGSA.
TERCIPTANYA SISTEM NILAI DAN SIKAP SOSIAL
YANG MENDUKUNG USAHA-USAHA PEMBANGUNAN
SEHINGGA
TERWUJUDNYA
KUALITAS
HIDUP
PERTISIPASI
SOSIAL,
DISIPLIN
SOSIAL
DAN
LINGKUNGAN YANG MENUNJANG PEMBANGUANAN
NASIONAL.
USAHA-USAHA
KESEJAHTERAAN
SOSIAL
MASYARAKAT
MELEMBAGA
DIKALANGAN
MASYARAKAT LUAS DAN SEMAKIN BERMUTU SERTA
MAMPU MENJANGKAU SASARAN GARAPAN YANG
LEBIH LUAS.


MENINGKATNYA
KEMAUAN
DAN
KEMAMPUAN PENYANDANG MASALAH SOSIAL
UNTUK MENOLONG DIRINYA SENDIRI GUNA
MEMPERBAIKI
TARAF
KESEJAHTERAAN
SOSIAL.
MENINGKAT DAN BERKEMBANGNYA TARAF
KESEJAHTERAAN
SOSIAL
WARGA
DAN
KELOMPOK/ KESATUAN MASYARAKAT.
SARANA
DAN
PRASARANA
REHABILITASI ATAU LEBIH DIKENAL
DENGAN ISTILAH THE TOOLS OF
REHABILITATION.
SARANA
DAN
PRASARANA
REHABILITASI TERBAGI MENJADI 4
KATEGORI, ANTARA LAIN :
•
•
•
PROGRAM ADALAH SUATU RENCANA PROSEDUR
YANG LUAS YANG DIPRAKARSAI DAN DILAKSANAKAN
OLEH KELOMPOK-KELOMPOK ATAU PERORANGAN
TIDAK LANGSUNG BERKAITAN DENGAN HAL-HAL
YANG TERINCI TENTANG PEMBERIAN PELAYANAN
DALAM BIDANG-BIDANG REHABILITASI YANG KHUSUS
TETAPI
LEBIH
BANYAK
BERKAITAN
DENGAN
KEGIATAN-KEGIATAN
PERENCANAAN
DAN
PENGORGANISASIAN TENTANG REHABILITASI SECARA
UMUM

SCOPE (JANGKAUAN PROGRAM)
JANGKAUAN SUATU PROGRAM DAPAT
BERSIFAT NASIONAL ATAU SETEMPAT
(LOKAL).
SEBAGIAN
BESAR
PROGRAM
REHABILITASI DI INDONESIA DILAKSANAKAN
PADA
KEDUA
TINGKATAN
TERSEBUT
SEHINGGA DAPAT MENGATUR KEGIATANKEGIATAN
BERSAMA
DALAM
BIDANG
PROMOSI,
INFORMASI
DAN
DAERAHDAERAH PELAYANAN.

ORGANISASI PROGRAM
ORGANISASI DARI SUATU PROGRAM DAPAT
DIGOLONGKAN MENJADI : PEMERINTAH
(PUBLIC), SWASTA (PRIVATE). SELAIN ITU,
ORGANISASI PROGRAM DAPAT DIDASARKAN
ATAS
SUATU
:
PROFESI
(ALONG
PROFESSIONAL LINES, DISIPLIN ILMU, DASAR
YANG LEBIH LUAS/ UMUM (GENERAL).

TUJUAN PROGRAM
TUJUAN DARI SUATU PROGRAM TERDAPAT
PADA SALAH SATU JENIS MASALAH SOSIAL
DAN JUGA DAPAT DITUJUKAN PADA
KELOMPOK-KELOMPOK MASALAH SOSIAL
YANG LEBIH LUAS
SERINGKALI
TUJUAN
PROGRAM
BERKAIATAN DENGAN SUATU BAGIAN DARI
PROSES REHABILITASI YANG KHUSUS.

PRAKTEK OPERASIONAL PROGRAM
PRAKTEK OPERASIONAL DARI SUATU PROGRAM DAPAT
BERLANGSUNG MELALUI BERBAGAI BIDANG KEGIATAN
SEPERTI :
- PENGADAAN BERBAGAI PELAYANAN (ESTABLISHMENT OF
SERVICES),
- INFORMASI DAN PUBLIKASI
- KOORDINASI KEGIATAN, PERTUKARAN IDE-IDE/PEMIKIRAN
PROFESSIONAL
- PENGUMPULAN DANA, PENELITIAN DAN PENDIDIKAN.
SEBAGIAN BESAR PROGRAM MEMILIKI SUATU KOMBINASI
DARI BERBAGAI KOMPONEN ATAU KLASIFIKASI SEPERTI YANG
DIKEMUKAKAN DIATAS. NAMUN BELUM ADA SATUPUN
PROGRAM ATAU ORGANISASI NASIONAL DALAM BIDANG
REHABILITASI YANG MENCAKUP SEMUA BIDANG PROFESIONAL
DAN DISIPLIN DALAM SEMUA TAHAP-TAHAP KEGATAN
REHABILITASI.


DALAM BIDANG REHABILITASI, SUATU PELAYANAN
ADALAH PENERAPAN DARI GABUNGAN ANTARA
BAKAT DAN METODE, YANG PADA UMUMNYA
BERSIFAT PROFESIONAL ATAU TEKNIS YANG
MENDATANGKAN HASIL YAITU MERINGANKAN
AKIBAT-AKIBAT DARI MASALAH YANG DIHADAPI.
DENGAN
DEMIKIAN,
TIDAK
PERLU
UNTUK
MENGADAKAN BERBAGAI PELAYANAN REHABILITASI
DITEMPAT-TEMPAT
TERPISAH
ATAU
OLEH
PERORANGAN SECARA SENDIRI-SENDIRI. SUATU
PROGRAM REHABILITASI DAPAT MENYEDIAKAN
BERBAGAI PELAYANAN TERSEBUT DALAM PROGRAM
REHABILITASINYA.
SESUAI DENGAN PRINSIP BAHWA PROGRAM
REHABILITASI
HARUS
DILAKSANAKAN
SECARA TERINTEGRASI OLEH BERBAGAI
DISIPLIN DAN BADAN/LEMBAGA SEHINGGA
PEMBERIAN
PELAYANAN
BERSIFAT
KOMPREHENSIF
ATAU
PELAYANAN
TERHADAP MANUSIA SEUTUHNYA, MAKA
TENAGA YANG TERLIBAT DALAM PROSES
REHABILITASI TERSEBUT BERASAL DARI
BERBAGAI DISIPLIN ILMU DAN PROFESI,
ANTARA LAIN :


DOKTER (UMUM DAN SPESIALIS), PERAWAT,
TERAPIS FISIK, TERAPIS PENEMPATAN KERJA,
TERAPIS KOREKTIF, TERAPIS BICARA DAN
PENDENGARAN.
PEKERJA SOSIAL DAN MEDICAL SOCIAL
WORK, PSIKOLOG KLINIS DAN KONSELOR,
GURU (UMUM DAN KHUSUS), KONSULTAN
LATIHAN KERJA, DIREKTUR DAN STAF
ADMINISTRASI
PADA
PUSAT-PUSAT
REHABILITASI, SHELTERED WORKSHOP DAN
SEKOLAH-SEKOLAH LUAR BIASA.

SELAIN TENAGA TERSEBUT, MASIH TERDAPAT
LAGI
ORANG-ORANG
ATAU
ANGGOTA
MASYARAKAT YANG DAPAT BERPARTISIPASI
SECARA
TIDAK
LANGSUNG
DALAM
MEMPRAKARSAI ATAU MELAKSANAKAN SALAH
SATU ATAU BEBERAPA PROGRAM REHABILITASI,
DIANTARANYA : VOLUNTEEERS, PENCARI DANA
(FUNDRAISERS), BURUH DAN PENGUSAHA,
KELOMPOK ORANG TUA, KELOMPOK-KELOMPOK
KEAGAMAAN, DAN LAIN-LAIN. TANPA ADANYA
PENGERTIAN, KERJASAMA DAN BANTUAN DARI
ORANG-ORANG TERSEBUT MAKA USAHA-USAHA
YANG DILAKUKAN UNTUK PARA TENAGA
PROFESIONAL TIDAK AKAN BERHASIL DENGAN
BAIK.
FASILITAS YAITU SESUATU YANG DAPAT MEMPERLANCAR SUATU
TINDAKAN ATAU PELAKSANAAN SUATU KEGIATAN. DALAM
HUBUNGANNYA DENGAN URUSAN MEDIS DAN REHABILITASI,
FASILITAS TERDIRI DARI :






RUMAH SAKIT (KHUSUS BAGI REHABILITASI)
LEMBAGA ATAU PUSAT REHABILITASI
SHELTERED WORKSHOP (TEMPAT BERUSAHA YANG
DILINDUNGI/DIBANTU)
PUSAT-PUSAT LATIHAN KERJA DAN SEKOLAH-SEKOLAH LUAR
BIASA
PERLENGKAPAN/PERALATAN (EQUIPMENT)
PERLENGKAPAN YANG DIGUNAKAN DAN DIPERLUKAN DALAM
MELAKSANAKAN PROGRAM REHABILITASI TERDIRI DARI
BERBAGAI JENIS DAN JUMLAHNYA SANGAT BANYAK SESUAI
DENGAN JUMLAH PROFESI YANG TERLIBAT.
Download