bab iv manajemen proyek

advertisement
MANAJEMEN PROYEK
MANAJEMEN PROYEK
• Proyek didefinisikan sebagai sederetan tugas yang diarahkan
pada suatu hasil output utama
• Contoh proyek perusahaan pembangunan jalan, jembatan,
gedung, perrumahan, pabrik dan lain sebagainya
MANAJEMEN PROYEK
• Manajemen proyek meliputi tiga fase :
1. Perencanaan
2. Penjadwalan
3. Pengendalian
PERENCANAAN PROYEK
• Perencanaan mencakup penentuan sasaran, pendefinisian
proyek dan pengorganisasian tim
PENJADWALAN PROYEK
• Penjadwalan proyek adalah tantangan yang sulit bagi manajer
operasi.
• Fase penjadwalan menghubungkan sumber daya manusia,
uang dan bahan untuk aktivitas khusus dan menghubungkan
satu aktivitas aktivitas dengan aktivitas lain
• Tidak berjalannya penjadwalan dan pengendalian
menyebabkan terjadinya kelebihan biaya yang tidak
diperlukan.
PENJADWALAN PROYEK
• Penjadwalan proyek meliputi pengurutan dan pembagian
waktu untuk seluruh aktivitas proyek
• Pada fase ini manajer memutuskan lamanya setiap aktivitas
dan menghitung banyaknya orang dan bahan
• Suatu pendekatan penjadwalan proyek adalah diagram Grantt
• Beberapa sebutan lain untuk Gantt Chart diantaranya adalah
Milestones Chart, Project Bar Chart dan juga activity chart
PENJADWALAN PROYEK
• Gantt Chart adalah sejenis grafik batang (Bar Chart) yang
digunakan untuk memastikan 1) semua aktivitas telah
direncanakan 2) urutan kerjanya telah dipertimbangkan 3)
perkiraan waktu aktivitas tercatat 4) keseluruhan waktu
proyek telah dibuat
DIAGRAM GANTT
PENJADWALAN PROYEK
• Diagram Gantt tidak memadahi untuk mengilustasikan
hubungan antara aktivitas dan sumber daya
• PERT dan CPM adalah dua teknik jaringan yang digunakan
secara luas yang dapat mempertimbangkan hubungan dan
ketergantungan dari keseluruhan aktivitas
• Akan tetapi pendekatan apapun yang dilakukan, penjadwalan
proyek membantu menunjukkan hubungan setiap aktivitas
dengan aktivitas lainnya terhadap keseluruhan proyek serta
mengetahui hubungan yang harus didahulukan
PENGENDALIAN PROYEK
• Pengendalian proyek pada proyek-proyek besar memerlukan
pengawasan ketat pada sumber daya, biaya, kualitas dan
anggaran.
• Manajer proyek tidak hanya mendapat sorotan yang tinggi
tetapi menghadapi keputusan etis seperti :
1. Tawaran hadiah dari kontraktor
2. Tekanan untuk mengubah laporan untuk menutupi
kenyataan penundaan
3. Laporan palsu untuk biaya dan pengeluaran
4. Penggunaan bahan bahan substandar dan menurunkan
standar keselamatan
PENGENDALIAN PROYEK
• Sebuah proyek harus memiliki pekerjaan atau tugas yang
terdefinisi dengan baik dimana penyelesaiannya menandai
selesainya proyek dan tugas-tugas yang mengikuti urutan
tertentu.
• Dalam hal ini manajer proyek bertanggung jawab untuk
memastikan bahwa :
1. Seluruh aktivitas dilakukan dengan urutan dan waktu yang
tepat
2. Proyek selesai sesuai anggaran
3. Proyek memenuhi sasaran kualitas
PENGENDALIAN PROYEK
• Teknik evaluasi dan pengulasan program (PERT – Program
Evaluation and Review Technique) dan metode jalur kritis
(CPM - Critical Path Method) membantu para manajer
melakukan penjadwalan, pemantauan serta pengendalian
proyek besar
• Diagram PERT / CPM dapat ditemui pada beberapa aplikasi
seperti MS Project, Primavera, Pert Master dsb
DIAGRAM JARINGAN DAN
PENDEKATANNYA
• Diagram jaringan (network) Menunjukkan kapan mulai dan
kapan selesai
• Terdapat 2 pendekatan dalam menggambarkan diagram
jaringan yakni menggunakan AON (Activity on Node) dan AOA
(Activity on Arrow)
• Peggambaran yang paling sering digunakan adalah AON
DIAGRAM JARINGAN DAN
PENDEKATANNYA
• Diagram jaringan (network) Menunjukkan kapan mulai dan
kapan selesai
• Terdapat 2 pendekatan dalam menggambarkan diagram
jaringan yakni menggunakan AON (Activity on Node) dan AOA
(Activity on Arrow)
• Peggambaran yang paling sering digunakan adalah AON
DIAGRAM JARINGAN DAN
PENDEKATANNYA
AON
A DATANG SEBELUM B, DAN B
DATANG SEBELUM C
A
B
C
AOA
A DATANG SEBELUM B, DAN B
DATANG SEBELUM C
A
B
C
DIAGRAM JARINGAN
• Gambarkan proyek berikut dengan diagram jaringan (AON)
AKTIVITAS
A
B
C
D
E
F
G
H
PENDAHULU
A
A, B
C
C
D, E
F, G
WAKTU (MINGGU)
2
3
2
4
4
3
5
2
25
DIAGRAM JARINGAN
F, 3
A, 2
C, 2
H, 2
E, 4
Mulai
B, 3
D, 4
G, 5
DIAGRAM JARINGAN
• Untuk mengetahui berapa lama proyek dapat diselesaikan kita
menggunakan analisa jalur kristis (critical path analysis)
• Untuk menentukan jalur kritis kita menentukan waktu paling
awal dan waktu paling akhir pada setiap aktifitas
ES = Early Start = Mulai paling awal
EF = Early Finish= Selesai paling awal
LS = Latest Start = Mulai paling lambat
LF = Latest Finish= Selesai paing lambat
DIAGRAM JARINGAN
• Sebelum suatu aktivitas X dimulai maka pendahulu harus
lebih dahulu diselesaikan
Misalnya aktivitas C pendahulunya A, maka A harus
diselesaikan baru bisa memulai aktivitas C
• Jika suatu aktifitas X mempunyai beberapa pendahulu, maka
early startnya X adalah nilai nilai maksimum dari early finish
pendahulunya
Misalnya aktivitas D pendahulunya A dan B, dimana aktivitas A
2 minggu dan aktivitas B 3 minggu, nilai maksimum dari early
finish pendahulunya adalah 3 minggu
DIAGRAM JARINGAN
F, 3
A, 2
C, 2
H, 2
E, 4
Mulai
B, 3
D, 4
G, 5
DIAGRAM JARINGAN
• ES = EF PENDAHULU
• EF = ES + WAKTU
AKTIVITAS PENDAHULU WAKTU
A
2
B
3
C
A
2
D
A, B
4
E
C
4
F
C
3
G
D, E
5
H
F, G
2
25
ES
0
0
2
3
4
4
8
13
EF
2
3
4
7
8
7
13
15
DIAGRAM JARINGAN
• Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek yakni 15
minggu (EF)
• Setelah itu kita menentukan jalur kritis (CPM - critical path
analysis).
• Jalur kritis merupakan aktivitas x yang jika kita menunda maka
menyebabkan aktivitas lain tertunda
• Jalur kritis dapat dihitung berdasarkan slack
• Slack adalah waktu luang yang dimiliki sebuah aktivitas untuk
dapat diundur pelaksanaannya tanpa menyebabkan
keterlambatan proyek secara keseluruhan
• Slack = LS - ES
DIAGRAM JARINGAN
LF = ES DARI AKTIFITAS SETELAHNYA
LS = LF -WAKTU
AKTIVITAS PENDAHULU WAKTU
A
2
B
3
C
A
2
D
A, B
4
E
C
4
F
C
3
G
D, E
5
H
F, G
2
25
ES
0
0
2
3
4
4
8
13
EF
2
3
4
7
8
7
13
15
LF
2
4
4
8
8
13
13
15
LS
0
1
2
4
4
10
8
13
DIAGRAM JARINGAN
• Aktivitas A, C, E, G dan H termasuk aktifitas kritis
AKTIVITAS WAKTU
A
2
B
3
C
2
D
4
E
4
F
3
G
5
H
2
25
ES
0
0
2
3
4
4
8
13
EF
2
3
4
7
8
7
13
15
LS
0
1
2
4
4
10
8
13
LF
2
4
4
8
8
13
13
15
SLACK
LS-ES
0
1
0
1
0
6
0
0
JALUR
KRITIS
YA
TIDAK
YA
TIDAK
YA
TIDAK
YA
YA
CPM DENGAN ESTIMASI WAKTU 3
AKTIVITAS
• Untuk menentukan bereapa lama proyek selesai dapat
dirumuskan sebagai berikut :
WP = (O + 4S + P)/6
Dimana,
WP = Waktu Penentuan (Normal)
O = Waktu optimis
S = Waktu yang sering terjadi
P = Waktu pesimis
DATA PROYEK
Aktivitas
Pendahulu
(Predesor)
A
-
Waktu
Optimis
Sering
Terjadi
Waktu
Pesimis
2.00
3.00
4.00
B
A
1.00
2.00
3.00
C
A
2.00
3.00
10.00
D
C
1.00
5.50
7.00
E
A, B, C
1.00
4.25
6.00
F
A, B
1.50
1.75
3.50
G
C, D
5.00
6.00
13.00
H
E, F, G
2.00
4.00
6.00
SOAL-SOAL
Waktu
Optimis
Sering
terjadi
Waktu
Pesimis
A
2.00
3.00
4.00
3.00
B
1.00
2.00
3.00
?
C
2.00
3.00
10.00
?
D
1.00
5.50
7.00
?
E
1.00
4.25
6.00
?
F
1.50
1.75
3.50
?
G
5.00
6.00
13.00
?
H
2.00
4.00
6.00
?
Aktivitas
Waktu
Normal
SOAL-SOAL
• Berdasarkan data di atas berapa lama proyek tersebut selesai?
• Aktivitas mana yang termasuk jalur kritis
Download