Bab 1 Gambaran Umum Etika Bisnis dan Profesi

advertisement
Bagian 1
Gambaran Umum
Etika Bisnis dan Profesi
materi ini dapat diunduh di
www.ebpaa.yolasite.com
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
1
Etika Bisnis dan Profesi
• Prinsip umum dari “Etika Bisnis dan
Profesi” adalah bahwa aktivitas bisnis
dan Profesi tidak boleh merugikan
siapapun, melainkan harus
menguntungkan semua fihak.
• Melalui penerapan “Etika Bisnis dan
Profesi” secara tepat, keberhasilan serta
keberlangsungan bisnis dan profesi
akan lebih bisa terjamin.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
2
Etika Bisnis dan Profesi
• Etika berasal dari dari kata Yunani ‘Ethos’
(jamak – ta etha), berarti adat istiadat.
• Etika berkaitan dengan kebiasaan hidup yang
baik, baik pada diri seseorang maupun pada
suatu masyarakat.
• Etika berkaitan dengan nilai-nilai, tatacara hidup
yg baik, aturan hidup yg baik dan segala
kebiasaan yg dianut dan diwariskan dari satu
orang ke orang yang lain atau dari satu generasi
ke generasi yg lain.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
3
Etika Bisnis dan Profesi
• Etika dapat dirumuskan sebagai refleksi
kritis dan rasional mengenai:
a. Nilai dan norma tentang perilaku hidup
yang baik.
b. Nilai dan norma moral yang umum
diterima
• Etika tidak sama dengan Etiket. Etiket
hanya menyangkut perilaku lahiriah yang
menyangkut sopan santun atau tata krama.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
4
Etika Bisnis dan Profesi
• Etika dapat juga dimaknai sebagai
standar tentang “baik” dan “buruk”,
yang merupakan lawan dari “benar”
dan “salah.”  benar belum tentu
baik, salah belum tentu buruk.
• Landasan “baik” dan “buruk” adalah
prinsip-prinsip etika/moralitas.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
5
Etika Bisnis dan Profesi
• Moralitas berasal dari kata Latin Mos (jamak
– Mores) berarti adat istiadat atau
kebiasaan.
• Pengertian harfiah dari etika dan moralitas,
sama-sama berarti sistem nilai tentang
bagaimana manusia harus hidup baik
sebagai manusia yang telah
diinstitusionalisasikan dalam sebuah adat
kebiasaan yang kemudian terwujud dalam
pola perilaku yang ajek dan terulang dalam
kurun waktu yang lama sebagaimana laiknya
sebuah kebiasaan
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
6
Etika Bisnis dan Profesi
• Norma  memberi pedoman tentang
bagaimana kita harus hidup dan bertindak
secara baik dan tepat, sekaligus menjadi
dasar bagi penilaian mengenai baik buruknya
perilaku dan tindakan kita.
• Macam Norma :
a. Norma Khusus
b. Norma Umum
• Norma Sopan santun
• Norma Hukum
• Norma Moral
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
7
Etika Bisnis dan Profesi
• Norma-norma Khusus adalah aturan yang
berlaku dalam bidang kegiatan atau
kehidupan khusus, misalnya aturan olah raga,
aturan pendidikan dan lain-lain
• Norma-norma Umum sebaliknya lebih
bersifat umum dan sampai pada tingkat
tertentu boleh dikatakan bersifat universal.
• Norma Sopan Santun/Norma Etiket adalah
norma yang mengatur pola perilaku dan sikap
lahiriah dalam pergaulan sehari-hari
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
8
Etika Bisnis dan Profesi
• Norma Hukum adalah norma yang dituntut
keberlakuannya secara tegas oleh
masyarakat karena dianggap penting demi
keselamatan dan kesejahteraan manusia
dalam kehidupan bermasyarakat.
• Norma hukum ini mencerminkan harapan,
keinginan dan keyakinan seluruh anggota
masyarakat tentang bagaimana hidup
bermasyarakat yang baik dan bagaimana
masyarakat harus diatur secara baik.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
9
Prinsip-prinsip Etika
Rekan
Sekerja
Keyakinan
Agama
Keluarga
Budaya
Daerah
Profesi
Individu
Sahabat
Hukum
Kesadaran
Pimpinan
Sumber
Norma Etika
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
Masyarakat
Umum
10
Prinsip-prinsip Etika
Etika dan Hukum
• Hukum secara umum sering hanya
merepresentasikan etika pada level minimum.
• Etika sering merepresentasikan standar yang
melampaui ketentuan legal.
Contoh:
• Job description vs policy statements
• Tugas teknis kasir vs sikap kasir terhadap
nasabah
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
11
Prinsip-prinsip Etika
Dalam kaitannya dengan hukum
(legal), terdapat dua poin penting
tentang etika:
• Sesuatu mungkin legal, tetapi tidak
etis (benar).
• Sesuatu mungkin etis (benar), tetapi
tidak legal.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
12
Prinsip-prinsip Etika
Framework dalam membuat penilaian tentang etika:
Dalam membuat penilaian tentang etis tidaknya suatu
perilaku atau tindakan, dapat digunakan rerangka atau
framework sebagai berikut:
Perilaku atau
tindakan yang
telah dilakukan
Bandingkan
Keberterimaan
Etika/Norma
Yang Berlaku
Pertimbangan Nilai
dan Persepsi
Pengamat/Observer
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
13
Prinsip-prinsip Etika
Gradasi Etika
X
Standar
Ego
Y
Standar
Legal
Z
Standar
Praktik
Profesional
Moral/Etika
Tingkat Rendah
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
Z+
Standar
Integritas
Moral/Etika
Tingkat Tinggi
14
Prinsip-prinsip Etika
Etika, Ekonomi, dan Hukum
Area 1: Lanjutkan
Menguntungkan, Etis,
Legal
Area 2a: Lanjutkan –
Hati-hati
Menguntungkan,
Legal
Area 2b: Lanjutkan –
Hati-hati
Menguntungkan, Etis
Etika
3
2b
1
Hukum
2a
Ekonomi
Area 3: Cari jalan untuk meraih untung
Etis, legal, tetapi tidak menguntungkan
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
15
Teori Etika
• Teori Teleologi
 Egoisme Etis
 Utilitarianisme
 Utilitarianisme Perbuatan (Act
Utilitarianism)
 Utilitarianisme Aturan (Rule
Utilitarianism)
• Teori Deontologi
• Teori Hak
• Teori Keutamaan (Virtue)
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
16
Teori Etika
a. Etika Teleologi
Dari kata Yunani, telos = tujuan,
Mengukur baik buruknya suatu tindakan
berdasarkan tujuan yang ingin dicapai
dengan tindakan itu, atau berdasarkan
akibat yang ditimbulkan oleh tindakan
itu.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
17
Teori Etika
 Egoisme Etis
Inti pandangan egoisme adalah bahwa tindakan
dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk
mengejar kepentingan pribadi dan memajukan
dirinya sendiri.
Egoisme ini akan menjadi persoalan serius ketika
ia cenderung menjadi hedonistis, jangka pendek,
dan tidak memahami bahwa kebehasilan pribadi
sangat ditentukan oleh dukungan dan ketepatan
perlakukan terhadap orang lain.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
18
Teori Etika
 Utilitarianisme
berasal dari bahasa latin utilis yang berarti
“bermanfaat”.
Suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat,
tapi manfaat itu harus menyangkut bukan saja satu
dua orang melainkan masyarakat sebagai
keseluruhan.
Kriteria untuk menentukan baik buruknya
suatu perbuatan adalah “the greatest
happiness of the greatest number”,
kebahagiaan bagi orang banyak.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
19
Teori Etika
 Utilitarianisme Perbuatan (Act
Utilitarianism)
Prinsip dasar etika adalah perbuatan yang
memberikan manfaat bagi orang banyak,
tanpa memperhatikan berbagai aturan
yang berlaku.
 Utilitarianisme Aturan (Rule Utilitarianism)
Etika yang tujuannya untuk memberi
manfaat bagi orang banyak, dijalankan
secara terbatas berdasarkan justifikasi
aturan-aturan moral.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
20
Teori Etika
•
Teori Deontologi
Istilah deontologi berasal dari kata
Yunani ‘deon’ yang berarti kewajiban.
Baik buruknya atau etis tidaknya
perbuatan didasarkan pada kewajiban.
Sesuatu yang diwajibkan adalah
baik/etis, dan yang tidak diwajibkan
mungkin tidak baik/etis.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
21
Teori Etika
•
Teori Hak
Teori Hak adalah bagian dari teori
deontologi, karena berkaitan dengan
kewajiban. Untuk mendapatkan hak harus
dipenuhi kewajiban.
•
Teori Keutamaan (Virtue)
Etika diukur dari sisi keutamaan, seperti
keramahan, kejujuran, keadilan,
kepercayaan, keuletan, loyalitas, rasa
hormat dan rasa malu
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
22
Dilema Etika
Dilema etika adalah situasi ketika
seseorang dihadapkan pada keputusan
yang saling berbenturan kepentingan,
misalnya:
• Meninggalkan opsi keputusan yang
sama-sama “benar” tidak terselesaikan.
• Keputusan akan menyisakan sesuatu
yang “buruk” atau tidak menyenangkan.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
23
Dilema Etika
•
•
Pilihan keputusan berbenturan
dengan prinsip-prinsip etika
seseorang/golongan.
Keputusan berbenturan dengan
nilai-nilai etika komunitas atau
masyarakat.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
24
Dilema Etika
Alternatif solusi dilema etika
• Langkah I: Analisis konsekuensi
keputusan.
Siapa yang dibantu? Siapa
dirugikan? Apa manfaat atau
kerugian dari pilihan keputusan?
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
25
Dilema Etika
• Langkah II: Analisis tindakan/pilihan
keputusan.
Bagaimana keputusan diukur berdasarkan
ukuran nilai etika Anda (pengambil
keputusan)?
Jika terjadi perbedaan opini antar grup,
bagaimana perbedaan tersebut akan
diselesaikan?
• Langkah III: Membuat keputusan.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
26
Dilema Etika
• Argumentasi Etika
Memahami informasi yang tersedia untuk
menyelesaikan dilema etika dan membuat
kesimpulan berdasarkan informasi, sesuai
dengan standar etika yang kita dimiliki.
Lawrence Kohlberg mengembangkan
framework (rerangka) tentang cara
mengembangkan argumen etika untuk
mengatasi berbagai problem dilema etika.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
27
Dilema Etika
Kohlberg menawarkan 3 level
framework
• Preconventional
Level terendah pengembangan etika
moral; berhubungan dengan
penghargaan dan hukuman/sanksi.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
28
Dilema Etika
• Conventional
Seseorang menjadi sadar terhadap etika moral
yang lebih luas dari pengalaman etika moral di
level keluarga.
• Post-conventional
Pada level yang lebih tinggi, seseorang mampu
mendefinisikan dan mengaktualisasikan nilai-nilai
moralitas berdasarkan wawasan dan
pengalamannya, tidak sekedar merefleksikan
nilai-nilai moralitas golongan atau grup tertentu.
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
29
Terimakasih
etika bisnis dan profesi - www.ebpaa.yolasite.com
30
Download