Jasa-Jasa Bank Lainnya

advertisement
Jasa-Jasa Bank Lainnya
Administrasi Perbankan
Kelompok 4
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Amaliyatul Fauziyah
Ima Khoirunnisa’
Eni Oktaviawati
Diah Agustina
Ach. Jauhari M.
Robbiandi Anggi F.
Rossita Dwi Ayu S.
(15080314008)
(15080314010)
(15080314018)
(15080314046)
(15080314048)
(15080314060)
(15080314062)
Pendidikan Administrasi Perkantoran
Pendidikan Ekonomi
Fakultas Ekonomi
Universitas Negeri Surabaya
A. Pengertian Jasa Bank Lainnya
Kegiatan Perbankan
yang ke-3
Pelengkap Fasilitas Bank
Pendukung Bank
B. Keuntungan Jasa-Jasa Bank
Biaya Administrasi
Biaya Kirim
Biaya provisi dan Komisi
Biaya Sewa
Biaya tagih
Biaya Iuran
C. Jenis-Jenis Jasa-Jasa Bank Lainnya
Kiriman Uang
(Transfer)
Kliring
(Clearing)
Inkaso
(Collection)
Safe Deposit Box
Bank Card
Bank Notes
Travellers Cheque
Letter Of Credit (L/C)
Jasa-Jasa di pasar
Modal
Menerima Setoransetoran
Bank Garansi dan
Referensi Bank
Melakukan
Pembayaran
1. Kiriman Uang (Transfer)
Transfer merupakan jasa pengiriman uang lewat
bank dalam kota, luar kota, ataupun luar negeri.
Pengirim
Bank
Penerima
Keuntungan Jasa Transfer
# Bagi Nasabah :
# Bagi Bank :
- Biaya kirim
- Biaya Provisi dan
Komisi
- Pelayanan kepada
Nasabah
-Pengiriman uang lebih
cepat
- Aman sampai tujuan
- Pengiriman dapat
dilakukan lewat telepon
melalui pembebanan
rekening
-Prosedur mudah dan
murah
2. Kliring (Clearing)
• Merupakan Jasa penyelesaian hutang-piutang antar
bank dengan cara saling menyerahkan warkat-warkat
yang akan dikliringkan di lembaga kliring yang
dikoordinir oleh Bank Indonesia.
• Tujuan dilaksanakan kliring oleh Bank Indonesia:
Untuk memajukan dan memperlancar alur lalu lintas
pembayaran giral, Agar perhitungan penyelesaian
utang piutang dapat dilaksanakan lebih mudah,
aman, dan efisien.
• Warkat; alat lalu lintas pembayaran giral yang
diperhitungkan dalam satu lembaga yang disebut
Lembaga Kliring. Contoh warkat:
 Cek, Bilyet Giro, Surat bukti penerimaan transfer, wesel
bank, nota kredit, dll.
• Proses Penyelesaian Warkat-Warkat Kliring di
Lembaga Kliring terdiri dari:
- Kliring Keluar
- Kliring Masuk
- Pengembalian Kliring
• Penolakan pembayaran cek disebabkan:
a. Asal cek atau BG salah
b. Tanggal cek atau BG belum jatuh tempo
c. Materai tidak ada atau tidak cukup
d. Jumlah yang tertulis di angka dan huruf beda
e. Tanda tangan tidak sama/lengkap
f. dan lain sebagainya
3. Inkaso
• Merupakan jasa bank untuk menagihkan warkat-warkat
yang berasal dari luar kota atau luar negeri. Contoh:
apabila kita memperoleh selembar cek yang diterbitkan
oleh bank di kota Balikpapan, maka cek tersebut dapat
dicairkan di Jakarta melalui jasa inkaso.
– Warkat-warkat yang dapat ditagihkan melalui inkaso
misalnya cek, bilyet giro, wesel, kuitansi, surat aksep,
deviden, kupon, money order, dan surat berharga
lainnya.
– Proses penyelesaian inkaso yang dilakukan oleh bank
dibagi kedalm dua bagian, yaitu:
a. Inkaso Berdokumen
b. Inkaso Tidak Berdokumen
Inkaso
Inkaso
3. Safe Deposit Box
• Merupakan jasa bank yang diberikan kepada para
nasabahnya
yang membutuhkan keamanan pada benda-benda ataupun suratsurat berharga miliknya.
• Bentuknya berupa kotak dimana terdapat ukuran yang berbedabeda sesuai dengan kebutuhan dari para nasabahnya.
• Surat-surat berharga yang disimpan di dalam safe deposit box
adalah:
a. Sertifikat deposito
e. Sertifikat tanah
b. Saham
f. Obligasi
c. Surat Perjanjian
g. Akte kelahiran
d. Akte pernikahan
h. Ijasah
• Benda-benda yang dapat disimpan di dalam safe deposit box adalah;
Emas, Mutiara, Berlian, Intan, Permata
• Barang-barang yang dilarang disimpan di SDB adalah; narkotik,
bahan yang mudah meledak, dan bahan bahaya lainnya.
• Keuntungan yang dapat diperoleh pihak bank adalah biaya sewa,
uang setoran jaminan yang mengendap, dan pelayanan nasabah.
>> Lanjutan…..
• Keuntungan bagi nasabah pemegang SDB adalah;
a. Menjamin kerahasiaan barang-barang yang disimpan
b. Keamanan dokumen juga terjamin, hal ini disebabkan;
peralatan keamanan canggih, SDB terbuat dari baja tahan api,
terdapat dua buah anak kunci dimana kunci tersebut
dipegang oleh bank dan nasabah.
• Adapun biaya yang dikenakan kepada nasabah yang
menyewa SDB ada dua macam yaitu:
a. Biaya sewa yang besarnya tergantung ukuran box yang
diinginkan serta jangka waktu sewa. Biaya sewa dibayar
biasanya per tahun.
b. Setoran jaminan, merupakan biaya pengganti, apabila kunci
yang dipegang oleh nasabah hilang dan box harus dibongkar.
Akan tetapi, jika tidak terjadi masalah, maka apabila SDB tidak
diperpanjang setoran jaminan dapat diambli kembali.
Safe Deposit Box
5.Bank Card
Kartu yang dikeluarkan oleh bank atau
tembaga non bank. Kartu plastik diberikan
kepada nasabah untuk dapat dipergunakan
sebagai alat pembayaran di berbagai tempat
seperti supermarket, pasar swalayan, hotel,
restoran, tempat hiburan. dan tempattempat lainnya. Di samping itu, dengan
kartu ini juga dapat diuangkan di berbagai
tempat seperti di ATM (Automated Teller
Machine).
Sistem Kerja Kartu Plastik
1. Nasabah mengajukan permohonan
sebagai pemegang kartu dengan memenuhi
segala peraturan yang telah dibuat.
2. Bank atau lembaga pembiayaan akan
menerbitkan kartu apabila “disetujui”
setelah melalui penelitian terhadap
kredibilitas dan kapabilitas calon nasabah,
kemudian diserahkan ke nasabah.
3. Dengan kartu yang sudah disetujui
pemegang kartu berbelanja di suatu tempat
dengan bukti pembayarannya.
Bila terjadi transaksi
1. Pemegang kartu melakukan transaksi dengan menunjukkan kartu
dan menandatangani bukti transaksinya.
2. Pihak pedagang akan menagihkan ke bank atau lembaga
pembiayaan berdasarkan bukti transaksinya dengan nasabah.
3. Bank atau lembaga pembiayaan akan membayar kembali kepada
merchant sesuai dengan perjanjian yang telah mereka sepakati.
4. Bank atau lembaga pembiayaan akan menagihkan pada pemegang
kartu berdasarkan bukti pembelian sampai batas waktu tertentu.
5. Pemegang kartu akan membayar sejumlah nominal yang tertera
sampai batas waktu yang telah ditentukan dan apabila terjadi
keterlambatan,maka nasabah akan dikenakan bunga dan denda.
6. Bank Notes
Merupakan uang kartal asing yang
dikeluarkan dan diterbitkan oleh bank di luar
negeri. Bank notes dikenal juga dengan
istilah “devisa tunai” yang mempunyai sifatsifat seperti uang tunai. Tidak semua bank
notes dapat diperjualbelikan, hal ini
tergantung daripada peraturan devisa di
negara yang asal bank notes.
Pengelompokan bank notes yang kuat
berdasarkan kategori sebagai berikut:
a. bank notes tersebut mudah diperjualbelikan
b. nilai tukar terkendali/stabil
c. frekuensi penjualan sering terjadi
d. dan pertimbangan lainnya.
Hal ini disebabkan oleh beberapa
alasan yaitu:
a. kondisi bank notes cacat/rusak
b. tergolong dalam valuta lemah
c. tidak memiliki persediaan
d. diragukan keabsahannya.
7. Travellers Cheque
Travellers Cheque dikenal dengan nama cek
wisata atau cek perjalanan yang biasanya
digunakan oleh mereka yang hendak
bepergian atau sering dibawa oleh turis.
Travellers
cheque
diterbitkan
dalam
pecahan-pecahan tertentu seperti halnya
uang kartal dan diterbitkan dalam mata
uang rupiah dan mata uang asing.
Manfaat penggunaan travellers
cheque:
a. Memberikan kemudahan berbelanja
b. Mengurangi risiko kehilangan
c. Memberikan rasa percaya diri
d. Dapat dijadikan cindera mata ataupun hadiah
buat teman, kolega atau nasabah.
e. Biasanya untuk pembelian travellers cheque,
tidak dikenakan biaya, begitu pula pada saat
pencairannya, namun hal ini sangat tergantung
kepada bank yang menerbitkannya.
Perbedaan antara personal cheque dengan
travellers cheque adalah sebagai berikut
Personal Cheque
- Umurnya mak. 70 hari
- Hanya dapat diuangkan pada bank
di mana dibuka rekening
- Besarnya nilai cek ditulis pada saat
penerbitan cek
- Dikenakan bea materai
- Tanda tangan dibubuhkan pada saat
cek diterbitkan
- Dapat ditandatangani lebih dari dua
orang
- Cek biasa pada hakikatnya adalah
pencairan dana di bank
- Cek biasa jika hilang, maka tidak
dapat digantikan
Travellers Cheque
-Umurnya tidak dibatasi tergantung dari
bank yang menerbitkannya
-Dapat dibelanjakan dan diuangkan di
berbagai tempat yang punya hubungan
dengan bank yang mengeluarkannya
-Besarnya nilai traveilers cheque dalam
bentuk pecahan tertentu
-Tidak dikenakan materai
-Tanda tangan dibubuhkan dua kali, yaitu
pada saat pembelian dan pencairan hanya
ditandatangani oleh satu orang (yang
berhak)
-TC pada hakikatnya bukan berasal dari
simpanan di bank
-TC jika hilang dapat diganti sesuai
nominal yang hilang tersebut
8. Letter Of Credit (L/C)
Letter of Credit merupakan salah satu jenis bank yang
diberikan kepada masyarakat untuk memperlancar arus
barang (ekspor-impor) termasuk barang dalam negeri
(antar pulau). Kegunaan L/C adalah untuk menampung
dan myelesaikan kesulitan-kesulitan dari pihak pembeli
(importir) maupun penjual (eksportir) dalam transaksi
dagangannya.
Jenis-Jenis L/C
Recovable L/C
Irrevocable L/C
Sight L/C
Unsance L/C
Restricted L/C
Unrestricted L/C
Redclause L/C
Transferable L/C
Revolving L/C
9. Bank Garansi dan Referensi Bank
Bank garansi yaitu jaminan pembayaran yang
diberikan oleh bank kepada suatu pihak, baik
perorangan, perusahaan atau badan/lembaga lainnya
dalam bentuk surat jaminan.
Di dalam pemberian fasilitas bank garansi ada tiga
pihak terlibat, yaitu :
1. Pihak penjamin (bank)
2. Pihak terjamin (nasabah)
3. Pihak penerima (pihak ketiga)
Tujuan memberikan Bank Garansi
1. Meberikan bantuan fasilitas dan kemudahan
memperlancar transaksi nasabah
2. Untuk memberikan keyakinan bahwa pemegang
jaminan tidak akan menderita kerugian bila pihak
yang dijaminkan melalaikan kewajibannya
3. Memberikan rasa aman dan ketentraman dalam
berusaha baik bagi bank maupun pihak lainnya
10. Memberikan Jasa-jasa di Pasar
Modal
Jasa-jasa bank yang diberikan dalam rangka mendukung kelancaran
transaksi di pasar modal antara lain:
 Penjamin Emisi (underwriter)
 Penjamin (guarantor)
 Wali Amanat (trustee)
 Perantara perdagangan efek/pialang (broker)
 Pedagang efek (dealer)
 Perusahaan pengelola dana (invesment company)
11. Menerima Setoran-setoran
Setoran atau pembayaran yang biasa diterima oleh bank
antara lain:
 Pembayaran listrik
 Pembayaran telepon
 Pembayaran pajak
 Pembayaran uang kuliah
 Pembayaran rekening air
 Setoran ONH
12.Malakukan Pembayaran
Gaji
Suatu
bentuk
balas
jasa
ataupun
penghargaan yang diberikan secara teratur
kepada seorang pegawai atas jasa dan hasil
kerjanya. Gaji sering juga disebut sebagai
upah, dimana keduanya merupakan suatu
bentuk kompensasi, yakni imbalan jasa yang
diberikan secara teratur atas prestasi kerja
yang diberikan kepada seorang pegawai.
Pensiun
Dana pensiun adalah badan hukum yang
mengelola dan menjalankan program yang
menjanjika manfaat pensiun.
Ada dua jenis dana pensiun
1. Dana pensiun pemberi kerja ,dan
2. Dana Pensiun Lembaga Keuangan Dana
Pensiun Lembaga Keuangan
Bonus
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bonus
merupakan upah tambahan di luar gaji atau upah
sebagai hadiah atau perangsang; gaji, upah ekstra
yang dibayarkan kepada karyawan.
Hadiah
Hadiah
atau
hibah
atau
kado
adalah
pemberian uang, barang, jasa dan lain-lain yang
dilakukan tanpa ada kompensasi balik seperti yang
terjadi dalam perdagangan, walaupun dimungkinkan
pemberi hadiah mengharapkan adanya imbal balik,
ataupun dalam bentuk nama baik (prestise) atau
kekuasaan.
Deviden
Dividen merupakan bagian laba yang
diperoleh pemegang saham atau pemegang
polis asuransi atau pembagian sisa hasil
usaha koperasi yang diperoleh anggota
koperasi.
Download