rangkuman sim bab 11 mengelola pengetahuan

advertisement
RANGKUMAN SIM BAB 11
MENGELOLA PENGETAHUAN
(MANAGING KNOWLEDGE)
A. BIDANG MANAJEMEN PENGETAHUAN
TABEL ALASAN PENTINGNYA DIMENSI PENGETAHUAN
PENGETAHUAN SEBAGAI ASET PERUSAHAAN
1. Pengetahuan adalah asset tak berwujud
2. Perubahan data menjadi pengetahuan dan informasi yang berguna memerlukan
penggunaan sumber daya organisasional
3. Pengetahuan bukan merupakan subjek dari the law of diminishing return (hukum
hasil yang semakin berkurang) dalam hal asset fisik, tapi pada jaringan, nilainya
akan semakin bertambah seiring dengan banyaknya pengetahuan yang dibagikan
oleh manusia.
PERUSAHAAN MEMILIKI BENTUK YANG BERBEDA
1.
2.
3.
4.
Pengetahuan dapat bersifat tersirat tetapi juga bersifat ekplisit (dikodifikasikan).
Pengetahuan meliputi cara melakukan sesuatu, keterampilan, dan keahlian.
Pengetahuan meliputi cara mengikuti suatu prosedur.
Pengetahuan meliputi alasan mengapa, bukan sekadar kapan, sesuatu terjadi
(kausalitas).
PERUSAHAAN MEMILIKI LOKASI
1. Pengetahuan adalah peristiwa kognitif yang melibatkan model dan pemetaan
pikiran orang.
2. Pengetahuan memiliki basis sosial dan individual.
3. Pengetahuan bersifat “melekat” (sulit digerakkan), letaknya pasti (menyatu
dengan budaya perusahaan tertentu), dan kontekstual (hanya tepat digunakan
pada situasi tertentu).
Tsara Azizah
Page 1
PENGETAHUAN TERGANTUNG SITUASI/ SITUASIONAL
1. Pengetahuan bersifat kondisional: Mengetahui kapan saat prosedur diterapkan
sama pentingnya dengan mengetahui prosedur itu sendiri (kondisional)
2. Pengetahuan berkaitan dengan konteks: Kamu harus tahu bagaimana
menggunakan perangkat tertentu dan pada situasi seperti apa Kamu dapat
menggunakannya.
MANAJEMEN PENGETAHUAN RANTAI NILAI
Manajemen pengetahuan mengacu pada serangkaian proses bisnis dalam suatu
organisasi untuk membuat, menyimpan, mentransfer, dan menerapkan pengetahuan.
Manajemen pengetahuan meningkatkan kemampuan organisasi untuk belajar dari
lingkungannya dan untuk menggabungkan pengetahuan ke dalam proses bisnisnya.
Bagan tersebut menggambarkan lima langkah nilai tambah dalam nilai rantai
manajemen pengetahuan. Tahapan tersebut menambah nilai data mentah dan informasi
menjadi pengetahuan yang dapat digunakan.
1. Pengetahuan Akuisisi (Kemutahiran Pengetahuan)
Perusahaan harus menciptakan pengetahuan baru dengan menemukan pola di data
perusahaan atau dengan menggunakan workstation pengetahuan di mana insinyur
Tsara Azizah
Page 2
bisa menemukan pengetahuan baru. Sebuah sistem pengetahuan yang koheren dan
terorganisir juga membutuhkan sistematis data dari sistem pemrosesan transaksi
perusahaan yang melacak penjualan, pembayaran, persediaan, pelanggan, dan data
penting lainnya, serta data dari sumber eksternal seperti feed news, laporan industri,
pendapat hukum, penelitian ilmiah, dan statistik pemerintah.
2. Penyimpanan pengetahuan
Penyimpanan pengetahuan
melibatkan penciptaan database. Manajemen harus
mendukung pengembangan penyimpanan pengetahuan yang direncanakan oleh
sistem, mendorong pengembangan skema perusahaan besar untuk mengindeks
dokumen. Pemberian penghargaan perlu dilakukan pada karyawan yang rajin mengupdate data. Misalnya, menghargai tenaga penjualan untuk mengirimkan nama-nama
prospek ke database perusahaan bersama prospek di mana semua penjualan personil
dapat mengidentifikasi setiap prospek dan meninjau penyimpanan data.
3. Pengetahuan Diseminasi (Penyebaran Pengetahuan)
Penggunaan Portal, e-mail, instant messaging, wiki, jaringan sosial, dan mesin
pencari merupakan teknologi untuk alat kolaborasi dan berbagi kalender, dokumen,
data, dan grafik. Teknologi kontemporer tampaknya telah menciptakan banjir
informasi dan pengetahuan. “Bagaimana manajer dan karyawan dapat menemukan,
di lautan informasi dan pengetahuan, yang yang benar-benar penting bagi keputusan
mereka dan pekerjaan mereka?” Di sini, program pelatihan, jaringan informal, dan
berbagi pengalaman manajemen dikomunikasikan melalui bantuan budaya yang
mendukung manajer untuk memusatkan perhatian mereka pada pengetahuan dan
informasi penting.
4. Pengetahuan Aplikasi
Pengetahuan baru harus dibangun menjadi sebuah proses bisnis perusahaan dan
sistem aplikasi utama, termasuk aplikasi perusahaan untuk mengelola proses bisnis
menjadi kunci internal dalam hubungan dengan pelanggan.
5. Membangun Organisasi dan Manajemen Modal: Kolaborasi, Komunitas Praktek, dan
Lingkungan Kantor
Tsara Azizah
Page 3
Communities of Practice(COP) adalah jaringan sosial informal yang profesional
dimana terdiri dari karyawan dalam dan di luar perusahaan yang memiliki sejenis
kegiatan dan kepentingan yang terkait dengan pekerjaan. Kegiatan komunitas ini
termasuk kelompok pendidikan, konferensi, newsletter online, berbagi pengalaman
dan teknik untuk memecahkan masalah pekerjaan tertentu. Biasanya dilaksanakan
secara online, contoh : IBM.
3 TIPE SISTEM MANAJEMEN PENGETAHUAN
Penjelasan :
a. Sistem manajemen perusahaan atau Enterprise-wide knowledge management
systems adalah sistem serba guna yang digunakan oleh perusahaan untuk
mengumpulkan, menyimpan, mendistribusikan, dan menerapkan pengetahuan dan
muatan digital. Sistem ini menyediakan basis data berikut perangkatnya untuk
menyusun dan menyimpan dokumen terstruktur dan tidak terstruktur beserta
objek pengetahuan lainnya, direktori dan perangkat untuk mencari karyawan yang
berpengalaman di bidang tertentu, dan perangkat berbasis Web untuk kolaborasi
dan komunikasi.
b. Sistem kerja pengetahuan atau Knowledge work systems (KWS) adalah sistem
yang dikembangkan khusus untuk para teknisi, ilmuwan, dan para pekerja di
bidang pengetahuan lainnya yang bertugas memperoleh dan menciptakan
pengetahuan baru bagi perusahaan.
Tsara Azizah
Page 4
c. Teknik cerdas atau intelligent techniques adalah teknik-teknik yang memliki
tujuan yang berbeda, mulai dari fokus pada menemukan pengetahuan baru seperti:
penggalian data dan jaringan saraf , pengolahan pengetahuan dalam bentuk aturan
bagi program komputer seperti: sistem ahli dan logika fuzzy, sampai pada
bagaimana mendapatkan solusi optimal untuk suatu masalah, seperti: algoritma
genetik.
B. SISTEM MANAJEMEN PENGETAHUAN KESELURUHAN PERUSAHAAN
SUSUNAN SISTEM MANAJEMEN PENGETAHUAN PERUSAHAAN
Pengetahuan Terstruktur adalah pengetahuan eksplisit yang ada di dokumen resmi,
serta dalam aturan formal yang berasal organisasi. Tapi terkadang manajer memerlukan
informasi berbentuk dokumen yang tidak benar-benar terstruktur, seperti : pesan, memo,
proposal, e-mail, grafis, presentasi slide elektronik, video yang dibuat dalam format
berbeda, dan disimpan di banyak lokasi.
Sistem manajemen konten perusahaan membantu organisasi mengelola pengumpulan
pengetahuan, penyimpanan, pengambilan, distribusi, dan pelestarian untuk membantu
perusahaan meningkatkan proses bisnis dan keputusan. Sistem tersebut termasuk
repositori perusahaan dokumen, laporan, presentasi, dan praktik terbaik, serta
kemampuan untuk mengumpulkan dan mengorganisir pengetahuan semiterstruktur
seperti e-mail.
Taksonomi adalah skema untuk mengklasifikasikan informasi dan pengetahuan
sedemikian rupa hingga informasi dan pengetahuan tersebut mudah diakses. Perusahaan
akan merancang taksonominya sendiri untuk mengklasifikasikan informasi menjadi
kategori-kategori.
Sistem
jaringan
pengetahuan
menyediakan
suatu
direktori online mengenai keberadaan pakar dalam bidang pengetahuan tertentu dan
menggunakan teknologi komunikasi untuk memudahkan karyawan menemukan pakar
yang tepat.
Tsara Azizah
Page 5
SISTEM JARINGAN PENGETAHUAN
Solusi dibuat dalam komunikasi ini kemudian ditambahkan ke database solusi dalam
bentuk FAQ, praktik terbaik, atau dokumen lainnya.
C. SISTEM KERJA PENGETAHUAN
Tsara Azizah
Page 6
3 kunci yang sangat penting bagi organisasi dan untuk manajer yang bekerja dalam
organisasi:
1. Menjaga aliran pengetahuan dalam perusahaan seiring dengan perkembangan
perusahaan – dalam teknologi, sains, pemikiran sosial, dan seni.
2. Bertugas melayani sebagai konsultan internal mengenai pengetahuan khusus mereka,
berbagai perubahan yang terjadi, dan kesempatan yang muncul.
3. Bertindak sebagai agen perubahan, mengevaluasi, merintis, dan mendukung proyekproyek perubahan.
Contoh nya penggunaan Computer aided desain (CAD) yang mengotomatisasi
penciptaan dan revisi desain, menggunakan komputer dan software grafis canggih.
Dengan m enggunakan CAD workstation, desainer hanya perlu membuat prototipe fisik
menjelang akhir dari proses desain karena desainnya dapat dengan mudah diuji dan
berubah pada komputer. Kemampuan software CAD menghemat banyak waktu dan
uang. Ada Virtual Reality Modeling Language (VRML) berupa aplikasi yang berbasis
standar Web, yang dapat membuat model tampilan 3D.
Contoh tampilan CAD
D. TEHNIK CERDAS
Artificial intelligence (AI) atau Kecerdasan buatan dan teknologi basis data
memberikan sejumlah teknik cerdas yang dapat digunakan oleh berbagai organisasi untuk
Tsara Azizah
Page 7
“menangkap” pengetahuan perorangan dan pengetahuan kolektif, serta mengembangkan
pengetahuan tersebut.
TABEL CONTOH SISTEM KERJA PENGETAHUAN
SISTEM KERJA PENGETAHUAN
FUNGSI DALAM ORGANISASI
CAD/CAM
(computer-aided manufacturing)
Memberikan insinyur, desainer, dan manajer
pabrik dengan kontrol yang lebih tepat dalam
desain industri dan manufaktur.
Virtual reality systems
Memberikan desainer, arsitek, insinyur, dan
medis pekerja dengan tepat, simulasi benda
photorealistic
Investment workstation
PC high-end yang digunakan di sektor keuangan
untuk menganalisis situasi perdagangan seketika
dan memfasilitasi pengelolaan portofolio
SISTEM PAKAR / EXPERT SYSTEM
1. Bagaimana cara kerja expert system?
Model sistem pakar pengetahuan manusia sebagai seperangkat aturan yang kolektif
disebut basis pengetahuan (knowledge base), strategi menggunakan pencarian
knowledge base disebut inference engine.
a. Dalam forward chaining, mesin inferensi dimulai dengan memasukkan informasi
oleh pengguna dan mencari aturan dasar untuk sampai pada suatu kesimpulan.
b. Dalam backward chaining, strategi untuk mencari basis aturan dimulai dengan
hipotesis dan hasil dengan mengajukan pertanyaan pengguna tentang fakta-fakta yang
dipilih baru hipotesis tersebut dikonfirmasi atau disangkal.
KASUS BERBASIS PENALARAN
1. LOGIKA FUZZY
Tsara Azizah
Page 8
Logika fuzzy adalah teknologi berbasis aturan yang dapat merepresentasikan ketidak
presisian, dengan menciptkan aturan yang menggunakan nilai subjektif atau nilai yang
mendekati (IF-THEN). Jaringan saraf tiruan digunakan untuk menyelesaikan masalahmasalah yang kompleks dan sulit dipahami, di mana sejumlah besar data mengenai
masalah tersebut telah dikumpulkan untuk mencari pola dan hubungan dalam data yang
sangat besar yang terlalu rumit dan sulit dianalisis manusia.
2. NEURAL NETWORK
Jaringan saraf yang digunakan untuk memecahkan masalah kompleks. Jaringan saraf
menemukan pengetahuan ini dengan menggunakan hardware dan software yang paralel
dengan pola pengolahan biologis atau otak manusia. Jaringan saraf "belajar" pola dari
besar jumlah data dengan memilah-milah data, mencari hubungan, membangun model,
dan mengoreksi ulang kesalahan model sendiri. Digambarkan dalam bagan, yaitu:
Tsara Azizah
Page 9
3. ALGORITME GENETIK
Berguna untuk mendapatkan solusi optimal untuk masalah spesifik dengan memeriksa
sejumlah besar kemungkinan solusi untuk masalah tersebut.
4. SISTEM HYBRID AI
Algoritma genetika, logika fuzzy, jaringan saraf, dan sistem pakar dapat
diintegrasikan ke dalam satu aplikasi untuk mengambil keuntungan dari fitur terbaik dari
teknologi ini yang disebut system hybrid AI.
5. TEKNOLOGI AGEN INTELIGEN
Tsara Azizah
Page 10
Membantu para pebisnis menjelajahi data yang besar untuk menemukan dan mengambil
tindakan informasi yang dianggap penting. Agen inteligen adalah program peranti lunak
yang bekerja di latar belakang tanpa intervensi manusia secara langsung untuk
menjalankan tugas-tugas yang spesifik, berulang dan dapat diprediksi.
Sumber :
Chapter 11. Managing Knowledge . Louden P.jane and Louden C.Kenneth
.2012.Prentice Hall
Tsara Azizah
Page 11
Download