konsep host-agent-environment

advertisement
KONSEP
HOST-AGENT-ENVIRONMENT
Biologis laws ( John Gardon )



Penyakit Timbul Karena Ketidak
Seimbangan Antara Agent & Host (
manusia )
Keadaan Keseimbangan Tsb Tergantung
Dari Sifat Alami & Karakteristik Agent &
Host Secara Individual Maupun Secara
Kelompok
Karakteristik Agent & Penjamu, Berikut
Interaksinya Secara Langsung
Berhubungan Dengan & Tergantung
Keadaan Alamiah dari Lingkungan
AGENT
Semua unsur/elemen hidup/mati
yang kehadirannya atau
ketidakhadirannya bila diikuti
kontak efektif dengan manusia
yang rentan, dalam keadaan
lingkungan yang memungkinkan
 akan menstimuli atau
memudahkan terjadinya penyakit
Infektifitas :
Derajat Penularan
Kemanpuan Agent Menginfeksi Penjamu
Tergantung Jumlah & Bentuk Agent
Patogenitas :
Kemampuan Menimbulkan Reaksi Jaringan ( local
& klinis)
Kemampuan Agent Menimbulkan RasaSakit
Virulensi
Derajad Berat Ringannya Reaksi Yang Ditimbulkan
Kemampuan Agent Membuat Sakit Yang Berat
Antigenitas
Kemampuan Agent Untuk Merangsang Penjamu
Membuat Mekanisme Penolakan
Reservoir dari agent
 Adalah habitat normal dimana agent
penyakit hidup, tumbuh dan berkembang
biak
 Habitat dapat berupa manusia , hewan, atau
lingkungan
Reservoir Manusia
 Kasus akut dengan gejala klinis
 tidak bebahaya sebagai sumber penularan
 Carrier kasus
 adalah orang yang menderita infeksi
tertentu tetapi tdk menunjukkan gejala klinis
 berbahaya sebagai sumber penularan




Carrier in apparent Infections :
 Kasus penyakit tertentu yang tidak menunjukan
tanda maupun gejala klinis
Incubatory carrier :
 Adalah kasus yang mampu menularkan penyakit
sebelum munculnya tanda dan gejala klinis dari penyakit
tersebut. Misal Penderita hepatitis B
Convalesent caririer :
 Adalah kasus yang setelah menjalani infeksi akut
tetap dapat menularkan penyakit selama & setelah
mereka menjadi sehat.
Misal  Penggunaan obat yang tidak adekuat pada
penderita salmonelosis
Chronic carrier :
 Adalah kasus yang berlanjut infeksius selama 1 tahun
atau lebih karena pengobatan yang tidak adiknat
Misal : tifus, hepatitis virus dll.
Cara Penularan Agent ke Host
Langsung kontak langsung  GO
droplet spread  TBC
Tidak langsung
Vehicle – borne
meliputi air, makanan, susu, sperma, plasma dll.
 Vector – borne
Mekanik : Tidak memerlukan pengembang biakan
agent dalam mata rantai penularan
Misal: desentri melalui lalat
Biologik : Memerlukan proses berkembang biakan &
tumbuh dalam proses penularanya
Misal : malaria melalui Plasmodium Vivax
 Air – borne
Melalui partikel debu yang bertebaran diudara
Misal: penyakit saluran pernafasan.

Faktor Host
Faktor Host




Sosial Ekonomi
Status Perkawinan
Nutrisi
Immunitas


Mempengaruhi Risiko Untuk Terpapar Sumber
Infeksi
Mempengaruhi Kerentanan dan Resistensi
Manusia Terhadap Infeksi Atau Penyakit
Imunitas Alamiah




Imunitas alamiah aktif :
Didapatkan karena tubuh pernah mendapat infeksi
selanjutnya membentuk antibody terhadap infeksi ttt 
Yang bersangkutan menjadi kebal thdp infeksi tersebut
Imunitas alamiah pasif :
Dimiliki oleh bayi baru lahir dari ibunya.
Terutama anti bodi dari ibu yg dapat melewati plasenta
& masuk kedalam peredaran darah janin
Bertahan ± 4 bulan
Imunitas didapat aktif :
Imunitas yg dibuat Host setelah menerima vaksin/toxoid
 Toksoid tetanus , Vaksin smallpox
Imunitas didapat pasif :
 Dalam hal ini tubuh tidak membentuk anti bodi
tetapi langsung memperoleh kekebalan.
Pemberian imunitas berupa serum & gamma globulin
Kekebalan hanya berlangsung 4-5 minggu
Herd Immunity



Imunitas yang terdapat dlm suatu populasi (
bukan indivdu)
Diperoleh bila 80% populasi mempunyai
immunitas terhadap penyakit ttt
Apabila herd immunity telah diperoleh, suatu
penyakit sulit menembus dan menyebar
pada populasi tersebut.
Faktor Lingkungan
A
H
E
A
E
A
H
A
Menderita penyakit karena
serangan agent kuat
Menderita penyakit karena Host rentan
H
A
E
A
Menderita penyakit karena perubahan
lingkungan yang mendukung agent
A
H
E
A
Perubahan lingkungan yang
menguntungkan host
POLA PENYAKIT


EPIDEMI  Wabah
Timbulnya Penyakit Tertentu Dlm Wilayah
Tertentu dgn Jumlah Kasus Yg Melebihi
Batas Ambang Normal Penyakit Tersebut
Pada Waktu yang Sama Dengan Tahun
Sebelumnya
Exotic Epidemic  Peningkatan Penyakit
yg Sebelumnya Tdk Pernah Ada dlm
Waktu Pendek
PANDEMI

Suatu Keadaan Wabah Penyakit Tertentu
Yang Menyerang Banyak Negara Atau
Benua Sehingga Hampir Sebagian Besar
Dunia Terserang Wabah Penyakit Tersebut
ENDEMI

Suatu Keadaan Dimana Penyakit Tersebut
Selalu Ditemukan Pada Wilayah Tertentu
dlm Bentuk Sub Klinis dan Gejala yg
Ringan dengan Jumlah Yg Tidak Melebihi
Batas Ambang Normal





High Grade Endemic Disease
 Frekuensi Tinggi
Low Grade Endemic Disease
 Frekuensi Rendah
Endemic Epidemic  Peningkatan Kasus
Secara Luar Biasa Dari Penyakit Endemic
Periodecity Cyclic
Peningkatan Frekuensi Penyakit Setiap
Beberapa Tahun Sekali
Periodecity Musiman
Peningkatan Frekuensi Penyakit Setiap
Ada Perubahan Musim


Periodecity Cyclic
Peningkatan Frekuensi Penyakit Setiap
Beberapa Tahun Sekali
Periodecity Musiman
Peningkatan Frekuensi Penyakit Setiap
Ada Perubahan Musim

Seculer Trend
Perubahan Perkembangan Fenomena
Penyakit Dalam Waktu Bertahun-tahun
Bahkan Puluhan Tahun/Abad
Mis : Perkembangan Insiden &
Kematian TBC Di Negara Maju Cenderung
Menurun Dan Perkembangan Insiden
Penyakit Degeneratif Cenderung
Meningkat
Bias Keberhasilan Program Yg Dapat Muncul
Pada Pola Penyakit Seculer Trend :



Program Mulai Dilaksanakan Ketika Kasus Sudah
Mulai Menurun  Harus Ada Kontrol
Sebelumnya
Intervensi Mungkin Bersamaan dgn Frekuensi
Penurunan Peristiwa Lain yg Bersifat
Sementara. Misal Keberhasilan Program KB
Yang Bersamaan dgn Menurunnya Angka
Kelahiran Karena Penyakit
Perubahan dlm Mendiagnosa Mempengaruhi
Proses Penilaian. Misalnya Suatu Program
Terlihat Berhasil Menurunkan Penyakit Karena
Perubahan Diagnosa Kasus yg Lebih Ketat
Download