PSIKOLOGI KLINIS

advertisement
SEMESTER GANJIL 2010/2011
 The
field of clinical psychology integrates
science, theory and practice to understand
and alleviate maladjustment, disability, and
discomfort as well as to promote human
adaptation, adjustment, and personal
development. Clinical psychology focuses on
the intellectual, emotional, biological,
psychological, social and behavioral aspects
of human functioning across the life span, in
varying cultures, and at all socioeconomic
levels.
 Merupakan
lahan/bidang dari Psikologi
yang bertujuan untuk melakukan studi
(mempelajari), melakukan diagnosis, dan
melakukan tritmen terhadap masalah
psikologis, gangguan, ataupun perilaku
abnormal
Merupakan subarea dari ilmu Psikologi yang
mempelajari proses perilaku dan mental, meliputi
penelitian tentang proses mental dan perilaku,
asesmen atau pengukuran thd kemampuan/potensi
dan karakteristik individu, dan usaha untuk
menolong orang yang mengalami gangguan
psiologis.
 Memiliki sikap klinis ataupun pendekatan klinis :
mengkombinasikan antara hasil riset ttg proses
mental dan perilaku dengan asesmen individu untuk
memahami dan menolong seseorang.
 Psikologi klinis lebih mengutamakan penerapan
hasil penelitian sesuai perbedaan masing-masing
individu (idiographic level), tidak untuk orang
secara umum (nomothetic level)

Psikiater,
 Psychiatric social worker,
 counseling psychologists,
 school psychologists,
 rehabilitation psychologists,
 health psychologists,
 dan profesi lain dalam bidang kesehatan mental

 Psikiater:
dokter, punya power dan status
profesi medis; karena dokter  bisa
membuat resep, menangani keluhan fisik dan
melakukan pemeriksaan fisik; bidang
spesialisasi setelah dokter umum
 Psychiatric social worker: aktivitas
profesionalnya serupa dgn psikiater dan
psikolog klinis. Dahulu lebih banyak
berhubungan dengan kekuatan-kekuatan
sosial dan agensi di luar individu yang
memberi kontribusi pada kesulitan klien
 Counseling
psychologist: sangat overlap
dengan psikolog klinis, tetapi lebih banyak
bekerja dengan individu normal atau
moderately maladjusted
 School psychologist: bekerja sama dengan
para pendidik untuk meningkatkan
pertumbuhan intelektual, sosial dan
emosional dari anak usia sekolah. Juga
konsultasi dengan guru-guru dalam isu-isu
kebijakan sekolah, manajemen kelas, dll.
 Rehabilitation
Psychologist: baik dalam riset
maupun praktiknya, berhubungan dengan
individu yang cacat fisik. Cacat mungkin
karena kelainan kelahiran, penyakit, atau
cedera lain. Membantu individu untuk
beradaptasi terhadap kecacatannya (fisik,
sosial, psikologis, lingkungan)
 Health psychologist: menyumbang pada
promosi dan maintenance dari good health,
prevensi dan tritmen penyakit. Membuat
riset dan mempraktikkan program intervensi
untuk prevensi (mis. Berhenti merokok)
 Sebagai
peneliti dan praktisi yang
meliputi kegiatan:
terapi/intervensi,
 diagnosis/asesmen,
 teaching,
 clinical supervision,
 riset,
 Konsultasi,
 administrasi



(konsultasi  the goal is to increase the
effectiveness of those to whom one’s efforts are
directed by imparting to them some degree of
expertise  takes many forms, e.g. consult with
colleague on difficult case = one shot
consultation, or on a relatively permanent basis
with an agency)
(administration  client records, clearance of
research projects, etc.)
Download