bab vi. penamaan batuan sediemn2009-02

advertisement
PENAMAAN BATUAN SEDIMEN
YANG DIPAKAI DI LABORATORIUM
 PENAMAAN BATUAN SEDIMEN KLASTIK LEBIH DITEKANKAN
PADA UKURAN DAN BENTUK BUTIR, DENGAN PERINCIAN SBB :
1.
UNTUK BUTIRAN YANG SAMA ATAU LEBIH KECIL DARI PASIR:
Batupasir : butiran yang berukuran pasir
Batulempung : butiran yang berukuran lempung
Serpih : batulempung yang menunjukan struktur fisility (sifat
belah)
2.
Untuk butiran yang lebih besar dari pasir :
Konglomerat : jika butirannya berbentuk membulat
Breksi : bila butirannya berbentuk meruncing.
Catatan :bila ada percampuran butiran dengan ukuran yang berbeda
, maka batuan sedimen klastik tersebut disesuaikan dengan
klasifikasi Gilbert, 1982
Contoh penamaan :
•
TERGANTUNG OLEH JENIS MNERAL
PENYUSUNNYA, DAN KARENA
PEMBENTUKANNYA DISEBABKAN OLEH
LARUTAN KIMIA MAUPUN ORGANIS MAKA
SEDIEMN NON KLASTIK INI BERSIFAT
MONOMINERAL.
 CONTOH :
1. BATUGIPS : JIKA TERSUSUN OLEH MINERAL
GIPSUM
2. RIJANG
: JIKA TERSUSUN LEH MINERAL
KALSEDON
3. BATUBARA:JIKA TERSUSUN OLEH MINERAL
KARBON

CONTOH DISKRIPSI BATUAN
SEDIMEN
No. Urut
: 01
No. Peraga : o1
Jenis Batuan : Sedimen Klastik
Warna
: Coklat keabu-abuan
Struktur
: Masif
Tekstur
: 3,5 – 2,2 mm (kerikil)
pemilahan sedang
membulat tanggung
kemas terbuka
Komposisi
: Fragmen : kwarsa, basalt, andesit, rijang.
matrik : kwarsa, feldsfar
semen : silika
Nama Batuan : Konglomerat
Contoh non klastik
No. urut
Nomor Batuan
Jenis Batuan
Warna
Struktur
Tekstur
Komposisi mineral
Nama Batuan
: 01
: 01
: Sedimen Non Klastik
: coklat kemerahan
: Masif
: Amorf
: Kalsedon
: Rijang
Terimakasih anda telah
memperhatikan
Download