silabus - e-Learning Sekolah Menengah Kejuruan

advertisement
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
:
:
:
:
:
:
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
Dasar-dasar navigasi
Arah mata angin
Kesalahan pedoman
Haluan dan jauh
Informasi pasang
surut.
 Pengaruh pasang surut
pada trek pelayaran
 Trek pelayaran pada
perairan yang
dipengaruhi oleh
pasang surut
 Menggunakan data arus
dan asang surut pada
perencanaan trek
pelayaran
 Mendiagnosis manfaat
data arus dan pasang
surut pada perencanaan
trek pelayaran
 Mempraktekkan dasardasar navigasi
 Menentukan arah mata
angin
 Menetukan kesalahan
pedoman
 Menentukan haluan dan
jauh
 Membaca informasi
pasang surut.
 Memahami pengaruh
pasang surut pada trek
pelayaran
 Menggambar trek
pelayaran pada perairan
yang dipengaruhi oleh
pasang surut
 Membuat perencanaan
trek pelayaran dengan
menggunakan data
perairan yang dipengaruhi
oleh arus danpasang surut
KOMPETENSI DASAR
1. Merencanakan trek
pelayaran pada perairan
yang dipengaruhi oleh
arus dan pasang surut
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Navigasi dan Penentuan Posisi)
XI / 03
Merencanakan pelayaran, menentukan posisi dan arah haluan kapal di zona pantai
A
35 Jam x 45 menit





INDIKATOR
 Peralatan berupa
katalog peta, peta laut,
daftar pasang surut,
daftar arus pasang,
mistar jajar, penggaris
segitiga, jangka potlot,
jangka semat, pensil
dan karet penghapus
untuk membuat trek
pelayaran dipersiapkan
sesuai dengan SOP
yang berlaku.
 Data dan informasi
pasang surut dihimpun
dan dianalisis untuk
merencanakan
pelayaran.
 Pengaruh arus pasang
surut terhadap haluan
kapal dilukis di peta
dengan tepat sesuai
SOP perencanaan trek
pelayaran
PENILAIAN
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
ALOKASI WAKTU
TM
 5
PS
8
(16)
PI
2
(8)
SUMBER
BELAJAR
 Publikasi
Navigasi
 Peralatan
Menjangka
Peta
 Alat Navigasi
Konvensional
 Modul
 Buku Ilmu
Pelayaran
Datar
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 1 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
2. Merencanakan trek
pelayaran pada perairan
tertutup.
MATERI
PEMBELAJARAN
 Sistem pelampung
lateral, kardinal, dan
pelampung A
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Menggunakan sistem
pelampung lateral,
kardinal, dan pelampung A
pada perencanaan trek
pelayaranperairan tertutup
 Membedakan sistem
pelampung lateral,
kardinal, dan pelampung A
 Membuat perencanaan
trek pelayaran pada
perairan tertutup
INDIKATOR

Peralatan berupa
katalog peta, peta laut,
daftar pasang surut,
daftar arus pasang,
mistar jajar, penggaris
segitiga, jangka potlot,
jangka semat, pensil
dan karet penghapus
untuk membuat trek
pelayaran dipersiapkan
sesuai dengan SOP
yang berlaku.

Data dan informasi
tentang perairan
dangkal, berkarang, dan
bahaya navigasi lainnya
diidentifikasi untuk
merencanakan
pelayaran.
Trek pelayaran pada
perairan yang terhalang
oleh bahaya navigasi
dilukis di peta sesuai
prosedur yang berlaku.

3. Merencanakan trek
pelayaran pada perairan
dengan jarak pandangan
terbatas
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Sifat-sifat perairan
dengan jarak pandang
terbatas
 Membuat perencanaan
trek pelayaran pada
perairan dengan jarak
terbatas secara cermat
 Mengidentifikasi sifat-sifat
perairan dengan jarak
pandang terbatas
 Membuat rencana trek
pelayaran pada perairan
dengan jarak terbatas
 Menerapkan sikap kapal
pada perairan dengan
jarak pandang terbatas
 Peralatan berupa
katalog peta, peta laut,
daftar pasang surut,
daftar arus pasang,
mistar jajar, penggaris
segitiga, jangka potlot,
jangka semat, pensil
dan karet penghapus
untuk membuat trek
pelayaran dipersiapkan
sesuai dengan SOP
yang berlaku.
 Sikap kapal dalam
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 6
2
(4)
2
(8)
 Publikasi
Navigasi
 Peralatan
Menjangka
Peta
 Alat Navigasi
Konvensional
 Modul
 Buku Ilmu
Pelayaran
Datar
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 6
2
(4)
2
(8)
 Publikasi
Navigasi
 Peralatan
Menjangka
Peta
 Alat Navigasi
Konvensional
 Modul
 Buku Ilmu
Pelayaran
Datar
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 2 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
keadaan pandangan
terbatas diidentifikasi
pada buku P2TL.
 Kaidah sikap kapal
bertahan, tindakan
menyusul kapal lain,
mendekati tikungan,
alur pelayaran sempit
dalam kondisi
pandangan terbatas
diterapkan dalam
merencanakan trek
pelayaran sesuai
dengan ketentuan P2TL
aturan 9, 13, 17 dan 19.
 Langkah-langkah untuk
bertahan, menyusul
kapal lain dan
mendekati tikungan,
alur pelayaran sempit
pada keadaan
pandangan terbatas
diikuti dengan benar.
 Perlengkapan isyarat
perhatian digunakan
sesuai dengan prosedur
yang diberlakukan.
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 3 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
1. Merencanakan trek
pelayaran pada alur
pelayaran sempit
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Navigasi dan Penentuan Posisi)
XII / 06
Merencanakan pelayaran, menentukan posisi dan arah haluan kapal di zona pantai
A
115 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Sifat dan tanda-tanda
alur pelayaran sempit
 Cara bertahan pada alur
pelayaran sempit
 Cara menyusul dan
mendekati tikungan alur
pelayaran sempit
 Membuat trek pelayaran
pada alur pelayaran
sempit secara cermat
 Melakukan prinsip
bertahan pada alur
pelayaran sempit denga
benar
 Melakukan penyusulan l
dan mendekati tikungan
pada alur pelayaran
sempit
 Mengidentifikasi sifat
dan tanda-tanda alur
perairan sempit
INDIKATOR


Peralatan berupa
katalog peta, peta laut,
daftar pasang surut,
daftar arus pasang,
mistar jajar, penggaris
segitiga, jangka potlot,
jangka semat, pensil
dan karet penghapus
untuk membuat trek
pelayaran dipersiapkan
sesuai dengan SOP
yang berlaku.
Sikap kapal saat
bertahan, menyusul
kapal lain dan
mendekati tikungan
pada alur pelayaran
sempit diidentifikasi
pada buku P2TL
PENILAIAN
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
ALOKASI WAKTU
TM
 6
PS
 2 (4)
PI
2
(8)
SUMBER
BELAJAR
 Publikasi
Navigasi
 Peralatan
Menjangka
Peta
 Alat Navigasi
Konvensional
 Modul
 Buku Ilmu
Pelayaran
Datar
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 4 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
2. Mengidentifikasi bahayabahaya navigasi
3. Menggunakan
benda/alat bantu
navigasi, baringan
transit untuk bernavigasi
pada perairan berbahaya
4. Membaca dan
menginter-pretasi peta
laut
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Jenis-jenis bahaya
navigasi
 NTM dan BPI untuk
menghindari bahaya
navigasi
 Peringatan bahaya
navigasi di patuhi
 Cara menggunakan
informasi NTM dan BPI
untuk menghindari
bahaya navigasi
 Benda-benda berbahaya
 Alat bantu navigasi
untuk membaring target
berbahaya
 Cara penggunaan alat
bantu navigasi untuk
kepentingan
keselamatan bernavigasi
pada perairan berbahaya
 Mengidentifikasi bahayabahaya navigasi dengan
cermat
 Mengidentifikasi jenisjenis bahaya navigasi
 Menggunakan informasi
NTM dan BPI untuk
menghindari bahaya
navigasi
 Peta laut digunakan
untuk mengidentifikasi
bahaya navigasi.
 Langkah-langkah untuk
mengidentifikasi bahaya
navigasi dilakukan
berdasarkan informasi
NTM dan BPI
 Peringatan bahaya
navigasi di patuhi
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 6
2
(4)
2
(8)
 Menggunakan alat bantu
navigasi untuk
kepentingan
keselamatan bernavigasi
pada perairan berbahaya
dengan benar
 Menggunakan benda /
alat bantu navigasi
untuk kepentingan
keselamatan bernavigasi
pada perairan berbahaya
 Alat bantu navigasi
seperti baringan celah
dan benang, baringan
thomson digunakan
untuk membaring
benda-benda berbahaya.
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 6
2
(4)
2
(8)
 Jenis-jenis peta laut
 Simbol-simbol peta laut
 Cara menggunakan peta
laut dalam pelayaran
kapal
 Menggunakan peta laut
untuk kepentingan
pelayaran kapal secara
cermat
 Membaca peta laut
 Menginterpretasi peta
laut untuk kepentingan
pelayaran kapal
 Menggunakan peta laut
dalam pelayaran kapal
 Beberapa peta laut di
baca dan di interpretasi
untuk kepentingan
menjangka peta
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 6
2
(4)
2
(8)
INDIKATOR
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
 Publikasi
Navigasi
 Peralatan
Menjangka
Peta
 Alat Navigasi
Konvensional
 Modul
 Buku Ilmu
Pelayaran
Datar
 Publikasi
Navigasi
 Peralatan
Menjangka
Peta
 Alat Navigasi
Konvensional
 Modul
 Buku Ilmu
Pelayaran
Datar
 Publikasi
Navigasi
 Peralatan
Menjangka
Peta
 Alat Navigasi
Konvensional
 Modul
 Buku Ilmu
Pelayaran
Datar
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 5 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
ALOKASI WAKTU
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
5. Menentukan dan
melukis garis posisi
 Cara membaring dengan
baringan silang,
baringan istimewa, dan
baringan 3 benda
 Cara melukis posisi di
peta laut
 Membaring benda/alat
bantu navigasi dengan
bar silang, bar dengan
permaci, bar istimewa,
dan bar 3 benda dengan
cermat
 Melukis dan menentukan
posisi kapal di peta laut
 Posisi kapal dilukis diatas
peta dengan
menggunakan alat
jangka peta, mistar
jajar.
 Posisi kapal dapat
diketahui
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 5
6. Menentukan posisi
duga kapal
 Prosedur menghitung
dan menentukan posisi
duga kapa berdasarkan
pengaruh arus dan angin
 Mengukur benda
angkasa dengan sekstan
 Menghitung waktu dan
sudut jam benda
angkasa
 Menggunakan daftar
ilmu pelayaran, almanak
nautika, kalkulator
navigasi
 Mengukur benda
angkasa dengan akurat
 Menghitung konversi
bujur ke waktu dengan
benar
 Menghitung waktu GMT,
ZT, dan waktu Mintakat
dengan benar
 Menghitung sudut jam
benda angkasa dengan
tepat
 Mengidentifikasi waktu
rembang dengan benar
 Posisi duga kapal di
tentukan dengan
menggunakan daftar
ilmu pelayaran, almanak
nautika, kalkulator
navigasi
 Posisi duga kapal di
tentukan dengan
perhitungan berdasarkan
pengukuran benda
angkasa
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
10
KOMPETENSI DASAR
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
INDIKATOR
PENILAIAN
TM
PS
5
(10)
8
(16)
PI
5 (20)
2
(8)
SUMBER
BELAJAR
 Publikasi
Navigasi
 Peralatan
Menjangka
Peta
 Alat Navigasi
Konvensional
 Modul
 Buku Ilmu
Pelayaran
Datar
 Publikasi
Navigasi
 Peralatan
Menjangka
Peta
 Alat Navigasi
Konvensional
 Modul
 Buku Ilmu
Pelayaran
Datar
 Buku Pelayaran
Astronomi
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 6 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Prosedur menghitung
dan menentukan posisi
duga kapal berdasarkan
pengukuran benda
angkasa
 Menghitung waktu
lintang tengah hari,
deviasi, titik tinggi, dan
arah garis tinggi dengan
tepat
 Menghitung waktu dan
sudut jam benda
angkasa
 Menggunakan daftar
ilmu pelayaran, almanak
nautika, dan kalkulator
navigasi
 Mengukur sudut benda
angkasa dengan sekstan
 Menghitung konversi
bujur ke waktu dengan
benar
 Menghitung waktu GMT,
ZT, dan waktu Mintakat
dengan benar
 Menghitung sudut jam
benda angkasa dengan
tepat
 Mengidentifikasi waktu
rembang
 Menghitung waktu
lintang tengah hari,
deviasi, titik tinggi, dan
arah garis tinggi.
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM


PS
SUMBER
BELAJAR
PI

SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 7 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
PENILAIAN
SUMBER
BELAJAR
INDIKATOR
TM
7. Menggunakan berita
pelaut dan publikasi
navigasi lainnya
Cara menggunakan berita
pelaut dan publikasi
navigasi meliputi :
 NTM dan BPI
 Buku kepanduan bahari
 Daftar ilmu pelayaran
 Daftar arus
 Daftar pasang surut
 Daftar suar
 Daftar stasiun pantai
 Menggunakan publikasi
navigasi dengan benar
untuk kepentingan
pelayaran
 Mengidentifikasi berita
pelaut dan publikasi
navigasi meliputi :
 NTM dan BPI
 Buku kepanduan bahari
 Daftar ilmu pelayaran
 Daftar arus
 Daftar pasang surut
 Daftar suar
 Daftar stasiun pantai
 Menggunakan berita
pelaut dan publikasi
navigasi lainnya
8. Menentukan posisi kapal
dengan alat navigasi
elektronik
 Cara mengoperasikan
RADAR, GPS, RDF, dan
Ecosounder
 Cara menentukan posisi
kapal dengan RADAR,
GPS, RDF, dan
Ecosounder
 Menggunakan RADAR,
GPS, RDF, dan
Ecosounder sesuai
prosedur
 Menetukan posisi kapal
dengan RADAR, GPS,
RDF, dan Ecosounder
sesui dengan prosedur
 Alat bantu navigasi
elektronik dioperasikan
dalam navigasi pantai
 Posisi kapal ditentukan
dengan mengguna-kan
alat navigasi elektronik
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
ALOKASI WAKTU
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
6
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 10
PS
2
(4)
15 (30)
PI
2
(8)
5 (20)
 Publikasi
Navigasi
 Peralatan
Menjangka
Peta
 Alat Navigasi
Konvensional
 Modul
 Buku Ilmu
Pelayaran
Datar
 Buku
Menjangka
Peta
 Publikasi
Navigasi
 Peralatan
Menjangka
Peta
 Alat Navigasi
Elektronik dan
Konvensional
 Buku Navigasi
Elektronik
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 8 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
:
:
:
:
:
:
KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan P2TL
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (P2TL / Dinas Jaga)
XI / 03
Melakukan dinas jaga di kapal
B
14 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Prinsip umum yang
diatur pada per-aturan 1
– 3 dari P2TL 1972
 Prinsip dasar tentang
peraturan menge-mudi
dan berlayar aturan 4 –
8 dari P2TL 1972
 Prinsip mengemudi dan
berlayar aturan 9 – 18
dari P2TL 1972
 Menerapkan prinsip
umum yang diatur pada
per-aturan 1 – 3 dari
P2TL 1972
 Menerapkani prinsip
dasar tentang per-aturan
mengemudi dan berlayar
aturan 4 – 8 dari P2TL
1972
 Menerapkan prinsip
mengemudi dan berlayar
aturan 9 – 18 dari P2TL
1972
INDIKATOR
 Prinsip umum yang
diatur pada peraturan 1
– 3 dari P2TL 1972
dijalankan dan
ditentukan dengan benar
 Prinsip dasar tentang
peraturan mengemudi
dan berlayar aturan 4 –
8 dari P2TL 1972 diikuti
dan diterapkan dengan
benar
 Prinsip mengemudi dan
berlayar aturan 9 – 18
dari P2TL 1972
dijalankan dan
diterapkan dengan benar
PENILAIAN
 Tes Lisan
 Tes Tertulis
 Observasi
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
 4
1 (2)
1 (4)
SUMBER
BELAJAR
 Modul
 Buku P2TL
 Isyarat Visual
dan Sosok
Benda
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 9 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
2. Menerapkan prinsipprinsip penyelenggaraan
jaga navigasi
MATERI
PEMBELAJARAN
 Ketentuan tentang
pemasangan penerangan dan sosok benda
aturan 20 – 23 dan 27 –
31 dari P2TL 1972
 Ketentuan tentang
isyarat bunyi dan cahaya
aturan 32 – 34 dan 36 –
37 dari P2TL 1972
KEGIATAN
PEMBELAJARAN




PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Menerapkan ketentuan
tentang pemasangan
pene-rangan dan
sosok benda aturan 20
– 23 dan 27 – 31 dari
P2TL 1972
Menerapkan ketentuan
isyarat bunyi dan
cahaya aturan 32 – 34
dan 36 – 37 dari P2TL
1972
Menerapkan
pemasangan
penerangan dan sosok
benda aturan 20 – 23
dan 27 – 31 dari P2TL
1972
Menerapkan
pemasangan
penerangan dan sosok
benda Ketentuan
tentang isyarat bunyi
dan cahaya aturan 32
– 34 dan 36 – 37 dari
P2TL 1972
INDIKATOR
 Ketentuan tentang
pemasangan penerangan
dan sosok benda aturan
20–30 dan 27-31 dari
P2TL 1972 dijalankan
dan diterapkan dengan
benar
 Ketentuan tentang
isyarat bunyi dan cahaya
aturan 32 – 34 dan 36 –
37 dari P2TL 1972
dijalankan dan
diterapkan dengan benar
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM



Tes Lisan
Tes Tertulis
Observasi
4
PS
2
(4)
PI
2
(8)
SUMBER
BELAJAR
 Modul
 Buku P2TL
 Isyarat Visual
dan Sosok
Benda
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 10 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
:
:
:
:
:
:
KOMPETENSI DASAR
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (P2TL / Dinas Jaga)
XI / 03
Melakukan dinas jaga di kapal
B
44 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
ALOKASI WAKTU
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
1. Menerapkan prosedur
kerja kelompok kerja
anjungan yang efektif
 Pengamatan saat jaga
laut
 Pelaksanaan tim kerja
anjungan dan
manajemen tim
anjungan
 Melakukan jaga laut
dengan sungguhsungguh
 Melaksanakan tim kerja
anjungan sesuai dengan
konvesi
 Menerapkan prosedur
kerja kelompok kerja
anjungan yang efektif
sesuai dengan konvensi
 Pengamatan saat jaga
laut dijalankan dan
diterapkan sesuai aturan
Dinas Jaga
 Tim kerja anjungan dan
manajemen tim
anjungan dilakukan
dengan sungguhsungguh sesuai aturan
Dinas Jaga
2. Menentukan rute
pelayaran
 Buku kepanduan bahari
 NTM dan BPI
 Menggunakan laporan
berita cuaca
 Cara mengaplikasikan
informasi dari buku
kepanduan bahari,
NTM dan BPI, dan
laporan berita cuaca
dalam menentukan
rute pelayaran
 Menerapkan informasi
dari : buku kepan-duan
bahari, NTM dan BPI,
laporan berita cuaca
dengan cermat dan
sungguh-sungguh
 Menentukan rute
pelayaran dengan
menggunakan informasi
dari buku kepanduan
bahari, NTM dan BPI,
dan laporan berita cuaca
dalam rute pelayaran
 Buku kepanduan bahari
digunakan dengan
cermat berdasarkan
manual yang berlaku
 Untuk keselamatan
pelayaran, NTM dan BPI
digunakan dan
diterapkan sesuai manual
yang tersedia
 Laporan berita cuaca
digunakan sesuai dengan
karakteristik peta
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
PENILAIAN



Tes Lisan
Tes Tertulis
Observasi
 Tes Lisan
 Tes Tertulis
 Observasi
TM
2
 2
PS
PI
4 (8)
2 (8)
4
(8)
2 (8)
SUMBER
BELAJAR
 Modul
 Buku P2TL
 Isyarat Visual
dan Sosok
Benda
 Buku terbitan
Navigasi
 Peralatan
menjangka
peta
 Log Book
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 11 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
: ..........................................................
: Kompetensi Kejuruan (Navigasi dan Penentuan Posisi)
: XII / 06
: Menentukan Posisi Kapal dengan Radar
: C
: 78 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
1. Mengidentifikasi faktorfaktor yang
mempengaruhi akurasi
dan penampilan radar
 Cara mengidentifikasi
faktor-faktor yang
mempengaruhi akurasi
dan penampilan radar
2. Menyalakan radar dan
menjaga tampilan radar
 Prosedur pengoperasian
radar sesuai buku
petunjuk pengoperasian
alat
 Fungsi-fungsi tombol/
switch radar
3. Mengetahui kesalahan
interpretasi gema palsu,
sea return, dll
 Identifikasi gema-gema
palsu dan pengaruhnya
 Jenis-jenis gema dan
penyebabnya
 Interpretasi sea return,
radar interference
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Mengidentifikasi faktorfaktor yang
mempengaruhi akurasi
dan penampilan radar
 Menerapkan faktor-faktor
yang mempengaruhi
akurasi dan penampilan
radar
 Menjelaskan Prosedur
pengoperasian radar
sesuai dengan buku
petunjuk pengoperasian
 Menjelaskan fungsifungsi tombol/switch
radar
 Mengoperasikan radar
sesuai dengan buku
petunjuk pengoperasian
 Mengidentifikasi Gemagema palsu dan
pengaruhnya
 Mengidentifikasi Jenisjenis gema dan
penyebabnya
 Mengidentifikasi Sea
return, radar interference
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
 Faktor-faktor yang
mempengaruhi akurasi
dan penampilan radar
diidentifikasi
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi dan
Demontrasi
 3
 Radar dinyalakan dan
dijaga tampilannya
dengan benar
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi dan
Demontrasi
 5
 Kesalahan interpretasi
dari tampilan data pada
display unit seperti
adanya gema palsu, sea
return, diidentifikasi dan
diketahui
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi dan
Demontrasi
3
PS
 2
(4)
5
(10)
2
(4)
PI
SUMBER
BELAJAR

 Buku Navigasi
Elektronik
 RADAR
 Manual Book
RADAR

 Buku Navigasi
Elektronik
 RADAR
 Manual Book
RADAR
 Buku Navigasi
Elektronik
 RADAR
 Manual Book
RADAR
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 12 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
4. Melaksanakan baringan,
mengukur jarak dan
target
 Baring target
 Ukur jarak target
5. Mengidenfikasi gemagema kritis




6. Menghitung haluan dan
kecepatan kapal lain


7. Menentukan CPA, TCPA,
meeting, over taking
ships
8. Mendeteksi perubahan
haluan dan kecepatan
kapal lain
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT




Gema
Gema
Gema
Gema
kapal
kapal
kapal
kapal
berhenti
mendekat
berpotongan
berpapasan
Cara menentukan
haluan kapal lain
Cara menghitung
kecepatan kapal lain
CPA
TCPA
Meeting
Over taking
 Perubahan haluan kapal
lain
 Perubahan kecepatan
kapal lain
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
ALOKASI WAKTU
PENILAIAN
Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
dan
Demontrasi
Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
dan
Demontrasi
TM
PS
 Membaring target
dengan cermat
 Mengukur jarak target
dengan cermat
 Baringan, pengukuran
jarak dan target
dilaksanakan sesuai SOP



5
5
(10)

Mengidentifikasi Gema
kapal berhenti dengan
cermat
 Mengidentifikasi Gema
kapal mendekat dengan
cermat
 Mengidentifikasi Gema
kapal berpotongan
dengan cermat
 Mengidentifikasi Gema
kapal berpapasan
dengan cermat
 Gema-gema kritis yang
dapat memba-hayakan
pelayaran didentifikasi



3
2
(4)
 Menentukan haluan dan
kecepatan kapal lain
dengan cermat
 Menentukan haluan kapal
lain
 Menghitung kecepatan
kapal lain dengan benar
 Menentukan C P A
dengan cermat
 Menentukan T C P A
dengan cermat
 Menentukan Meeting
dengan cermat
 Menentukan Over taking
dengan cermat
 Mengidentifikasi
perubahan haluan dan
kecepatan kapal lain
dengan cermat
 Menentukani perubahan
haluan dan kecepatan
 Haluan dan kecepatan
kapal lain dapat
ditentukan dengan cepat
dan tepat untuk
keselamatan pelayaran
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi dan
Demontrasi
 4
2
(4)
 CPA, TCPA, meeting,
serta tindakan over
taking ships pada kondisi
kritis dapat dilakukan
dengan cepat dan tepat
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi dan
Demontrasi
4
6
(12)
 Perubahan haluan dan
kecepatan kapal lain
dideteksi dengan cepat
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi dan
Demontrasi
 2
3
(6)
PI
SUMBER
BELAJAR
 Buku Navigasi
Elektronik
 RADAR
 Manual Book
RADAR
 Buku Navigasi
Elektronik
 RADAR
 Manual Book
RADAR

 Buku Navigasi
Elektronik
 RADAR
 Manual Book
RADAR
 Buku Navigasi
Elektronik
 RADAR
 Manual Book
RADAR

 Buku Navigasi
Elektronik
 RADAR
 Manual Book
RADAR
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 13 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
kapal lain dengan cermat
9. Menentukan perubahan
haluan dan kecepatan
kapal sendiri
 Pengaruh perubahan
haluan kapal sendiri
 Pengaruh perubahan kecepatan kapal sendiri
10. Menerapkan P2TL






PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Berpapasan
Berpotongan
berhadapan
menyusul
disusul
Mencegah tubrukan pada
kondisi lainnya
 Mengidentifikasi
pengaruh perubahan
haluan kapal
 Mengidentifikasi
pengaruh perubahan
kecepatan kapal
 Menentukan perubahan
haluan dan kecepatan
kapal sendiri
 Mengikuti prosedur untuk
keselamatan kapal
ketika berpapasan,
berpotongan,
berhadapan, menyusul,
dan disusul
 Menerapkan P2TL dalam
hal sikap kapal ketika
berpapasan,
berpotongan,
berhadapan, menyusul,
dan disusul
 Perubahan haluan dan
kecepatan kapal sendiri
dapat dilakukan dengan
cermat dan akurat
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi dan
Demontrasi
 3
3
(6)

 Buku Navigasi
Elektronik
 RADAR
 Manual Book
RADAR
 P2TL diaplikasikan untuk
mencegah terjadinya
tubrukan di laut.
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi dan
Demontrasi
 10
6 (12)

 Buku Navigasi
Elektronik
 RADAR
 Manual Book
RADAR
 Buku P2TL
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 14 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
:
:
:
:
:
:
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
1. Mengemudikan kapal
dengan haluan kompas
magnit
2. Memelihara kompas
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Kompas magnit dan Kompas gasing)
X / 02
Mengoperasikan dan merawat kompas magnit dan kompas gasing (gyro compass)
D
20 Jam x 45 menit
 Cara menggunakan
kompas dan
menentukan kesalahan
kompas
 Membaca tabel koreksi
kesalahan kompas
 Macam-macam kompas
(magnit dan, gasing,)
 Prosedur pemeliharaan
kompas magnit dan,
gasing,
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Menggunakan kompas
dan menentukan
kesalahan kompas
 Membuat tabel koreksi
kesalahan kompas
 Menggunakan kompas
dan menentukan
kesalahan kompas
 Melakukan koreksi
kesalahan kompas
 Menggunakan kompas
dan menentukan
kesalahan kompas
 Membuat tabel koreksi
kesalahan kompas
 Menjelaskan dengan
cermat macam-macam
kompas
 Memelihara kompas
magnit dan kompas
gasing sesuai dengani
prosedur r
:
INDIKATOR
Haluan magnit pada
kompas diterapkan
setelah ditentukan nilai
koreksinya (variasi dan
deviasi)
 Nilai koreksi dihitung
menggunakan rumus
yang bersangkutan
dengan peta dan arfah
haluan yang digunakan


PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
dan
Demontrasi
4
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
dan
Demontrasi
 4
PS
5
(10)
SUMBER
BELAJAR
PI
5
(20)


o
Kompas magnit
dan gasing
Daftar Deviasi
Peta Laut
Sextan
Daftar Pelayaran
Almanak Nautika





Rumus haluan magnit
digunakan dengan cepat
 Kompas menurut
macamnya dipelihara
sesuai dengan buku
manual yang
bersangkutan
2
(4)
Kompas magnit
dan gasing
Manual Book
Kompas magnit
dan gasing
Modul
o
o

SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 15 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
:
:
:
:
:
:
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Salah tunjuk
 Kompas magnet
 Magnet bumi dan
penyimpangan kompas
kapal
 Gyro kompas
 Kesalahan pada kompas
dan koreksi
 Aplikasi kompas dalam
pelayaran
 Menentukan dan
menggunakan deviasi
kompas dengan mengobservasi benda-benda
bumi dengan akurat dan
benar
 Menghitung nilai Deviasi
dari hasil observasi.
l
 Membuat tabel deviasi
dari hasil perhitungan
sesuai dengan prosedur
 Menggunakan Tabel
deviasi dalam
perhitungan Haluan
1. Menentukan dan menggunakan deviasi kompas
dengan meng-observasi
benda-benda bumi
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Kompas magnit dan Kompas gasing)
X / 02
Mengoperasikan dan merawat kompas magnit dan kompas gasing (gyro compass)
D
20 Jam x 45 menit
INDIKATOR
 Nilai deviasi kompas
ditentukan dengan
observasi benda-benda
bumi
PENILAIAN
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
dan
Demontrasi
ALOKASI WAKTU
TM
 2
PS
 4
(8)
SUMBER
BELAJAR
PI

o
o
o
o

Kompas magnit
dan gasing
Manual Book
Kompas magnit
dan gasing
Modul
Alat Baring
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 16 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
2. Menentukan dan menggunakan deviasi kompas
dengan meng-observasi
benda-benda angkasa
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Salah tunjuk
 Kompas magnet
 Magnet bumi dan
penyimpangan kompas
kapal
 Gyro kompas
 Kesalahan pada kompas
dan koreksi
 Aplikasi kompas dalam
pelayaran
 Menentukan dan
menggunakan deviasi
kompas dengan mengobservasi benda-benda
angkasa dengan akurat
dan benar
 Menentukan salah
tunjuk kompas magnet
 Menghitung nilai Deviasi
dari hasil observasi
benda angkasa
 Membuat tabel Deviasi
dari hasil perhitungan
INDIKATOR
 Nilai deviasi kompas
ditentukan dengan
observasi benda
angkasa
PENILAIAN
 Tes Tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
dan
Demontrasi
ALOKASI WAKTU
TM
 10
PS
4
(8)
SUMBER
BELAJAR
PI

o
o
o
o
o
o
o
o
Kompas magnit
dan gasing
Manual Book
Kompas magnit
dan gasing
Modul
Alat Baring
Sextan
Stopwatch
Jam GMT
Almanak nautika
dan Daftar
pelayaran

SILABUS
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 17 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Meteorologi dan Oseanografi)
X / 02
Mengidentifikasi berbagai macam parameter meteorologi dan oseanografi untuk kepentingan pelayaran
E
76 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi kondisi
cuaca yang
membahaya-kan kapal
 Komposisi, struktur, dan
distribusi atmosfir
 Parameter meteorologi
 Lapisan atmosfir
 Jenis-jenis awan
 Kondisi cuaca
2. Mengukur tekanan
udara dan perubahanperubahannya






Tekanan udara
Satuan tekanan udara
Peta isobar
Alat pengukur tekanan
Cara mengukur tekanan
Koreksi tinggi, lintang,
suhu, dan indeks
 Pembacaan peralatan
meteorologi
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Mengiden-tifikasi kondisi
cuaca yang
membahayakan kapal
 Menjelaskan lapisanlapisan atmosfir dan jenis
awan
 MengidentifikasiKomposisi,
struktur, dan distribusi
atmosfir
 MengidentifikasiParameter
meteorologi
 Mengidentifikasi Lapisan
atmosfir
 Mengidentifikasi Jenisjenis awan
 Mengidentifikasi kondisi
cuaca yang
membahayakan kapal
 Menjelaskan lapisanlapisan atmosfir dan jenis
awan
 Mengukur tekanan udara
 Menginterpretasikan peta
isobar
 Membaca barometer
sesuai dengan prosedur
 Mengkomfersikan Satuan
tekanan udara
 Menghitung Tekanan
udara dendan
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
SUMBER
BELAJAR
PI
 Data dan informasi
tentang komposisi ,
struktur, dan distribusi
atmosfer digunakan
dengan benar.
 Parameter meteorologi
dimanfaatkan untuk
keselamatan pelayaran




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 6
 6 (12)






Barometer
Anemometer
Faksimil Cuaca
Thermometer
Daftar Pasang
Surut
 Tekanan udara dan
perubahan-perubahannya
dapat ditentukan
 Alat pengukur tekanan
udara ditempatkan sesuai
dengan persyaratannya
 Tekanan udara dan sushu
udara diukur susuai SOP
yang dipersyaratkan.




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 4  8 (16)





Barometer
Thermometer
Peta Isobar
Tabel Koreksi
Lintang
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 18 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
mengkonversikan koreksi
lintang , suhu, index, tnggi
3. Menggunakan
peralatan meteo-rologi
di atas kapal
 Barometer air raksa dan
aneroid
 termometer dan macammacam termometer
 anemometer dan windfind
 pembacaan kecepat-an
angin dan arah angin
4. Menginterpretasi berita
dan peta cuaca
 Jenis informasi cuaca untuk
pelayaran
 Cara memanfaatkan
informasi cuaca pelayaran
 Penerapan informasi
pelayaran pada kondisi
tertentu
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Mengguna-kan dan
menerapkan per-alatan
meteorologi di atas kapal
sesuai prosedur
 Menggunakan barometer
air raksa dan aneroid
 Menggunakan macammacam termometer
 Menggunakan
anemometer dan windfind
 Membaca kecepat-an
angin dan arah angin
 Menggunakan dan
menerapkan per-alatan
meteorologi di atas kapal
 Menginterpretasi be-rita
dan peta cuaca dalam
kegiatan pelayaran
 Jmengidentifikasi j enis
informasi cuaca untuk
pelayaran
 Memanfaatkan informasi
cuaca pelayaran
 Menerapan informasi
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
 Pembacaan tekanan
udara dan suhu udara
dilakukan sesuai dengan
prosedur
 Hasil pembacaan
dikoreksi dengan koreksi
tinggi, lintang, suhu, dan
indeks
 Faktor luar yang dapat
mempengaruhi
pembacaan
peralatan
meteorologi di atas kapal
diidentifikasi
dengan
benar.
 Peralatan meteorologi di
atas kapal diterapkan
dan digunakan sesuai
dengan SOP




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 4
8 (16)

 Barometer Air
raksa dan
aneroid
 Thermometer
 Anemometer
dan windfind
 Berita dan peta cuaca
dalam kegiatan pelayaran
diinterpretasikan




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 6
4 (8)

 Barometer
 Thermometer
 Anemometer
dan Windfind
 Hygrometer
 Peta cuaca
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 19 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
4 (8)
PI
SUMBER
BELAJAR
pelayaran pada kondisi
tertentu
 Menginterpretasi berita
dan peta cuaca dalam
kegiatan pelayaran
5. Menggunakan daftar
pasut, arus dan suhu
air untuk keselamatan
navigasi dan operasi
penangkapan ikan
 Pasang surut
 Arus pasang
 Suhu air lat
 Menggunakan daftar
pasutng surut dan , arus
pasang surutr untuk
keselamat-an navigasi dan
operasi penangkapan ikan
 Daftar pasang surut dan
arus pasang untuk
keselamatan navigasi dan
operasi penangkapan
dipersiapkan diatas meja
menjangka peta.
 Daftar pasut dan arus
pasang di identifikasi
secara cermat sesuai
dengan petunjuk lokasi,
hari, tanggal, dan
waktunya
 Faktor-faktor yang
mempengaruhi terjadinya
pasang surut dan arus
pasang digunakan
dengan tepat




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 6
6. Menggunakan sumbersumber berita cuaca
dan tipenya
 Badan meteorologi dunia
 Interpretasi NTM dan BPI
 Penerapan informasi cuaca
dari BMG, NTM, peta
isobar, dan peta isotherm
 Menerapkan sumbersumber berita cuaca dan
tipenya dalam
keselamatan pelayaran
 Memahami Badan
meteorologi dunia
 Menginterpretasi kan NTM
dan BPI
 Menerapan informasi
cuaca dari BMG, NTM,
peta isobar, dan peta
isotherm
 Memanfaatkan dan
menerapkan sumber-
 Informasi cuaca dari BMG
dan NTM diperoleh dari
sumber yang tepat
 Informasi dari BMG dan
NTM diterapkan dengan
benar untuk keselamatan
pelayaran
 Cara menerapkan
informasi cuaca dari
BMG, NTM, peta isobar,
dan peta isotherm
dilakukan dengan benar




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 6
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
4 (8)

 Barometer
 Thermometer
 Anemometer
dan Windfind
 Hygrometer
 Peta cuaca
 Daftar arus
pasang surut
 Daftar pasang
surut

 Barometer
 Thermometer
 Anemometer
dan Windfind
 Hygrometer
 Peta cuaca
 Daftar arus
pasang surut
 Daftar pasang
surut
 Berita Badan
Meteorologi dan
Geofisika
 Peta Isotherm
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 20 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
SUMBER
BELAJAR
PI
sumber berita cuaca dan
tipenya dalam keselamatan pelayaran
7. Mengukur tinggi
gelombang yang dapat
membahayakan
keselamatan
bernavigasi dan
operasi penangkapan
ikan
 Skala Beaufort
 Kedudukan bulan, bumi ,
dan matahari serta
pengaruhnya terhadap
gerakan air laut
 Suhu dan tekanan udara,
dan pengaruhnya terhadap
gelombang air laut
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Menjelas-kan faktor-faktor
yang mempengaruhi
gelombang air laut
 Memahami Skala Beaufort
 Mengetahui Kedudukan
bulan bumi dan matahari
serta pengaruhnya
terhadap gerakan air laut
 Memahami pengaruh suhu
dan tekanan udara,
terhadap gelombang air
laut
 Mengukur tinggi
gelombang
 Menentukan faktor-faktor
yang mempengaruhi
gelombang air laut
 Cara menentukan tinggi
gelombang dengan
menggunakan skala
Beaufort




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 6
4 (8)






Barometer
Skala Beaufort
Thermometer
Peta Cuaca
Currentmeter
 Menentukan sikap untuk
keselamatan pelayaran
dan operasi penangkapan
ikan pada kondisi
gelombang yang dapat
membahayakan
pelayaran dilakukan
dengan cepat dan tepat
 Faktor-faktor yang
mempengaruhi
gelombang air laut
dijelaskan
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 21 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Olah Gerak dan Pengendalian Kapal Penangkap Ikan)
XI / 03
Mengolah gerak dan mengendalikan kapal perikanan
F
70 Jam x 45 menit
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
1. Mengolah gerak kapal
saat sandar, lepas
sandar di pelabuhan dan
antar kapal di laut
 Prosedur olah gerak saat
sandar / lepas sandar
dengan atau tanpa angin
dan arus
 Mengolah gerak kapal
dengan atau tanpa angin
dan arus sesuai prosedur
 Melakukan olah gerak
kapal saat sandar / lepas
sandar dengan atau
tanpa angin dan arus
 Faktor-faktor yang
berkaitan dengan
sandar, lepas sandar di
pelabuhan dan antar
kapal di laut
diidentifikasi secara
benar, dengan atau
tanpa angin dan arus,
diterapkan sesuai SOP




2. Mengolah gerak kapal
padasaat operasi
penangkapan ikan
 Olah gerak kapal purse
 Mengolah gerak kapal
pada saat operasi
penangkapan ikan
dengan purse seine ,
Trawl, Gill net, Pole and
Line, dan Long Line
 Mengolah Gerak Kapal
penangkapan ikan saat
menuju daerah
Penangkapan ikan dan
menuju Pelabuhan
 Prosedur olah gerak
kapal purse seine pada
saat operasi
penangkapan
diidentifikasi
 Prosedur olah gerak
kapal trawl pada saat
operasi penangkapan
diidentifikasi
 Prosedur olah gerak
kapal gill net pada saat
operasi penangkapan
diidentifikasi
 Prosedur olah gerak
kapal pole & line pada
saat operasi
penangkapan
diidentifikasi
 Prosedur olah gerak




seine
 Olah gerak kapal trawl
 Olah gerak kapal gill net
 Olah gerak kapal pole
and line
 Olah gerak kapal long
line
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
SUMBER BELAJAR
TM
PS
PI
Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 6
8
(16)
8
(24)




Modul
Kapal Latih
Model Kapal
Tabel Trim
Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 6
8
(16)
10
(40)





Modul
Kapal Latih
Model Kapal
Tabel Trim
Jaring Purse seine,
Gillnet, Trawl, Pole
and Line, dan Long
Line
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 22 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
SUMBER BELAJAR
PI
kapal longline pada saat
operasi penangkapan
diidentifikasi
 Pengaruh angin, arus,
dan ombak pada saat
operasi penangkapan
diperhitungkan
 Prosedur olah gerak
kapal diterapkan dengan
benar
3. Mengidentifikasi
pengaruh angin, arus,
pasang surut pada
penanganan kapal
 arus
 angin
 pasang surut saat
mengolah gerak kapal
 Mengidentifikasi
pengaruh angin, arus,
pasang surut pada olah
gerak kapal
 Pengaruh angin, arus,
pasang surut pada saat
pengendalian kapal
diidentifikasi




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 2
6
(12)

 Kapal Latih
 General Arragement
Kapal
 Alat pengukur cuaca
4. Mengolah gerak kapal di
perairan dangkal
 Berlayar dengan
kecepatan aman
 Mempertahankan kapal
pada jalur yang aman
 Mengolah gerak kapal di
perairan dangkal
 Berlayar dengan
kecepatan aman
 Berlayar
mempertahankan kapal
pada jalur yang aman
 Seamanship yang
berkaitan dengan
kemampuan olah gerak
kapal yang terbatas di
perairan dangkal
diterapkan sesuai
dengan aturan P2TL
 Haluan dan kecepatan
kapal di perairan
dangkal diperhatikan
 Arah serta kecepatan
angin, arus dan pasang
surut diperhitungkan
secara sungguh-sungguh
 Kondisi kapal ketika
memasuki perairan
dangkal harus
memperhatikan under
keel clearance (UKC)




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi

6
(12)





PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Model kapal
Kapal latih
Peta Laut
Alat pengukur
kedalaman air
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 23 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Olah Gerak dan Pengendalian Kapal Penangkap Ikan)
XI / 03
Mengolah gerak dan mengendalikan kapal perikanan
F
82 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
PENILAIAN
1. Mengolah gerak dan
pengendalian kapal
penangkap ikan pada
cuaca buruk
 Mempelajari prosedur
olah gerak kapal pada
cuaca buruk
 Mengolah gerak kapal
penangkap ikan pada
cuaca buruk sesuai
dengan prosedur
 Olah gerak dan
pengendalian kapal
penangkap ikan pada
cuaca buruk dilakukan
sesuai SOP
 Kapal dipersiapkan untuk
menghadapi cuaca buruk
sesuai SOP




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
2. Mengolah gerak kapal
saat memberikan
pertolongan kepada
orang-orang dan kapal
lain dalam keadaan
bahaya
 Prosedur pelaksanaan
penundaan (towing)
kapal
 Olah gerak menolong
korban laut
 Pola-pola pencarian
korban
 Mengolah gerak kapal
saat memberikan
pertolongan kepada
orang-orang dan kapal
lain dalam keadaan
bahaya
 Melaksanakan
penundaan (towing)
kapal sesuai dengan
prosedur
 Olah gerak kapal saat
memberikan
pertolongan kepada
orang-orang dan kapal
lain dalam keadaan
bahaya dilakukan sesuai
prosedur




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
3. Mengolah gerak kapal
saat menunda-ditunda
 Menerapkan prosedur
melakukan olah gerak
dan pengendalian kapal
yang menunda atau
ditunda
 Mengolah gerak kapal
saat menunda-ditunda
kapal lain
Mengidentifikasi prosedur
melakukan olah gerak dan
pengendalian kapal yang
menunda atau ditunda
 Prosedur dalam
melakukan olah gerak
dan pengendalian kapal
yang menunda, ditunda
diterapkan sesuai
dengan aturan P2TL




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
ALOKASI WAKTU
TM
2
6
4
PS
PI
SUMBER BELAJAR

16
(64)
 Kapal latih
 Model Kapal
 Alat pendeteksi cuaca
10
(20)

 Kapal latih
 Model Kapal
 Peralatan
Keselamatan Laut
6
(12)

 Model Kapal
 Kapal Latih
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 24 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
4. Mengolah gerak kapal
saat menolong orang
jatuh ke laut
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Prosedur olah gerak dan
pengenda-lian kapal saat
menolong orang jatuh ke
laut
 Pengendalian kapal saat
menolong orang jatuh ke
laut
 Peralatan dan bahan
olah gerak kapal saat
menolong orang jatuh ke
laut
 Mengolah gerak dan
pengendalian kapal saat
menolong orang jatuh ke
laut sesuai dengan
prosedur
 Mengidentifikasi
peralatan dan bahan
olah gerak kapal saat
menolong orang jatuh ke
laut
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
 Prosedur olah gerak saat
menolong orang jatuh ke
laut
 Peralatan dan bahan olah
gerak dan pengendalian
kapal untuk menolong
orang jatuh ke laut
dipersiapkan sesuai SOP
yang berlaku
 Penggunaan
perlengkapan
keselamatan dan
kesehatan kerja serta
langkah pengamanan
dilakukan sesuai
prosedur yang berlaku
PS




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
4
6
(12)




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 4
14
(28)
SUMBER BELAJAR
PI

 Model kapal
 Kapal Latih
 Alat keselamatan di
kapal

5. Mengolah gerak saat
sandar, lepas sandar,
labuh jangkar pada
berbagai kondisi angin
dan arus
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Prosedur sandar / lepas
sandar dengan atau
tanpa angin dan arus
 Mengolah gerak kapal
sandar/lepas sandar
dengan atau tanpa angin
dan arus sesuai prosedur
 Memperhitungkan
pengaruh angin dan arus
saat mengolah gerak
kapal sandar/lepas
sandar dengan atau
tanpa angin dan arus
sesuai prosedur
Kebutuhan peralatan dan
bahan diidentifikasi
sesuai SOP yang berlaku
 Olah gerak kapal saat
sandar, lepas sandar,
labuh jangkar pada
berbagai kondisi angin
dan arus
 Model Kapal
 Kapal Latih
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 25 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
6.Mengolah gerak kapal
dalam hal menaikkan
orang dari sekoci atau
life raft
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Prosedur olah gerak dan
pengendalian kapal saat
menaik-kan orang dari
sekoci atau life raft
 Peralatan dan bahan
yang sesuai dengan SOP
 Mengolah Gerak kapal
saat menaikkan orang
dari sekoci atau life raft
sesuai dengan prosedur
 Memahami peralatan
peralatan olah gerak
dan pengendalian kapal
saat menaik-kan orang
dari sekoci atau life raft
 ALOKASI
INDIKATOR
 Olah gerak kapal dalam
hal menaikkan orang
dari sekoci atau life raft
dengan:
 Peralatan dan bahan
dipersiapkan sesuai
SOP yang berlaku
 Peralatan dan bahan
dipersiapkan pada
tempat yang aman
 Penggunaan
perlengkapan
keselamatan dan
kesehatan kerja serta
langkah pengamanan
dilakukan sesuai
prosedur yang
berlaku
 Kebutuhan peralatan
dan bahan
diidentifikasi sesuai
SOP yang berlaku
WAKTU
PENILAIAN




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
TM
PS

4
(8)
SUMBER BELAJAR
PI






Model kapal
Kapal Latih
Lift Raft
Sekoci
Life Jakcet
Life Bouy
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 26 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
 ALOKASI
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
7.Mengolah gerak kapal
pada perairan dengan
jalur pemisah dan alur
pelayaran sempit
 Prosedur olah gerak di
dalam jalur lalu lintas
pemisah
 Bergerak bebas dari
garis pemisah lalu lintas
 Bergerak meninggalkan
jalur pemisah
 Melakukan teknik
Bergerak di dalam jalur
lalu lintas pemisah
dengan cermat
 Melakukan teknik
bergerak bebas dari
garis pemisah lalu lintas
 Melakukan teknik
bergerak meninggal-kan
jalur pemisah
 Mengidentifikasi olah
gerak di dalam jalur lalu
lintas pemisah
 Melakukan teknik
Bergerak bebas dari
garis pemisah lalu lintas
 Melakukan teknik
Bergerak meninggalkan
jalur pemisah
 Olah gerak kapal pada
perairan dengan jalur
pemisah dan alur
pelayaran sempit
dilakukan dengan cermat
dan aman




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
8.Mengolah gerak dengan
kecepatan aman untuk
menghindari kerusakan
kapal akibat ombak
samping dan ombak
belakang
 Prosedur olah gerak
kapal pada saat
mendapat ombak
samping dan ombak
belakang
 Mengolah Gerak kapal
pada saat mendapat
ombak samping dan
ombak belakang sesuai
dengan prosedur
 Mengidentifikasi
pengaruh ombak
samping dan ombak
belakang saat mengolah
gerak kapal
 Olah gerak kapal dengan
kecepatan aman untuk
menghindari kerusakan
kapal akibat ombak
samping dan ombak
belakang




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
KOMPETENSI DASAR
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
INDIKATOR
PENILAIAN
WAKTU
TM
PS
 2
6
(12)
6
(12)
SUMBER BELAJAR
PI






Model kapal
Kapal latih
Peta perairan sempit
Daftar pasang surut
Peta alur pelayaran
 Kapal Latih
 Model kapal
 Alat pengukur
gelombang dan arus
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 27 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi kejuruan ( Bangunan dan Stabilitas Kapal Penangkapan Ikan)
X / 02
Mengidentifikasi struktur bangunan kapal dan stabilitas kapal perikanan
G
80 Jam x 45 menit
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
1. Mengidentifikasi struktur
dan bagian-bagian kapal
perikanan
 Pengenalan
bangunan kapal
 Kulit kapal
 Keeling
 Penataan ballast
 Dimensi dan bentuk
kapal
 Haluan dan buritan
 Ruang kemudi dan
ruang mesin
 Geladak dan palka
 Lambung dan
lambung timbul
2. Mengidentifikasi faktorfaktor yang
mempengaruhi trim dan
stabilitas
 Menentukan titik-titik
stabilitas (G, M)
 GM dan BM
 TPI
 Coeffisein block
 Efek dari densitas
 Hambatan dan
propulsi
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami bagian bagian
bangunan kapal, kulit kapal,
keeling dengan benar
 Memahami penataan ballast
 Memahami dimensi dan
bentuk kapal
 Memahami haluan dan
buritan
 Memahami ruang kemudi
dan ruang mesin
 Memahami geladak dan
palka yang ada di kapal
Memahami lambung timbul
kapal
 Memahami titik-titik
stabilitas (G, M) dengan
benar
 Menghitung GM dan BM
 Menghitung TPI
 Memahami Coeffisein block
 Memahami Efek dari
densitas
 Memahami Titik-titik
stabilitas (G, M)GM dan BM
TPI oeffisein block ,Efek
dari densitasHambatan dan
propulsi
INDIKATOR
 Struktur dan bagianbagian kapal perikanan
diidentifikasi
dideskripsikan dengan
benar
 Bagian bangunan kapal
meliputi : kulit kapal,
penataan balas, dimensi
kapal, haluan, buritan,
ruang kemudi, ruang
mesin, dek, palka dan
lambung timbul
ditunjukkan dengan
benar
 Faktor-faktor lain yang
mempengaruhi trim dan
stabilitas kapal
diidentifikasi dengan
akurat
ALOKASI
WAKTU
PENILAIAN
SUMBER BELAJAR
TM
PS
PI




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 20
 1
0
 5
 Model Kapal
 Modul
 Arragement kapal




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 10
 1
0

 Model Kapal
 Modul
(
2
0
)
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 28 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
ALOKASI
WAKTU
PENILAIAN
TM
3. Menggunakan data
stabilitas, daftar trim
dan stabilitas awal






Displacement
FWA dan DWA
Stabilitas awal
Stabilitas statis
Stabilitas melintang
Percobaan stabilitas
 Memahami displacement,
FWA dan DWA
 Memahami Stabilitas awal,
Stabilitas statis, dan
stabilitas melintang
 Menunjukkan percobaan
stabilitas

Data dan informasi
stabilitas kapal dan
tabel trim sesuai
dengan spesifikasi
stabilitasnya di
persiapkan




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
4. Melakukan bongkar
muat
 Prosedur bongkar
muat
 Karakteristik produk
perikanan
 Pemuatan dan
pengikatan hasil
tangkap
 Melaksanakan bongkar
muat sesuai dengan
prosedur
 Memahami Karakteristik
produk perikanan
 Memahami Pemuatan dan
pengikatan hasil tangkap

Faktor-faktor yang
berkaitan dengan
penanganan hasil
tangkapan dan
pemuatannya yang
berkaitan dengan
keselamatan kapal
penangkap ikan
diidentifikasi dengan
akurat.
Pemuatan serta
pengikatan hasil
tangkapan dan alat
tangkapnya dilakukan
sesuai prosedur yang
berkaitan dengan
kesalamatan kapal
penangkapan ikan
diidentifikasi dengan
akurat.
Pemuatan dan
pembongkaran hasil
tangkapan dilakukan
sesuai prosedur yang
direkomendasikan.




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi


10
PS
SUMBER BELAJAR
PI
10
(20)






Model kapal
Daftar Trim
Data Stabilitas kapal
Clinometer
Hidrostatic Curve
Diagram
 Modul

5
(20)
 Kapal Penangkapan
Ikan
 Daftar muatan
SILABUS
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 29 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi teknik
damage control
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi kejuruan ( Bangunan dan Stabilitas Kapal Penangkapan Ikan)
XII / 06
Mengidentifikasi struktur bangunan kapal dan stabilitas kapal perikanan
G
32 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
 Menggunakan Damage
Control (DC)
ALOKASI WAKTU
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
 Menjelaskan damage
 Identifikasi teknik
 Mengidentifikasikan
tentang Damage control
 Mengidentifikasi damage
 Teknik dan prosedur
damage control
diidentifikasi sesuai
dengan contingency plan
 Pengaruh permukaan
bebas dan gumpalan es
diidentifikasi dan
dihitung dengan akurat
untuk menjaga stabilitas
kapal
control
control
damage control
2. Mengidentifikasi
pengaruh permukaan
bebas dan gumpalan es
 Pengaruh permuka-an
bebas dan gumpalan es
 Mengidentifikasi
pengaruh permukaan
bebas dan gumpalan es
dengan benar
 Mengidentifikasikan
pengaruh permukaan
bebas dan gumpalan es
3. Mengidentifikasi
pengaruh genangan air
di dek
 Pengaruh genangan air
di atas dek
 Memahami pengaruh
genangan air di atas dek
 Meidentifikasikan
pengaruh genangan air
di atas dek

4. Mengidentifikasi
integritas antara
watertight dan
 Mengidentifikasi
komponen dinding sekat
dan pintu kedap air
 Memahami komponen
dinding sekat dan pintu
kedap air
 Mengidentifikasi
komponen dinding sekat
dan pintu kedap air
 Identifikasi integritas
antara watertight dan
weatherhight
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Pengaruh genangan air
di atas dek diidentifikasi
dan dihitung dengan
akurat untuk menjaga
stabilitas kapal
weathertight
PENILAIAN
TM




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
4




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 5




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 4




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 4
PS
4
(8)
PI
SUMBER BELAJAR

 Model Kapal
 Tabel Trim
 Modul

 Modul
 Model Kapal
4
(8)

 Model Kapal
 Kapal latih
 Modul
2
(4)

 Model kapal
 Modul
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 30 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
5. Pengaruh penanganan
hasil tangkapan dan
stowage factor terhadap
stabilitas
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
MATERI
PEMBELAJARAN
 Cara menyusun ikan di
palka
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami Penyusunan
ikan di palka sesuai
Standar Prosedur
Operasional (SOP)
 Memahami Cara
penyusunan ikan di
palka
 Menyusun ikan di palka
sesuai SOP
INDIKATOR
ALOKASI WAKTU
PENILAIAN
TM
 Identifikasi pengaruh
penanganan hasil
tangkapan dan stowage
factor terhadap stabilitas




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
i.
PS
3
(6)
SUMBER BELAJAR
PI

 Model
2
kapal
 Model Palkah
 Modul
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 31 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
:
:
:
:
:
:
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
1. Mengoperasiakan dan
merawat mesin penggerak
utama
2. Menguraikan fungsi bagian
baling-baling dan poros
baling-baling
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Permesinan Kapal Penangkapan Ikan)
X / 01
Mengoperasikan instalasi tenaga penggerak utama kapal
H
38 Jam x 45 menit
 Prinsip-prinsip dan cara
kerja tenaga penggerak
utama kapal
 Motor putaran tinggi dan
rendah
 Prosedur pengoperasian
mesin penggerak utama
kapal






macam- macam propeller
poros propeller
bantalan poros propeller
stern tube
koupling
gear box
KEGIATAN
PEMBELAJARA
N
 Memahami prinsip- prinsip
dan cara kerja tenaga
kapal
 Memahami motor putaran
tinggi dan rendah
 Menjalankan prosedur
pengopera-sian
 Memahami prinsip- prinsip
dan cara kerja tenaga
penggerak utama kapal
 Membandingkan motor
putaran tinggi dan rendah
 Mendemonstrasikan
prosedur pengoperasian
 Menjaga mesin
 Mengoperasikan dan
merawat mesin penggerak
utama kapal
 Menunjukkan macam
macam propeller
 Memahami bagian-bagian
poros propeller
 Mengidentifikasi macammacam propeller, bagian
poros propeller, bantalan
poros, stern tube,
koupling, gear box
 Menguraikan fungsi dari
INDIKATOR



Prinsip dasar motor
penggerak kapal
diidentifikasi dengan
benar
Pengoperasian mesin
dilakukan sesuai dengan
prosedur dan manual
operasi yang dikeluarkan
oleh pabrik pembuatnya.
Perawatan mesin
penggerak utama kapal
dikoordinasikan dengan
petugas jaga mesin
 Menguraikan fungsi dan
bagian-bagian balingbaling dan poros balingbaling
PENILAIAN




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
ALOKASI WAKTU
TM
PS
4
(8)
2 (4)
PI
2
(8)
2 (8)
SUMBER
BELAJAR
 Modul
 Mesin
penggerak
utama
kapal
 Motor
tempel
 Propeler
kapal
 Poros
propeler
 Stren tube
 Kopling
 Gear Box
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 32 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
KEGIATAN
PEMBELAJARA
N
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
bagian-bagian balingbaling dan poros balingbaling
3. Memahami fungsi Oily
Water Separator (OWS)
dan peralatan penyaringan
oli
 Oily Water Separator
(OWS) dan peralatan
penyaringan oli
 Memahami peng-gunaan
4. Mengoperasikan mesinmesin dek dan kemudi
 Mempelajari cara
mengoperasikan mesinmesin dek dan kemudi
 Memahami jenis-jenis
mesin bantu dan fungsinya
 Menggunakan mesinmesin dek dan kemudi
sesuai manual
 Mengoperasikan mesinmesin dek dan kemudi
5. Menggunakan sistem
kontrol di atas kapal





sistem kelistrikan
sistem mekanik
sistem hidromekanik
sistem perpipaan
pengoperasian dalam
keadaan darurat
 Mengoperasian sistemsistem kontrol diatas kapal
sesuai dengan manual
prosedur
 Memaahami Sistem
kelistrikan sistemmekanik,
Sistem hidromekanik,
sistem perpipaan
 Memahami Cara
pengorganisa-sian dalam
keadaan darurat
 Menggunakan sistem
kontrol di atas kapal
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Oily Water Separator
(OWS) dan peralatan
penyaringan oli
 Oily Water Separator
(OWS) dan peralatan
penyaringan oli
dioperasikan dengan
benar
 Mesin-mesin dek dan
kemudi dioperasikan
dengan benar




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
3 (6)
3
(12)




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
4 (8)
6 (24)
 Menggunakan sistem
kontrol di atas kapal




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
4 (8)
2 (8)
2
 Oil Water
Separator
 Alat
penyaring
oli
 Modul
 Model
Kemudi
 Mesin
genset
 Model
sistem
kontrol
panel di
atas kapal
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 33 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
6. Menghitung bahan bakar
dan pelumas
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
MATERI
PEMBELAJARAN
 Mempelajari perhitungan
bahan bakar dan pelumas
KEGIATAN
PEMBELAJARA
N
 Menghitung kebutuhan
bahan bakar dan pelumas
 Memahami Cara
menghitung kebutuhan
bahan bakar
 Memahami Cara
menghitung kebutuhan
pelumas
INDIKATOR


Kebutuhan bahan bakar
minyak dihitung
menggunakan standar
pendekatan baku
Kebutuhan Oli dihitung
dengan pendekatan
rumus standar
pendekatan baku
PENILAIAN




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
ALOKASI WAKTU
TM
2
PS
2
(4)
PI

SUMBER
BELAJAR
 Modul
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 34 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Basic Safety Training)
X / 02
Melakukan pencegahan dan pemadaman kebakaran
I
18 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
1. Mengidentifikasi klasifikasi
api dan memilih media
pemadamnya
 Syarat-syarat terjadinya
kebakaran
 Bahan yang mudah
terbakar
 Bahaya kebakaran dan
meluasnya api
 Klasifikasi kebakaran dan
media pemadam
 Explosidemo
2. Menjelaskan pencegahan
terjadinya kebakaran
 Sebab-sebab terjadinya
kebakaran
 Petunjuk-petunjuk
keselamatan
 Mengidentifikasi klasifikasi
kebakaran serta memilih
media pemadamnya
dengan tepat dan cepat
 Smemahami yarat-syarat
terjadinya kebakaran
 Memahami Bahan yang
mudah terbakar
 Memahami Bahaya
kebakaran dan meluasnya
api
 Memahami Klasifikasi
kebakaran dan media
pemadam
 Explosidemo
 Mengidentifikasi dan
membuat klasifikasi api
serta dapat memilih
media pemadam yang
sesuai
 Memahami sebab
terjadinya kebakaran
serta cara
penanggulangannya
dengan teliti
 Memahami Susunan
konstruksi kapal
 Memahami petunjukpetunjuk keselamatan
 Memahami sebab-sebab
KOMPETENSI DASAR
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BERLAJAR
 Segitiga api, bahan
(material) yang mudah
terbakar, bahan
(material) yang
meluaskan api
diidentifikasi dengan
benar
 Eksplosidemo dilakukan
sesuai prosedur
 Klasifikasi kebakaran
diidentifikasi sesuai
dengan standar
Indonesia
 Empat jenis media
pemadam diidentifikasi
dengan benar
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


 2
 (8)
 Modul BST
 Media
pemadam
kebakaran
Sebab-sebab terjadinya
kebakaran dan cara
penanggulangannya
diuraikan dengan benar
 Denah ruangan kapal
diidentifikasi dengan baik
 Denah penempatan alatalat pemadam kebakaran
diidentifikasi dengan baik
 Peralatan kapal yang
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


2
(8)
 Modul BST
 Media
pemadam
kebakaran
 Denah
Kapal
 Sijil Bahaya
kebakaran

SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 35 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
terjadinya kebakaran dan
cara penanggulangannya
serta menerapkan
petunjuk-petunjuk
keselamatan
3. Melakukan pengamatan
dini sebelum terjadinya
kebakaran
4. Melakukan pemadaman
kebakaran menggunakan
instalasi tetap
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Jenis-jenis detektor
kebakaran
 Jenis-jenis alarm
 Cara kerja alarm
 Alarm kebakaran otomatis
 Sistem pemadam kebakaran instalasi tetap,
pengertian dan
persyaratan umum
 Jenis sistem pemadam
kebakaran instalasi tetap
 Cara kerja setiap jenis
sistem tersebut
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BERLAJAR
dapat menimbulkan api
dipastikan dalam
keadaan baik
 Memahami cara
mendeteksi/ melakukan
pengamatan dini sebelum
terjadinya kebakaran
 Memahami jenis-jenis
detektor kebakaran
 Memahami jenis-jenis
alarm
 Memahami Cara kerja
alarm
 Memahami jenis Alarm
kebakaran otomatis

Melakukan pengamatan
dini sebelum terjadinya
kebakaran
 Alat-alat detektor
kebakaran diamati secara
berkala
 Isyarat dini adanya
bahaya kebakaran dapat
dikenali dengan baik
 Melakukan pemadaman
kebakaran menggunakan
instalasi tetap sesuai
prosedur
 Memahami Sistem
pemadam ke-bakaran
menggunakan instalasi
tetap
 Melakukan pemadaman
api menggunakan instalasi
tetap

 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


2
(8)
 Modul BST
 Media
pemadam
kebakaran
 Detektor
kebakaran
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


4
(16)
 Modul BST
 Media
pemadam
kebakaran
instalasi
tetap
 Jenis isyarat dini
diidentifikasi pada kontrol
panel


Melakukan pemadaman
kebakaran menggunakan
instalasi tetap
Komponen sistem
pemadam kebakaran
instalasi tetap
diidentifikasi menurut
jenisnya dengan benar
Cara kerja berbagai
system kebakaran
didemonstrasikan
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 36 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
5. Menggunakan macammacam perlengkapan
kebakaran lainnya
6. Menggunakan alat-alat
pelindung pernapasan
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Selang penyemprot
kebakaran
 Peralatan pemadam
kebakaran yang dapat
bergerak
 Alat-alat pemadam api
ringan
 Perlengkapan petugas
pemadam api ringan
 Perlengkapan petugas
pemadam kebakaran
 Alat-alat pelindung
pernapasan
 Peralatan pertolongan
pernapasan buatan
 Selimut-selimut api
 Menggunaan macammacam perlengkapan
kebakaran dengan benar
 Memahami Selang
penyemprot ke-bakaran
 Menggulung dan
membuka selang
pemadam ke-bakaran
sesuai dengan prosedur
 Melakukan pemadaman
dengan alat pemadam api
ringan
 Melakukan pemadaman
api dengan alt media air
 Memahami Perlengkapan
petugas pemadam
kebakaran
 Memahami cara
menggunakan Alat-alat
pelindung pernapasan
 Melakukan pertolongan
pernapasan buatan
 Pengertian tentang alatalat pelindung pernapasan
 Kegunaaan dari alat
pelindung pernapas-an
 Jenis-jenis alat pelindung
pernapas-an
 Teknik penggunaan alat
pelindung pernapasan
 Perlengkapan alat
pelindung pernapas-an
 Persyaratan peng-gunaan
alat pelindung pernapasan
 Persyaratan untuk orang
yang menggunakannya
 Menggunakan dan
merawat alat-alat
pelindung pernapasan
sesuai dengan SOP
 Memahami cara kerja
alat-alat pelindung
pernapasan
 Memahami kegunaaan
dari alat pelindung
pernapas-an
 Memahami jenis-jenis alat
pelindung pernapas-an
 Memahami teknik
penggunaan alat
pelindung per-napasan
 Memahami perlengkapan
INDIKATOR
 Baju tahan api digunakan
sesuai ketentuan
 Peralatan bantu
pernapasan digunakan di
ruang berasap atau
smoke chamber sesuai
prosedur
 Selang penyemprot
kebakaran digunakan
sesuai prosedur
 Alat-alat pemadam api
ringan digunakan sesuai
prosedur

PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BERLAJAR
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


2
(8)
 Modul BST
 Media
pemadam
kebakaran
 Baju tahan
api
 Breathing
Apparatus
 Hose dan
Nozzle spray
 Fire Ground
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


2
(8)
 Modul BST
 Media
pemadam
kebakaran
 Breathing
Apparatus
 Sijil darurat
 Smoke
Chamber
Selimut-selimut api
digunakan sesuai
prosedur
 Menggunakan alat-alat
pelindung pernapasan
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 37 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BERLAJAR
alat pelindung pernapasan
 Memahami persyaratan
penggunaan alat
pelindung pernapas-an
 Memahami persyaratan
untuk orang yang
menggunakannya
7. Mengorganisasikan peran
pemadaman kebakaran di
kapal
8. Mendemonstrasikan
metode pemadaman
kebakan
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Alarm darurat
 Bahan pengendali
kebakaran dan sijil
keadaan darurat
 Skema lokasi alat-alat
pemadam
 Tata cara keselamatan
perorangan
 Sistem penjagaan
 Pengetahuan tentang
persiapan keselamatan
kebakaran
 Alarm-alarm kebakar-an
dan tindakan awal
pemadaman kebakar-an
 Teknik pemadaman
kebakaran
 Mengorganisasikan peran
pemadaman kebakaran di
kapal
 Memahami Sistim
penjagaan setelah
kebakaran
 Memahami cara
penggunakan alarm
darurat
 Memahami Sijil keadaan
darurat
 Memahami Skema lokasi
alat-alat pemadam di
kapal
 Melakukan tata cara
keselamatan perorangan
 Mendemonstrasikan
pemadaman kebakaran
sesuai SOP
 Memahami tentang
persiapan keselamatan
kebakaran
 Memahami alarm-alarm
kebakaran dan tindakan
awal







Sijil kebakaran dan
uraian tugasnya
diidentifikasi
Bagan pengendali
kebakaran dan sijil
kebakaran ditunjukkan
dengan benar
Cara keselamatan
perorangan
didemonstrasikan sesuai
prosedur
Sistim penjagaan
didemonstrasikan sesuai
prosedur
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


2
(16)
 Modul BST
 Media
pemadam
kebakaran
 Sijil darurat
 Breathing
Apparatus
Persiapan keselamatan
kebakaran direncanakan
sesuai prosedur
Tindakan awal saat
terjadi kebakaran
didemonstrasikan sesuai
prosedur
Teknik pemadam
kebakaran
didemonstrasikan sesuai
dengan prosedur
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


4
(16)
 Modul BST
 Media
pemadam
kebakaran
 Fire Ground
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 38 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
DIRASI PEMELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi jenisjenis keadaan darurat
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Basic Safety Training)
X / 02
Menerapkan prosedur darurat dan SAR
J
24 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
 Prosedur penyelamat-an
kapal tubrukan
 Prosedur penyelamat-an
pada kondisi cuaca
darurat
 Prosedur penyelamat-an
kapal tenggelam
 Prosedur penyelamat-an
kapal kandas
 Prosedur penyelamat-an
kapal kebakaran
 Prosedur penyelamat-an
orang jatuh ke laut
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Membuat klasifikasi
prosedur kapal dalam
keadaan darurat
 Memahami prosedur
penyelamatan tubrukan
kapal
 Memahami prosedur
penyelamatan pada
kondisi cuaca darurat
 Memahami prosedur
penyelamatan kapal
tenggelam
 Memahami prosedur
penyelamatan kapal
kandas
 Memahami prosedur
penyelamatan kapal
kebakaran
 Memahami prosedur
penyelamatan orang
jatuh ke laut
INDIKATOR





PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Klasifikasi keadaan
darurat meliputi : orang
jatuh ke laut, kemudi
darurat, kapal kandas,
kapal tubrukan, kapal
terbakar, kapal
tenggelam dan kapal
bocor diidentifikasi
dengan tepat
Tugas-tugas umum dan
kewajiban-kewajiban di
atas kapal berkaitan
dengan keadaan darurat
direncanakan dengan
baik
Persiapan keadaan
darurat di atas kapal dan
perlengkapanperlenkapannya
direncanakan dengan
baik
Merencanakan satuan
tugas dalam keadaan
darurat di atas kapal
Membuat laporan
mengenai kecelakaan
kerja, kesehatan kerja
dan hal-hal yang tidak
diselamatkan
ALOKASI WAKTU
PENILAIAN
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi
TM

PS

PI
2
(8)
SUMBER
BELAJAR
 Modul BST
 Sijil
darurat

SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 39 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
2. Menggunakan denah
keadaan darurat
 Persiapan keadaan
darurat
 Organisasi keadaan
darurat
 Alarm keadaan darurat
 Denah peralatan
kebakaran
 Pengawasan dan
pemeliharaan alat
keadaan darurat
 Latihan keadaan darurat
secara berkala
3. Menanggulangi keadaan
darurat
 Pendataan dalam
keadaan darurat
 Peralatan dalam keadaan
darurat
 Mekanisme kerja dalam
keadaan darurat
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Melakukan SOP denah
keadaan darurat dalam
menanggulangi situasi
darurat
 Melakukan persiapan
keadaan darurat
 Memahami organisasi
keadaan darurat
 Memahami alarm
keadaan darurat
 Memahami denah
peralatan kebakaran
 Melakukan pengawasan
dan pemeliharaan alat
keadaan darurat
 Melakukan latihan
keadaan darurat secara
berkala
 Menerapkan pola
penanggulangan keadaan
darurat
 Melakukan pendataan
dalam keadaan darurat
 Mempersiapkan peralatan
dalam keadaan darurat
 Melakukan mekanisme
kerja dalam keadaan
darurat
 Menerapkan pola
penanggulangan keadaan
darurat
INDIKATOR
 Menggunakan denah
keadaan darurat



Peralatan yang
berhubungan dengan
keselamatan kerja
dipastikan berfungsi baik
Data dari peralatan
dikompilasi sesuai
dengan petunjuk
operasional yang
dikeluarkan oleh pabrik
pembuatnya.
Mekanisme kerja
dipatuhi menurut SOP
yang diberlakukan
ALOKASI WAKTU
PENILAIAN
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


4 (16)
 Modul BST
 Sijil
darurat
 Alarm
Darurat
 Denah
darurat
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


4 (16)
 Modul BST
 Sijil
darurat
 Peralatan
keselamat
an kerja
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 40 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
4. Menerapkan isyarat
bahaya
5. Tindakan dalam keadaan
darurat
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
 Isyarat umum keadaan
bahaya di kapal laut
 Isyarat kebakaran
 Isyarat meninggalkan
kapal
 Isyarat orang jatuh ke
laut
 Isyarat bahaya lainnya
 Menggunakan isyarat
umum di kapal laut
 Menggunakan Isyarat
kebakaran
 Menerapkan Isyarat
meninggalkan kapal
 Mempraktekkan Isyarat
orang jatuh ke laut
 Menggunakan Isyarat
bahaya lainnya

 Sijil darurat
 Tata cara khusus dalam
keadaan darurat
 Latihan-latihan
bahaya/darurat
 Melakukan ketentuan
tindakan dalam keadaan
darurat
 Memahami Sijil darurat
 Melakukan tata cara
khusus dalam keadaan
darurat
 Menggunakan
perlengkapan
keselamatan dalam
keadaan darurat/bahaya







PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
ALOKASI WAKTU
PENILAIAN
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
Peralatan disiapkan
sesuai SOP
KODE KOMPETENSI
isyarat diidentifikasi
sesuai ketentuan yang
diberlakukan
Prosedur pengisyaratan
isyarat bahaya dilakukan
dengan benar
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


2
(8)
 Modul BST
 Sijil
darurat
 Isyarat
Bahaya
Latihan-latihan
bahaya/darurat
diorganisasi dengan
benar
Sijil darurat diterapkan
sesuai dengan ketentuan
Tatacara khusus dalam
keadaan darurat
diterapkan sesuai SOP
yang berlaku
Tempat kerja disiapkan
dan dibebaskan dari
kemungkinan bahaya
kecelakaan
Penggunaan
perlengkapan
keselamatan serta
langkah pengamanan
dilakukan sesuai
prosedur yang berlaku
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


6 (24)
 Modul BST
 Sijil
darurat
 Peralatan
darurat
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 41 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
6. Menggunakan lintas
penyelamatan diri
7. Melakukan SAR untuk
kapal lain sesuai standar
prosedur yang ditentukan
MATERI
PEMBELAJARAN
 lintas penyelamatan diri
 Komunikasi intern dan
sistem alarm
penyelamatan diri
 Prosedur menolong orang
yang jatuh ke laut
 Prosedur menolong kapal
dalam keadaan bahaya
 Latihan penyelamatan
kapal dalam keadaan
bahaya
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Melakukan tindakan
darurat melalui lintas
penyelamatan diri dengan
cermat
 Mengetahui lintas
penyelamatan diri
 Melakukan komunikasi
intern dan sistem alarm
 Menerapkan prosedur
penerapan SAR untuk
kapal lain sesuai standar
yang ditentukan
 Memahami prosedur
menolong orang yang
jatuh ke laut
 Memahami prosedur
menolong kapal dalam
keadaan bahaya
 Melakukan penyelamatan
kapal dalam keadaan
bahaya
INDIKATOR



Komunikasi intern dan
system alarm dilakukan
dengan benar

Kebutuhan peralatan
untuk pertolongan orang
jatuh ke laut,
pertolongan dan
penyelamatan kapal
dalam keadaan bahaya
disiapkan sesuai SOP
Tempat berkumpul
(Muster Station)
disiapkan dan
dibebaskan dari
kemungkinan bahaya
kecelakaan
Perlengkapan K-3 serta
langkah pengamanan
dilakukan sesuai
prosedur yang berlaku


PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Merkah-merkah lintas
penyelamatan diri
difamiliarisasikan
berdasarkan pada
ketentuan yang berlaku
Lintas penyelamatan diri
didemonstrasikan
/dilakukan sesuai SOP
yang berlaku
ALOKASI WAKTU
PENILAIAN
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


2
(8)
 Modul BST
 Sijil
darurat
 Denah
lintasan
penyelama
tan diri
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


4 (16)
 Modul BST
 Sijil
darurat
 Alat-alat
keadaan
darurat
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 42 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Basic Safety Training)
X / 02
Menerapkan pelayanan medis di atas kapal
K
20 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
1. Mengidentifikasi susunan
tubuh manusia dan
fungsinya
 Susunan tubuh manusia
 Fungsi dari setiap tubuh
manusia
 Menguraikan dengan
benar susunan tubuh
manusia
 Memahami fungsi dari
setiap tubuh manusia
2. Menerapkan prinsip
umum P3K
 Urutan tindakan yang
harus dilaksanakan segera
di dalam situasi darurat
 Isi daftar pemeriksaan
pada situasi darurat
 Menjelaskan urutan
tindakan yang harus
dilaksanakan segera di
dalam situasi darurat
 Menjelaskan isi daftar
pemeriksaan pada situasi
darurat
 Membuat daftar
pemeriksaan pada situasi
darurat
 Menerapkan prisip-prinsip
umum P3K secara cepat
dan tepat
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
INDIKATOR
Susunan tubuh dan atomi
manusia diidentifikasi
secara benar
 Fungsi bagian/organ
tubuh manusia
diidentifikasi secara
benar
 Tindakan pertolongan
dalam situasi darurat
dilakukan sesuai dengan
SOP

ALOKASI WAKTU
PENILAIAN
TM
PS
SUMBER
BELAJAR
PI
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


2
(8)
 Modul BSTt
 Torso
manusia
 Kerangka
manusia
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


2
(8)





Modul BST
Kotak P3K
Tensi meter
Stetoskop
Resusitasi
Kit
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 43 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
3. Melakukan pertolongan
pertama pada
pendarahan, resusitasi
paru, jantung dan
penanganan
goncangan/shock
4. Melakukan pertolongan
korban pingsan/tidak
sadarkan diri dalam
keadaan darurat
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Penyebab pendarahan
dan macamnya
 Bahaya-bahaya
pendarahan
 Tindakan untuk
membatasi pen-darahan
 Kegunaan dari bantuan
pernapasan dan pemijatan
jantung
 Tata cara memberikan
bantuan pernapasan
seorang diri dan dengan
bantuan orang lain.
 Tata cara menangani
kasus jantung berhenti
 Faktor-faktor utama
penyebab shock
 Tanda-tanda dari shock
dan tindakan yang tepat
untuk menangani shock
 Tindakan yang diperlukan
pada penanganan shock
 Melakukan pertolongan
yang berkaitan dengan
pendarahan, resusitasi
paru, jantung dan
penanganan
goncangan/shock dengan
cermat
 Memahmi penyebab
pendarahan dan
macamnya
 Memahami bahayabahaya pendarahan
 Melakukan tindakan untuk
membatasi pendarahan
 Memahmi kegunaan dari
bantuan pernapasan dan
pemijatan jantung
 Melakukan tata cara
bantuan pernapasan
seorang diri dan dengan
bantuan orang lain
 Melakukan penanganan
kasus jantung berhenti.
 Memahami faktor-faktor
utama penyebab shock
 Memahami tanda-tanda
dari shock dan tindakan
yang tepat untuk
menangani shock
 Memahami tindakan yang
diperlukan pada
penanganan shock
 Mendemontrasikan cara
yang tepat untuk
meletakkan korban saat
keadaan darurat
 Mengenali tanda-tanda
dan bahaya dari korban
tidak sadarkan diri
 cara yang tepat untuk
meletakkan korban saat
keadaan darurat
 tanda-tanda dan bahaya
dari korban tidak
sadarkan diri
 tindakan yang tepat untuk
INDIKATOR







ALOKASI WAKTU
PENILAIAN
TM
PS
SUMBER
BELAJAR
PI
Penyebab pendarahan
diidentifikasi secara benar
Tindakan pertolongan
pendarahan dilakukan
sesuai prosedur
Bantuan pernafasan
buatan dan pemijatan
jantung, baik seorang diri
maupun dengan bantuan
orang lain, dilakukan
sesuai prosedur
Faktor penyebab shock
diidentifikasi secara tepat
Pertolongan penderita
shock dan tanda-tanda
shock dilakukan sesuai
prosedur
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


6 (24)





Modul BSTt
Kotak P3K
Tensi meter
Stetoskop
Resusitasi
Kit
 Boneka
peraga
 Bandage
bidai dan
mitela
Korban pingsan saat
keadaan darurat
ditempatkan dengan
posisi yang benar
Tanda-tanda korban tidak
sadarkan diri dikenali
secara benar
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


2
(8)





Modul BSTt
Kotak P3K
Tensi meter
Stetoskop
Resusitasi
Kit
 Boneka
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 44 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
dilaksanakan pada korban
pingsan
5. Melakukan pertolongan
pada luka bakar, luka
terkena air panas dan
kecelakaan yang
disebabkan oleh aliran
listrik
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Mengidentifikasi tandatanda dari luka bakar dan
terkena air panas serta
kecelakaan yang
disebabkan oleh aliran
listrik
 Tindakan yang tepat
untuk luka bakar dan luka
terkena air panas
 Tindakan yang tepat
untuk luka bakar oleh
bahan kimia khususnya
pada bagian mata.
 Tindakan yang tepat
untuk kecelakaan yang
disebabkan oleh aliran
listrik.
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Mempraktekkan tindakan
yang tepat untuk dilaksanakan pada korban
pingsan
 Memberikan pertolongan
pada korban pingsan/tidak
sadarkan diri dalam
keadaan darurat
 Melakukan pertolongan
pada luka bakar, luka
terkena air panas dan
kecelakaan yang
disebabkan oleh aliran
listrik
 Memahamil tanda-tanda
dari luka bakar dan
terkena air panas serta
kecelakaan yang
disebabkan oleh aliran
listrik
 Melakukan tindakan yang
tepat untuk luka bakar
dan luka terkena air panas
 Melakukan tindakan yang
tepat untuk luka bakar
oleh bahan kimia
khususnya pada bagian
mata.
 Melakukan tindakan yang
tepat untuk kecelakaan
yang disebabkan oleh
aliran listrik.
 Memberikan pertolongan
pada luka bakar, luka
terkena air panas dan
kecelakaan yang
disebabkan oleh aliran
listrik
INDIKATOR

Penanganan orang
pingsan dilakukan sesuai
dengan SOP

Tanda-tanda luka bakar
dan terkena air panas
diidentifikasi sesuai
prosedur
Pertolongan korban luka
bakar dan terkena air
panas dilakukan sesuai
prosedur
Pertolongan korban luka
dan terkena racun
binatang laut dilakukan
sesuai prosedur
Pertolongan korban luka
bakar akibat zat kimia
dilakukan sesuai prosedur
Pertolongan korban
kecelakaan akibat
tersengat aliran listrik
dilakukan sesuai
prosedur




ALOKASI WAKTU
PENILAIAN
TM
PS
SUMBER
BELAJAR
PI
peraga
 Bandage
bidai dan
mitela
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


6 (24)
Modul BSTt
Kotak P3K
Tensi meter
Stetoskop
Resusitasi
Kit
 Boneka
peraga
 Bandage
bidai dan
mitela





SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 45 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
6. Melakukan penyelamatan
dan pengangkutan
korban/penderita akibat
kecelakaan
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Cara mengangkat korban
dengan seorang diri dan
dengan bantuan orang
lain
 Mengenal dan
menggunakan alat-alat
pengangkutan korban
 Bahaya-bahaya dari
pengangkutan korban
yang meng-alami cidera
pada tulang panggul dan
patah tulang
 Melakukan penyelamatan
dan pengangkutan
korban/penderita akibat
kecelakaan dengan
cermat
 Melakukan pengangkatan
korban dengan seorang
diri dan dengan bantuan
orang lain
 Menggunakan alat-alat
pengangkutan korban
 Melakukan pengangkutan
korban yang meng-alami
cidera pada tulang
panggul dan patah tulang
INDIKATOR


Pengangkatan korban
seorang diri dan dengan
bantuan orang lain
dilakukan sesuai prosedur
Alat pengangkutan
korban digunakan secara
benar
ALOKASI WAKTU
PENILAIAN
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi
TM

PS

SUMBER
BELAJAR
PI
2
(8)
Modul BSTt
Kotak P3K
Tensi meter
Stetoskop
Resusitasi
Kit
 Boneka
peraga
 Bandage
bidai dan
mitela
 Tandu





SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 46 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi tugas
dan tanggung jawab kapal
perikanan untuk
memperoleh, menjaga
validitas hukum dan
membawa sertifikat dan
dokumen yang harus ada
pada kapal perikanan
2. Mengidentifikasi tanggung
jawab atas Code of
Conduct for Responsible
Fisheries (FAO-CCRF)
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Hukum Maritim dan Peraruran Perikanan)
XI / 3
Menerapkan hukum laut dan peraturan perikanan
L
18 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
 Tugas dan tanggung
jawab sebuah kapal
perikanan
 Kelengkapan dokumen
kapal perikanan
 Pengurusan administrasi
kapal perikanan
 Mempelajari tentang azas
umum CCRF
 Pengelolaan perikanan
 Operasi penangkapan
 Manajemen kawasan
pesisir
 Manajemen pasca panen
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami tugas dan
tanggung jawab sebuah
kapal
 Memahami kelengkapan
dokumen kapal
 Memahami pengurusan
administrasi kapal
 Menerapkan tugas dan
tanggung jawab sebuah
kapal, melengkapi
dokumen, dan pengurusan
administrasi kapal
perikanan
 Menerapkan tanggung
jawab kapal sesuai
dengan ketentuan CCRF
 Memahami azas umum
CCRF
 Memahami pengelolaan
perikanan
 Memahami operasi
penangkapan ikan
 Memahami manajemen
kawasan pesisir
 Memahami manajemen
pasca panen
INDIKATOR



Tugas dan tanggung
jawab sebuah kapal
dijelaskan dan diterapkan
sesuai aturan P2TL
Kelengkapan dokumen
kapal diidentifikasi
berdasarkan aturan
administrasi pelabuhan
Pengurusan administrasi
kapal dilakukan
berdasarkan aturan
kesyahbandaran
 Identifikasi tanggung
jawab atas Code of
Conduct for Responsible
Fisheries
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
 Tes tertulis
 Tes lisan
 Observasi
 2
 Tes tertulis
 Tes lisan
 Observasi
 2
PS
 2
(4)
2
(4)
PI
SUMBER
BELAJAR

 Buku P2TL
 UU
Perkapalan
 Dokumen
kapal
 UU
perikanan

 UU
perikanan
 Buku CCRF
 Dokumen
usaha
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 47 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
3. Mengidentifikasi tanggung
jawab hukum yang
berkaitan dengan P2TL
4. Mengidentifikasi ketentuan
umum peraturan nasional
yang berkaitan dengan
kapal perikanan
5. Mengidentifikasi peraturan
perundangan yang
berkaitan dengan seluruh
aspek penangkapan ikan
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT




MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
Konvensi P2TL
Jalur pelayaran
Perlengkapan navigasi
Tugas jaga kapal
 Menerapkan tanggung
jawab hukum sesuai
ketentuan P2TL
 Menjelaskan Konvensi
P2TL
 Memahami Jalur pelayaran
 Memahami Perlengkapan
navigasi
 Melakukan Tugas jaga
kapal

 Menerapkan ketentuan
hukum dan peraturan
perundangan perikanan
yang berlaku
 Memahami ukuran dan
kategori kapal penangkap
ikan
 Memahami daerah
penangkapan ikan
 Memahami izin
penangkapan ikan

 Ukuran dan kategori kapal
penangkap ikan
 Daerah penangkapan ikan
 Izin penangkapan ikan
 Mempelajari tentang
spesifikasi alat tangkap
 Persyaratan lisensi
perikanan
 Persyaratan sertifikasi bagi
awak kapal
 Menerapkan peraturan
perundangan berkaitan
dengan seluruh aspek
penangkapan ikan
 Memahami Spesifikasi alat
tangkap
 Memahami Persyaratan
lisensi perikanan
 Memahami persyaratan
sertifikasi bagi awak kapal
INDIKATOR





PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
Ketentuan-ketentuan
P2TL dijelaskan sesuai
aturan 1 dan 2
Penerapan alur pelayaran
sesuai aturan 9
Perlengkapan navigasi
ditunjukkan sesuai aturan
20
Tugas jaga dilakukan
sesuai aturan STCW-F
resolusi 7
 Tes tertulis
 Tes lisan
 Observasi
 2
2
(4)

 UU
perikanan
 Buku CCRF
 Buku P2Tl
 Dokumen
usaha
Ukuran dan jenis kapal
penangkap ikan di
identifikasi sesuai SIP
yang dimiliki
Daerah penangkapan
diidentifikasi sesuai
dengan SIP yang dimiliki
Cara pengurusan ijin
penangkapan dijelaskan
sesuai SOP Ditjen
Tangkap
 Tes tertulis
 Tes lisan
 Observasi
 2
1
(2)

 UU
perikanan
 Dokumen
kapal
 Dokumen
perizinan
usaha
 Tes tertulis
 Tes lisan
 Observasi
 2
1
(2)

 UU
perikanan
 Dokumen
kapal
 Dokumen
perizinan
usaha
 Spesifikasi alat tangkap
dijelaskan berdasarkan
standar Ditjen Tangkap
 Persyaratan lisensi/surat
ijin perikanan
diidentifikasi berdasarkan
SOP yang berlaku
 Persyaratan sertifikasi
bagi awak kapal
dikualifikasi dan
diidentifikasi sesuai
peraturan Menhub yang
berlaku
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 48 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Komunikasi)
XI / 03
Melakukan berbagai jenis komunikasi di kapal
M
74 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
1. Melakukan komunikasi
dengan KODE
KOMPETENSI isyarat
visual
 Isyarat morse bendera
tangan
 Isyarat morse dgn
Cahaya
 Isyarat semopore
 Isyarat bendera
Internasional
 Melakukan komunikasi
dengan KODE
KOMPETENSI isyarat
visual dengan cermat
sesuai SOP
 Melakukan isyarat morse
bendera tangan
 Melakukan isyarat morse
dengan cahaya
 Melakukan isyarat
semapore
 Melakukan isyarat
bendera Internasional
 Komunikasi dengan
isyarat morse bendera
tangan dilakukan sesuai
prosedur
 Komunikasi dengan
isyarat cahaya dilakukan
sesuai prosedur
 Komunikasi dengan
isyarat semaphore
dilakukan sesuai prosedur
 Komunikasi dengan
isyarat bendera
internasional dilakukan
sesuai prosedur




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
10
5
(10)
5
(20)
 Buku
Internationa
l Code
Signal
 Bendera
Semapure
 Bendera
Internasion
al
 Morse
cahaya
2. Melakukan komunikasi
dengan KODE
KOMPETENSI isyarat
bunyi
 Mempelajari isyarat
morse dengan bunyi
 Melakukan isyarat morse
dengan bunyi
 Melakukan komunikasi
dengan KODE
KOMPETENSI isyarat
bunyi
 Komunikasi dengan
isyarat morse bunyi
dilakukan sesuai prosedur




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
10
5
(10)
5
(20)
 Buku
Internationa
l Code
Signal
 Morse Bunyi
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 49 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
3. Melakukan komunikasi
dengan telepon dan
komunikasi radio
 Prosedur penggunaan
radio
 Prosedur penggunaan
telepon
 Prosedur penggunaan
telegraph
4. Mengidentifikasi jenis
dan fungsi tanda-tanda
bahaya sesuai standar
IMO




5. Menggunakan isyarat
bahaya darurat yang
sesuai dengan standar
IMO
 Tanda bahaya kapal
tengelam
 Tanda Kapal minta
pertolongan
 Tanda bahaya kapal
terbakar
 Tanda kapal yang sedang
kandas
 Tanda kapal yang tidak
terkendalikan
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Parasute signal
Red hand flare
Green hand flare
Smoke signal
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
3
(12)
SUMBER
BELAJAR
 Melakukan komunikasi
dengan telepon dan
komunikasi radio dengan
cermat
 Melakukan prosedur
penggunaan radio telepon
 Melakukan prosedur
penggunaan telepon
 Melakukan prosedur
penggunaan telegraph
 Komunikasi dengan radio
telephoni dilakukan
sesuai prosedur
 Komunikasi dengan
radio telegraph
dilakukan sesuai
prosedur




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 4
3 (6)
 Buku
Internationa
l Code
Signal
 Radio
Komunikasi
 Radio
Telegraph
 Mengidentifikasi jenis
dan fungsi tanda-tanda
bahaya sesuai standar
IMO
 Mendemontrasikan
Parasute signal
 Mendemontrasikan Red
hand flare
 Mendemontrasikan Green
hand flare
 Mendemontrasikan
Smoke signal
 Parachute signal
digunakan sesuai dengan
prosedur dan fungsinya
 Red hand flare digunakan
sesuai dengan proswedur
dan fungsinya
 Smoke signal digunakan
sesuai denganprosedur
dan fungsinya





Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 4
2 (4)
2 (8)
 Modul
 Parasute
Signal
 Red Hand
Flare
 Smoke
signal
 Green hand
flare
 Melakukan isyarat
bahaya darurat yang
sesuai dengan standar
IMO
 Memahami tanda bahaya
kapal tengelam
 Memahami tanda Kapal
minta pertolongan
 Memahami tanda bahaya
kapal terbakar
 Memahami tanda kapal
yang sedang kandas
 Memahami tanda kapal
yang tidak terkendalikan
 Tanda bahaya kapal
tenggelam diisyaratkan
sesuai prosedur
 Tanda kapal minta
pertolongan diisyaratkan
sesuai prosedur
 Tanda bahaya kapal
terbakar diisyaratkan
sesuai prosedur
 Tanda kapal yang sedang
kandas diisyaratkan
sesuai prosedur
 Tanda kapal tidak
terkendali diisyaratkan
sesuai prosedur




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 4
2 (4)
2 (8)
 Model kapal
 Model
lampulampu
navigasi
 Sosok
benda
 Genta/peluit
/sirine
 Bendera
Internasion
al
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 50 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
6. Melakukan SAR untuk
kapal lain sesuai standar
prosedur yang ditentukan
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Prosedur menolong orang
jatuh ke laut
 Prosedur menolong kapal
dalam keadaan bahaya
 Latihan penyelamatan
kapal dalam keadaan
bahaya
 Memahami prosedur
menolong orang jatuh ke
laut
 Memahami prosedur
menolong kapal dalam
keadaan bahaya
 Mendemontrasikan
penyelamatan kapal
dalam keadaan bahaya
 Melakukan SAR untuk
kapal lain sesuai standar
prosedur yang ditentukan
INDIKATOR
 Menolong orang jatuh ke
laut dilakukan sesuai
prosedur
 Menolong kapal dalam
keadaan bahaya
dilakukan sesuai prosedur
 Penyelamatan kapal
dalam keadaan bahaya
dilakukan sesuai prosedur
PENILAIAN




Tes Tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
 4
2 (4)
2 (8)
SUMBER
BELAJAR
 Modul BST
 Red Hand
Flare
 Smoke
Signal
 Green Hand
Flare
 Parasute
Signal
 Life Bouy
 Life Jakcet
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 51 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Basic Safety Training)
X / 02
Menerapkan prosedur penyelamatan diri di atas kapal
N
36 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
SUMBER
BELAJAR
PI
1. Menerapkan prinsip umum
bertahan hidup di laut
 Petunjuk keselamatan
 Prinsip untuk bertahan
hidup di laut
 Menerapkan prinsip umum
bertahan hidup di laut
dengan cermat
 Memahami petunjuk
keselamatan
 Melakukan prinsip untuk
bertahan hidup di laut
 Petunjuk keselamatan
diterapkan sesuai dengan
prosedur
 Prinsip untuk bertahan
hidup di laut diterapkan
dengan cara yang
dipersyaratkan
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


6
(24)
 Modul BST
 Life Jacket
 Life Bouy
2. Menerapkan jenis-jenis
tindakan keadaan darurat
dan evakuasi di atas kapal
 Jenis keadaan darurat
 Tindakan pencegah-an
keadaan darurat
 Sijil dan isyarat keadaan
darurat
 Perlengkapan
penyelamatan diri
 Cara meninggalkan kapal
 Penguasaan diri dan
kepanikan
 Menjauhkan diri dari kapal
 Menerapkan jenis-jenis
tindakan keadaan darurat
dan evakuasi di atas kapal
 Memahami jenis keadaan
darurat
 Melakukan tindakan
pencegahan keadaan
darurat
 Memahami Sijil dan
isyarat keadaan darurat
 Memahami perlengkapan
penyelamatan diri
 Mendemontrasikan cara
meninggalkan kapal
 Memahami penguasaan
diri dan kepanikan
 Menjauhkan diri dari kapal
 Jenis keadaan darurat,
tindakan pencegahan
keadaan darurat, dan sijil
isyarat keadaan darurat
diidentifikasi
 Perlengkapan
penyelamatan diri di laut
diidentifikasi menurut
SOLAS
 Cara-cara meninggalkan
kapal sesuai prosedur
didemonstrasikan
 Teknik penguasaan diri
mengatasi kepanikan
didemonstrasikan
 Teknik menjauhkan diri
dari kapal dengan cara
yang benar
didemonstrasikan
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


6
(24)






PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Modul BST
Life Jacket
Life Bouy
Life Craft
Life Boat
Sijil darurat
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 52 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
3. Menggunakan sekoci
penolong dan pesawat
luput maut
 Sekoci penolong
 Rakit penolong
 Pesawat luput maut
4. Menggunakan alat-alat
penolong perorangan




5. Melakukan penyelamatan
diri di laut dan
melaksanakan pembagian
tugas
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Pelampung penolong
Baju berenang
Pakaian cebur
Sarana pelindung panas
 Bahaya-bahaya dalam
mempertahan-kan hidup
di laut
 Penggunaan pesawat
luput maut dan tindakantindakan yang diperlukan
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Mendemontrasikan
penggunaan sekoci
penolong, rakit penolong
dan pesawat luput maut
 Memahami bagian-bagian
Sekoci penolong, Rakit
penolong, dan Pesawat
luput maut
 Mendemontrasikan
penggunakan alat-alat
penolong perorangan
 Mendemontrasikan
penggunaan pelampung
penolong
 Mendemontrasikan
penggunaan baju
berenang
 Mendemontrasikan
penggunaan pakaian
cebur
 Mendemontrasikan
penggunaan sarana
pelindung panas
 Melakukan cara-cara
penyelamatan diri di laut
dan melaksanakan
pembagian tugas
 Memahami Bahayabahaya dalam
mempertahankan hidup di
laut
 Memahami penggunaan
pesawat luput maut dan
tindakan-tindakan yang
diperlukan
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
SUMBER
BELAJAR
PI
 Sekoci penolong, rakit
penolong, dan pesawat
luput maut diidentifikasi
dan digunakan sesuai
dengan prosedur
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


6
(24)






 Pelampung penolong
digunakan sesuai dengan
prosedur
 Jaket penolong dikenakan
sesuai dengan prosedur
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


6
(24)




 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


6
(24)




 Pakaian cebur dikenakan
sesuai prosedur
 Pakaian pelindung panas
digunakan sesuai
prosedur
 Bahaya-bahaya dalam
mempertahankan hidup di
laut diidentifikasi
 Cara-cara bertahan hidup
selama berada di pesawat
luput maut ditunjukkan
sesuai prosedur
Modul BST
Life Jacket
Life Bouy
Life Boat
Life Craft
Sijil darurat
Modul BST
Life Jacket
Life Bouy
Immersion
Suite
 Thermo
Protected Aids
 Bouy Rescue
Kit
Modul BST
Life Jacket
Life Bouy
Immersion
Suite
 Thermo
Protected Aids
 Bouy Rescue
Kit
 Pesawat luput
maut
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 53 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
6. Mengoperasikan
permesinan sekoci dan
perlengkapannya
 Menghidupkan mesin
sekoci
 Sistem pendingin mesin
sekoci
 Sistem pemancaran air
pada sekoci
7. Mengoperasikan
perlengkapan radio
darurat
 Instalasi radio telegraf
untuk sekoci penolong
 Radio jinjing untuk
pesawat luput maut
 Rambu radio darurat
petunjuk posisi (EPIRB)
8. Melakukan tindakan
penyelamatan diri di atas
pesawat luput maut
 Tugas-tugas
penyelamatan diri
 Cara penggunaan
perlengkap-an pesawat
luput maut
 Cara pembagian makanan
dan air minum
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
SUMBER
BELAJAR
PI
 Mengoperasikan mesin
sekoci dan
perlengkapannya dengan
cermat
 Mendemontrasikan cara
menghidupkan mesin
sekoci
 Memahami sistem
pendingin mesin sekoci
 Memahami sistem
pemancaran air pada
sekoci
 Mengoperasikan
perlengkapan radio
darurat dengan cermat
 Memahami instalasi radio
telegraf untuk sekoci
penolong
 Memahami Radio jinjing
untuk pesawat luput maut
 Memahami Rambu radio
darurat petunjuk posisi
(EPIRB)
 Cara kerja mesin sekoci
diidentifikasi dengan
benar sesuai dengan
ketentuan yang berlaku
 Mesin sekoci dioperasikan
dengan benar sesuai
manual yang
bersangkutan
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


2 (8)
 Modul BST
 Sekoci (mesin)
 Dewi-dewi
 Instalasi radio jinjing
untuk sekoci penolong
diidentifikasi dan
dioperasikan sesuai
manual dan ketentuan
ITU
 Radio jinjing untuk
pesawat luput maut
dioperasikan
 Rambu radio darurat
petunjuk posisi (EPIRB)
didemonstrasikan
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


2 (8)





Modul BST
Radio jinjing
EPIRB
Start
Radio telegrap
 Melakukan tindakan
penyelamatan diri di atas
pesawat luput maut
sesuai ketentuan dan SOP
yang berlaku
 Melakukan tugas-tugas
penyelamatan diri
 Melakukan cara
penggunaan perlengkapan
pesawat luput maut
 Melakukan cara
pembagian makanan dan
air minu
 Tugas penyelamatan
secara prosedur
didemonstrasikan
 Perlengkapan pesawat
luput maut
didemonstrasikan
penggunaannya
 Cara-cara pembagian
makanan dan air minum
di atas pesawat luput
maut didemonstrasikan
 Tes tulis
 Observasi
 Demontrasi


2 (8)




Modul BST
Life Jacket
Life Bouy
Pesawat luput
maut
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 54 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
: ..........................................................
: Kompetensi kejuruan (Basic Safety Training)
: X / 02
: Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja
: O
: 16 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
1. Menerapkan
penyelenggaraan
keselamatan dan
kesehatan kerja awak
kapal penangkap ikan
 Prosedur tindakan untuk
keselamatan kerja awak
kapal penangkap ikan
 Penggunaan tindakantindakan pencegahan
keselamatan kerja awak
kapal berkaitan dengan
pengoperasian alat
tangkap ikan
2. Mendemonstrasikan
ketentuan FAO/ILO/IMO
tentang awak kapal
penangkap ikan
 Pengetahuan prosedur
keselamatan pada kapal
penangkap ikan
 Mendemonstrasikan
pengetahuan prosedur
dan teknik operasi
penangkapan yang aman
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Menyelenggaraan
praktek-praktek
keselamatan dan
kesehatan kerja awak
kapal penangkapan ikan
sesuai prosedur
 Melakukan keselamatan
kerja awak kapal
penangkap ikan
 Menggunakaan tindakantindakan pencegahan
keselamatan kerja awak
kapal berkaitan dengan
peng-operasian alat
tangkap ikan
 Memahami ketentuan
FAO/ILO/IMO tentang
awak kapal penangkap
ikan
 Memahami keselamatan
pada kapal penangkap
ikan
 Mendemonstrasikan
pengetahuan prosedur
dan teknik operasi
penangkapan yang aman
 Memperagakan langkahlangkah keselamatan pada
kapal penangkapan ikan
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
 Tindakan pencegahan
keselamatan awak kapal
saat pengoperasian alat
tangkap diperagakan
sesuai prosedur
 Tindakan menyelamatkan
awak kapal diperagakan
sesuai prosedur




Tes tulis
Tes lisan
Demontrasi
Observasi


2
(8)
 Modul BST
 Peraturan
keselamatan
kerja
 SOLAS 1976
 Langkah-langkah
keselamatan pada kapal
penangkapan ikan
diperagakan sesuai
prosedur
 Langkah-langkah teknik
operasi penangkapan yang
aman didemonstrasikan
sesuai prosedur




Tes tulis
Tes lisan
Demontrasi
Observasi


2
(8)
 Modul BST
 Peraturan
keselamatan
kerja
 SOLAS 1976
 STCW-F
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 55 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
 Memperagakan langkahlangkah teknik operasi
penangkapan
3. Mengidentifikasi sebabsebab kecelakaan
4.
Menggunakan peralatan
keselamatan kerja
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Unsur-unsur penyebab
kecelakaan
 Metode pendekatan untuk
mengetahui kecelakaan
 Peralatan keselamatan
kerja
 Perlengkapan keselamatan kerja, seperti: wear
pack, sepatu kerja, helm
kerja, sarung tangan dan
masker pelindung
 Cara menggunakan perlengkapan keselamatan
kerja
 Mengidentifikasi sebabsebab terjadinya
kecelakaan
 Memahami unsur-unsur
penyebab kecelakaan
 Memahami metode
pendekatan untuk
mengetahui kecelakaan
 Menggunakan peralatan
keselamatan kerja
 Memahami perlengkapan
keselamatan kerja,
seperti: wear pack, sepatu
kerja, helm kerja, sarung
tangan dan masker
pelindung
 Memahami cara
menggunakan
perlengkapan keselamatan
kerja
 Pengetahuan Keselamatan
Kerja dijelaskan sesuai
dengan aturan K3
 Pengetahuan tentang
Kesehatan Kerja dijelaskan
sesuai dengan aturan
 Tes tulis
 Tes lisan
 Perlengkapan keselamatan
kerja yaitu: wear pack,
sepatu kerja, helm kerja,
sarung tangan, dan
masker pelindung
digunakan dengan benar
 Penggunaan perlengkapan
keselamatan kerja
didemonstrasikan sesuai
prosedur




Tes tulis
Tes lisan
Observasi
Demontrasi


2
(8)
 Modul BST
 Peraturan
keselamatan
kerja
 SOLAS 1976


2
(8)
 Modul BST
 Peraturan
keselamatan
kerja
 SOLAS 1976
 Peralatan
keselamatan
kerja
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 56 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
5.
6.
Menjelaskan tindakan
pencegahan untuk
memasuki ruangan
tertutup
Menerapkan peraturan
keselamatan dan
kesehatan kerja di atas
kapal
Mempelajari tentang :
 Mempersiapkan alat
pelindung pernapasan
 Menggunakan alat pelindung pernapasan
 Menolong korban
dengan menggunakan
alat pelindung
pernapasan
 Memadamkan api kecil
dalam ruangan berasap
dengan menggunakaan
alat pelindung pernapasan.


Peraturan keselamatan
dan kesehatan kerja di
atas kapal
Penerapan peraturan
keselamatan dan
kesehatan kerja di atas
kapal
KEGIATAN
PEMBELAJARAN







Melakukan tindakantindakan untuk
memasuki ruangan tertutup
Mempersiapkan alat
pelindung pernapasan
Menggunakan alat
pelindung pernapasan
Menolong korban
dengan menggunakan
alat pelindung
pernapasan
Memadamkan api kecil
dalam ruangan berasap
dengan menggunakaan
alat pelindung
pernapasan
Memahami peraturan
keselamatan dan
kesehatan kerja di atas
kapal
Menerapkan peraturan
keselamatan dan
kesehatan kerja di atas
kapal
INDIKATOR
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR

Mampu melakukan
tindakan pencegahan
untuk memasuki
ruangan ter-tutup
 Tes tulis
 Tes lisan


4 (16)
 Modul BST
 Peraturan
keselamatan
kerja
 SOLAS 1976
 Breathing
Apparatus
 Life Line
 Smoke and
Dark
Chamber

Alat pelindung
pernafasan disiapkan
sesuai prosedur
Alat pelindung
pernafasan digunakan
sesuai prosedur
Alat pelindung untuk
menolong korban
digunakan sesuai
prosedur
Alat pelindung untuk
memadamkan api kecil
digunakan sesuai
prosedur
 Tes tulis
 Tes lisan


2
(8)
 Modul BST
 Peraturan
keselamatan
kerja
 SOLAS 1976



PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
PENILAIAN
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 57 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
7.
Melakukan tindakan
pencegahan kecelakaan
di atas kapal


Proses terjadinya
kecelakaan di atas kapal
Konsep penanggulangan
KEGIATAN
PEMBELAJARAN



PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Memahami proses
terjadinya kecelakaan di
atas kapal
Memahami Konsep
penanggulangan
kecelakaan di atas kapal
Menerapkan tindakan
pencegahan kecelakaan
di atas kapal
INDIKATOR


Terjadinya proses
kecelakaan ditunjukkan
secara benar
Penggunaan konsep
penanggulangan
diterapkan secara benar
PENILAIAN
 Tes tulis
 Tes lisan
ALOKASI WAKTU
TM

PS

PI
2
(8)
SUMBER
BELAJAR
 Modul BST
 Peraturan
keselamatan
kerja
 SOLAS 1976
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 58 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
:
:
:
:
:
:
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi aspek
umum hubungan antar
manusia
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Basic Safety Training)
X / 02
Menerapkan hubungan kemanusiaan dan tanggungjawab sosial di atas kapal
P
8 Jam x 45 menit




Perkembangan perilaku
kelompok
Masalah-masalah sosial
Terjadinya konflik
Kedudukan awak kapal
KEGIATAN
PEMBELAJARAN





PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Mengidentifikasi
hubungan kemanusiaan
dan tanggungjawab
sosial di atas kapal
Mengidentifikasi
perkembangan perilaku
kelompok
Mengidentifikasi
masalah-masalah sosial
Mengidentifikasi
terjadinya konflik
Mengidentifikasi
kedudukan awak kapal
INDIKATOR
 Hubungan kemanusiaan
dan tanggungjawab sosial
di atas kapal diterapkan
dengan benar
PENILAIAN

Tes tulis
ALOKASI WAKTU
TM
PS


SUMBER
BELAJAR
PI
2
(8)



Modul BST
Struktur
Organisasi
di Kapal
Perjanjian
Kerja Laut
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 59 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
2. Menerapkan hubungan
antar manusia dalam
kehidupan sosial di kapal


Manajemen perkapalan
Tujuan, fungsi dan
hambatan

Organisasi manajemen
perkapalan
Sistem kerja di kapal

KEGIATAN
PEMBELAJARAN






3. Menerapkan hubungan
sosial dalam lingkungan
kerja






Aspek-aspek sosial di
atas kapal
Keharmonisan dan
motivasi
Disiplin
Tanggungjawab
individu
Prevasi
Penggunaan alkohol
dan obat-obatan







PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
INDIKATOR
PENILAIAN
Memahami hubungan
antar manusia dalam
kehidupan sosial di
kapal sesuai hak dan
tanggungjawabnya
Memahami manajemen
perkapalan
Memahami tujuan,
fungsi dan hambatan
Memahami organisasi
manajemen perkapalan
Memahami sistem kerja
di kapal
Menerapkan hubungan
antar manusia dalam
kehidupan sosial di
kapal sesuai hak dan
tanggungjawabnya
 Manajemen Perkapalan
diidentifikasi dengan
cermat
 Organisasi diatas kapal
dibuat sesuai kebutuhan
diatas kapal
 Tugas pokok dan fungsi
setiap personil dijabarkan
dengan jelas sesuai
ketentuan perusahaan
 Sistem kerja di kapal diatur
dan dilaksanakan sesuai
tugas pokok dan fungsinya

Memahami Aspek-aspek
sosial di atas kapal
Memahami
keharmonisan dan
motivasi
Memahami disiplin
Memahami
tanggungjawab individu
Memahami previsi
Memahami dampak
penggunaan alkohol
dan obat-obatan
Menerapkan prinsip
dasar hubungan sosial
dalam lingkungan kerja
 Aspek sosial diidentifikasi
dengan benar
 Keharmonisan dan
motivasi dipelihara dengan
baik
 Kedisiplinan ditegakkan
sesuai norma-norma yang
berlaku baik nasional
maupun internasional
 Tanggungjawab individu
dilaksanakan sesuai
dengan batas
kewenangannya dan KODE
KOMPETENSI etik sosial
yang berlaku diatas kapal

Tes tulis
ALOKASI WAKTU
TM
PS


SUMBER
BELAJAR
PI
2
(8)



Tes tulis


2
(8)



Modul BST
Struktur
Organisasi
di Kapal
Perjanjian
Kerja Laut
Modul BST
Struktur
Organisasi
di Kapal
Perjanjian
Kerja Laut
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 60 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
4. Menerapkan
Kepemimpinan di atas
kapal


Kepemimpinan
Gaya Kepemimpinan
KEGIATAN
PEMBELAJARAN



PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Memahami prinsipprinsip kepemimpinan
Memahami gaya
Kepemimpinan
Menerapkan
kepemimpinan di atas
kapal
INDIKATOR
 Kepemimpinan di atas
kapal diidentifikasi dan
diaplikasikan sesuai
dengan kondisi masingmasing kapal perikanan.
PENILAIAN

Tes tulis
ALOKASI WAKTU
TM
PS


SUMBER
BELAJAR
PI
2
(8)



Modul BST
Struktur
Organisasi
di Kapal
Perjanjian
Kerja Laut
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 61 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
1. Menjelaskan CCRF (Code
of Conduct for
Responsible Fisheries)
2. Mendefinisikan efek
samping kerusakan
habitat akibat hilangnya
alat tangkap ikan
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Penangkapan Ikan Yang Bertanggung Jawab/CCRF)
X / 01
Menerapkan tatalaksana perikanan yang bertanggungjawab
Q
76 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Prinsip umum dan aturan
penangkapan yang
bertanggung jawab
 Tingkat kematian ikan
akibat penangkapan ikan
 Praktek penangkapan
yang bertanggung jawab
 Manajemen kemitraan
 Pendugaan dan
inventarisasi SDA
 Upaya penangkapan ikan
yang tidak benar dan
berlebihan
 Pembuangan hasil
tangkapan sampingan
 Memahami ketentuan
CCRF (Code of Conduct
for Responsible Fisheries)
 Memahami Prinsip umum
dan aturan penangkapan
yang bertanggung jawab
 MemahamiTingkat
kematian ikan akibat
penangkapan
 Memahami Praktek
penangkapan yang
bertanggung jawab
 Memahami Manajemen
kemitraan
 Memahami Pendugaan
dan inventari-sasi SDA
 Memahami Upaya
penangkapan ikan yang
tidak benar dan
berlebihan
 Memahami Pembuangan
hasil tangkapan
sampingan
 Menerapkan ketentuan
CCRF (Code of Conduct
for Responsible Fisheries)
 Memahami pencegahan
kerusakan habitat akibat
hilangnya alat tangkap
ikan
 Penandaan peralatan
yang hilang
 Pengembangan dan
mekanisme penggunaan
INDIKATOR




PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
PI
SUMBER
BELAJAR
TM
PS
Prinsip umum dan aturan
penangkapan yang
bertanggung jawab,
kematian ikan akibat
penangkapan,
pendugaan dan
inventarisasi SDA serta
manajemen kemitraan
dipelajari sesuai petunjuk
teknis
Ketentuan CCRF (Code of
Conduct for Responsible
Fisheries) diterapkan
dalam praktek perikanan
Ketentuan CCRF (Code of
Conduct for Responsible
Fisheries) dipatuhi
dengan sungguhsungguh
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 8

4 (16)
 UU
Perikanan
 Buku CCRF
 Log Book
Sifat peralatan yang
menyentuh dasar,
mengganggu/ merusak
habitat dan metoda
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 6

2
(8)
 UU
Perikanan
 Buku CCRF
 Log Book
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 62 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
 Perawatan jaring/alat
tangkap dan peralatan
dalam keadaan darurat /
waktu operasi
penangkapan ikan
 Laporan kehilangan alat
tangkap ikan
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami Penandaan
peralatan yang hilang
 Memahami
Pengembangan dan
mekanisme penggunaan
alat tangkap
 Melakukan Perawatan
jaring/alat tangkap dan
peralatan dalam keadaan
darurat / waktu operasi
penangkap-an ikan
 Membuat laporan
kehilangan alat tangkap
ikan
 Melakukan pecegahan
kerusakan habitat akibat
hilangnya alat tangkap
ikan
INDIKATOR




3. Mengidentifikasi
kerusakan habitat ikan
akibat operasi
penangkapan ikan
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Sifat peralatan yang
menyentuh dasar,
mengganggu/merusak
habitat
 Metoda pemanfaatan
sumberdaya perikanan
 Memahami kerusakan
habitat ikan akibat operasi
penangkapan ikan
 Memahami Sifat peralatan
yang menyentuh dasar,
mengganggu/ merusak
habitat
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
 4

PI
SUMBER
BELAJAR
pemanfaatan
sumberdaya perikanan
diidentifikasi
Kerusakan habitat ikan
akibat operasi
penangkapan ikan dan
hilangnya alat tangkap
diidentifikasi dan
dianalisis
Kerusakan habitat ikan
akibat operasi
penangkapan ikan dan
hilangnya alat tangkap
ikan dihindari sesuai SOP
yang berlaku
Penandaan dan
pelaporan alat tangkap
ikan yang hilang
mekanisme penggunaan
dan perawatan alat
tangkap serta alat
bantunya dalam keadaan
darurat/ waktu operasi
penangkapan ikan
dipelajari sesuai petunjuk
teknis
Seluruh peralatan
dioperasikan secara hatihati untuk menghindari
kerusakan habitat
 Mengidentifikasi
kerusakan habitat ikan
akibat operasi
penangkapan ikan
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
4 (16)
 UU
Perikanan
 Buku CCRF
 Log Book
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 63 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
4. Menguraikan tujuan
memelihara daya dukung
sumberdaya laut
MATERI
PEMBELAJARAN
 Persediaan stock
sumberdaya perikanan
 Mempertahankan basis
persediaan kelautan dan
perikanan
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami Metoda
pemanfaatan sumberdaya
perikanan
 Mengidentifikasi
kerusakan habitat ikan
akibat operasi
penangkapan ikan
 Memahami pentingnya
memelihara daya dukung
sumberdaya perikanan
 Memahami Persediaan
stock sumberdaya
perikanan
 Memahami cara
mempertahankan basis
persediaan kelautan dan
perikanan
 Menguraikan tujuan
memelihara daya dukung
sumberdaya perikanan
INDIKATOR





5. Menjelaskan manfaat ikan
sebagai bahan makanan
yang baik
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Produk perikanan untuk
konsumsi manusia
 Pendekatan sosial bioekonomi dalam peraturan
perikanan
 Memahami manfaat ikan
sebagai makanan yang
baik
 Memahami Produk
perikanan untuk konsumsi
manusia
 Memahami Pendekatan


PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
Stock sumberdaya
perikanan, tujuan, upaya
pemeliharaan dan daya
dukungnya diidentifikasi
dan di analisis
Tujuan pemeliharaan
daya dukung sumberdaya
perikanan di identifikasi
dan di analisis dengan
benar
Daya dukung
sumberdaya perikanan di
analisis untuk
keberlanjutan SDI
Produk perikanan untuk
konsumsi dan
manfaatnya sebagai
bahan makanan yang
baik diidentifikasi
Dalam penerapan
peraturan perikanan
dapat digunakan
pendekatan sosial bioekonomi
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 4


 UU
Perikanan
 Buku CCRF
 Log Book
Stock sumberdaya
perikanan, tujuan, upaya
pemeliharaan dan daya
dukungnya diidentifikasi
dan di analisis
Tujuan pemeliharaan
daya dukung sumberdaya
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 4


 UU
Perikanan
 Buku CCRF
 Log Book
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 64 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
sosial bio-ekonomi dalam
peraturan perikanan
 Menjelaskan manfaat ikan
sebagai bahan makanan
yang baik
INDIKATOR



6. Mengidentifikasi sebabsebab terjadinya konflik
kapal / alat tangkap
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Penggunaan fungsi yang
berlebihan
 Peraturan domestik dan
interanasional
 Solusi konflik secara
partisipatif
 Memahami cara
Menghindari terjadinya
konflik kapal/alat tangkap
 Memahami dampak
Penggunaan fungsi yang
berlebihan
 Memahami Peraturan
domestik dan
interanasional
 Memahami Solusi konflik
secara partisipatif
 Mengidentifikasi sebabsebab terjadinya konflik
kapal / alat tangkap



PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS


PI
SUMBER
BELAJAR
perikanan di identifikasi
dan di analisis dengan
benar
Daya dukung
sumberdaya perikanan di
analisis untuk
keberlanjutan SDI
Produk perikanan untuk
konsumsi dan
manfaatnya sebagai
bahan makanan yang
baik diidentifikasi
Dalam penerapan
peraturan perikanan
dapat digunakan
pendekatan sosial bioekonomi
Penggunaan kapal/alat
tangkap yang berlebihan,
peraturan domestik dan
interanasional serta solusi
konflik secara partisipatif
diidentifikasi
Sebab-sebab terjadinya
konflik kapal / alat
tangkap diidentifikasi
sesuai ketentuan
Terjadinya konflik
kapal/alat tangkap dapat
diidentifikasi dengan
cermat menggunakan
kaidah kebijakan lokal
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
2
(8)
 UU
Perikanan
 Buku CCRF
 Log Book
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 65 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
7. Menjelaskan pentingnya
selektifitas alat tangkap
ikan
MATERI
PEMBELAJARAN
 Definisi alat tangkap
selektif
 Metoda penangkapan
selektif
 By catch
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami Definisi alat
tangkap selektif
 Memahami Metoda
penangkapan selektif
 Memahami By catch
 Menjelaskan penggunaan
alat tangkap yang selektif
INDIKATOR
TM
PS


 UU
Perikanan
 Buku CCRF
 Log Book
9. Menjelaskan faktor-faktor
yang mempengaruhi
selektifitas spesies
 Mempelajari tentang
faktor-faktor selektifitas
spesies
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Memahami aturan
selektifitas alat tangkap
ikan
 Memahami Ukuran mata
jaring
 Memahami Ukuran
optimal hasil tangkapan
 Menjelaskan penerapkan
aturan selektifitas ukuran
alat tangkap ikan
 Menjelaskan faktor-faktor
selektifitas spesies
 Mengidentifikasi tentang
faktor-faktor selektifitas
spesies
 Menguraikan faktor-faktor
selektifitas spesies
 Menjelaskan tentang
selektifitas ukuran alat
tangkap ikan
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 6

4 (16)
 UU
Perikanan
 Buku CCRF
 Log Book
 Menjelaskan faktor-faktor
yang mem-pengaruhi
selektifitas spesies
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 2


 UU
Perikanan
 Buku CCRF
 Log Book
Alat tangkap selektif,
metoda penangkapan
selektif, by catch, ukuran
mata jaring, ukuran
optimal hasil tangkapan,
dan faktor-faktor
selektifitas spesies
diidentifikasi dan di
analisis.
Selektifitas alat tangkap
(jenis dan ukuran)
diterapkan sesuai aturan
yang berlaku
Aturan selektifitas alat
tangkap serta faktorfaktor selektifitas spesies
ikan diterapkan dan
diikuti dengan benar.
PI
SUMBER
BELAJAR
 2

 Ukuran mata jaring
 Ukuran optimal hasil
tangkapan
ALOKASI WAKTU
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi


8. Menjelaskan faktor-faktor
yang mempengaruhi
selektifitas ukuran
PENILAIAN
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 66 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
10.Menjelaskan berbagai
faktor yang dapat
mengoptimalkan enerji
yang digunakan dalam
perikanan industri
 Optimasi energi dalam
usaha skala kecil dan
besar
 Teknologi yang dapat
diterima secara sosial
 Navigasi dan deteksi
 Memahami optimasi
energi dalam usaha skala
kecil dan besar
 Memahami teknologi yang
dapat diterima secara
sosial
 Memahami Navigasi dan
deteksi
 Memahami Optimasi
energi dalam usaha skala
kecil dan besar
 Optimasi energi dalam
usaha skala kecil dan
besar, teknologi yang
dapat diterima secara
sosial dalam industri
perikanan di identifikasi
dengan benar sesuai
dengan ketentuan
perundangan yang
berlaku
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 2


 UU
Perikanan
 Buku CCRF
 Log Book
11.Mengidentifikasi tanggung
jawab pemerintah dalam
hal perikanan
 Penyebaran informasi
 Pengelompokkan stock
ikan untuk pengendalian
 Tugas pemerintah dalam
penyebaran informasi dan
pengelompokkan stock
ikan untuk pengendalian
diidentifikasi
 Tanggungjawab
pemerintah dalam bidang
perikanan yang berkaitan
dengan stok ikan dan
pengendaliannya
diidentifikasi untuk
diterapkan
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 2


 UU
Perikanan
 Buku CCRF
 Log Book
12.Mengidentifikasi tanggung
jawab pemerintah atas
kapal dan awak kapal
penangkap ikan
 Pendidikan dan pelatihan
para nelayan
 Proses pengendalian
wilayah penangkapan
 Mengidentifikasi
tanggungjawab
pemerintah dalam bidang
perikanan
 Memahami Penyebaran
informasi
 Mengidentifikasi
Pengelompokkan stock
ikan untuk pengendalian
 Memahami
tanggungjawab
pemerintah dalam bidang
perikanan
 Mengidentifikasi
tanggungjawab
pemerintah atas kapal
dan awak kapal
 Memahami Pendidikan
dan pelatihan para
nelayan
 Memahami Proses
pengendalian wilayah
penangkapan
Menguraikan tanggungjawab
pemerintah atas kapal
dan awak kapal
 Tanggung jawab
pemerintah dalam
pendidikan dan pelatihan
para nelayan, proses
pengendalian wilayah
penangkapan serta kapal
dan awaknya diidentifikasi
sesuai konvensi
 Tanggung jawab
pemerintah atas kapal
dan awak kapal dicermati
dengan sungguh-sungguh
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 4


 UU
Perikanan
 Buku CCRF
 Log Book
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
PI
SUMBER
BELAJAR
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 67 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
13.Mengidentifikasi tindakan
yang dapat dilakukan oleh
Penguasa Pelabuhan
MATERI
PEMBELAJARAN
 Patroli kelautan
 Penggunaan bahan-bahan
yang berbahaya untuk
lingkungan
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami peraturanperaturan pelabuhan
 Memahami Patroli
kelautan
 Memahami Penggunaan
bahan-bahan yang
berbahaya untuk
lingkungan
 Mengidentifikasi
penerapan peraturanperaturan pelabuhan
INDIKATOR



PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Prinsip patroli kelautan,
penggunaan bahanbahan yang berbahaya
untuk lingkungan serta
peraturan pelabuhan di
identifikasi dengan benar
Peraturan-peraturan
pelabuhan diterapkan
dalam setiap kegitan
kepelabuhanan sesuai
ketentuan
Peraturan-peraturan
pelabuhan diikuti dengan
sungguh-sungguh
PENILAIAN
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
ALOKASI WAKTU
TM
PS
 6

PI
4 (16)
SUMBER
BELAJAR
 UU
Perikanan
 Buku CCRF
 Log Book
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 68 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan kegiatan
penanganan ikan secara
higienis
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Penanganan dan Penyimpanan Hasil Tangkapan)
X/1
Menerapkan penanganan dan penyimpanan hasil tangkap
R
62 Jam @ 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
 Kebersihan personil
 Penyiapan deck dan
peralatannya
 Penyiapan palka
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami kegiatan
penanganan ikan secara
higienis
 Menerapkan kegiatan
penanganan ikan secara
higienis
INDIKATOR



2. Menempatkan hasil
tangkapan di atas dek
dengan benar
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Penanganan cepat
 Penyortiran dan
pemilahan ikan rusak
 Pengetahuan pengaruh
sinar matahari dan angin
dalam waktu lama
 Memahami penempatan
hasil tangkapan di atas
dek secara tepat, cepat
dan higienis
 Menempatkan hasil
tangkapan di atas dek
secara tepat , cepat dan
higienis
Aspek higienis para
petugas betul-betul
dipersiapkan sesuai SOP
Deck dan peralatannya
disiapkan dengan cermat
sesuai prosedur
penyiapan peralatan
yang higienis
Penyiapan palka
dilakukan dengan
terampil sesuai SOP
 Persiapan penanganan
hasil tangkap diatas deck
dilaksanakan sesuai
prosedur
 Penanganan hasil
tangkapan diatas deck
dilaksanakan dengan
benar sesuai prosedur
 Penyortiran dan
pemilihan ikan dilakukan
dengan teliti sesuai
prosedur
 Pengaruh sinar matahari
dan angin untuk
menghindari kerusakan
hasil tangkapan
ALOKASI WAKTU
PENILAIAN
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi




Tes tertulis
Tes Lisan
Observas
Demonstras
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
 4
 14
(28)

 Model
palkah
 Alat
pembersih
palkah
 Bahan
pembersih
palkah
 Kapal latih
 4
 16
(32)

 Model
palkah
 Alat
penanganan
ikan
 Bahan
penanganan
ikan
 Kapal latih
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 69 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
3. Melakukan persiapanpersiapan untuk
menyimpan hasil
tangkapan
 Cara-cara Penghilangan
darah, pembuangan isi
perut dan pencucian
sebelum penyimpanan
 Cara-cara Penyimpanan
cepat
 Cara-cara Penyimpanan
cepat dengan pendingin
 Pemahaman keuntungan
dan kerugian berbagai
jenis sistem penyimpanan
 Kondisi-kondisi khusus
untuk persiapan,
penyimpanan,
pembekuan udang dan
lainnya
 Penyimpanan produk
beku dan penanganannya
4. Mengidentifikasi faktorfaktor yang
mempengaruhi kualitas
hasil tangkapan






PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Parasit
Bekteri patogen
Virus
Biotoxins
Biogenic Amines
Bahan-bahan kimia
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
ALOKASI WAKTU
PENILAIAN
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
 Memahami prosedur
penyimpanan hasil
tangkapan
 Melakukan
penyimpanan hasil
tangkapan sesuai
dengan prosedur
 Memahami berbagai
cara penyimpanan hasil
tangkapan
 Persiapan-persiapan
untuk menyimpan hasil
tangkapan dilakukan
sesuai SOP
 Pembersihan darah,
pemembuangan isi
perut, dan pencucian
sebelum penyimpanan
dilakukan dengan cermat
sesuai SOP
 Proses penyimpanan
hasil tangkapan
dilakukan dengan cepat
dan cermat sesuai SOP
 Pengaturan suhu ruang
penyimpanan/ ruang
pendingin dilakukan
sesuai SOP
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 4
 16
(32)

 Model
palkah
 Alat
pembersih
palkah
 Bahan
pembersih
palkah
 Kapal latih
 Memahami faktor-faktor
yang mempengaruhi
kualitas hasil tangkapan
 Mengidentifikasi
tindakan-tindakan yang
dapat mempengaruhi
kualitas air hasil
tangkapan
Faktor-faktor yang
mempengaruhi kualitas
hasil tangkapan seperti
Parasit, Bakteri
pathogen, Virus,
Biotoxin, Biogenic
amines, dan Bahanbahan kimia diidentifikasi
dengan cermat dan teliti
sesuai SOP
Kerusakan kualitas hasil
tangkapan yang disebabkan
oleh Parasit, Bakteri
pathogen, Virus, Biotoxin,
Biogenic amines, dan Bahanbahan kimia diidentifikasi
dengan cermat dan teliti
sesuai SOP
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 4


 Model
palkah
 Ikan hasil
tangkapan
 UU mutu
ikan

SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 70 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan prinsipprinsip jaminan mutu
2. Mengidentifikasi faktorfaktor penyebab
terjadinya pembusukan
ikan dan cara
mengatasinya
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
:
:
:
:
:
:
SILABUS
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Penanganan dan Penyimpanan Hasil Tangkapan)
XI / 03
Menerapkan penanganan dan penyimpanan hasil tangkap
R
14 Jam @ 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
 Sistem HACCP
 Aplikasi ISO-9000 dan
sertifikasi
 Bagian tubuh ikan yang
mudah busuk dan pengamatan kebusukan ikan
 Menghindari kebusukan,
penggunaan dan
kebutuhan es dan
metode-metode
pendingin lainnya
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
ALOKASI WAKTU
PENILAIAN
TM
 Memahami prinsipprinsip untuk menjamin
mutu sesuai HACCP
 Menerapkan prinsipprinsip untuk menjamin
mutu sesuai sistem
HACCP

 Memahami faktor-faktor
yang mempengaruhi
terjadinya pembusukan
ikan
 Mengidentifikasi
terjadinya pembusukan
ikan sesuai prosedur
 Bagian tubuh ikan yang
mudah busuk
diidentifikasi dengan
teliti berdasarkan
morfologi ikan
 Upaya menghindari
proses
kerusakan/pembusukan
hasil tangkapan dengan
menggunakan es dan
teknik pendingin lainnya
diterapkan sesuai SOP
dalam HACCP

Sistem HACCP diterapkan
dalam penanganan ikan
secara hati-hati sesuai
SOP
ISO-9000 diterapkan
sesuai SOP
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 4
16
(32)

 Model
palkah
 Alat
pembersih
palkah
 Bahan
pembersih
palkah
 Kapal latih
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 2
4
(8)

 Modul
 Ikan hasil
tangkapan
 Es
 Model
palkah
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 71 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
3. Mengidentifikasi
pengaruh dari stabilitas
kapal ikan pada saat
pembongkaran,
penanganan dan
penyimpanan terhadap
mutu
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
MATERI
PEMBELAJARAN
 Pemahaman bahayabahaya karena salah penanganan
 Pemahaman perubahan
titik pusat G dan
pengaruh permukaan
bebas (khusus dalam
jumlah besar) terhadap
hasil tangkapan
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami pengaturan
stabilitas kapal saat
pembongkaran,
penanganan dan
penyimpanan agar tidak
mempengaruhi mutu
 Mengidentifikasi
pengaturan stabilitas
kapal saat
pembongkaran,
penanganan dan
penyimpanan agar tidak
mempengaruhi mutu
INDIKATOR
PENILAIAN
 ALOKASI WAKTU
TM
 Bahaya-bahaya akibat
kesalahan dalam
penanganan diidentifikasi
berdasarkan ketentuan
HACCP
 Pergeseran-pergeseran
titik pusat G dan
pengaruh permukaan
bebas terhadap stabilitas
kapal dan dampaknya
terhadap kerusakan
mutu hasil tangkapan
diidentifikasi dengan
benar.
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 4
PS

PI

SUMBER
BELAJAR
 Model
palkah
 Kapal latih
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 72 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
: ..........................................................
: Kompetensi Kejuruan ( Daerah, Metode dan Teknik Penangkapan)
:X/2
: Melakukan penangkapan ikan dengan berbagai alat
: S
: 50 Jam @ 45 menit
KOMPETENSI DASAR
1. Mengoperasikan Jaring
lingkar dan Payang
2. Mengoperasikan Jaring
insang dan Bubu

PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
ALOKASI WAKTU
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Konstruksi Jaring lingkar
dan Payang
 Fishing ground Jaring
lingkar dan Payang
 Persiapan penangkapan
dengan Jaring lingkar dan
Payang
 Teknik pengoperasian
Jaring lingkar dan Payang
 Memahami penangkapan
ikan dengan Jaring lingkar
dan Payang
 Memahami konstruksi
Jaring lingkar dan Payang
 Memahami fishing ground
Jaring lingkar dan Payang
 Melakukan persiapan
penangkapan dengan
Jaring lingkar dan Payang
 Menentukan fishing
ground Jaring lingkar dan
Payang
 Melakukan operasi
penangkapan dengan
Jaring lingkar dan Payang
 Mengkonstruksi Jaring
lingkar dan Payang
 Konstruksi Jaring lingkar
dan Payang dikuasai untuk
tujuan efektivitas
penangkapan
 Fishing ground Jaring
lingkar dan Payang
diidentifikasi sesuai peta
daerah penangkapan
 Persiapan penangkapan
dengan Jaring lingkar dan
Payang dilakukan dengan
benar
 Teknik pengoperasian
Jaring lingkar dan Payang
dilakukan dengan cermat
sesuai prosedur
Penanganan hasil tangkapan
ikan dilakukan sesuai
prosedur/persyaratan
yang diminta oleh pasar




Tes Tertulis
Tes lisan
Observasi
Demonstrasi
 4
 Mempelajari tentang :
Konstruksi Jaring insang
dan Bubu
 Fishing ground jaring
payang
 Teknik pengoperasian
Jaring insang dan Bubu
 Memahami penangkapan
ikan dengan Jaring Insang
dan Bubu
 Memahami konstruksi
Jaring Insang dan Bubu
 Memahami fishing ground
Jaring Insang dan Bubu
 Melakukan persiapan
penangkapan dengan
 Mampu mengoperasikan
Jaring insang dan Bubu
 Konstruksi Jaring insang
dan Bubu dikuasai untuk
tujuan efektivitas
penangkapan
 Fishing ground Jaring
insang dan Bubu
diidentifikasi sesuai peta




Tes Tertulis
Tes lisan
Observasi
Demonstrasi
 4
INDIKATOR
PENILAIAN
TM
PS
10
(20)
PI
SUMBER
BELAJAR
16
(64)
 Kapal latih
 Jaring
lingkar
dan
Payang
 Modul
16
(64)
 Kapal latih
 Jaring
insang
dan Bubu
 Modul
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 73 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
Jaring Insang dan Bubu
 Menentukan fishing
ground Jaring Insang dan
Bubu
 Melakukan operasi
penangkapan dengan
Jaring Insang dan Bubu
 Mengkonstruksi Jaring
Insang dan Bubu
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
daerah penangkapan
 Persiapan penangkapan
dengan Jaring insang dan
Bubu dilakukan dengan
benar
 Teknik pengoperasian
Jaring insang dan Bubu
dilakukan dengan cermat
sesuai prosedur Konstruksi
Jaring insang dan Bubu
digambarkan dengan
benar
 Penanganan hasil
tangkapan ikan dilakukan
sesuai
prosedur/persyaratan
yang diminta oleh pasar
SILABUS
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 74 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
1. Mengoperasikan Trawl
Net
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
: ..........................................................
: Kompetensi Kejuruan ( Daerah, Metode dan Teknik Penangkapan)
: XI / 4
: Melakukan penangkapan ikan dengan berbagai alat
: S
: 100 Jam @ 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Konstruksi Trawl Net
 Fishing ground Trawl Net
 Teknik pengoperasian
Trawl Net
 Memahami penangkapan
ikan dengan Trawl Net
 Memahami konstruksi
Trawl Net
 Memahami fishing ground
Trawl Net
 Melakukan persiapan
penangkapan dengan
Trawl Net
 Menentukan fishing
ground Trawl Net
 Melakukan operasi
penangkapan dengan
Trawl Net
 Mengkonstruksi Trawl Net
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
 Konstruksi jaring Trawl
Net dikuasai untuk tujuan
efektivitas penangkapan
 Fishing ground Trawl Net
diidentifikasi sesuai peta
daerah penangkapan
 Persiapan penangkapan
dengan Trawl Net
dilakukan dengan benar
 Teknik Trawl Net
dilakukan dengan cermat
sesuai prosedur
Konstruksi Trawl Net
digambarkan dengan
benar
 Penanganan hasil
tangkapan ikan dilakukan
sesuai
prosedur/persyaratan
yang diminta oleh pasar




Tes Tertulis
Tes lisan
Observasi
Demonstrasi
 8
PS
PI
10
(20)
22
(88)
SUMBER
BELAJAR
 Kapal latih
 Trawl Net
 Modul
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 75 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
2.
Mengoperasikan
Pancing (line)
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Mempelajari tentang :
 Konstruksi Pancing (line)
 Teknik pengoperasian
Pancing (line)
 Memahami penangkapan
ikan dengan Pancing
(line)
 Memahami konstruksi
Pancing (line)
 Memahami fishing ground
Pancing (line)
 Melakukan persiapan
penangkapan dengan
Pancing (line)
 Menentukan fishing
ground Pancing (line)
 Melakukan operasi
penangkapan dengan
Pancing (line)
 Mengkonstruksi Pancing
(line)
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
 Konstruksi Pancing (line)
dikuasai untuk tujuan
efektivitas penangkapan
 Persiapan penangkapan
dengan Pancing (line)
dilakukan dengan benar
 Teknik pengoperasian
Pancing (line) dilakukan
dengan cermat sesuai
prosedur
 Penanganan hasil
tangkapan ikan dilakukan
sesuai
prosedur/persyaratan
yang diminta oleh pasar




Tes Tertulis
Tes lisan
Observasi
Demonstrasi
 4
PS
10
(20)
PI
16
(64)
SUMBER
BELAJAR
 Kapal latih
 Jring
lingkar
 Modul
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 76 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
TANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
: ..........................................................
: Kompetensi Kejuruan ( Manajemen Kapal Penangkapan Ikan)
: XII / 06
: Menerapkan prinsip-prinsip manajemen kapal penangkap ikan
: T
: 76 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
1. Menerapkan Konsep
manajemen kapal
penangkap ikan
 Fungsi-fungsi manajemen
 Aplikasi manajemen di
kapal penangkap ikan
 Memahami fungsi-fungsi
manajemen
 Memahami aplikasi
manajemen di kapal
penangkap ikan
 Menerapkan fungsi-fungsi
manajemen kapal
penangkap ikan
 Fungsi manajemen kapal
penangkapan ikan
diterapkan sesuai prinsip
manajemen
 Manajemen kapal
penangkapan ikan
diterapkan sesuai prinsip
manajemen
2. Menerapkan Organisasi
Kapal
 Struktur organisasi di
kapal
 Tugas dan fungsi
 Wewenang dan tanggung
jawab
 Memahami organisasi
kapal sesuai ketentuan
yang berlaku
 Membuat Struktur
organisasi di kapal
 Memahami tugas dan
fungsi awak kapal
 Memahami kewenangan
dan tanggung jawab awak
kapal
 Mengorganisasikan kapal
sesuai ketentuan yang
berlaku

KOMPETENSI DASAR
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT


Struktur organisasi pada
setiap jenis kapal
perikanan di identifikasi
Tugas dan fungsi jabatan
sesuai struktur organisasi
pada setiap jenis kapal
perikanan diidentifikasi
sesuai dengan jabatannya
Wewenang dan tanggung
jawab jabatan di kapal
diterapkan sesuai dengan
aturan Hukum Maritim
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
PI
SUMBER
BELAJAR
TM
PS
 Tes Tetulis
 Tes Lisan
 Observasi
 6
3 (6)
3
(12)
 Modul
 UU
Perikanan
 Buku
Manajemen
Usaha
Penangkapa
n Ikan
 Tes Tetulis
 Tes Lisan
 Observasi
 6
3 (6)
3
(12)
 Modul
 UU
Perikanan
 Buku
Manajemen
Usaha
Penangkapa
n Ikan
 UU
Perkapalan
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 77 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
3. Menjelaskan organisasi
kelembagaan perikanan
4. Menerapkan perencanaan
operasi penangkapan ikan
dan docking kapal
5. Melakukan perhitungan
eksploitasi per trip
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
MATERI
PEMBELAJARAN
 Organisasi pelabuhan
umum
 Organisasi pelabuhan
perikanan
 Kesyahbandaran dan
unsur-unsur terkait
 Rencana operasi
penangkapan ikan
 Peta wilayah penangkapan
 Operasi penangkapan ikan
 Rencana docking tahunan
 Pemeliharaan berkala
 Mempelajari tentang
perhitungan biaya
eksploitasi per trip
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
TM
PS
 6
2 (4)
Rencana operasi
penangkapan ikan
ditunjukkan pada peta
Operasi penangkapan
ikan dipraktekkan sesuai
prosedur
Rencana docking tahunan
dibuat sesuai prosedur
Pemeliharaan kapal
berkala diterapkan sesuai
prosedur
 Tes Tetulis
 Tes Lisan
 Observasi
 6
2 (4)
2 (8)
 Modul
 UU
Perikanan
 Buku
Manajemen
Usaha
Penangkapa
n Ikan
 UU
Perkapalan
 Peta Fishing
Ground
 Tes Tetulis
 Tes Lisan
 Observasi
 4
2 (4)
2 (8)
 Modul
 UU
Perikanan
 Buku
Manajemen
Usaha
Penangkapa
n Ikan
 Menghitung secara cermat
kebutuhan eksploitasi
kapal per trip
 Mengidentifikasi
perhitungan biaya
eksploitasi per trip
 Menghitung biaya
eksploitasi kapal per trip
 Biaya eksploitasi per trip
dihitung



PI
SUMBER
BELAJAR
 Tes Tetulis
 Tes Lisan
 Observasi


ALOKASI WAKTU
Struktur organisasi
pelabuhan umum
dijelaskan sesuai aturan
Hukum Maritim
Struktur organisasi
Kesyahbandaran
dijelaskan sesuai aturan
Hukum Maritim
 Membandingkan
organisasi kelembagaan
perikanan
 Memahami organisasi
pelabuhan umum
 Memahami organisasi
pelabuhan perikanan
 Memahami
Kesyahbandaran dan
unsur-unsur terkait
 Menjelaskan organisasi
kelembagaan perikanan
 Merencanakan operasi
penangkapan ikan dan
docking kapal
 Memahami peta wilayah
penangkapan
 Memahami operasi
penangkapan ikan
 Memahami rencana
docking tahunan
 Memahami pemeliharaan
berkala
 Melakukan perencanaan
operasi penangkapan ikan
dan docking kapal secara
akurat

PENILAIAN
 Modul
 UU
Perikanan
 Buku
Manajemen
Usaha
Penangkapa
n Ikan
 UU
Perkapalan
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 78 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
6. Menentukan daerah
penangkapan
7. Melakukan monitoring
daerah penangkapan
8. Membuat laporan daerah
dan hasil tangkapan
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Penentuan daerah
penangkapan
 Perhitungan jarak tempuh
dan jalur pelayaran
 Mengidentifikasi daerah
penangkapan ikan sesuai
musim penangkapan ikan
 Memperhitungkan jarak
tempuh dan jalur
pelayaran
 Menentukan daerah
penagkapan ikan sesuai
musim penangkapan ikan

 Monitoring daerah
penangkapan
 Monitoring posisi
penangkapan
 Pencatatan jenis ikan
tangkapan
 Mengakses semua
informasi tentang daerah
penangkapan untuk
kepentingan operasi
penangkapan ikan
 Melakukan monitoring
daerah penangkapan
untuk kepentingan operasi
penangkapan ikan
 Melakukan monitoring
posisi penangkapan
Melakukan pencatatan jenis
ikan tangkapan
 Memahami pembuatan
laporan hasil penangkapan
dan daerah penangkapan
 Melakukan pelaporan
posisi kapal pada setiap
wilayah penangkapan
 Melakukan pelaporan hasil
tangkapan (jumlah dan
jenis)
 Melakukan pemetaan
daerah penangkapan,
jenis dan jumlah ikan
tangkapan
 Membuat sistem pelaporan
hasil penangkapan dan
daerah penangkapan

 Pelaporan posisi kapal
pada setiap wilayah
penangkapan
 Pelaporan hasil tangkapan
(jumlah dan jenis)
 Pemetaan daerah
penangkapan, jenis dan
jumlah ikan tangkapan
INDIKATOR





PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
Daerah penangkapan ikan
ditentukan dengan benar
Jalur dan jarak tempuh
dihitung sesuai prinsip
berlayar yang efektif dan
efisien
 Tes Tetulis
 Tes Lisan
 Observasi
 4
2 (4)
2 (8)
Monitoring daerah
penangkapan ikan
dilakukan dengan caracara sesuai prosedur
Pencatatan jenis ikan
tangkapan dilakukan
 Tes Tetulis
 Tes Lisan
 Observasi
 4
2 (4)
2 (8)
Laporan posisi kapal pada
wilayah penangkapan
dibuat sesuai dengan
ketentuan setiap
perusahaan
Laporan hasil tangkapan
(jumlah dan jenis) dibuat
Peta daerah penangkapan
ikan berdasarkan jenis
ikan dibuat
 Tes Tetulis
 Tes Lisan
 Observasi
 6
2 (4)
2 (8)
SUMBER
BELAJAR
 Modul
 UU
Perikanan
 Buku
Manajemen
Usaha
Penangkapa
n Ikan
 Peta Fishing
Ground
 Modul
 UU
Perikanan
 Buku
Manajemen
Usaha
Penangkapa
n Ikan
 Peta Fishing
Ground
 Log Book
 Modul
 UU
Perikanan
 Buku
Manajemen
Usaha
Penangkapa
n Ikan
 Peta fishing
Ground
 Log Book
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 79 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Hukum Maritim dan Peraturan Perikanan)
XII / 06
Melaksanakan kegiatan di pelabuhan sesuai peraturan yang berlaku
U
28 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
1. Mengidentifikasi
peraturan-peraturan di
pelabuhan
 Peraturan
kesyahbandaran
 Administrasi
kepelabuhanan
 Memahami peraturanperaturan pelabuhan
 Memahami Peraturan
kesyahbandaran
 Memahami Administrasi
kepelabuhanan
 Peraturan
kesyahbandaran
dijalankan dan diterapkan
sesuai prosedur
 Administrasi pelabuhan
dijalankan dan diterapkan
sesuai prosedur
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 2
2 (4)

 Modul
 UU
perikanan
 UU
perkapala
n
2. Menjalankan prosedur
yang berhubungan
dengan pabean dan
imigrasi
 Prosedur pabean
 Prosedur imigrasi
 Memahami prosedur yang
berhubungan dengan
pabean dan imigrasi
 Mengidentifikasi tentang
prosedur pabean
 Mengidentifikasi tentang
prosedur imigrasi
 Melaksanakan prosedur
yang berhubungan
dengan pabean dan
imigrasi
 Prosedur pabean
dijalankan dan diterapkan
sesuai aturan yang
berlaku
 Prosedur imigrasi
dijalankan dan diterapkan
sesuai aturan yang
berlaku
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 2
2 (4)

 Modul
 UU
perikanan
 UU
perkapala
n
3. Mengidentifikasi aturanaturan khusus
 Mempelajari tentang
aturan-aturan khusus
 Memahami aturan-aturan
khusus
 Mengidentifikasi aturanaturan khusus
Aturan-aturan khusus
dijalankan dan diterapkan
sesuai dengan ketentuan
yang berlaku
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
 2
2 (4)

 Modul
 UU
perikanan
 UU
perkapala
n
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 80 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
4. Merencanakan persiapan
keluar pelabuhan
MATERI
PEMBELAJARAN
 Dokumen kapal
 Administrasi pelabuhan
 Laporan persiapan keluar
pelabuahan
 Penentuan alur pelayaran
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Merencanakan keluar
pelabuhan
 Memahami dokumen
kapal
 Memahami administrasi
pelabuhan
 Memahami laporan
persiapan keluar
pelabuahan
 Menentukan alur
pelayaran
INDIKATOR




5. Merencanakan persiapan
memasuki pelabuhan
 Penentuan jam sandar
 Penentuan tempat sandar
 Komunikasi dengan
stasion darat
 Persiapan administrasi
pelaporan
 Merencanakan masuk
pelabuhan
 Memahami penentuan
jam sandar
 Memahami penentuan
tempat sandar
 Memahami komunikasi
dengan stasion darat
 Memahami persiapan
administrasi pelaporan




ALOKASI WAKTU
PENILAIAN
Dokumen-dokumen kapal
diidentifikasi sesuai SOP
yang berlaku
Administrasi pelabuhan
dipraktekkan dan
diterapkan sesuai SOP
yang berlaku
Laporan persiapan keluar
pelabuhan disiapkan
sesuai prosedur yang
berlaku
Trek pelayaran dibuat dan
ditentukan sesuai aturan
menjangka peta
 Tes tertulis
 Tes Lisan
 Observasi
Jam sandar ditentukan
sesuai order dan SOP
yang berlaku
Tempat sandar ditentukan
sesuai order ukuran kapal
dan SOP
Komunikasi dengan
stasiun darat diterapkan
sesuai dengan prosedur
komunikasi
Administrasi perkapalan
disiapkan sesuai prosedur
pelabuhan kapal




Tes tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
TM
 2

2
PS
4 (8)
4 (8)
PI
SUMBER
BELAJAR

 Modul
 UU
perikanan
 UU
perkapala
n
 Dokumen
Kapal

 Kapal
latih
 Peta
pelabuhan
 Radio
komunika
si
 Dokumen
kapal
SILABUS
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 81 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi kejuruan (Navigasi dan Penentuan posisi kapal)
X / 02
Menggunakan sistem elektronik untuk navigasi dan penangkapan ikan
V
12 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
1. Menerapkan dasar-dasar
elektronika alat navigasi
elektronik
 Dasar-dasar elektronika
alat navigasi elektronik
2. Menerapkan prinsip dasar
pengoperasian peralatan
elektronik untuk navigasi
dan penangkapan ikan
 Prinsip dasar
pengoperasi-an peralatan
elektronik untuk navigasi
 Prinsip dasar
pengoperasi-an peralatan
elektronik untuk
penangkapan ikan
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami dasar-dasar
elektronika pada alat
navigasi elektronik
 Menerapkankan dasardasar elektronika pada
alat navigasi elektronik
 Memahami prinsip dasar
pengopera-sian peralatan
elektronik ntuk navigasi
dan pe-nangkapan ikan
 Menerapkan prinsip dasar
pengoperasian peralatan
elektronik untuk navigasi
dan penangkapan ikan
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
 Dasar-dasar elektronika
alat navigasi elektronik
karakteristiknya
digunakan
 Tes tertulis
 4


 Modul
 Buku navigasi
elektronik
 Prinsip dasar
pengoperasian peralatan
navigasi elektronika untuk
navigasi dikuasai
 Prinsip dasar
pengoperasian peralatan
navigasi elektronik untuk
keberhasilan
penangkapan ikan
digunakan
 Prinsip dasar
pengoperasian peralatan
navigasi elektronik untuk
navigasi diterapkan
dengan benar
 Prinsip dasar
pengoperasian peralatan
navigasi elektronik untuk
operasi penangkapan
diperagakan
 Tes tertulis
 Tes lisan
 Observasi
 4
4 (8)

 Modul
 Buku navigasi
elektronik
 Alat navigasi
elektonik
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 82 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
:
:
:
:
:
:
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
1. Mengoperasikan Echo
Sounder
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
SILABUS
..........................................................
Kompetensi kejuruan (Navigasi dan Penentuan posisi kapal)
XII / 06
Menggunakan sistem elektronik untuk navigasi dan penangkapan ikan
V
62 Jam x 45 menit




Prinsip echosounder
Penempatan transducer
Kertas echogram
Pengoperasian
echosounder
KEGIATAN
PEMBELAJAR
AN
 Memahami cara
pengoperasian alat
echosounder sesuai
dengan manual dari
pembuatnya
 Memahami prinsip kerja
echosounder
 Memahami penempatan
transducer
 Mengoperasikan alat
echosounder
INDIKATOR
ALOKASI WAKTU
PENILAIAN
TM
 Persiapan pengoperasian
seperti penempatan
transducer, pemilihan dan
penggunaan kertas
echogram serta bagianbagian penting lainnya
dilakukan dengan benar
 Pengoperasian
elchrosounder dilakukan
dengan benar sesuai
manual operasi
 Interpretasi data dan
informasi echo sounder
dilakukan dengan cermat
dan akurat
 Upaya-upaya untuk
menjaga akurasi
echosounder dilakukan
dengan tepat




Tes Tertuli
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 6
PS
10
(20)
SUMBER
BELAJAR
PI
2 (8)
 Modul
 Echosounder
 Manual
Book
Echosound
er
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 83 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
2. Mengoperasikan
peralatan Sistim Navigasi
Satelit
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Prinsip sistem navigasi
satelit
 Pengoperasian Navigasi
satelit
 Penentuan posisi kapal
 Memahami cara
pengoperasian alat
Navigasi satelit sesuai
dengan manual dari
pembuatnya
 Memahami prinsip
sistem navigasi satelit
 Memahami penentuan
posisi kapal dengan
sisitim navigasi satelit
 mengoperasikan alat
navigasi satelit
ALOKASI WAKTU
INDIKATOR
PENILAIAN
TM
 Prinsip kerja
pengoperasian dan
penentuan posisi kapal
dengan system navigasi
satelit digunakan dengan
benar
 Persiapan pengoperasian
sistim navigasi satelit
dilakukan dengan cermat




Tes Tertuli
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 6
PS
5
(10)
PI
5 (20)
SUMBER
BELAJAR
 Modul
 GPS
 Manual Book
GPS
 Peta Laut
 Peralatan navigasi satelit
dioperasikan dengan
cermat sesuai manual
operasi
 Data dan informasi sistim
navigasi satelit
diinterpretasi dan
digunakan untuk
menentukan posisi kapal
dengan akurat dan
cermat
 Upaya-upaya untuk
menjaga akurasi sistem
navigasi satelit dilakukan
dengan tepat
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 84 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
3. Mengoperasikan fish
finder dan sonar untuk
menemukan
gerombolan ikan
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
MATERI
PEMBELAJARAN
 Mempelajari cara
mengoperasikan :sonar,
fish finder
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami cara
pengoperasian fish
finder dan sonar sesuai
dengan manual dari
pembuatnya
 Memahami prinsip kerja
Sonar, Fish finder
 Mengoperasikan alat
fish finder dan sonar
INDIKATOR
 Prinsip kerja dan teknik
pengoperasian sonar
dan fish finder dikuasai
dengan benar
 Persiapan
pengoperasian Sonar
dan fish finder dilakukan
sesuai SOP
 Sonar dan fish finder
dioperasikan dengan
cermat sesuai manual
operasi
 Data dan informasi
Sonar dan fish finder
diiterpretasi untuk
mendeteksi keberadaan
gerombolan ikan
dengan cermat sesuai
SOP
 Upaya-upaya untuk
menjaga akurasi
tampilan data dan
informasi dilakukan
dengan benar
PENILAIAN




Tes Tertuli
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
ALOKASI WAKTU
TM
 8
SUMBER
BELAJAR
PS
PI
4 (8)
4 (16)
 Fish Finder dan
sonar
 Manual book fish
finder dan sonar
 Modul
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 85 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
4. Mengoperasikan Radio
Direction Finder (RDF)
 Cara pengoperasian
RDF
 Cara penggunaan dan
Radio Buoy
 Penentuan posisi
dengan RDF
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami cara
pengoperasian RDF dan
mengidentifikasi Radio
Buoy sesuai dengan MO
 Memahami prinsip kerja
RDF dan Radio Buoy
 Menentukan posisi
kapal dengan RDF
 Mengoperasikan RDF
dan Radio Bouy dengan
benar
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
 Prinsip kerja
pengoperasian dan
penentuan posisi kapal
dengan RDF digunakan
dengan benar
 Persiapan
pengoperasian RDF
dilakukan dengan
cermat
 Peralatan RDF
dioperasikan dengan
cermat sesuai manual
operasi
 Data dan informasi RDF
diinterpretasi dan
digunakan untuk
menentukan posisi kapal
dengan akurat dan
cermat
 Upaya-upaya untuk
menjaga akurasi data
RDF dilakukan dengan
tepat




Tes tertulis
Tes lisan
Observasi
Demontrasi
 4
PS
3 (6)
SUMBER
BELAJAR
PI
3 (12)
 RDF dan Radio
Bouy
 Manual Book RDF
dan Radio Bouy
 Modul
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 86 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
1. Merawat alat tangkap
ikan dan peralatan dek
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Bahan Alat Tangkap)
X / 01
Melakukan perawatan alat tangkap ikan
W
40 Jam x 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
 Alat tangkap ikan dan
perawatannya
 Benang sintetis dan
alami
 Perbandingan benang
sintetis dan alami serta
tujuan penggunaannya
 Konstruksi benang, tali
dan tali baja
 Pelampung, pemberat
dan peralatan lain
 Bahan pengawet alat
tangkap ikan
 Menjelaskan konstruksi
alat tangkap ikan
 Mempelajari tentang
pemilihan alat tangkap
ikan dan bahan untuk
konstruksi alat tangkap
ikan
 Cara mereparasi alat
tangkap ikan
 Membuat konstruksi dan
aplikasi serta kegunaan
setiap peralatan deck
yang sesuai dengan alat
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami perawatan
alat tangkap ikan sesuai
prosedur
 Memahami benang
sintetis dan alami
 Memahami perbandingan
benang sintetis dan
alami serta tujuan
penggunaannya
 Memahami konstruksi
benang, tali dan tali baja
 Memahami pelampung,
pemberat dan peralatan
lain
 Memahami bahan
pengawet alat tangkap
ikan
 Menjelaskan konstruksi
alat tangkap ikan
 Memahami tentang
pemilihan alat tangkap
ikan dan bahan untuk
konstruksi alat tangkap
ikan
 Melakukan perbaikan alat
tangkap ikan
INDIKATOR
 Perawatan alat tangkap
ikan dilakukan secara
teratur sesuai sifat
bahannya.
 Perbaikan alat tangkap
ikan dilakukan sesuai
prosedur untuk setiap
jenis alat tangkap ikan
 Peralatan deck/
pendukung alat tangkap
dirawat secara berkala.
PENILAIAN




Tes tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
ALOKASI WAKTU
TM
 6
PS
14 (28)
PI

SUMBER
BELAJAR
 Alat Tangkap
Ikan
 Bahan Alat
tangkap
 Bahan
pengawet
 Alat menjurai
 Alat tangkap ikan
diidentifikasi dan dirawat
dengan benar
disesuaikan spesifikasi
bahan alat dan bahan
pengawet
 Jenis-jenis alat tangkap
ikan, jenis-jenis benang
dan tali, konstruksi
benang dan tali, jenisjenis pelampung dan
pemberat serta
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 87 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
tangkap yang ada
2. Merawat alat bantu
penangkapan ikan
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Mempelajari tentang
peralatan penting untuk
operasi penangkapan,
fungsi dan perawatan
rutin termasuk fishing
lures, rumpon, lampu
penangkapan, kapal
lampu dan terumbu
karang buatan
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami konstruksi
dan aplikasi serta
kegunaan setiap
peralatan deck yang
sesuai dengan alat
tangkap yang ada
 Melakukan perawatan
alat tangkap ikan dan
peralatan dek
 Memahami perawatan
alat bantu penangkap
ikan
 Mengidentifikasi tentang
peralatan penting untuk
operasi penangkapan,
dan perawatan rutin
termasuk fishing lures,
rumpon, lampu
penangkapan, kapal
lampu dan terumbu
karang buatan
 Melakukan perawatan
alat bantu penangkap
ikan
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
peralatan lainnya
diidentifikasi dengan
benar
 Perawatan alat tangkap,
berbagai jenis benang
dan tali, pelampung dan
pemberat didentifikasi
dan dipelajari.
 Peralatan bantu operasi
penangkapan dirawat
secara teratur
 Perawatan pendukung
penangkapan seperti
fishing lures, rumpon,
lampu penangkapan,
kapal lampu dan
terumbu karang buatan
dilakukan secara rutin.




Tes tertulis
Tes Lisan
Observasi
Demontrasi
 4
16 (32)

 Peralatan alat
bantu
penangkapan
ikan
 Modul
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 88 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
KOMPETENSI DASAR
1. Melakukan pencegahan
pencemaran lingkungan
laut
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Kompetensi Kejuruan (Basic Safety Training)
X / 02
Melakukan pencegahan polusi lingkungan laut
X
12 Jam @ 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Pencegahaan
pencemaran lingkungan
laut dan perairan
 Identifikasi bahan-bahan
penyebab pencemaran
dari kapal sesuai Marpol
73/78
 Pengaruh bahaya dari
tiap-tiap bahan penyebab
polusi
 Hukum dan perundangundangan tentang polusi
 Memahami pencegahan
pencemaran lingkungan
laut sesuai prosedur
 Memahami bahan-bahan
penyebab pencemaran
dari kapal sesuai Marpol
73/78
 Memahami Pengaruh
bahaya dari tiap-tiap
bahan penyebab polusi
 Memahami hukum dan
perundang-undangan
tentang polusi
 Melakukan pencegahan
pencemaran lingkungan
laut
INDIKATOR
 Pencegahan pencemaran
lingkungan laut, bahan
penyebab pencemaran
dan pengaruhnya serta
hukum dan perundangundangan tentang polusi
laut dipelajari
 Jenis dan pengaruh
bahan pencemar sesuai
ketentuan Marpol 73/74
serta cara
pencegahannya
diidentifikasi dengan
teliti.

PENILAIAN
 Tes tulis
ALOKASI WAKTU
TM

PS

PI
2 (8)
SUMBER
BELAJAR
 Modul BST
 Marpol 73/78
 Hukum dan
perundangundangan Polusi
Ketentuan hukum dan
perundang-undanmgan
mengenai polusi
diimplementasikan sesuai
ketentuan perundangan
atau konvensi
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 89 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
2. Mengidentifikasi sumbersumber pencemaran
lingkungan laut
 Penyebab pencemaran
laut
 Klasifikasi tumpahan
minyak dari kapal
 Sebab terjadinya
tumpahan minyak dari
kapal
 Tingkat pencemaran
3. Menanggulangi
pencemaran lingkungan
laut dan perairan
 Tindakan pencegahan
terhadap pencemaran
laut
 Pengisian oil record book
 Menggunakan
pelampung pencegahan
tumpahan minyak
 Tindakan pada saat
pelaksanaan dan setelah
bunker
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami
penanggulangan sumber
penyebab pencemaran
lingkungan laut
 Memahami penyebab
pencemaran laut
 Memahami klasifikasi
tumpahan minyak dari
kapal
 Memahami penyebab
terjadinya tumpahan
minyak dari kapal
 Memahami tingkat
pencemaran
 Mengidentifikasi sumber
penyebab pencemaran
 Memahami pola-pola
penanggulangan
pencemaran lingkungan
laut dan perairan
 Memahami tindakan
pencegahan terhadap
pencemaran laut
 Memahami cara
pengisian oil record book
 Memahami penggunaan
pelampung pencegahan
tumpahan minyak
 Memahami tindakan
pada saat pelaksanaan
dan setelah bunker
 Menerapkan pola-pola
penanggulangan
pencemaran lingkungan
laut dan perairan
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
 Penyebab pencemaran
laut, klasifikasi tumpahan
minyak dan penyebab
tumpahan minyak serta
tingkat pencemaran
diidentifikasi dengan
cermat dan teliti
 Tes tulis


2 (8)
 Modul BST
 Marpol 73/78
 Hukum dan
perundangundangan Polusi
 Tindakan pencegahan
terhadap pencemaran
laut diidentifikasi dan
dipersiapkan sesuai
dengan SOP
 Oil record book diisi
dengan teliti
 Pelampung pencegah
menyebarnya tumpahan
minyak digunakan
dengan tepat
 Tindakan-tindakan
pencegahan dan
penanggunagan
pencemaran setelah
kegiatan bunker
dilakukan sesuai
prosedur
 Tes tulis


2 (8)
 Modul BST
 Marpol 73/78
 Hukum dan
perundangundangan Polusi
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 90 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
4. Mengenal peralatan
pencegah pencemaran
laut
 Prinsip kerja pemisahan
minyak dengan air
 Prinsip kerja secara
graviti
 Prinsip kerja oily water
separator
 Prinsip kerja incenerator
 Memahami bagianbagian peralatan
pencegahan pencemaran
laut melalui manual
 Memahami prinsip kerja
pemisahan minyak
dengan air
 Memahami prinsip kerja
secara graviti
 Memahami prinsip kerja
oily water separator
 Memahami prinsip kerja
incenerator
 Peralatan pencegahan
pencemaran laut dikenali
 Prinsip kerja pemisahan
minyak dengan air,
prinsip kerja secara
graviti, prinsip kerja oily
water separator dan
prinsip kerja incenerator
di pelajari dengan cermat
 Bagian-bagian peralatan
pencegahan pencemaran
laut dikenali dengan
cermat sesuai manual
 Bagian-bagian peralatan
pencegahan pencemaran
lingkungan laut dikenali
dan dikuasai
5. Mengoperasikan dan
perawatan peralatan
pencegah pencemaran
laut
 Prosedur pengoperasian
peralatan pencegah pencemaran laut
 Prosedur perawatan peralatan pencegah pencemaran laut
 Peralatan pencegahan
pencemaran laut
dioperasikan sesuai
manual dan SOP
 Peralatan pencegahan
pencemaran lingkungan
laut dirawat dengan
cermat sesuai manual/
SOP
 Peralatan pencegahan
pencemaran laut
dioperasikan sesuai SOP
6. Mencegah dan
menanggulangi
pencemaran laut
 Prosedur pencegahan
dan penanggulangan
polusi laut
 Peralatan oil boom, alat
pengumpul pencemaran,
chemical dispersant,
 Memahami perawatan
peralatan pencegahan
pencemaran lingkungan
laut sesuai manual
 Memahami prosedur
pengoperasian peralatan
pencegah pencemaran
laut
 Memahami prosedur
perawatan peralatan
pencegah pencemaran
laut
 Mengoperasikan
peralatan pencegahan
pencemaran laut
 Memahami prosedur
pencegahan dan
penanggulangan
pencemaran laut
 Memahami peralatan oil
boom, alat pengumpul
KOMPETENSI DASAR
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
INDIKATOR
 Prosedur pencegahan
dan penanggulangan
pencemaran laut dilikuti
sesuai SOP
 Berbagai peralatan dan
bahan pencemaran laut
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
 Tes tulis


2 (8)
 Modul BST
 Marpol 73/78
 Hukum dan
perundangundangan Polusi

 Tes tulis


2 (8)
 Modul BST
 Marpol 73/78
 Hukum dan
perundangundangan Polusi
 Tes tulis


2 (8)
 Modul BST
 Marpol 73/78
 Hukum dan
perundangundangan Polusi
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 91 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
sinking agent dan
sorbent
 Cara pembersihan
tumpahan minyak di
kapal
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
pencemaran, chemical
dispersant, sinking agent
dan sorbent
 Memahami cara
pembersihan tumpahan
minyak di kapal
 Melakukan pencegahan
pencemaran dan
penanggulangan
pencemaran laut
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
PI
SUMBER
BELAJAR
seperti oil boom, alat
pengumpul pencemaran,
chemical dispersant,
sinking agent dan
sorbent diidentifikasi dan
digunakan dengan tepat.
 Pembersihan tumpahan
minyak di kapal
dilakukan dengan cermat
dan akurat serta sesuai
dengan ketentuan
pencegahan pencemaran
(Marpol 73/74)
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 92 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Muatan Lokal
Bahasa Jepang
92 Jam @ 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
1
Memahami ungkapanungkapan dasar pada
interaksi sosial untuk
kepentingan
kehidupan
 Ungkapan dasar seharihari
 Budaya jepang seharihari
2
Menyebutkan bendabenda, orang, ciri-ciri,
waktu, hari, bulan,
dan tahun
 Kosa kata dasar bendabenda, orang, waktu,
hari, bulan, dan tahun
3
Mengenal huruf-huruf
Hiragana, katakana,
dan kanji

PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Huruf Hiragana,
Katakana, dan Kanji
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami ungkapan
dasar sehari-hari
 Memahami budaya
Jepang sehari-hari
 Mengucap ulang
ungkapan dasar seharihari
 Mencatat ungkapan
dasar sehari-hari
 Memahami kata-kata
benda-benda, orang,
waktu, hari, bulan, dan
tahun
 Mengucap ulang katakata benda-benda,
orang, waktu, hari,
bulan, dan tahun
 Mencatat kata-kata
benda-benda, orang,
waktu, hari, bulan, dan
tahun
 Memahami huruf
Hiragana, Katakana, dan
Kanji
 Menuliskan huruf
Hiragana, Katakana, dan
Kanji dengan benar
 Membaca huruf
Hiragana, katakana,
kanji
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
PI
SUMBER
BELAJAR
TM
PS
 Ungkapan dasar seharihari diucap ulang dengan
benar
 Susunan huruf ungkapan
dasar ditulis dengan
benar
 Tes Lisan
 Tes tulis
 8
2 (4)
 Modul Shin
NiHon go
 Benda sekitar
 Kosa kata dasar bendabenda, orang, waktu,
hari, bulan, dan tahun
 Susunan huruf kata dasar
benda-benda, orang,
waktu, hari, bulan, dan
tahun
 Tes Lisan
 Tes tulis
 8
10
(20)
 Modul Shin
NiHon go
 Benda sekitar
 Huruf Hiragana,
Katakana, dan Kanji
ditulis dengan benar
 Tes tulis
8
10
(20)
 Modul Shin
NiHon go
 Benda sekitar
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 93 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
4
Membaca kata-kata
sederhana dalam
huruf Hiragana,
katakana, dan kanji
 Kata-kata sehari-hari
 Kata-kata sederhana
dalam huruf Hiragana,
Katakana, dan Kanji
5
Memahami artikel
sederhana
 Artikel sederhana dalam
huruf Hiragana,
Katakana, dan Kanji
6
Menulis huruf
hiragana, katakana,
dan kanji
 Huruf Hiragana,
Katakana, dan kanji
 Kata Hiragana,
Katakana, dan kanji
7
Mampu menulis
kalimat-kalimat dalam
huruf hiragana,
katakana, dan kanji
o Kalimat Hiragana,
Katakana, dan kanji
 Menulis kalimat dengan
menggunakan huruf
Hiragana, Katakana, dan
Kanji
8
Menulis surat
o Cara menulis surat
o Kosa kata sehari-hari
 Menulis surat kegiatan
sehari-hari
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Memahami kata-kata
sederhana dalam huruf
Hiragana, katakana, dan
Kanji
 Membaca kata-kata
sederhana dalam huruf
Hiragana, katakana, dan
Kanji
 Mengucap ulang katakata sederhana dalam
huruf Hiragana,
katakana, dan Kanji
 Mencatat kata-kata
sederhana dalam huruf
Hiragana, katakana, dan
Kanji
 Membaca artikel
sederhana dengan benar
 Menjelaskan arti artikel
sederhana dengan benar
 Menyimpulkan isi artikel
sederhana.
 Menulis huruf dan kata
dengan menggunakan
huruf Hiragana,
Katakana, dan Kanji
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
 Tes Lisan
 Tes tulis
 8
2 (4)
 Modul Shin
NiHon go
 Benda sekitar
Artikel sederhana
diartikan dengan benar
 Tes Lisan
 Tes tulis
4
4 (8)
 Modul Shin
NiHon go
 Benda sekitar
o
Penulisan huruf, kata,
kalimat sesuai dengan
kaidah tulisan
 Tes Lisan
 Tes tulis
 4
5
(10)
 Modul Shin
NiHon go
o
Penulisan kalimat
sesuai dengan kaidah
tulisan
 Tes Lisan
 Tes tulis
 4
5
(10)
 Modul Shin
NiHon go
Surat ditulis dengan
benar dan dimengerti
oleh yang membacanya
 Tes tulis
 Tes lisan
 5
5
(10)
 Modul Shin
NiHon go
o Kata-kata dalam huruf
Hiragana, katakana,
dan Kanji dibaca
dengan benar
o Kata-kata dalam huruf
Hiragana, katakana,
dan Kanji ditulis dengan
benar
o
o
PI
SUMBER
BELAJAR
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 94 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
SILABUS
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
:
:
:
:
:
:
..........................................................
Muatan Lokal
Bahasa Sunda
100 Jam @ 45 menit
MATERI
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI DASAR
1.
Memahami ungkapanungkapan dasar pada
interaksi sosial untuk
kepentingan
kehidupan
 Ungkapan dasar seharihari
 Budaya Sunda seharihari
2
Menyebutkan bendabenda, orang, ciri-ciri,
waktu, hari, bulan,
dan tahun
 Kosa kata dasar bendabenda, orang, waktu,
hari, bulan, dan tahun
3
Mengenal huruf-huruf
Sunda

PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
Huruf Sunda
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
 Memahami ungkapan
dasar sehari-hari
 Memahami budaya
Sunda sehari-hari
 Mengucap ulang
ungkapan dasar seharihari
 Mencatat ungkapan
dasar sehari-hari
 Memahami kata-kata
benda-benda, orang,
waktu, hari, bulan, dan
tahun
 Mengucap ulang katakata benda-benda,
orang, waktu, hari,
bulan, dan tahun
 Mencatat kata-kata
benda-benda, orang,
waktu, hari, bulan, dan
tahun
 Memahami huruf Sunda
 Menuliskan huruf Sunda
dengan benar
 Membaca huruf Sunda
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
PI
SUMBER
BELAJAR
TM
PS
 Ungkapan dasar seharihari diucap ulang dengan
benar
 Susunan huruf ungkapan
dasar ditulis dengan
benar
 Tes Lisan
 Tes tulis
 8
4 (8)
 Modul Shin
NiHon go
 Benda sekitar
 Kosa kata dasar bendabenda, orang, waktu,
hari, bulan, dan tahun
 Susunan huruf kata dasar
benda-benda, orang,
waktu, hari, bulan, dan
tahun
 Tes Lisan
 Tes tulis
 8
10
(20)
 Modul Shin
NiHon go
 Benda sekitar
 Huruf Sunda ditulis
dengan benar
 Tes tulis
8
10
(20)
 Modul Shin
NiHon go
 Benda sekitar
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 95 dari 96
KURIKULUM SMK ”1” KOTA ”yyy”
KOMPETENSI DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
PEMBELAJARAN
4
Membaca kata-kata
sederhana dalam
Sunda
 Kata-kata sehari-hari
 Kata-kata sederhana
dalam huruf Sunda
5
Memahami artikel
sederhana
 Artikel sederhana dalam
huruf Sunda
6
Menulis huruf Sunda
 Huruf Sunda
 Kata Sunda
7
Mampu menulis
kalimat-kalimat dalam
huruf Sunda
o Kalimat Sunda
 Menulis kalimat dengan
menggunakan huruf
Sunda
8
Menulis surat
o Cara menulis surat
o Kosa kata sehari-hari
 Menulis surat kegiatan
sehari-hari
PROGRAM KEAHLIAN :
NAUTIKA PERIKANAN LAUT
 Memahami kata-kata
sederhana dalam huruf
Sunda
 Membaca kata-kata
sederhana dalam huruf
Sunda
 Mengucap ulang katakata sederhana dalam
Sunda
 Mencatat kata-kata
sederhana dalam huruf
Sunda
 Membaca artikel
sederhana dengan benar
 Menjelaskan arti artikel
sederhana dengan benar
 Menyimpulkan isi artikel
sederhana.
 Menulis huruf dan kata
dengan menggunakan
huruf Sunda
INDIKATOR
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
TM
PS
 Tes Lisan
 Tes tulis
 8
4 (8)
 Modul Shin
NiHon go
 Benda sekitar
Artikel sederhana
diartikan dengan benar
 Tes Lisan
 Tes tulis
4
4 (8)
 Modul Shin
NiHon go
 Benda sekitar
o
Penulisan huruf, kata,
kalimat sesuai dengan
kaidah tulisan
 Tes Lisan
 Tes tulis
 4
5
(10)
 Modul Shin
NiHon go
o
Penulisan kalimat
sesuai dengan kaidah
tulisan
 Tes Lisan
 Tes tulis
 4
5
(10)
 Modul Shin
NiHon go
Surat ditulis dengan
benar dan dimengerti
oleh yang membacanya
 Tes tulis
 Tes lisan
 5
5
(10)
 Modul Shin
NiHon go
o Kata-kata dalam huruf
Sunda dibaca dengan
benar
o Kata-kata dalam huruf
Sunda ditulis dengan
benar
o
o
PI
SUMBER
BELAJAR
SILABUS - PRODUKTIF
Halaman 96 dari 96
Download