Temu_X_-_Etika_Hindu - Pendidikan Agama Hindu

advertisement
PENDIDIKAN AGAMA
HINDU
ETIKA AGAMA HINDU
Pengertian Etika Agama Hindu
Etika adalah bentuk pengendalian diri dalam
pergaulan hidup bcrsama. (I Gede Sura.
Pengendalian diri dan Etika ). Manusia sebagai
mahluk sosial. perlu membina hubungan yang
serasi dan harmonis dengan orang lain, atas dasar
saling menghargai dan menghormati. Dalam
kehidupan bersama orang harus mengatur dirinya
bertingkah laku. Tidak seorang pun boleh berbuat
sekehendak hatinya.
Pokok-pokok Etika dalam Agama
Hindu
1. Baik dan Buruk
2. Benar dan Salah
3. Wiweka
4. Daivi dan Asuri Sampad
5. Pengendalian Diri
Kedudukan Etika dalam Agama
Hindu
Agama adalah merupakan dasar tata susila yang
kokoh dan kekal, ibarat landasan bangunan,
dimana suatu bangunan harus didirikan. Maka
landasan itu tidak kuat, maka mudah benar
bangunannya roboh. Demikian juga halnya dengan
tata susila; bila tidak dibangun atas dasar agama,
sebagai landasan yang kokoh dan kekal, tidak
mendalam dan tidak meresap dalam diri pribadi
manusia. (Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Tata susila
Hindu Dharma).
Baik dan Buruk
Apa yang disebut baik dan apa yang disebut
buruk, sulit dirumuskan. Walaupun demikian
manusia tahu apa yang disebut baik dan buruk
itu. Membohong, mencuri adalah buruk.
Menolong, jujur adaiah baik. Kesadaran akan
adanya baik dan buruk disebut kesadaran etis.
Akan tetapi apa yang baik tidak selalu benar dan
apa yang buruk itu salah. (I Gede Sura.
Pengendalian diri dan Etika)
Benar dan Salah
Bilamanakah perbuatan itu dianggap
benar dan bilamanakah perbuatan itu
dianggap salah ? Segala sesuatu yang
dapat menolong dunia ini melalui jalan
yang telah ditentukan oleh Sang Hyang
Widhi Wasa adalah benar. dan segala
sesuatu yang menghalangi jalan ini
adalah salah. (Prof. Dr. Ida Bagus
Mantra, Tata susila Hindu Dharma)
Wiweka
– Karena penentuan baik dan buruk. benar dan salahnya
perbuatan itu atas dasar pertimbangan-pertimbangan. ini
berarti ada faktor kesengajaan untuk memilih yang baik dan
buruk. Manusia sebagai mahluk berpikir. secara potensial
telah memiliki kemampuan yang perlu dikembangkan. yaitu
kemampuan untuk membeda-bedakan. dan menimbangnimbang. dan akhirnya memilih antara yang baik dan buruk.
salah dan benar dan sebagainya.
– Kemampuan yang demikian dalam ajaran agama Hindu
disebut wiweka. Kemampuan untuk memilih ini dan atas
dasar pilihan ini ia dapat meningkatkan hidupnya dari tidak
baik menjadi baik.
Daivi dan Asuri Sampad
Ketiga guna ini saling mempengaruhi sehingga
mewarnai kecendrungan berlaku lembut dan tenang
dan ada yang mempunyai kecendrungan keras dan
kasar. Dalam Bhagawad Gita dibedakan kedua
kecendrungan itu dengan istilah
- Daivi sampad. yaitu kecendrungan kedewaan dan
- Asuri sampad. yaitu kecendrungan keraksasaan.
Pengendalian Diri
Unsur baik dan unsur buruk, unsur raksasa dan unsur
dewata. maka orang harus mengarahkan daya pikir
dan daya-daya lain dalam dirinva untuk
menundukkan yang tidak baik itu. Ini berarti orang
harus mengendalikan diri dalam segala hal. berpikir.
berkata dan bertindak sehingga segala daya menuju
kepada yang baik.
Kuis :
1. Apakah yang dimaksud dengan Etika dalam
agama Hindu jelaskan !
2. Jelaskan kedudukan etika dalam agama
Hindu !
3. Sebut dan jelaskan pokok-pokok etika
dalam agama Hindu !
4. Jelaskan fungsi Wiweka yang anda miliki !
5. Bagaimana pendapat anda tentang
pengendalian diri Jelaskan !
Download