Modul PA Baru

advertisement
PENGANTAR AKUNTANSI
DEFINISI AKUNTANSI
Definisi dari sudut pemakai :
Akuntansi adalah suatu disiplin yang menyediakan informasi yang diperlukan untuk
melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan suatu
organisasi.
Definisi dari sudut proses kegiatan
Akuntansi adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan, dan
penganalisisan data keuangan suatu organisasi.
Pemakai Laporan Keuangan
 Manajer
 Investor
 Kreditur
 Instansi Pemerintah
 Organisasi Nirlaba
 Pemakai Lainnya
Bidang-bidang Akuntansi :
Akuntansi Publik :
-
Auditing
-
Akuntansi Perpajakan
-
Konsultasi Manajemen
Akuntansi Intern :
-
Akuntansi Biaya
-
Penganggaran
-
Perancangan system informasi
-
Pemeriksaan Intern
Prinsip-prinsip Akuntansi :
-
Konsep entitas
-
Prinsip Obyektif
-
Prinsip Cost
JENIS – JENIS LAPORAN KEUANGAN
I. LAPORAN LABA RUGI
Laporan ini memberikan informasi tentang hasil – hasil operasi perusahaan selama
periode tertentu. Komponen yang ada di dalam laporan laba rugi antara lain :
PENJUALAN
Penjualan adalah pendapatan yang diperoleh dari penyerahan barang atau jasa kepada
langganan dalam periode tertentu
HARGA POKOK PENJUALAN
Harga Pokok Penjualan adalah keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk
memperoleh atau mendapatkan barang yang dijual. Apabila barang yang dijual dibuat
sendiri oleh perusahaan (manufaktur) sebelum harga pokok penjualan ditetapkan
maka dihitung lebih dahulu besarnya harga pokok produksi yaitu seluruh biaya –
biaya yang dikeluarkan untuk membuat atau memproduksi barang yang akan dijual
tersebut baik biaya bahan yang dipakai, tenaga kerja maupun biaya overhead pabrik.
BIAYA OPERASI
Biaya operasi adalah biaya – biaya yang dikeluarkan dalam rangka untuk mmbiayai
aktivitas operasi perusahaan baik administrasi maupun penjualan. Biaya ini dapat
dibagi menjadi dua kelompok, yaitu :
1. Biaya Penjualan adalah biaya yang dikeluarkan dan terkait dengan kegiatan
penjualan.
2. Biaya Administrasi Umum adalah biaya yang dikeluarkan dan terkait dengan
kegiatan di bagian kantor (administrasi umum)
PENDAPATAN DAN BIAYA DI LUAR USAHA / OPERASI
Pendapatan dan Biaya Di Luar Usaha adalah semua pendapatan yang diperoleh atau
beban yang timbul dari kativitas – aktivitas di luar usaha utama perusahaan
POS – POS LUAR BIASA
Pos – pos luar biasa adalah laba atau rugi yang timbul di luar usaha utama yang
bersifat insidentil. Ciri-ciri laba atau rugi luar biasa adalah : bersifat tidak normal,
tidak sering tertinggi.
PAJAK PENGHASILAN
Pajak penghasilan yang dihitung dari laba bersih sesuai dengan peraturan perpajakan
yang berlaku.
II. LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Laporan perubahan modal adalah laporan yang menunjukkan perubahan ekuitas
selama periode tertentu.
Contoh :
PT. KUSUMA
Laporan Laba Ditahan
31 Desember 2000
Saldo laba ditahan, 1 Januari 2000
xxxxxxxx
Laba bersih tahun 2000
xxxxxxxx
Pembayaran Deviden
(xxxxxxxx)
Saldo laba ditahan, 31 Desember 2000
xxxxxxxx
III. NERACA
Neraca adalah laporan yang memberikan informasi tentang posisi atau keadaan
keuangan perusahaan pada suatu saat tertentu. Komponen – komponen yang ada di
dalam neraca antara lain :
AKTIVA
1. Aktiva Lancar
Aktiva Lancar adalah uang kas dan aktiva lain yang dharapkan akan berubah menjadi
uang kas atau dapat dijual/dipakai selama siklus operasi normal perusahaan. Rekening
yang ada pada aktiva lancer : Kas dan Setara Kas, Piutang, Sediaan, Biaya Dibayar
Dimuka, Investasi Jangka Pendek, Perlengkapan
2. Investasi Jangka Panjang
Investasi Jangka Panjang adalah penanaman modal jangka panjang di luar usaha
pokok dengan tujuan untuk memperoleh pendapatan yang teratur, menjaga hubungan
baik dengan perusahaan lain. Contoh : Saham, obligasi, pembelian tanah atau
bangunan untuk dipakai di masa dating, tanaman – tanaman keras seperti kopi, karet
dan lain yang belum menghasilkan.
3. Aktiva Tetap atau Aktiva Tidak Lancar
Aktiva tetap adalah aktiva berwujud yang dimilki oleh perusahaan dengan tujuan
untuk dipakai dalam operasi perusahaan dalam jangka waktu lebih dari satu tahun.
Rekening yang ada dalam aktiva tetap : Tanah, Bangunan, Mesin, Kendaraan,
Peralatan.
4. Aktiva Tetap Tidak Berwujud
Aktiva tetap tidak berwujud adalah hak-hak jangka panjang yang bersifat non fisik
atau immaterial yang dimiliki oleh perusahaan untuk dipergunakan dalam operasi.
Contoh : Hak Paten, hak cipta, merk dagang, franchise, goodwill, dll.
5. Aktiva Lain – lain
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah : aktiva tetap yang tidak digunakan,
bangunan dalam penyelesaian, piutang kepada pemegang saham, beban yang
ditangguhkan seperti biaya pra operasi.
KEWAJIBAN
1. Kewajiban Lancar (Kewajiban Jangka Pendek)
Kewajiban Lancar adalah kewajiban jangka pendek yang pelunasannya tidak lebih
atau sama dengan 1 tahun. Contoh : Utang dagang, utang pajak, utang gaji, utang
bunga, utang jangka panjang yang akan segera jatuh tempo, utang lain, pendapatan
diterima dimuka.
2. Kewajiban Tidak Lancar (Kewajiban Jangka Panjang)
Kewajiban Tidak Lancar adalah kewajiban jangka panjang yang pelunasannya lebih
dari 1 tahun. Contoh : Utang Bank, Utang Obligasi, dll.
EKUITAS
1. Untuk perusahaan berbentuk perseorangan atau persekutuan, modal dilaporkan
dalam satu perkiraan yaitu modal pemilik.
2. Untuk perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas modal pemilik dilaporkan ke
dalam Modal Disetor, Agio Saham dan Laba Ditahan.
SIKLUS AKUNTANSI
1. Pencatatan
2. Penggolongan
3. Peringkasan
4. Pelaporan
5. Penganalisisan
Persamaan Dasar Akuntansi
Aktiva = Kewajiban + Modal
Aktiva adalah kekayaan yang dimiliki perusahaan, seperti kas, piutang usaha, piutang
wesel, perlengkapan, biaya dibayar dimuka, tanah, gedung, mesin, kendaraan dan
peralatan.
Kewajiban adalah kewajiban atau utang perusahaan kepada pihak lain yang harus
segera dibayar. Seperti Utang Usaha, Utang Wesel, Pendapatan Diterima Dimuka,
Utang Bank Jangka Panjang dan lain-lain.
Modal adalah hak para pemilik perusahaan. Seperti Modal perorangan, modal saham
dan laba ditahan.
Contoh soal :
1. Pak Andi memasukkan kas sebagai modal awal usahanya sebesar Rp.
20.000.000,2. Membeli peralatan kantor secara kredit sebesar Rp. 5.000.000,3. Membayar biaya listrik sebesar Rp. 1.000.000,4. Menerima pendapatan jasa sebesar Rp. 2.000.000,-
Jawab :
Kas
Aktiva
=
Kewajiban
+
Modal
+
=
Utang Usaha
+
Modal, Andi
Peralatan
1. +20.000.000
=
2.
+ 5.000.000
=
+ 20.000.000
+ 5.000.000
3. – 1.000.000
=
- 1.000.000
4. + 2.000.000
=
+ 2.000.000
Sifat – sifat Rekening
Jenis Rekening
Bertambah
Berkurang
Saldo Normal
Aktiva
Debit
Kredit
Debit
Kewajiban
Kredit
Debit
Kredit
Modal
Kredit
Debit
Kredit
Prive
Debit
Kredit
Debit
Pendapatan
Kredit
Debit
Kredit
Biaya
Debit
Kredit
Debit
JURNAL
Jurnal adalah alat untuk mencatat transaksi perusahaan yang dilakukan secara
kronologis (berdasarkan urut waktu terjadinya) dengan menunjukkan rekening yang
harus didebet dan dikredit beserta jumlah rupiahnya masing-masing.
Contoh bentuk jurnal :
Tanggal
Nama
Nomor
Debet
Kredit
Rekening
Rekening
( Rp )
( Rp )
Dan keterangan
POSTING
Proses memindahkan ayat-ayat jurnal yang telah dibuat dalam buku jurnal ke buku
besar.
Contoh Buku Besar :Bentuk T
Tanggal
Keterangan
Jumlah
Tanggal
Keterangan
Jumlah
Contoh Buku Besar : Bentuk Saldo Berjalan
Tanggal
Keterangan
Ref
Debet
Kredit
Saldo
NERACA SALDO
Suatu daftar saldo rekening yang terdapat di buku besar.
PT. X
Neraca Saldo
Per 31 Desember XXXX
Keterangan
Debet
Kredit
PROSES PENYESUAIAN
Tujuan proses penyesuaian adalah :
1. Agar setiap rekening riil, khususnya rekening-rekening aktiva dan rekeningrekening utang, menunjukkan jumlah yang sebenarnya pada akhir periode
2. Agar setiap rekening nominal (rekening-rekening pendapatan dan biaya)
menunjukkan pendapatan dan biaya yang seharusnya diakui dalam suatu
periode.
Saldo-saldo di dalam neraca saldo yang biasanya memerlukan penyesuaian adalah :
1. Piutang pendapatan : yaitu pendapatan yang sudah menjadi hak perusahaan tetapi
belum dicatat.
Contoh : Piutang Bunga
xxx
Pendapatan bunga
xxx
2. Utang Biaya : yaitu biaya-biaya yang sudah menjadi kewajiban perusahaan tetapi
belum dicatat.
Contoh : Biaya Gaji
xxx
Utang Gaji
xxx
3. Pendapatan Diterima Dimuka : yaitu pendapatan yang sudah diterima, tetapi
sebenarnya merupakan pendapatn untuk periode yang akan dating.
Contoh : Pendapatan Diterima Dimuka
xxx
Pendapatan
xxx
4. Biaya Dibayar Dimuka : yaitu biaya-biaya yang sudah dibayar tetapi sebenarnya
harus dibebankan pada periode yang akan datang.
Contoh : Biaya Sewa
xxx
Sewa dibayar dimuka
xxx
5. Kerugian Piutang : yaitu taksiran kerugian yang timbul karena adanya piutang yang
tidak bias ditagih.
Contoh : Kerugian Piutang
xxx
Cadangan Kerugian Piutang
xxx
6. Depresiasi (Penyusutan) : yaitu penyusutan aktiva tetap yang harus dibebankan
pada suatu periode akuntansi.
Contoh : Depresiasi Kendaraan
xxx
Akumulasi depresiasi kendaraan
xxx
7. Biaya pemakaian perlengkapan : yaitu bagian dari harga beli perlengkapan yang
telah dikonsumsi selama periode akuntansi
Contoh : Biaya pemakaian perlengkapan
Perlengkapan
xxx
xxx
NERACA LAJUR
Neraca lajur adalah suatu kertas berkolom-kolom (berlajur-lajur) yang dirancang
untuk menghimpun semua data akuntansi yang dibutuhkan pada saat perusahaan akan
menyusun laporan keuangan dengan cara yang sistematis.
Proses Penyusunan Neraca Lajur :
1. Masukkan saldo-saldo rekening buku besar ke dalam kolom neraca saldo pada
formulir neraca lajur.
2. Masukkan ayat-ayat jurnal penyesuaian ke dalam kolom penyesuaian
3. Mengisi kolom neraca saldo setelah disesuaikan.
4. Memindahkan jumlah-jumlah di kolom neraca saldo setelah disesuaikan ke
dalam kolom laba rugi atau neraca.
5. Menjumlahkan kolom laba rugi dan neraca, memasukkan angka laba bersih
atau rugi bersih sebagai angka pengimbang ke dalam kedua pasang kolom
diatas.
JURNAL PENUTUP
Jurnal yang dibuat untuk memindahkan saldo-saldo rekening sementara (rekeningrekening nominal dan rekening prive).
Tujuan pembuatan jurnal penutup adalah :
1. Untuk menutup saldo yang terdapat dalam semua rekening sementara sehingga
menjadi nol.
2. Agar saldo rekening modal menunjukkan jumlah yang sesuai dengan keadaan
pada akhir periode.
Penutupan pembukuan biasanya dilakukan dengan urutan sebagai berikut :
1. Menutup semua rekening pendapatan dengan memindahkan saldo setiap
rekening pendapatan ke rekening Laba Rugi.
2. Menutup semua rekening biaya dengan memindahkan saldo setiap rekening
biaya ke rekening Laba Rugi.
3. Menutup Rekening Laba Rugi dengan memindahkan saldo rekening tersebut
ke rekening Modal. Untuk perseroan terbatas, rekening laba rugi dipindahkan
ke rekening Laba Ditahan.
4. Menutup rekening Prive atau deviden dengan memindahkan saldo rekening
tersebut ke rekening Modal atau Laba Ditahan.
AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG
Akuntansi perusahaan dagang mempunyai karakteristik tersendiri dan berbeda dengan
perusahaan jasa. Dalam akuntansi perusahaan dagang terdapat rekening – rekening
sebagai berikut :
1. Penjualan : dicatat pada saat terjadi transaksi penjualan baik secara tunai
maupun secara kredit.
Kas
xxx
Penjualan
Piutang Dagang
xxx
xxx
Penjualan
xxx
2. Retur Penjualan : dicatat pada saat terjadi transaksi pengembalian barang
dagangan yang sudah dijual karena alasan tertentu.
Retur Penjualan
xxx
Kas / Piutang Dagang
xxx
3. Potongan penjualan : dicatat saat terjadi transaksi pembayaran piutang dari
customer pada masa discount/sesuai dengan syarat pembayaran yang
ditetapkan.
Kas
xxx
Potongan Penjualan
xxx
Piutang Dagang
xxx
4. Pembelian : dicatat pada saat terjadi transaksi pembelian barang dagangan
baik secara tunai maupun secara kredit (apabila perusahaan menggunakan
metode periodik pada persediaannya)
Pembelian
xxx
Kas / Utang Dagang
xxx
5. Retur Pembelian : dicatat pada saat terjadi transaksi pengembalian barang
dagangan yang sudah dibeli dengan alasan tertentu.
Kas / Utang Dagang
xxx
Retur Pembelian
xxx
6. Potongan pembelian : dicatat saat terjadi transaksi pembayaran utang kepada
supplier
pada masa discount/sesuai dengan syarat pembayaran yang
ditetapkan.
Utang Dagang
xxx
Kas
xxx
Potongan Pembelian
xxx
7. Harga Pokok Pembelian : dihitung dari pembelian bruto + biaya angkut
pembelian – retur pembelian – potongan pembelian.
8. Harga Pokok Penjualan : dihitung dari persediaan barang dagangan awal +
harga pokok pembelian – persediaan barang dagangan akhir.
Jurnal Penyesuaian
Untuk jurnal penyesuaian pada perusahaan dagang sama dengan perusahaan jasa,
terkecuali
penyesuaian untuk persediaan barang dagangannya. Ada 2 metode
penyesuaian, yaitu :
Metode Harga Pokok Penjualan
Jurnal yang dibuat :
Persediaan Barang Dagangan (Akhir) xxx
Retur pembelian
xxx
Potongan Pembelian
xxx
Harga Pokok Penjualan
Harga Pokok Penjualan
xxx
xxx
Persediaan Barang Dagangan (Awal)
xxx
Pembelian
xxx
Biaya Angkut Pembelian
xxx
Metode Ikhtisar Laba Rugi
Jurnal Yang dibuat :
Persediaan Barang Dagangan (Akhir)
xxx
Ikhtisar L/R
Ikhtisar L/R
xxx
xxx
Persediaan Barang Dagangan (Awal)
xxx
Langkah penyusunan laporan keuangan sama dengan yang telah diuraikan diatas.
Contoh bentuk-bentuk laporan keuangan :
UD. Sanjaya
Laporan Laba Rugi
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2000
Penjualan
xxxx
Retur Penjualan
(xxxx)
Potongan Penjualan
(xxxx)
Penjualan Bersih
xxxx
Harga Pokok Penjualan :
- Persediaan barang dagangan, 1 Januari 2000
- Pembelian
xxxx
- Biaya angkut pembelian
xxxx
- Pembelian Bersih
xxxx
- Retur Pembelian
(xxxx)
- Potongan Pembelian
(xxxx)
xxxx
- Harga Pokok Pembelian
xxxx
- Barang Tersedia Untuk Dijual
xxxx
- Persediaan Barang Dagangan Akhir
(xxxx)
Harga Pokok Penjualan
(xxxx)
Laba Kotor
xxxx
Biaya Operasional :
Biaya Penjualan
xxxx
Biaya Administrasi dan Umum
xxxx
Jumlah Biaya Operasional
(xxxx)
Laba Operasional
xxxx
Pendapatan dan Biaya Diluar Usaha :
Pendapatan Sewa
xxxx
Biaya Bunga
(xxxx)
Xxxx
Laba bersih sebelum pajak
xxxx
UD. Sanjaya
Laporan Perubahan Modal
Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2000
Modal, Tn. Sanjaya, 1 Januari 2000
xxxxx
Laba bersih tahun berjalan
xxxxx
Prive, Tn. Sanjaya
(xxxxx)
Kenaikan atau penurunan modal
xxxxx
Modal, Tn. Sanjaya, 31 Desember 2000
xxxxx
UD. Sanjaya
Neraca
Per 31 Desember 2000
AKTIVA
Aktiva Lancar :
- Kas dan Setara Kas
xxxxx
- Piutang Dagang
xxxxx
- Persediaan Barang Dagangan
xxxxx
- Perlengkapan Toko
xxxxx
- Sewa Dibayar Dimuka
xxxxx
- Lain-lain
xxxxx
Jumlah Aktiva Lancar
xxxxx
Aktiva Tidak Lancar :
- Tanah
xxxxx
- Bangunan
xxxxx
- Akumulasi Depresiasi Bangunan
(xxxxx)
- Kendaraan
xxxxx
- Akumulasi Depresiasi Kendaraan
(xxxxx)
- Peralatan
xxxxx
- Akumulasi Depresiasi Peralatan
(xxxxx)
- Merk Dagang
xxxxx
Jumlah Aktiva Tidak Lancar
xxxxx
Total Aktiva
xxxxx
KEWAJIBAN DAN EKUITAS
KEWAJIBAN :
Kewajiban Lancar :
- Utang dagang
xxxxx
- Utang Pajak
xxxxx
Jumlah Kewajiban Lancar
xxxxx
Kewajiban Tidak Lancar :
- Utang Bank
xxxxx
- Utang Luar Negeri
xxxxx
Jumlah Kewajiban Tidak Lancar
Jumlah Kewajiban
xxxxx
xxxxx
EKUITAS :
- Modal, Tn Sanjaya
xxxxx
Total Kewajiban dan Ekuitas
xxxxx
JURNAL PENUTUP
Penjualan
Potongan Pembelian
Ikhtisar L/R
Ikhtisar L/R
Pembelian
Biaya Angkut
Biaya lain-lain
Ikhtisar L/R
Modal, X
Perusahaan Peorangan
Modal, X
Prive, X
Ikhtisar L/R
Laba Ditahan
Perseroan Terbatas
Laba Ditahan
Deviden
Perusahaan Dagang Gulagalugu
Daftar Saldo
30 September 2001
Kas
Piutang Dagang
Persediaan Barang Dagangan
Perlengkapan Kantor
Asuransi Dibayar Dimuka
Peralatan Pengangkutan
Akumulasi Depresiasi Peralatan
Utang Dagang
Modal, Ny. Hani
Prive, Ny. Hani
Penjualan
Retur Penjualan
Potongan Penjualan
Pembelian
Retur Pembelian
Biaya Pengangkutan Pembelian
Potongan Pembelian
Biaya Gaji
Biaya Sewa
Biaya Iklan
Biaya Pemeliharaan
Macam-macam biaya
Rp. 50.800.000,91.200.000,113.400.000,7.450.000,8.600.000,162.000.000,26.300.000,30.600.000,333.450.000,152.000.000,821.400.000,10.250.000,12.450.000,493.300.000,8.400.000,7.400.000,9.100.000,84.000.000,12.000.000,13.900.000,2.400.000,8.100.000,-
Informasi Tambahan :
1. Persediaan barang dagangan pada tanggal 30 September 2001 berjumlah Rp.
122.000.000,2. Asuransi dibayar dimuka yang sudah terpakai (digunakan) berjumlah Rp.
3.800.000,3. Depresiasi peralatan pengangkutan diperkirakan berjumlah Rp. 36.000.000,4. Persediaan perlengkapan yang masih ada berjumlah Rp. 2.700.000,5. Gaji yang belum dibayar dan belum dicatat berjumlah Rp. 42.500.000,Diminta :
1. Buat jurnal penyesuaian per 30 September 2001 !
2. Buat Neraca Lajur per 30 September 2001 !
3. Susunlah Laporan Keuangan per 30 September 2001 !
Dugan Company
Daftar Saldo
30 September 2001
Kas
Piutang Dagang
Piutang Wesel
Persediaan Barang Dagangan
Perlengkapan Toko
Asuransi Dibayar Dimuka
Peralatan Toko
Akumulasi Depresiasi Peralatan
Utang Dagang
Pendapatan Diterima Dimuka
Modal Saham
Laba Ditahan
Deviden
Penjualan
Pembelian
Biaya Gaji Penjualan
Biaya Sewa
Biaya Iklan
Biaya Penjualan Lain-lain
Biaya Gaji Kantor
Biaya Listrik
Biaya Pajak
Biaya Administrasi Lain-lain
$ 19,960
53,340
50,000
120,200
2,620
2,980
164,200
84,600
32,000
3,600
150,000
95,950
16,000
790,500
513,700
79,800
25,000
24,800
1,600
53,700
17,400
7,850
3,500
Informasi Tambahan :
1. Bunga yang belum diterima sebesar $ 2,500 September
2. Persediaan barang dagangan pada tanggal 30 2001 $ 100,000
3. Asuransi Dibayar Dimuka yang terpakai $ 2,060
4. Persediaan perlengkapan toko yangh masih ada $ 1,020
5. Depresiasi peralatan toko $ 9,300
6. Gaji yang belum dibayar terdiri dari :
- Gaji Penjualan $ 1,500
- Gaji Kantor $ 1,200
7. Pendapatan sewa diterima dimuka yang sudah dapat diakui sebagai
pendapatan sewa sebesar $ 2,800.
Diminta :
1. Buat jurnal penyesuaian per 30 September 2001 !
2. Buat Neraca Lajur per 30 September 2001 !
3. Susunlah Laporan Keuangan per 30 September 2001 !
UD. Cahaya Abadi adalah sebuah perusahaan pengecer yang melakukan penutupan
buku setiap tanggal 31 Desember. Pada tanggal 31 Desember 2000, perusahaan telah
menyusun neraca saldo sebagai berikut :
Kas
Piutang Dagang
Sediaan Barang Dagangan
Asuransi Dibayar Dimuka
Perlengkapan
Tanah
Bangunan
Akumulasi Depresiasi Bangunan
Peralatan Kantor
Akumulasi Depresiasi Peralt. Kantor
Utang Dagang
Utang Hipotik
Modal, Tn. Ari
Prive, Tn Ari
Penjualan
Retur Penjualan
Pembelian
Retur Pembelian
Potongan Pembelian
Biaya Angkut Pembelian
Biaya Gaji
Biaya Perjalanan
Biaya Kantor
Biaya Reparasi Gedung
10.200.000
18.000.000
14.175.000
1.660.000
665.000
18.000.000
62.000.000
16.000.000
6.800.000
2.100.000
12.800.000
11.000.000
87.200.000
18.000.000
183.200.000
600.000
129.800.000
1.400.000
2.600.000
900.000
23.000.000
5.200.000
1.300.000
6.000.000
316.300.000
316.300.000
Informasi tambahan :
1. Sediaan barang dagangan pada tanggal 31 Desember 2000 berjumlah
Rp. 16.400.000,-.
2. Asuransi Dibayar Dimuka yang sudah terpakai (digunakan) berjumlah
Rp. 860.000,3. Depresiasi bangunan 5% per tahun, depresiasi peralatan kantor 10% per tahun.
4. Perlengkapan yang masih ada Rp. 230.000,5. Gaji yang belum dibayar dan dicatat berjumlah Rp. 2.700.000,-.
Diminta :
1. Buatlah jurnal penyesuaian dan neraca lajur per 31 Desember 2000 !
2. Susunlah laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Modal dan Neraca per
31 Desember 2000 !
Berikut data transaksi PT. Marengan selama bulan Februari 2001 :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
Dijual barang dagangan kepada PT. Duta senilai Rp. 20.000.000 dengan faktur
no. 001, syarat pembayaran 2/10, n/30
Dibeli barang dagangan dari CV. Sukses senilai Rp. 10.000.000 dengan termin
5/15,n/45.
Dijual barang dagangan kepada PT. Emir senilai Rp. 40.000.000, termin
4/10,n/30
Dikembalikan barang dagangan dari PT. Duta karena rusak senilai Rp.
1.000.000.
Dibeli Peralatan Kantor secara tunai Rp. 5.000.000
Dijual barang dagangan kepada PT. Sinaga senilai Rp. 50.000.000 tunai.
Dikembalikan barang dagangan yang dijual pada tanggal 6 senilai Rp.
2.500.000
Telah diterima pelunasan piutang dari PT. Duta.
Telah diterima pelunasan piutang dari PT. Emir.
Pembayaran utang kepada CV. Sukses.
Dibayar gaji pegawai sebesar Rp. 3.000.000
Dibayar biaya listrik, air dan telepon masing-masing Rp. 1.000.000, Rp.
500.000, Rp. 2.000.000.
Dibeli barang dagangan dari CV. Sukses senilai Rp. 25.000.000 dengan termin
5/15,n/45.
Dibayar biaya komisi penjualan sebesar Rp. 1.200.000
Dikembalikan barang dagangan yang dibeli pada tanggal 13 senilai Rp.
1.500.000
Diterima pendapatan sewa sebesar Rp. 10.000.000
Dibayar pajak penghasilan Rp. 1.350.000
Dibayar sebagian utang kepada CV. Sukses senilai Rp. 10.000.000
Dijual barang dagangan kepada PT. Duta senilai Rp. 50.000.000 dengan faktur
no. 050, syarat pembayaran 2/10, n/30
Dibeli barang dagangan dari PT. Jamrud senilai Rp. 30.000.000 dengan termin
2/10,n/30.
Dibeli barang dagangan dari PT. Niaga senilai Rp. 40.000.000 dengan termin
4/15,n/45.
Dikembalikan barang dagangan yang dibeli pada tanggal 20 senilai Rp.
1.000.000
Dibayar gaji pegawai sebesar Rp. 3.000.000
Dibeli Perlengkapan kantor senilai Rp. 500.000
Diterima pendapatn bunga deposito sebesar Rp. 1.500.000
Dibayar komisi penjualan Rp. 1.000.000
Dibayar sumbangan HUT Kota Surabaya Rp. 5.000.000
Dijual barang dagangan kepada PT. Emir senilai Rp. 60.000.000, syarat
pembayaran 2/10, n/30
Diminta :
a. Buatlah jurnal umum untuk masing-masing transaksi di atas !
b. Buatlah buku besar untuk masing-masing rekening, saldo kas yang ada
Rp. 50.000.000.
Berikut transaksi yang terjadi di CV. Bulan Bintang selama bulan Maret 2000 :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
Penjualan barang dagangan kepada UD. Terang senilai Rp. 100.000.000,
termin 2/10, n/30
Pembelian barang dagangan dari Toko Makmur senilai Rp. 50.000.000,
termin 3/10, EOM
Penjualan tunai barang dagangan senilai Rp. 200.000.000
CV. Bulan Bintang meminjam uang dari Bank Agro sebesar Rp.
150.000.000
Dikembalikan barang yang dijual pada tanggal 1 Maret karena rusak
senilai Rp. 3.000.000.
Dibeli komputer senilai Rp. 5.000.000 tunai
Diterima pelunasan piutang dari UD. Terang sebesar Rp. 50.000.000 atas
penjualan tanggal 1 Maret.
Barang yang dibeli tanggal 2 Maret dikembalikan sebesar Rp. 2.500.000
Dibayar gaji pegawai sebesar Rp. 4.000.000
Penjualan tunai barang dagangan senilai Rp. 108.000.000
Dibayar utang kepada Toko Makmur
Pembelian barang dagangan secara kredit dari Toko Sejahtera senilai Rp.
30.000.000, termin 5/15, n/45.
Pembelian barang dagangan dari UD. Lancar senilai Rp. 50.000.000,
termin 2/10, n/30.
Penjualan barang dagangan kepada PT. Mahardika senilai Rp. 80.000.000,
termin 3/10, n/30.
Penjualan barang dagangan kepada UD. Terang senilai Rp. 75.000.000,
termin 5/10, n/30.
Dibayar biaya listrik, air, dan telepon Rp. 2.500.000.
Dikembalikan barang dagangan yang dibeli pada tanggal 13 senilai Rp.
4.000.000
Diterima pelunasan piutang dari UD. Terang atas saldo penjulan pada
tanggal 1 Maret.
Diterima pelunasan dari PT. Mahardika.
Penjualan barang dagangan secara tunai Rp. 15.000.000.
Dikembalikan barang dagangan yang dijual kepada UD. Terang senilai Rp.
3.500.000.
Dibayar biaya sumbangan sebesar Rp. 1.000.000.
Diterima pelunasan dari UD. Terang.
Penjualan barang dagangan senilai Rp. 20.000.000 kepada PT. Mahardika,
termin 2/15, EOM.
Dibayar komisi penjualan sebesar Rp. 5.000.000.
Dibayar utang kepada Bank Agro sebesar Rp. 25.000.000 dan biaya bunga
sebesar Rp. 800.000.
Diminta :
a. Buatlah jurnal umum untuk masing-masing transaksi di atas !
b. Buatlah buku besar untuk masing-masing rekening, saldo kas yang ada
Rp. 100..000.000.
Berikut daftar saldo per 1 Juli 1999 yang dimiliki oleh Penjahit Rapijali :
101 Kas
Rp. 1.700.000
102 Piutang Usaha
2.050.000
103 Perlengkapan
1.300.000
201 Peralatan Jahit
7.400.000
202 Akumulasi Depresiasi
1.400.000
301 Utang Usaha
1.800.000
302 Utang Bank
2.500.000
401 Modal, Samsudin
6.000.000
402 Prive, Samsudin
570.000
501 Pendapatan Jahit
5.250.000
601 Gaji Penjahit
602 Biaya Listrik dan Air
2.450.000
810.000
603 Biaya Reparasi
604 Biaya Perlengkapan
95.000
-
605 Biaya Depresiasi
-
609 Biaya Macam-macam
375.000
701 Biaya bunga bank
200.000
Berikut ini transaksi yang terjadi selama bulan Juli dan Agustus 1999 :
Juli :
1
: Menerima pelunasan piutang usaha Rp. 750.000
3
: Menerima pendapatan jahit Rp. 300.000
4
: Membeli perlengkapan seperti kancing baju dan lain-lain Rp. 50.000 kredit.
8
:Membayar biaya listrik Rp. 35.000
29 : Membayar biaya air Rp. 47.500
30 : Membayar gaji pegawai Rp. 400.000
Agustus :
4
: Menerima pendapatan jahit Rp. 400.000
5
: Membeli perlengkapan jahit Rp. 35.000 kredit.
10 Membayar biaya macam-macam Rp. 15.000
18 : Melunasi Utang Usaha Rp. 500.000.
29 : Membayar biaya listrik dan air Rp. 55.000.
30 : Membayar gaji penjahit Rp. 420.000
31 : Menerima pendapatan jahit Rp. 280.000
Diminta :
Buatlah jurnal bulan Juli dan Agustus, Buku besar dan Neraca Saldo per 31 Agustus
1999.
Berikut ini neraca saldo Perusahaan Jasa Cleaning Service Amir per 31 Desember
2006 :
Nama Rekening
Debet
Kredit
( Rp. )
( Rp. )
Kas
1.000.000
Piutang Usaha
400.000
Perlengkapan kantor
500.000
Sewa Dibayar Dimuka
12.000.000
Iklan Dibayar Dimuka
5.000.000
Tanah
50.000.000
Kendaraan
80.000.000
Akumulasi Depresiasi Kendaraan
Peralatan
10.000.000
Akumulasi Depresiasi Peralatan
Utang Usaha
2.500.000
Pendapatan Sewa Diterima Dimuka
54.000.000
Utang Gaji
1.500.000
Modal, Amir
65.500.000
Prive, Amir
2.000.000
Pendapatan Jasa
55.000.000
Biaya Gaji
11.000.000
Biaya LT-PAM
5.500.000
Biaya Pemeliharaan Kantor
1.100.000
178.500.000
178.500.000
Informasi tambahan :
1. Sewa dibayar dimuka dibayar tanggal 1 April 2006 untuk jangka waktu 2
tahun.
2. Iklan Dibayar Dimuka untuk 100X terbit. Sampai tanggal 31 Desember 2006
yang sudah diterbitkan 30X.
3. Perlengkapan kantor yang masih ada Rp. 200.000,4. Kendaraan dipakai mulai tanggal 2 Januari 2006 dengan umur ekonomis 8
tahun, metode depresiasi garis lurus.
5. Peralatan dipakai mulai 1 Juli 2006 dengan umur ekonomis 5 tahun, metode
depresiasi garis lurus.
6. Pendapatan sewa diterima dimuka tanggal 1 Juni 2006 untuk jangka waktu 3
tahun.
7. Gaji yang belum dibayar Rp. 1.000.000,8. Biaya LT-PAM yang belum dibayar Rp. 900.000,Diminta :
1. Buat jurnal penyesuaian per 31 Desember 2006
2. Susunlah Neraca Lajur per 31 Desember 2006
3. Susunlah Laporan L/R , Laporan Perubahan Modal dan Neraca.
4. Buat Jurnal Penutup
Mr. Freddy mendirikan perusahaan event organizer dengan nama “Freddy
Entertaintment”. Berikut transaksi yang terjadi selama bulan Agustus 2005 :
01 Mr. Freddy menginvestasikan uang tunai ke dalam perusahaannya senilai Rp.
100.000.000,-, kendaraan Rp. 150.000.000,-, peralatan kantor Rp. 10.000.000,-,
gedung senilai Rp. 200.000.000,- dan tanah senilai Rp. 300.000.000,-.
01 Membeli alat tulis kantor senilai Rp. 5.000.000,- dengan potongan harga 5%.
01 Membayar sewa truk senilai Rp. 5.000.000,- untuk jangka waktu 5 bulan.
02 Menerima kas dari klien sebesar Rp. 50.000.000,- atas penjualan jasa
03 Menerima uang dari hasil menyewakan tanah yang dimiliki sebesar Rp.
5.000.000,-. Sewa tersebut untuk jangka waktu 2 tahun.
04 Membayar biaya perbaikan komputer sebesar Rp. 250.000,05 Telah diselesaikan pesanan acara dari klien senilai Rp. 25.000.000,-, tapi uangnya
belum diterima.
06 Membayar biaya pemeliharaan gedung sebesar Rp. 500.000,07 Membeli kendaraan pick up senilai Rp. 100.000.000,-, dibayar tunai Rp.
25.000.000,-, sisanya diangsur beberapa kali.
08 Diterima pembayaran dari klien untuk acara tanggal 5 Agustus 2005.
09 Membeli materai sebesar Rp. 120.000,10 Membayar biaya pengiriman surat sebesar Rp. 80.000,11 Mr. Freddy mengambil uang untuk keperluan pribadi sebesar Rp. 2.000.000,12 Membeli bensin untuk kendaraan sebesar Rp. 250.000,14 Diterima pesanan acara dari klien untuk tanggal 20 Agustus dengan menerima
uang muka sebesar Rp. 10.000.000,- sedangkan sisanya Rp. 90.000.000,- dibayar
kemudian hari.
15 Dikeluarkan biaya untuk kegiatan diskusi dengan calon customer di Amadeus Café
sebesar Rp. 500.000,16 Dikeluarkan biaya transport bagian marketing sebesar Rp. 600.000,17 Dibeli perlengkapan untuk acara tanggal 20 Agustus sebesar Rp. 5.000.000,- dan
dibayar tunai Rp. 2.000.000,- sisanya 1 minggu kemudian.
18 Dibayar honor artis sebesar Rp. 30.000.000,- untuk acara tanggal 20 Agustus.
19 Dikeluarkan biaya makan dan minum untuk seluruh krue acara dan karyawan
sebesar Rp. 1.500.000,-.
20 Diterima sisa pembayaran dari klien untuk acara tanggal 20 Agustus sebesar Rp.
90.000.000,-.
21 Membeli bensin untuk kendaraan sebesar Rp. 300.000,22 Membayar sisa utang yang timbul tanggal 17 Agustus
23 Membayar bonus bagian marketing sebesar Rp. 2.000.000,24 Membayar sumbangan HUT RI sebesar Rp. 250.000,25 Membayar iuran sampah Rp. 25.000,27 Membeli oli kendaraan Rp. 150.000,28 Membayar biaya perbaikan mobil sebesar Rp. 200.000,31 Gaji bulan Agustus yang belum dibayar Rp. 5.000.000,31 Biaya listrik, telepon dan air yang belum dibayar Rp. 1.500.000,-.
Diminta : Buat jurnal umum untuk masing-masing transaksi diatas !
Pada bulan Desember 2003 Tn. Agus membuka usaha service AC dan Kulkas di
Masohi. Transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama bulan Desember 2003
adalah :
02 Tn. Agus menginvestasikan uang Rp. 15.000.000,- dan peralatan Rp. 5.000.000,untk perusahaannya.
03 Dibeli 2 kendaraan dengan harga @ Rp. 10.000.000,- dari Pelangi Motor dengan
uang muka sebesar Rp. Rp. 12.000.000,-.
05 Dibeli perlengkapan secara tunai sebesar Rp. 500.000,06 Diterima uang dari langganan atas jasa service sebesar Rp 1.250.000,08 Diterima uang dari Tn. Budi atas sebuah kendaraan yang disewakan kepadanya
untuk 4 bulan @ Rp. 500.000,12 Dibayar iklan kepada harian Media Indonesia untuk 10 kali terbit sebesar Rp.
500.000,16 Diterima pekerjaan jasa service dari langganan sebesar Rp. 1.500.000,- dan tagihan
difakturkan kepada langganan.
20 Dibayar biaya serba-serbi untuk bulan Desember 2003 sebesar Rp. 400.000,24 Diterima uang dari langganan atas penjualan jasa service tertanggal 16 Desember
sebesar Rp. 1.000.000,27 Dibayar biaya gaji karyawan bulan Desember sebesar Rp. 400.000,28 Dibeli perlengkapan tamabahan secara tunai sebesar Rp. 500.000,-.
Diminta :
1. Buatlah jurnal umum untuk masing-masing transaksi diatas !
2. Postinglah jurnal umum tersebut ke dalam buku besar !
3. Susunlah Neraca Saldo per 31 Desember 2003 !
Berikut ini neraca saldo Perusahaan Dagang Utama Sejahtera per 30 April 2004 :
Perusahaan Dagang “Utama Sejahtera”
Neraca Saldo
Per 30 April 2004
Nama Rekening
Debet
Kredit
( Rp.)
( Rp. )
Kas
8.156.000,Piutang Dagang
2.000.000,Persediaan Barang Dagangan
3.000.000,Sewa Dibayar Dimuka
2.400.000,Perlengkapan Toko
700.000,Peralatan Toko
6.000.000,Akumulasi Depresiasi Peralatan
Toko
1.000.000,Utang Dagang
1.000.000,Utang Bank
17.000.000,Modal, Tn.Tono
100.000,Prive, Tn. Tono
6.200.000,Penjualan
200.000,Retur Penjualan
40.000,Potongan Penjualan
2.300.000,Pembelian
50.000,Biaya Angkut Pembelian
46.000,Potongan Pembelian
300.000,Biaya Gaji
---------------------------- ------------------------25.246.000,25.246.000,-
Informasi tambahan :
1. Persediaan Barang Dagangan per 30 April 2004 hasil perhitungan secara fisik
sebesar Rp. 2.250.000,2. Perlengkapan toko per 30 April yang masih ada Rp. 400.000,3. Sewa dibayar dimuka (lihat neraca saldo) dibayar pada tanggal 2 April 2004
untuk 2 tahun.Tutup buku 30 April 2004.
4. Peralatan toko untuk bulan April disusutkan sebesar Rp. 100.000,5. Biaya Telepon dan Listrik yang belum dibayar sebesar Rp. 100.000,Diminta :
1. Buat jurnal penyesuaian per 30 April 2004 !
2. Susunlah Neraca Lajur per 30 April 2004 !
3. Susunlah Laporan Keuangan per 30 April 2004 ( Laporan Laba Rugi, Laporan
Perubahan Modal dan Neraca ) !
Berikut ini neraca saldo per 31 Desember 2006 Perusahaan Jasa “Dekorasi Indah”
yang didirikan Bapak Lucky :
Perusahaan Jasa “Dekorasi Indah”
Neraca Saldo
Per 31 Desember 2006
Nama Rekening
Kas
Debet
( Rp. )
2.000.000,-
Piutang Usaha
5.000.000,-
Piutang Bunga
-
Perlengkapan
1.100.000,-
Sewa Dibayar Dimuka
2.400.000,-
Iklan Dibayar Dimuka
1.500.000,-
Peralatan
15.000.000,-
Akumulasi Depreasiasi Peralatan
-
Utang Usaha
3.000.000,-
Modal, Tn. Lucky
Prive, Tn. Lucky
Kredit
( Rp. )
12.500.000,2.000.000,-
Pendapatan Jasa
20.000.000,-
Biaya Gaji
3.000.000,-
Biaya LT-PAM
2.500.000,-
Biaya Lain-lain
1.000.000,35.500.000,-
35.500.000,-
Informasi tambahan :
1. Pendapatan bunga yang belum diterima Rp. 500.000,2. Perlengkapan yang tersisa pada akhir tahun Rp. 200.000,3. Sewa Dibayar Dimuka sebesar Rp. 2.400.000,- (lihat neraca saldo) untuk 2
tahun dan dibayar pada tanggal 1 Juli 2006.
4. Iklan Dibayar Dimuka sebesar Rp. 1.500.000,- (lihat neraca saldo) untuk 5
bulan dan dibayar pada tanggal 1 November 2006.
5. Peralatan disusutkan sebesar 5% dari harga perolehan.
6. Gaji yang masih harus dibayar Rp. 600.000,Diminta :
1. Buat jurnal penyesuaian per 31 Desember 2006 !
2. Susunlah Neraca Lajur per 31 Desember 2006 !
3. Susunlah Laporan Keuangan ( Laporan L/R, Laporan Perubahan Modal dan
Neraca per 31 Desember 2006 )
Drg. Farhan membuka praktek perawatan gigi sejak tanggal 12 Desember 2006.
Transaksi-transaksi yang terjadi pada bulan Desember 2006 adalah sebagai berikut :
12
Drg. Farhan memasukkan kas sebagai modal awal sebesar Rp.
6.256.000,-
15
Dikeluarkan kas Rp. 136.000,- untuk membayar sewa ruangan
bulan Desember
16
Dibeli peralatan praktek sebesar Rp. 5.000.000,- secara kredit
17
Dibeli macam-macam perlengkapan praktek sebesar Rp. 183.600,tunai
18
Diterima kas dari hasil praktek sebesar Rp. 244.800,-
21
Diterima kas dari hasil praktek sebesar Rp. 455.000,-
22
Dikeluarkan kas sebesar Rp. 40.800,- untuk keperluan pribadi.
25
Dikeluarkan kas Rp. 1.360.000,- untuk membayar utang yang
timbul tanggal 16 Desember.
29
Dibayar gaji perawat yang membantu praktek sebesar Rp. 138.180
Diminta :
1. Buatlah Jurnal Umum yang diperlukan !
2. Postinglah jurnal umum ke dalam buku besar masing-masing rekening !
3. Susunlah Neraca Saldo per 31 Desember 2006 !
JAWABAN :
Tanggal 2 : Kas
15.000.000
Peralatan
5.000.000
Modal, Tn.Agus
Tanggal 3 : Kendaraan
Rp. 20.000.000
20.000.000
Kas
12.000.000
Utang Usaha
8.000.000
Tanggal 5 : Perlengkapan
500.000
Kas
Tanggl 6 : Kas
500.000
1.250.000
Pendapatan service
Tanggal 8 : Kas
1.250.000
2.000.000
Pendapatan sewa diterima dimuka
2.000.000
Atau.......
Kas
2.000.000
Pendapatan Sewa
Tanggal 12 : Biaya Iklan
2.000.000
500.000
Kas
500.000
Atau.............
Iklan Dibayar Dimuka
500.000
Kas
Tanggal 16 : Piutang Usaha
500.000
1.500.000
Pendapatan Service
Tanggal 20 : Biaya serba-serbi
Kas
1.500.000
400.000
400.000
Tanggal 24 : Kas
1.000.000
Piutang Usaha
Tanggal 27 : Biaya Gaji
1.000.000
400.000
Kas
Tanggal 28 : Perlengkapan
Kas
400.000
500.000
500.000
Pada
tanggal
2
Januari
2010,
Pak
Hasan
mendirikan
perusahaan
jasa
transportasi.Transaksi yang terjadi selama bulan Januari 2010 adalah sebagai berikut :
Tanggal 2 Pak Hasan menginvestasikan kas Rp. 20.000.000,-, Kendaraan Rp.
100.000.000,-, Peralatan Kantor Rp. 25.000.000,-.
Tanggal 3 membayar sewa ruangan untuk kantor senilai Rp. 12.000.000 untuk jangka
waktu 2 tahun.
Tanggal 3 membayar iklan jasa transportasi sebesar Rp. 1.000.000,- untuk 20x tayang.
Tanggal 4 menerima pendapatan sebesar Rp. 5.000.000,- tunai
Tanggal 5 menerima pendapatan Rp. 10.000.000,- dibayar tunai Rp. 6.000.000,sisanya bulan depan.
Tanggal 6 membeli perlengkapan kantor Rp. 1.000.000,- dibayar tunai Rp. 400.000,Tanggal 7 menerima pendapatan Rp. 4.000.000,- tunai
Tanggal 8 membayar iuran sampah dan keamanan Rp. 50.000,Tanggal 9 menerima order pengangkutan barang senilai Rp. 3.000.000,- tapi uangnya
belum diterima
Tanggal 16 membayar biaya service AC Rp. 300.000,Tanggal 20 membeli bensin dan oli sebesar Rp. 1.500.000,Tanggal 23 menerima pendapatan Rp. 24.000.000,- tunai
Tanggal 25 membeli perlengkapan Rp. 300.000,- tunai
Tanggal 30 membayar utang yang terjadi tanggal 6 Januari 2010.
Catatan :
1. Kendaraan mempunyai umur ekonomis 5 tahun, metode
depresiasi garis lurus tanpa nilai sisa
2. Peralatan mempunyai umur ekonomis 5 tahun, metode depresiasi
garis lurus tanpa nilai sisa.
3. Pada akhir Januari 2010 iklan yang sudah ditayangkan sebanyak
8X.
4. Perlengkapan kantor yang tersisa pada akhir Januari 2010 senilai
Rp. 700.000,5. Sewa ruangan untuk jangka waktu 2 tahun
6. Gaji bulan Januari yang belum dibayar Rp. 1.500.000,7. Listrik. Telepon dan Air yang belum dibayar Rp. 1.200.000,-
1) Kas
100.000.000
Kendaraan
150.000.000
Peralatan Kantor
10.000.000
Bangunan
200.000.000
Tanah
300.000.000
Modal, Mr.Freddy
760.000.000
(modal awal Mr.Freddy)
1)Perlengkapan
4.750.000
Kas
4.750.000
1)sewa dibayar dimuka
Kas
Biaya sewa
Kas
2)kas
50.000.000
Pendapatan jasa
50.000.000
3)kas
Pend.sewa diterima dimuka
Kas
Pend.sewa
4)biaya perbaikan komputer
Kas
5)piutang usaha
Pendapatan jasa
6)biaya pemeliharaan gedung
Kas
7)kendaraan
100.000.000
Kas
25.000.000
Utang usaha
75.000.000
8)kas
Piutang usaha
9)perlengkapan
Kas
10)biaya pengiriman surat
Kas
11)prive,mr.freddy
Kas
12)biaya bensin dan oli
Kas
14)kas
10.000.000
Piutang usaha
Pendapatan jasa
15)biaya entertaint
Kas
16)
90.000.000
100.000.000
Download
Study collections