II. Sel (Download)

advertisement
SEL
OLEH:
NINING WIDYAH KUSNANIK
DEFINISI
Sel adalah unit kehidupan struktural
dan fungsional terkecil dari tubuh.
Sebagian besar reaksi kimia untuk
mempertahankan kehidupan
berlangsung dalam sel.
Sel dan zat intraselular membentuk
keseluruhan jaringan tubuh.
SEL-SEL SEBAGAI SATUAN HIDUP TUBUH
Dasar satuan hidup tubuh adalah sel, dan
tiap-tiap organ sebenarnya merupakan
kumpulan banyak sel yang tidak sama, yang
bersama-sama digabungkan oleh struktur
penyokong intersel.
Misalnya sel darah merah jumlahnya 25
trilyun, dan masih ada 50 trilyun sel lain
dalam tubuh yang seluruhnya mengandung
sekitar 75 trilyun sel.
Bentuk sel
Bentuk dasar =
(misal sel darah, sel
lemak, sel telur)
Bentuk berubah tergantung fungsinya:
= sel saraf
= sel otot polos
= jika tertekan akan terjadi
penggepengan.
Fungsi Sel
Sel mempertahankan suatu barrier dengan
selektif (membran plasma) diantara sitoplasma
dan lingkungan ekstraselular.
Sel yang berisi materi hereditas membawa
instruksi dalam bentuk kode untuk proses
sintesis sebagian besar selular.
Sel melakukan aktivitas metabolik (proses
sintesis & penguraian molekul organik).
barrier :
pelindung utk keluar masuknya zat.
CAIRAN EKSTRASEL –
LINGKUNGAN INTERNAL
56% tubuh manusia dewasa adalah cairan.
Sebagian besar cairan terdapat di dalam sel yang
disebut cairan intrasel.
1/3 cairan terletak di luar sel yang disebut cairan
ekstrasel.
Semua kehidupan sel pada hakekatnya mempunyai
lingkungan yang sama, cairan ekstrasel sering
disebut lingkungan internal tubuh.
Sel tubuh mampu untuk hidup, tumbuh, dan
melakukan fungsi-fungsi khususnya selama tersedia
konsentrasi oksigen, glukosa, berbagai ion, asam
amino, dan asam lemak yang sesuai dalam
lingkungan internal.
Perbedaan Antara Cairan
Ekstrasel dan Intrasel
Cairan ekstrasel mengandung ion natrium, klorida,
dan bikarbonat dalam jumlah besar, serta zat gizi
untuk sel seperti oksigen, glukosa, asam lemak,
asam amino.
Cairan ekstrasel juga mengandung karbondioksida
yang ditranspor dari sel ke paru-paru untuk
diekskresikan, dan produk sel lain yang ditranspor ke
ginjal untuk dieksresikan.
Cairan intrasel mengandung ion kalium,
magnesium, dan fosfat dalam jumlah besar sebagai
ganti ion natrium dan klorida yang ditemukan dalam
cairan ekstrasel.
HOMEOSTASIS
Homeostasis: memperlihatkan keadaan
statik atau konstan dalam lingkungan
internal.
Pada hakikatnya semua organ dan jaringan
tubuh melakukan fungsi yang membantu
mempertahankan keadaan konstan.
Misalnya paru-paru menyediakan oksigen ke
cairan ekstrasel untuk mengganti secara
kontinyu oksigen yang digunakan sel; ginjal
mempertahankan konsentrasi ion yang
konstan; usus menyediakan zat gizi.
Pengaturan Fungsi Tubuh
-
-
-
Sistem Saraf
Sistem saraf terdiri dari tiga bagian besar: bagian
sensoris, susunan saraf pusat (bagian integrasi) dan
bagian motoris.
Reseptor sensoris mengenali keadaan tubuh atau
keadaan sekitarnya.
Misalnya reseptor yang terdapat di seluruh kulit
memberitahu seseorang setiap kali suatu obyek
menyertainya pada satu titik. Mata adalah organ
sensoris yang memberikan bayangan visual daerah
sekitarnya. Telinga juga merupakan organ sensoris.
Pengaturan Fungsi Tubuh
-
-
-
-
Susunan saraf pusat terdiri dari otak dan medula
spinalis.
Otak dapat menyimpan keterangan, membentuk
pemikiran, menciptakan keinginan, dan menentukan
reaksi-reaksi yang harus dilakukan tubuh sebagai
respon atau penginderaan.
Isyarat-isyarat yang sesuai kemudian disalurkan ke
bagian motoris sistem saraf untuk melaksanakan
keinginan seseorang.
Sebagian besar sistem saraf adalah sistem otonom.
Sistem ini bekerja di bawah kesadaran dan
mengendalikan banyak fungsi organ-organ dalam,
termasuk kerja jantung, pergerakan saluran
pencernaan, dan sekresi berbagai kelenjar.
Pengaturan Fungsi Tubuh
-
-
-
Sistem Pengaturan Hormon
Tubuh terdapat 8 kelenjar endokrin utama yang
mensekresi zat kimia yang dinamakan hormon.
Hormon ditranspor dalam cairan ekstrasel ke seluruh
bagian tubuh untuk membantu mengatur fungsi.
Misalnya hormon tiroid meningkatkan kecepatan
hampir semua reaksi-reaksi kimia dalam semua sel.
Dengan cara ini hormon tiroid membantu mengatur
aktivitas tubuh. Juga insulin mengendalikan
metabolisme glukosa, hormon korteks adrenal
mengendalikan metabolisme ion dan protein, dan
hormon paratiroid mengendalikan metabolisme
tulang.
Pengaturan Fungsi Tubuh
Hormon adalah suatu sistem
pengaturan yang melengkapi sistem
saraf.
Sistem saraf pada umumnya
mengatur kecepatan aktivitas otot dan
sekresi dalam tubuh.
Sistem hormon terutama mengatur
fungsi metabolisme.
SEL DAN FUNGSINYA
Dua bagian utama sel adalah inti dan
sitoplasma.
Inti dipisahkan dari sitoplasma oleh
membran inti, dan sitoplasma dipisahkan
dari cairan sekitarnya oleh membran sel.
Berbagai zat yang membentuk sel secara
keseluruhan dinamakan protoplasma.
Protoplasma terdiri atas lima senyawa dasar:
air, elektrolit, protein, lipid, dan
karbohidrat.
Struktur Fisik Sel
Sel bukan hanya merupakan suatu kantong
cairan, enzim dan zat kimia, namun juga
mengandung struktur fisik yang sangat
terorganisasi yang disebut organel.
Misalnya tanpa salah satu organel
‘mitokondria’ >95% energi yang disediakan
sel akan terhenti dengan segera.
Beberapa organel sel yang penting adalah
membran sel, membran inti, retikulum
endoplasma, mitokondria, dan lisosom.
Struktur Sel manusia
Struktur Membran Sel
Pada hakekatnya semua struktur fisik sel dibatasi
oleh membran yang terutama terdiri dari lipid dan
protein.
Lipid merupakan suatu sawar yang mencegah
gerakan bebas air dan senyawa larut air dari satu
ruangan sel ke lainnya.
Sedangkan molekul protein memotong kontinuitas
sawar lipid sehingga memberikan jalan untuk
lewatnya berbagai senyawa melalui membran inti.
Berbagai membran meliputi: membran sel, membran
inti, membran retikulum endoplasma, dan membran
mitokondria, lisosom, kompleks Golgi, dsb.
Struktur Membran Sel
Membran Sel
-
Membran sel yang meliputi seluruh sel, merupakan
struktur elastis yang sangat tipis.
Membran sel seluruhnya terdiri dari protein dan lipid
(55% protein, 25% fosfolipid, 13% kolesterol, 4%
lipid lain, dan 3% karbohidrat).
Sawar Lipid Membran Sel
-
-
Struktur dasar membran sel adalah lipid berlapis
ganda yang merupakan selaput tipis lipid. Lipid
berlapis ganda adalah lipid cairan, bukan padat yang
terdiri dari fosfolipid dan kolesterol.
Struktur Membran Sel
-
-
-
Protein Membran Sel
Massa globulin yang terapung pada lipid
berlapis ganda merupakan protein sel yang
sebagian besar adalah glikoprotein.
Terdapat dua jenis protein: protein integral
yang menonjol ke dalam sel dan protein
perifer yang hanya melekat pada permukaan
membran dan tidak menembus membran.
Sebagian dari protein integral bekerja sebagai
enzim, sedangkan protein perifer hampir
seluruhnya berfungsi sebagai enzim.
Struktur Membran Sel
-
-
-
-
Karbohidrat Membran
Terdapat pada bagian luar membran, merupakan
bagian ‘gliko’ dari glikoprotein yang menonjol.
Berfungsi sebagai reseptor untuk mengikat hormon
seperti insulin yang merangsang aktivitas spesifik
dalam sel.
Membran Inti
Merupakan dua membran yang satu mengelilingi
lainnya dan diantaranya terdapat ruangan lebar.
Tiap membran hampir identik dengan membran sel,
mempunyai struktur dasar lipid berlapis ganda
dengan protein globular terapung pada cairan lipid.
Struktur Membran Sel
-
-
Retikulum Endoplasma
Sitoplasma mengandung struktur berupa jala-jala
kontinyu yang membentuk membran lipid berlapis
ganda – protein yang dinamakan retikulum
endoplasma.
Ribosom dan Retikulum Granular
Banyak partikel granular kecil yang melekat pada
permukaan luar retikulum endoplasma yang disebut
ribosom. Bila terdapat ribosom retikulum sering
disebut retikulum endoplasma granular. Ribosom
terdiri dari asam ribonukleat yang berfungsi dalam
sintesis protein dalam sel.
Struktur Membran Sel
-
-
Retikulum Endoplasma Agranular
Bagian retikulum endoplasma yang tidak berkaitan
dengan ribosom dinamakan retikulum endoplasma
agranular atau halus; yang berfungsi untuk sintesis
zat lipid dan pada banyak proses enzimatik sel.
Kompleks Golgi
Mempunyai membran yang sama dengan retikulum
endoplasma agranular, biasanya terdiri dari empat
atau lebih tumpukan lapisan vesikel yang tipis dan
rata dan terletak dekat nukleus. Kompleks ini lebih
menonjol dalam sel sekresi yang terletak pada sisi sel
tempat senyawa sekresi yang akan didorong keluar.
Sitoplasma dan Organelnya
Sitoplasma terisi oleh partikel dan organel kecil dan
besar yang tersebar. Bagian cairan yang jernih dari
sitoplasma disebut hialoplasma yang mengandung
protein yang terlarut, elektrolit, glukosa, dan dalam
jumlah sedikit fosfolipid, kolesterol, dan asam lemak
teresterifikasi.
Diantara partikel-partikel besar yang tersebar dalam
sitoplasma adalah butir-butir lemak netral, granula
glikogen, ribosom, granula sekresi, dan dua organel
yang sangat penting yaitu mitokondria dan
lisosom
Sitoplasma dan Organelnya
-
-
-
Mitokondria
Mitokondria dinamakan ‘pusat tenaga’ bagi sel
karena menyaring energi dari zat gizi dan oksigen
dan selanjutnya menyediakan sebagian besar energi
yang diperlukan semua bagian sel untuk melakukan
fungsi sel.
Jumlah mitokondria dalam setiap sel berbeda dari
beberapa puluh sampai beribu-ribu tergantung pada
jumlah energi yang diperlukan oleh setiap sel.
Mitokondria dikonsentrasikan pada bagian sel yang
bertanggungjawab atas sebagian besar metabolisme
energinya.
Sitoplasma dan Organelnya
-
-
-
-
Mitokondria terdiri dari dua lapisan membran lipid
dua lapis-protein: membran luar dan membran
dalam.
Banyak lipatan ke dalam pada membran dalam
membentuk rak tempat melekat enzim-enzim
oksidatik sel.
Rongga dalam mitokondria terisi oleh matriks agaragar yang mengandung banyak enzim terlarut yang
penting untuk menyaring energi dari zat gizi.
Enzim ini bekerja dalam hubungannya dengan rak
untuk menyebabkan oksidasi zat gizi, karena itu
membentuk karbondioksida dan air.
Sitoplasma dan Organelnya
-
-
Energi yang dilepaskan digunakan untuk sintesis zatzat berenergi tinggi yang dinamakan adenosin
trifosfat (ATP) yang kemudian ditranspor ke luar
mitokondria dan berdifusi ke seluruh sel untuk
melepaskan energinya bilamana diperlukan untuk
melakukan fungsi sel.
Mitokondria mengadakan replikasi sendiri, berarti
bahwa satu mitokondria dapat membentuk
mitokondria kedua, ketiga dst bilamana dibutuhkan
dalam sel untuk menambah jumlah ATP.
Komponen sel
1.
2.
3.
Membran plasma/membran sel.
Sitoplasma : merupakan protoplasma sel.
Organel sitoplasma : yaitu struktur tetap yg
melakukan fungsi metabolik spesifik.
4.
Nukleus :
tempat materi genetik berada. (merp.
Organel terbesar dalam sel).
Dalam sel terdapat nucleus yg
berperan menentukan fungsi suatu
sel.
DNA dalam inti merupakan blueprint
utk menentukan lokasi, morfologi,
struktur serta karakteristik suatu sel.
SEL
pertukaran cairan, elektrolit atau
bahan lain.
Kapiler pembuluh
darah.
dengan cairan interstisial atau
cairan sitoplasma (sitosol).
Membran Plasma (membran sel)
sel) :
Tersusun atas protein yg langsung
berhubungan dengan sitoplasma.
Fungsi membran sel
1. sebagai saluran ion.
2. sebagai reseptor.
3. Melindungi sekelilingnya.
4. Selektif permeabel.
Fungsi membran sel
Stimulus
Phospholipid
dua lapis
(bilayer)
Na+
channel closed
channel opened
Organella
Beberapa macam organella :
1. Endoplasmic reticulum (ER)
struktur internal di sitosol (bentuknya spt tabung yg
bercabang).
Fungsi : sintesis produk sel, transpor & penyimpanan sel, sekresi
protein pd enzim pencernaan (kasar), sintesis hormonlipid-kolesterol-pemecahan glikogen (halus), berperan dlm
proses kontraksi otot.
2. Ribosom (Rb)
Fungsi :
sintesa protein
membran sel (nempel),
utk sintesa protein
sitoplasma (bebas).
3. Golgi Apparatus (GA)/golgi complex
fungsi :
sintesa protein bersama ER, sbg tempat akumulasi,
pembungkusan.
Lendir (mucus) yg ada di permukaan sel berasal dari sekresi GA.
4. Lysosome (LS)
fungsi : pencernaan, al :
- mencerna bakteri
- protein asing
- penyimpanan
penyakit.
5. Mitochondria (MT) / power house
fungsi : memproduksi energi secara aerobik.
- banyak mengandung enzim
utk glikolisis.
- mengandung DNA shg dapat
melakukan replikasi sendiri.
- memp. Dua membran (utk
oksidasi & pembentukan ATP)
).
NUKLEUS
Atau inti sel adalah pusat pengendalian
fungsi suatu sel. Manusia memiliki sel yg
tdk berinti (eritrosit).
Dalam inti terdapat kromosom. Manusia : 23
pasang (diploid = 46). Kecuali pada ovum &
spermatozoa ada 23.
Tersusun oleh kumpulan gene yg terdiri dari rangkaian
rantai DNA.
Struktur Inti Sel
1. replikasi DNA
2. sintesa RNA
(mengontrol struktur sel).
3. sintesa enzim di
organella.
Mengendalikan
struktur & fungsi suatu
sel
Hubungan Antar Sel
Saling menempel & mengadakan
hubungan dg berbagai cara.
Pada sel saraf & neuron saling
berhubungan & neuron yg paling banyak
dan disebut Sinap.
1. Tight junction
(usus)
2. Desmosome
(kulit,otot jantung,uterus)
3. Gap junction
Transduksi Rangsangan
Rangsangan (stimulus) yg diterima
sel/organella akan direspon oleh reseptor
yg sesuai.
Contoh (pd membran sel) :
Stimulus
reseptor
pesan
molekuller
mengaktifkan ATP
menjadi cyclic AMP (cAMP)(proses
transduksi).
Proses transduksi
Download