BAB II

advertisement
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1. Pengertian Perancangan
“Perancangan adalah proses merencanakan segala sesuatu terlebih dahulu .“
(Kamus Bahasa Indonesia, 1988, h: 927)
“Perancangan merupakan penggambaran, perencanaan, pembuatan sketsa dari
beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.”
(Sardi, 2004, h:27)
Untuk menghasilkan perancangan yang baik, ada beberapa kriterianya, antara lain
mudah dipahami dan digunakan, akurat, atraktif, menarik dan sederhana.
2.2. Pengertian Website
Website merupakan kumpulan halaman web yang saling terhubung dan filefilenya saling terkait. Web terdiri dari page atau halaman, dan kumpulan halaman
yang dinamakan homepage. Homepage berada pada posisi teratas, dengan halamanhalaman terkait berada di bawahnya. Biasanya setiap halaman di bawah homepage
disebut child page, yang berisi hyperlink ke halaman lain dalam web. (Gregorius,
2000, h:30)
Website awalnya merupakan suatu layanan sajian informasi yang menggunakan
konsep hyperlink, yang memudahkan surfer atau pengguna internet melakukan
penelusuran informasi di internet. Informasi yang disajikan dengan web
menggunakan konsep multimedia, informasi dapat disajikan dengan menggunakan
banyak media, seperti teks, gambar, animasi, suara, atau film.
2.2.1. HTML
HTML (Hypertext Markup Language) merupakan suatu script dimana kita bisa
menampilkan informasi dan daya kreasi kita melalui internet. HTML sendiri adalah
4
5
suatu dokumen teks biasa yang mudah untuk dimengerti dibandingkan bahasa
pemrograman lainnya, dan karena bentuknya itu maka HTML dapat dibaca oleh
platform yang berlainan seperti windows, unix dan lainnya. (Sampurna, 1996, h:6)
HTML merupakan bahasa pemrograman fleksibel dimana kita bisa meletakkan
script dari bahasa pemrograman lainnya, seperti JAVA, VB, C, dan lainnya.
Hypertext dalam HTML berarti bahwa kita dapat menuju ke suatu tempat, misal
website atau halaman homepage lain, dengan cara memilih suatu link yang biasanya
digaris bawahi atau diwakili oleh suatu gambar. Selain link ke website atau homepage
halaman lain, hypertext ini juga mengizinkan kita untuk menuju ke salah satu bagian
dalam satu teks itu sendiri.
HTML tidak berdiri sendiri, agar ia dapat bertugas dalam membangun halaman
web, ia harus ditulis dalam software atau aplikasi tertentu, yang dikenal sebagai
HTML Editor. HTML Editor inilah yang bertugas untuk “menerjemahkan” bahasa
HTML menjadi halaman web yang siap dilihat oleh para surfer di seluruh dunia.
Secara umum, ada dua jenis HTML Editor, yaitu text editor dan WYSIWYG editor.
1. Text Editor
Text Editor biasa digunakan oleh mereka yang sudah mahir dalam
menggunakan bahasa HTML, karena melalui editor jenis ini anda dapat
langsung menuliskan kode-kode HTML satu persatu, sesuai prosedur teknis
yang berlaku. Untuk editor jenis ini, kita dapat menggunakan notepad.
2. WYSIWYG Editor
WYSIWYG Editor adalah solusi bagi mereka yang belum mahir dalam
menggunakan bahasa HTML. Pada jenis aplikasi ini, kita dapat membangun
halaman web dengan lebih mudah, karena apa yang terlihat di layar akan
sama dengan hasil yang anda dapatkan. WYSIWYG adalah singkatan dari
What You See Is What You Get. Untuk editor jenis ini , kita dapat
menggunakan aplikasi Microsoft Word, Excel, Access, PowerPoint, Outlook,
FrontPage dan yang cukup popular Macromedia Dreamweaver.
6
2.2.2. Struktur Dokumen HTML
Elemen pada HTML dapat didefinisikan sebagai suatu kode tertentu yang
akan menyediakan tempat untuk meletakkan beberapa kode didalamnya. Berbeda
dengan tag yang menangani satu kode saja. Untuk lebih jelasnya perhatikan
skema di bawah ini .
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>tempat untuk menempatkan judul halaman web
</TITLE>
</HEAD>
<BODY>tempat untuk menempatkan informasi
</BODY>
</HTML>
Gambar 2.I. Tampilan HTML
Jadi jelas bahwa elemen merupakan satu bagian yang besar yang terdiri dari
banyak kode-kode yang disebut tag itu. Dokumen HTML diawali dengan tag
<HTML> dan diakhiri dengan tag </HTML>. Elemen pada HTML akan memisah
dokumen menjadi dua bagian utama, antara lain :
1. Elemen <HEAD>………</HEAD> : Merupakan bagian kepala, tempat
untuk menuliskan keterangan mengenai judul halaman web, nama
pengarang dan script atau program kecil.
2. Elemen <BODY>………</BODY> : Merupakan bagian badan atau isi,
tempat untuk menuliskan informasi yang akan ditampilkan pada browser.
Tag hanyalah bagian dari elemen. Tag adalah kode-kode yang digunakan
untuk men-setting dokumen HTML. Dari tiap-tiap teks programnya, dimulai
dengan tanda <Tag-awal> dan diakhiri dengan tanda </Tag-akhir>. Untuk
membuat dokumen HTML, perlu mengetahui dan mempelajari elemen serta tag-
7
tag yang digunakan untuk menandai bagian-bagian dari suatu dokumen dengan
menggunakan program editor teks biasa yaitu notepad atau dengan yang
berbasiskan WYSIWYG seperti Maxromedia Dreamweaver dan Microsoft
FrontPage.
2.2.3. Browser
Browser merupakan suatu program yang dirancang untuk mengambil
informasi-informasi dari suatu server komputer pada jaringan internet. Informasiinformasi ini biasanya di kemas dalam page-page, dimana setiap page bisa
mempunyai beberapa link yang menghubungkan web page tersebut ke sumber
informasi lainnya. Jika suatu link di klik, browser akan mencari alamat dari tujuan
link tersebut dan browser akan menampilkan informasi tersebut, namun jika tidak
menemukan alamat yang di tuju, browser akan memberikan suatu pesan yang
menyatakan bahwa alamat dari tujuan link tersebut tidak dapat ditemukan.
(Sampurna, 1996, h:2)
Umumnya dokumen yang diterima oleh browser adalah file yang berformat
html. File HTML sebenarnya file berisi teks, yang berisi data teks yang akan
ditampilkan dan memuat perintah-perintah yang memberikan pengetahuan bagi
browser bagaimana data tersebut harus ditampilkan. Tetapi, tidak semua browser
memiliki cara penterjemah yang sama. Beberapa browser mungkin tidak
mengenali beberapa perintah yang ada di file HTML. Pada intinya, browserlah
yang memegang kendali dan kekuasaan bagaimana dokumen yang diterima akan
ditampilkan.
Browsing merupakan istilah umum yang digunakan bila menjelajahi dunia
maya atau web. Tampilan web yang sangat artistik yang tidak hanya
menampilkan teks tapi juga gambar-gambar yang ditata sedemikian rupa sehingga
selalu membuat para surfer mampu untuk surfing berjam-jam. Karena para surfer
harus sangat memperhitungkan rencana web mana saja yang akan dikunjungi atau
8
batasi informasi yang ingin diakses, karena bila tidak surfer akan tersesat ke
dalam rimba informasi yang maha luas.
Jenis-jenis browser yang paling sering digunakan adalah Netscape
navigator/ Comunicator, Internet Explorer, NCSA Mosaic, Arena, Lynx, dan lainlain.
Title bar
Menu bar
Tool bar
Address bar
Gambar 2.2. Tampilan Internet Explorer
9
2.2.4. World Wide Web
WWW (World Wide Web) adalah layanan yang paling sering digunakan dan
memiliki perkembangan yang sangat cepat karena dengan layanan ini kita bisa
menerima informasi dalam berbagai format atau multimedia. (sampurna, 1996, h:5)
WWW merupakan kumpulan informasi pada beberapa server komputer yang
terhubung satu sama lain dalam jaringan internet. Informasi-informasi dalam web
mempunyai link-link yang menghubungkan informasi tersebut ke informasi yang lain
di dalam jaringan internet.
Sistem yang menghubungkan informasi-informasi melalui link disebut dengan
hypertext. Dengan semakin berkembangnya WWW, istilah hypertext ini kemudian
berkembang dan berubah menjadi hypermedia. Dimana link-link penghubung antar
informasi bukan hanya berupa text, tetapi juga dapat berupa suatu file multimedia,
seperti gambar, suara atau video.
Bekerja pada web mencakup dua hal penting yaitu, software web browser dan
software web server. Kedua software ini bekerja seperti sebuah sistem client-server.
Web
browser
yang
bertindak
sebagai
client
memungkinkan
untuk
menginterpretasikan dan melihat informasi pada web, sedang web server yang
bertindak sebagai server untuk menerima informasi yang diminta oleh browser. Jika
suatu permintaan akan suatu informasi datang, web ke browser yang memintanya.
2.3. Pengertian PHP
PHP adalah kependekan dari PHP Hypertext Preprocessor, bahasa interpreter
yang mempunyai kemiripan dengan bahasa C dan Perl yang mempunyai
kesederhanaan dalam perintah, yang digunakan untuk pembuatan aplikasi web.
(Sidik, 2004, h:3)
PHP/F1 merupakan nama awal dari PHP (Personal Home Page /
Form
Interface). Dibuat pertama kali oleh Rasmus Lerdoff. PHP awalnya merupakan
program CGI yang dikhususkan untuk menerima input melalui form yang
ditampilkan dalam browser web. Dengan menggunakan PHP maka maintenance
10
suatu situs web menjadi lebih mudah. Proses update dapat dilakukan dengan
menggunakan aplikasi yang dibuat dengan menggunakan script PHP.
PHP merupakan script untuk pemrograman script web server-side, script yang
membuat dokumen HTML secara on the fly, dokumen HTML yang dihasilkan dari
suatu aplikasi bukan dokumen HTML yang dibuat dengan menggunakan editor teks
atau editor HTML.
2.3.1. Script PHP
Setiap program PHP disebut dengan script. Script berupa file teks, yang dapat
dibuat dengan menggunakan program editor file teks biasa seperti notepad, edit, vi
(dalam lingkungan Unix/linux), atau lainnya. Editor teks yang digunakan sebaiknya
editor teks yang memungkinkan membuat program PHP lebih mudah.
Script PHP diawali dengan tag (<?) dan diakhiri dengan tag (?>). Setiap baris
perintah / statement harus diakhiri dengan menggunakan tanda titik koma (;).
Umumnya setiap statement dituliskan dalam satu baris. Script PHPmerupakan script
yang digunakan untuk menghasilkan halaman-halaman web. Cara penulisannnya
dibedakan menjadi embedded dan non embedded script.
1. Embedded Script
Script yang dimaksud dari embedded script adalah script PHP yang disisipkan di
antara tag-tag HTML. Script PHP digunakan apabila isi dari suatu dokumen
HTML diinginkan dari hasil eksekusi suatu script PHP, selama informasi masih
tidak
membutuhkan
menggunakan program.
program
maka
pemrogram
umumnya
tidak
akan
11
<html>
<head>
<title>
Contoh
</title>
</head>
<body>
<?php
echo “hai, saya dari script php!”;
?>
</body> Gambar 2.3. Embedded Script
</html>
Gambar 2.3. Embedded Script
2. Non Embedded Script
Script PHP pada cara ini digunakan sebagai murni pembuatan program PHP,
tag HTML yang dihasilkan untuk membuat dokumen merupakan bagian dari
script PHP.
<?php
echo “<html>”;
echo “<head>”;
echo “<title>”;
echo “contoh 02-Pure On the Fly”;
echo “</title>;
echo ”</head>”;
echo “<body>”;
echo “<p>Teks dokumen yang dihasilkan dengan
menggunakan script PHP </p>”;
echo “</body>”;
echo “</html>”;
?>
Gambar 2.4. Non Embedded Script
12
Jika dilihat sourcenya dengan menggunakan View – Source pada browser IE,
maka source dokumen HTML yang ditampilkan berupa dokumen HTML murni,
tidak ada lagi tag dan script PHP, karena semuanya telah menjadi tag HTML,
karena pada saat dieksekusi maka bukan scriptnya yang dikirim tetapi hasil
eksekusi dari script tersebut yang dikirim. Hasilnya berupa dokumen HTML,
mekanisme inilah yang disebut dengan “on the fly HTML creation”.
Script PHP diawali dan diakhiri dengan menggunakan tag khusus. Ada
empat macam cara yang dapat digunakan untuk menuliskan script PHP di dalam
suatu dokumen HTML.
1. <?
echo(“script PHP”);
?>
2. <?php
echo(“script PHP”);
?>
3. <%
echo(“script PHP”);
%>
4. <%
=$namavar;
%>
Pengembangan script PHP sebaiknya menggunakan embedded script,
karena akan memudahkan kita melakukan penelusuran dan pelacakan kesalahan,
apabila terjadi kesalahan di dalam script yang kita kembangkan. Pemisahan antara
script PHP dan tag HTML memudahkan kita melakukan evaluasi terhadap script
yang kita buat.
13
2.3.2. Variabel, Tipe Data dan Konstanta
Identifier dalam PHP terdiri atas variabel, konstanta dan fungsi. Identifier
dalam PHP bersifat case-sensitif, artinya PHP membedakan antara huruf besar
dan huruf kecil. Namun, untuk fungsi build-in dalam PHP tidak case-sensitif
seperti echo dan ECHO mempunyai arti sama.
1. Variabel
Variabel tempat menyimpan data, di dalam PHP diawali dengan karakter $
diikuti dengan huruf sebagai karakter pertama setelah $, kemudian kombinasi
karakter dan angka. Tidak boleh ada spasi dan tanda baca dalam penamaan,
kecuali karakter garis bawah atau under score.
Variabel variabel bukan variabel-variabel, bukan kata pengulangan kata
dari variable, tetapi merupakan variable yang mempunyai nama berupa isi
variable. Variabel ini sering disebut dengan variable dinamik. Khusus untuk
variable dinamik, pada saat menampilkan isi suatu variable dinamik yang ditulis
dalam satu string, digunakan sintaks khusus.
2. Tipe Data
PHP mempunyai tiga dasar tipe data, yaitu integer, double, dan string.
Selain tipe data dasar, PHP juga mempunyai tipe data compound yang terdiri atas
array dan object.
3. Konstanta
Konstanta adalah suatu nilai yang tidak berubah selama proses dari
program. PHP mempunyai built-in konstanta seperti PHP_VERSION, yaitu
konstanta yang digunakan. TRUE dan FALSE adalah suatu konstanta yang
bernilai 1 dan 0. Konstanta PHP_OS adalah konstanta yang memberikan
informasi server-side sistem operasi yang dijalankan.
14
Selain konstanta yang telah disediakan oleh PHP, PHP juga menyediakan
fungsi define untuk membuat konstanta sendiri. Fungsi yang digunakan adalah
define(). Fungsi define() memperkenankan kita untuk menentukan ada tidaknya
konstanta. Menghasilkan nilai 1 jika konstanta ada dan 0 jika tidak ada konstanta.
2.3.3. Struktur Kontrol
Perintah-Perintah script PHP dijalankan dari baris pertama kemudian ke
baris berikutnya sampai baris terakhir. Untuk program yang sederhana dalam
menampilkan hasil dan memasukkan data proses dari satu statement ke statement
berikutnya dilakukan secara urut sesuai dengan letak urutannya. Namun, ketika
program yang dibuat kompleks, proses yang ada tidak hanya proses yang
berurutan, tetapi proses yang terjadi adalah proses penyeleksian kondisi, proses
perulangan dan proses perlompatan. Ada dua jenis struktur kontrol di dalam PHP,
yaitu :
1. Penyeleksian Kondisi
Statement-statement yang dapat digunakan untuk penyeleksian kondisi,
yaitu if, else, elseif dan switch. Statement if digunakan untuk menyeleksi suatu
kondisi atau syarat tertentu.
Sintaks Statement IF :
if (kondisi)
{
statement;
}
Pada sintaks di atas, kondisi dilihat dari kebenarannya. Jika kondisi bernilai benar
atau true, PHP akan memproses statement, jika kondisi bernilai salah atau false,
statement tidak akan diproses. Statement else digunakan jika kita ingin
mengeksekusi statement lain. Statement else atau elseif hanya akan dieksekusi
jika kondisi if bernilai salah atau false.
15
Sintaks Statement ELSEIF :
if (kondisi1)
statement1;
elseif (kondisi2)
statement2;
elseif (kondisi3)
statement3;
…
else
statement;
Statement
switch
akan
menyeleksi
kondisi
yang
diberikan
kemudian
membandingkan hasilnya dengan konstanta-konstanta yang berada di case.
Pembandingan akan dimulai dari konstanta1 sampai dengan konstanta terakhir.
Jika hasil dari kondisi sama dengan nilai konstanta tertentu, maka akan dijalankan
statement tersebut.
Sintaks Statement SWITCH :
switch(kondisi)
{
case konstanta1:
statement1;
break;
case konstanta2:
statement2;
break;
…
…
default;
16
statement-statement;
}
2. Perulangan (Looping)
Dalam PHP kita mengenal tiga jenis perulangan, yaitu for, while dan
do…while. Perulangan dengan menggunakan statement for, statement akan terus
dikerjakan sampai dengan nilai akhir dengan peningkatan yang telah ditentukan.
Sintaks Statement FOR :
for (awal;akhir;peningkatan){
statement1;
statemen2;
…
}
Untuk statement while, proses perulangan akan terus dilakukan jika kondisi yang
diseleksi di while masih bernilai benar dan perulangan akan berhenti jika kondisi
bernilai salah.
Sintaks Statement WHILE :
while (kondisi){
statement;
…
}
Untuk statemen do-while, kondisi yang diseleksi terletak diakhir lingkup
perulangannya. Ini berarti bahwa paling sedilit sebuah perulangan akan dilakukan
oleh statement do-while, karena untuk masuk pertama kali dalam lingkup
perulangan ini tidak diseleksi terlebih dahulu.
17
Sintaks Statemen DO_WHILE :
do{
statement1;
statement2;
…
}while (kondisi)
Struktur Kontrol PHP seperti if, else, elseif, switch, while, do-while, ataupu
for tidak harus menggunakan kurung kurawal sebagai pembuka dan penutup blok
masing-masing struktur. Pembuka blok dapat menggunakan tanda “:” dan diakhiri
dengan endif untuk if, endswitch entuk switch, endwhile untuk while, dan endfor
untuk for.
2.3.4 PHP untuk MySQL
PHP telah menyediakan fasilitas koneksi untuk hampir semua program
database populer baik yang komersial maupun yang gratis. MySQL adalah salah
satu program database gratis yang cukup handal.
MySQL merupakan software database yang termasuk paling populer di
lingkungan linux, kepopuleran ini karena ditunjang performansi query dari
databasenya yang bisa dikatakan paling cepat dan jarang bermasalah. Namun
MySQL telah tersedia juga di lingkungan Windows. PHP untuk Windows secara
default telah mendukung MySQL.
Fungsi-fungsi PHP-MySQL :
1. mysql_connect()
Digunakan untuk melakukan uji dan koneksi kepada server database MySQL.
Sintaks:
$conn=mysql_connect(“host”,”username”,”password”)
18
$conn
: nama variabel penampung status hasil koneksi kepada
database.
host
: nama host atau alamat server database MySQL.
username
: nama user yang telah diberi hak untuk dapat mengakses
server database .
password
: adalah kata sandi untuk username untuk dapat masuk
ke dalam database.
2. mysql_select_db()
Digunakan untuk melakukan koneksi kepada database yang dalam server yang
berhasil dikoneksi dengan perintah mysql_connect().
Sintaks:
$pilih=mysql_select_db(“namadatabase”,$conn)
$pilih
: berisi status koneksi kepada database
$conn
: koneksi kepada server database yang berhasil.
namadatabase : nama database yang akan dikenai proses.
3. my_sql_query()
Digunakan untuk melakukan eksekusi perintah SQL untuk memanipulasi
database yang berhasil dilakukan koneksinya dengan menggunakan
mysql_select_db().
Sintaks:
$hasil=mysql_query(“SQLStatement”)
$hasil akan berupa record set apabila SQLStatement berupa perintah
SELECT.
19
4. mysql_fetch_array()
Digunakan untuk melakukan pemrosesan hasil query yang dilakukan dengan
perintah mysql_query().
Sintaks:
$array=mysql_fetch_array($hasil)
$array adalah array satu record dari record $hasil yang diproses. Nomor
record sesuai dengan nomor urut dari proses mysql_fetch-array yang sedang
dilakukan.
$hasil adalah record set yang akan diproses.
2.4. Macromedia Dreamweaver MX 2004
2.4.1. Sekilas Macromedia Dreamweaver MX 2004
Macromedia Dreamweaver adalah sebuah HTML editor professional untuk
mendesain secara visual dan mengelola situs web maupun halaman web. Pada
Dreamweaver MX 2004 terdapat beberapa kemampuan bukan hanya sebagai software
untuk desain Web saja tapi juga untuk menyunting kode serta pembuatan aplikasi
Web dengan menggunakan berbagai bahasa pemrograman Web antara lain JSP, PHP,
ASP dan ColdFusion.
Dreamweaver merupakan software utama yang digunakan oleh Web desainer
maupun Web programmer guna mengembangkan situs web. Ruang kerja, fasilitas
dan kemampuan Dreamweaver mampu meningkatkan produktifitas dan efektivitas
dalam desain maupun membangun situs Web. Dreamweaver juga di lengkapi dengan
fasilitas untuk manajemen situs yang cukup lengkap.
2.4.2. Ruang Kerja Dreamweaver MX 2004
Ketika akan memulai Dreamweaver tanpa membuka sebuah dokumen, maka
akan tampil halaman awal Dreamweaver pada lembaran kerja. Halaman awal
20
memberikan anda kemudahan dalam mengakses tutorial Dreamweaver, memilih file
yang sudah terbuka, membuat halaman baru, membuat halaman dari contoh dan
dreamweaver exchange, di mana anda dapat menambah kemampuan baru pada
beberapa tampilan Dreamweaver. Gunakan halaman awal seperti sebuah halaman
web. Untuk menghilangkan tampilan halaman awal, langkahnya adalah:
1. Jalankan dreamweaver tanpa membuka dokumen. Halaman awal akan tampil
pada layer monitor Anda.
2. Klik Don’t Show Again.
Gambar 2.5. Tampilan Jendela Halaman Awal Dreamweaver MX 2004
Ruang kerja pada Dreamweaver MX 2004 memiliki komponen-komponen yang
memberikan fasilitas dan ruang untuk menuangkan kreasi dalam bekerja, seperti yang
terlihat pada Gambar 2.6. Komponen-komponen yang di sediakan oleh ruang kerja
Dreamweaver MX 2004 antara lain adalah Insert Bar, Document Toolbar, Document
Window, Kelompok Panel, Tag Selektor, Property Inspector dan Site panel.
Komponen-komponen yang terdapat di dalam ruang kerja Dreamweaver MX 2004
adalah:
1. Dokumen Window berfungsi untuk menampilkan dokumen di mana anda
sekarang bekerja.
21
2. Inset Bar mengandung tombol-tombol untuk menyisipkan berbagai macam
objek sepeti image, table dan layer ke dalam dokumen.
3. Dokument Toolbar berisi tombol-tombol dan menu pop-up yang
menyediakan tampilan berbeda dari Dokumen Window.
4. Kelompok Panel adalah kumpulan panel yang saling berkaitan satu sama
lain, yang dikelompokan di bawah satu judul.
5. Tag Selector Berfungsi untuk menampilkan hirarki tag di sekitar pilihan yang
aktif pada Design view.
6. Properti Inspector Digunakan untuk melihat dan mengubah berbagai
properti objek atau teks.
7. Site Panel Digunakan untuk mengatur file dan folder yang membentuk situs
Web anda.
Insert Bar
Tag Selector
Docment
Toolbar
Property
Inspector
Document
Window
Panel Groups
Site Panel
Gambar 2.6 Tampilan Ruang Kerja Dreamweaver MX 2004
22
2.5. Adobe Photoshop CS 2 2
2.5.1. Sekilas Adobe Photoshop CS 2 2
Pada dasarnya, Adobe Photoshop CS 2 merupakan sebuah perangkat lunak
untuk mengedit sebuah foto tetapi program ini bisa juga mendampingi program
lainnya, seperti Macromedia Dreamweaver MX. Adobe Photoshop CS 2 ini juga
merupakan versi lanjutan dari Adobe Photoshop yang terdahulu, hanya dalam versi
yang ini ada tambahan fitur – fitur yang dapat memudahkan user mengedit foto
(objek), seperti penambahan Palet Histogram, Style dan lain sebagainya.
2.5.2. Lingkungan Adobe Photoshop CS 2
Menu
Bar
Toolbox
Palet Info,
Navigator,
Options
Title Bar
Palet Colours,
Swatch, Style
Lembar
Kerja
Palet History,
Actions
Kanvas
Kerja
Palet Layer,
Channel, Path
Gambar 2.7. Tampilan Default Adobe Photoshop CS 2
1. Menu Bar
Menu Adobe Photoshop CS 2 berisi semua perintah yang dapat dipilih
untuk melakukan berbagai tugas. Isi dari menu ini hampir sama dengan
23
versi Adobe Photoshop sebelumnya, hanya daja dalam versi yang ke 9 ini
ada sedikit penambahan fitur – fiturnya.
2. Tool Box
Tool yang ada dalam Adobe Photoshop CS 2 ini hanya menambahkan
beberapa fiturnya saja dari Adobe Photoshop versi sebelumnya. Semua
tool tersebut berguna sebagai alat gambar, editing, dan selecting (
pemilihan ) yang utama.
3. Title Bar
Merupakan sebuah jendela yang memuat keterangan tentang objek yang
sedang dikerjakan, seperti nama, ukuran dan jenis dari objek tersebut.
4. Lembar Kerja, Kanvas Kerja
Lembar kerja merupakan sebuah foto ( objek ) yang akan diedit dalam
Kanvas Kerja ( form ), Kanvas Kerja merupakan daerah kerja utama
dimana bisa meletakan objek – objek yang dikehendaki baik berupa objek
yang berada dalam toolbox maupun objek lainnya. Kanvas Kerja ini sama
halnya seperti form yang ada di Microsoft Visual Basic.
5. Palet Navigator, Info, Histogram
Adapun palet yang tersedia dalam program ini berfungsi sebagai alat
pendukung tool – tool yang tersedia didalam Toolbox. Palet ini juga hanya
sebagai fasilitas dasar yang dapat ditemui dalam Toolbox. Palet Navigator,
dapat melakukan pembesaran ( zoom in ) atau pengecilan ( zoom out )
pada tampilan bidang kerja dengan cara menggeser slider yang tersedia
dalam palet navigator. Palet Info berisi keterangan mengenai nilai contoh
warna yang diambil dan juga mencatat ukuran suatu objek yang
dikehendaki dengan menggunakan meassure tool.
24
6. Palet Colors, Swatches, Style
Palet Colors mengatur warna dari sebuah objek yang diletakan di Kanvas
Kerja. Palet Swatches, berisi daftar warna instan dan juga dapat
menampilkan daftar warna yang dominan dari sebuah objek. Palet Style,
berfungsi untuk memberikan efek warna yang telah di campur dengan
warna lainnya. Palet Style ini juga merupakan fitur terbaru dalam versi 9.
7. Palet History, Actions
Palet History, bertugas mencatat semua yang telah dilakukan dalam
mengolah sebuah objek. Palet Actions, berfungsi untuk merekam tindakan
yang telah dilakukan kemudian menjalankannya kembali.
8. Palet Layer, Channel, Path
Palet Layer, berfungsi seperti bingkai yaitu tempat meletakan objek. Palet
Channel berfungsi menyimpan informasi mengenai mode warna yang
digunakan
dan menguraikan mode warna yang digunakan ke dalam
masing – masing warna dalam mode warna tersebut. Palet Path, digunakan
sebagai alat pembuat seleksi, alat gambar, garis bantu yang berbentuk
fleksibel, dan lain sebagainya.
2.6.Peta Navigasi
Navigasi digunakan Untuk menjelajah halaman demi halaman dalam suatu situs
web, dalam navigasi biasanya disertai tombol-tombol yang akan mengantarkan
pengunjung ke halaman yang diinginkan.( Hakim, 2004, h:21)
Navigasi termasuk struktur terpenting dalam pembuatan suatu multimedia. Peta
Navigasi merupakan rancangan hubungan dan rantai kerja dari beberapa area yang
berbeda dan dapat membantu mengorganisasikan seluruh elemen multimedia dengan
25
pemberian perintah dan pesan. Beberapa dasar struktur pembuatan peta navigasi,
adalah :
1. Linier
Struktur yang mempunyai satu rangkaian cerita yang berurut antara satu
halaman dengan halaman lainnya terhubung secara seri. Perpindahan halaman
secara satu persatu, misalnya dari halaman pertama menuju halaman tiga
harus melalui halaman dua terlebih dahulu. Struktur ini biasa digunakan untuk
menampilkan unsur keindahan dan data sebagai informasi.
Gambar 2.8. Struktur Navigasi Linier
2. Non Linier
Struktur ini merupakan pengembangan dari struktur linier. Perpindahan antar
halaman secara langsung di perkenalkan atau membentuk suatun percabangan.
Gambar 2.9. Struktur Navigasi Non Linier
26
3. Hierarchical
Struktur ini dalam menampilkan data membentuk suatu percabangan yang
berdasarkan kriteria tertentu. Tampilan data terdiri dari master page atau
halaman utama dan slave page atau halaman pendukung.
Gambar 2.10. Struktur Navigasi Hierarchical
4. Composite
Struktur ini merupakan gabungan dari struktur linier, nonlinier dan
hierarchical. Banyak digunakan untuk pemakaian interaksi yang tinggi.
Gambar 2.11. Struktur Navigasi Composite
Download