Biogeografi
Global
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
1
Dirangkum oleh Mega Atria
Return
to Main
Slide
ISI BAB
1. VEGETASI ALAMI
EKOSISTEM Ecosystems—
DARATAN 2. Terrestrial
BIOMA
The
Biomes
Low – Latitude
Rainforest
Ecosystem
BIOMABiome
HUTAN
3. Forest
SAVANA DAN
4. Savanna
and PADANG
Grassland
RUMPUT
Biomes
GURUNand
DAN
TUNDRA
5. Desert
Tundra
Biomes
Mapping Global
Land Cover by
Satellite
IKLIM DAN
LINTANG
6. Climate
andGARIS
Altitude
Gradients
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
2
Click Section
Return
to go to
to Main
contentSlide
1. Vegetasi Alami
Struktur dan life form Tumbuhan
Life form mengacu
pada struktur fisik
tumbuhan, ukuran dan
bentuk, termasuk
pojhon, semak, liana,
herba dan liken.
Daratan bumi sangat dipengaruhi oleh
aktifitas manusia, seperti kegiatan
pembukaan ladang untuk pertanian dan
ladang penggembalaan, pengendalian
kebakaran hutan, dan introduksi jenis
tumbuhan dan hewan asing.
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
http://en.wikipedia.org/wiki/Raunki%C3%A6r_plant_life-form
3
Return
to Main
Slide
1. Vegetasi ALami
Ahli botani mengelompokkan tumbuhan berdasarkan jenisnya.
Ahli Biogeorafi – tertarik kepada tutupan suatu jenis tumbuhan
(plant coverage)
Pohon – tumbuhan besar dengan satu batang utama, sedikit cabang
di bagian bawah , bercabang di bagian atas membentuk kanopi
Semak – Batang bercabang mulai dari pangkal dekat tanah, mebetnuk
suatu massa daun yang dekat dengan permukaan tanah
Liana – tumbuhan berkayu, batang bersandar pada pohon dan semak.
(English ivy, poison ivy or oak, and Virginia creeper)
semak - tumbuhan tidak berkayu, pendek, batang lunak, mempunyai
banyak variasi bentuk dan tipe daun
Lichens – simbiosis antara algae dan kapang (fungi), membentuk satu
struktur tumbuhan.
•Tumbuhan annual, hidup hanya selama satu musim
•Tumbuhan perennial - jaringan berkayu dapat bertahan setahun
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
(woody tissues endure annually)
4
Return
to Main
Slide
STRUKTUR DAN BENTUK
KEHIDUPAN TUMBUHAN
Pertanian menyebabkan
penurunan luas hutan
•13 juta hektar (32 million acres)
setiap tahun
•50% di Amerika Selatan, Afrika
dan Asia tropis
•Pembukaan hutan dengan
pembakaran melepas CO2,
penurunan laju evapotranspirasi
mengakibatkab menurunnya
curah hujan dan meningkatkan
suhu.
1. Natural Vegetation
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
5
Return
to Main
Slide
STRUKTUR DAN BENTUK
KEHIDUPAN TUMBUHAN
Setelah 10 tahun,
regenerasi terjadi dan
terbentuk hutan pinus
Pohon pinus yang mati karena
peristiwa kebakaran besar di
Yellowstone
1. Natural Vegetation
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
6
Return
to Main
Slide
2. Ekosistem Daratan
(terestrial ecosystems) — BIOMA
BIOMA, FORMASI HUTAN , DAN
IKLIM
Liken adalah bentuk tumbuhan yang merupakan simbiosis antara alga dan
kapang (fungi). Liken melimpah pada habitat boreal dan arktik.
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
7
Return
to Main
Slide
BIOMA, FORMASI
VEGETASI DAN IKLIM
Ekosistem dibagi menjadi dua kelompok
utama : ekosistem perairan dan daratan
Ekosistem Daratan: didominasi oleh tumbuhan daratan
yang luas tersebar luas di seluruh kontinen
Ekosistem daratan sevara langsung dipengaruhi oleh iklim,
oleh sebab itu termasuk ke dalam wilayah bahasan geografi
fisik.
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
2. Terrestrial Ecosystems—The
Biomes
8
Return
to Main
Slide
BIOMA, FORMASI
VEGETASI DAN IKLIM
Desertification—
degradasi
daratan menjadi
daerah kering,
semi kering dan
kering lembab
sedang.
•Tidak memiliki lapisan
humus
•Salinitas tanah
meningkat
•damaged vegetation
•Perubahan iklim
reional
•Biodiversitas menurun
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
2. Terrestrial Ecosystems—The
Biomes
9
Return
to Main
Slide
BIOMA, FORMASI
VEGETASI, IKLIM
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
2. Terrestrial Ecosystems—The
Biomes
10
Return
to Main
Slide
BIOMA, FORMASI
VEGETASI DAN IKLIM
Penebangan hutan tanpa
perencanaan penanaman yang
lestari menyebabkan deforeatasi,
erosi dan , and loss of habitat
surface.
Hutan hujan tropis Amazon – diubah
menjadi lahan pertanian dan ldang
penggembalaan. Equatorial rainforest
in the Amazon Basin – Penebangan
hutan untuk kayu, pembakaran sisa
kayu akan melepaskan nutrien.
Nutrien habis, tanah menjadi miskin
hara dan tidak produktif.
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
2. Terrestrial Ecosystems—The
Biomes
11
Return
to Main
Slide
BIOMA, FORMASI
VEGETASI, DAN IKLIM
Ketika persediaan bahan
bakar minyak menipis, praktik
pengumpulan kayu bakar akan
mengurangi tutupan vegetasi.
Menipisnya BBM dapat diganti
oleh kotoran karena dapat
sekaligus meningkatkan
produktifitas tanah.
Kegiatan penggembalaan
yang berlebihan mengurangi
tingkat evapotranspirasi ,
meningkatkan suhu dan
mengurangi tutupan tanah.
Degradasi lahan yang terjadi
membutuhkan waktu yang
sangat lama untuk pulih.
http://www.nationalgeographic.com/eye/defo
restation/effect.html
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
2. Terrestrial Ecosystems—The
Biomes
12
Return
to Main
Slide
BIOMA, FORMASI
VEGETASI, DAN IKLIM
Ahli Biogeografi
mengenal 5 bioma
utama:
• hutan
• Padang rumput
• Savanna
• gurun
• Tundra
Formasi vegetasi
adalah subdivisi dari
bioma berdasarkan
struktur vegetasi dan
life-form.
http://www.ucmp.berkeley.edu/exhibits/biomes/
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
2. Terrestrial Ecosystems—The
Biomes
13
Return
to Main
Slide
3. BIOMA HUTAN
HUTAN HUJAN DATARAN RENDAH
HUTAN MONSOON
HUTAN EVERGREEN SUBTROPIS
HUTAN GUGUR DAUN MIDLATITUDE
HUTAN DAUN JARUM
HUTAN SKLEROFIL
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
14
Return
to Main
Slide
HUTAN HUJAN DATARAN RENDAH
(LOW-LATITUDE RAINFOREST)
Hutan Hujan dataran rendah – terdapat di zona ekuator dan
lintang tropis, terdiri dari pepohonan yang tinggi dan sangat
rapat.
http://rainforests.mongabay.com/amazon
/rainforest_ecology.html
3. Forest Biome
Kanopi (Tree crowns) – lapisan puncak
semak – lapisan menengah
Herba – lapisan bawah
Lumut dan liken – dekat dengan tanah
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
15
Return
to Main
Slide
LOW-LATITUDE RAINFOREST
Low-latitude rainforest – banyak jenis tumbuhan dan hewan. Di dominasi oleh
pohon berdaun lebar dan evergreen. Iklim basah sepanjang tahun atau
dengan musim kering yang singkat.
Bagian dalam hutan hujan-jajaran
kanopi menutupi lapisan di bawahnya.
Permukaan 2/3 bagian bawah pohon
halus dan tidak nercabang dengan
akar papan.
Caribbean National Forest, Puerto
Rico, tumbuhan epifit berbunga
merah hidup di pohon palem sierra
3. Forest Biome
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
16
Return
to Main
Slide
HUTAN HUJAN DATARAN RENDAH
(LOW-LATITUDE RAINFOREST)
• Lapisan teratas- kanopi
tidak merata –
beberapa kanopi dapat
mencapai 40 m (130 ft)
• Jenis pohon umumnya
memiliki akar papan
• Lapisan kedua, lapisan
pohon yang kontinu,
dengan tinggi antara
15-30m (50-100 ft).
• Lapisan ketiga, pohon
pendek dan ramping,
tinggi 5-15 m dengan
kanopi sempit m (15-50
ft).
3. Forest Biome
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
17
Return
to Main
Slide
HUTAN HUJAN DATARAN RENDAH
(LOW-LATITUDE RAINFOREST)
Low-latitude rainforest – disebut juga hutan hujan ekuator dan tropis (lat.
10° to 25° N and S) sepanjang monsoon and trade-wind coasts. Dataran
tinggi, suhu lebih dingin, hujan orografis.
Hutan Pegunungan (Montane forest) – lebih terbuka, pohon lebih rendah,
lebih kecil, curah hujan melimpah.
3. Forest Biome
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
18
Return
to Main
Slide
MONSOON FOREST
Monsoon forest – Hutan Monsoon-hutan terbuka,
seringkali bertahap menjadi woodland dengan
area terbuka yang ditumbuhi semak dan
rerumputan.
Hutan monsoon-didominasi oleh pohon
deciduous (menggugurkan daun saat
musim kering) .
• Zona Iklim tropis basah-kering 3 America Selatan sampai Afrika dan
Asia bagian selatan.
3. Forest Biome
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
19
Return
to Main
Slide
HUTAN EVERGREEN SUBTROPICAL
(SUBTROPICAL EVERGREEN FOREST)
Subtropical evergreen forest – musim dingin sedang dan
curah hujan melimpah sepanjang tahun
Subtropical evergreen forest – pohon berdaun lebar dan berdaun jarum.
• Zona iklim subtropis lembap 6 (Amerika Utara dan Asia Tenggara)
3. Forest Biome
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
20
Return
to Main
Slide
HUTAN MONSOON
(MONSOON FOREST)
3. Forest Biome
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
21
Return
to Main
Slide
HUTAN GUGUR DAUN
(MIDLATITUDE DECIDUOUS FOREST)
Pohon berdaun jarum – hutan evergreen
tumbuh di tanah kering dan berpasir, kadang
kemarau, kadang terjadi kebakaran. Jenis
Pinus merupakan vegetasi yang sangat
adaptif dan stabil di daerah ini. Tidak ada
lapisan semak dan herba berdaun lebar di
bawah Pinus. Contoh: di Aiken, South
Carolina
3. Forest Biome
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
Pohon Berdaun Lebar –
jenis pohon berdaun
lebar mendominasi
tumbuhan yang lebih
kecil di lapisan bawah.
Contoh: di New South
Wales, Australia, dan
termasuk banyak jenisjenis Eucalyptus.
22
Return
to Main
Slide
HUTAN KONIFER
(NEEDLELEAF FOREST)
Hutan Konifer
•Pohon konifer
•Batang lurus
•Pohon berarsitektur conus
•Cabang pendek dan kecil,
berbentuk panah dan daun
berbentuk jarum
• tidak menggugurkan daun
Hutan daun jarum-boreal & Hutan pantai.
3. Forest Biome
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
23
Return
to Main
Slide
HUTAN KONIFER
Hutan konifer- hutan boreal dan
hutan pantai
Hutan Boreal- hutan konifer
yang terdapat di daerah
latitude tinggi, beriklim
dingin. Terdapat di Amerika
Utara dan Eurasia
3. Forest Biome
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
24
Return
to Main
Slide
HUTAN SCLEROPHYLL
Sclerophyll forest - di dominasi oleh pohon pendek
dengan daun tebal dan keras, sangat adaptif terhadap
musim panas yang lama pada iklim Mediterania 7 .
Contoh formasi hutan sklerofil adalah bioma
chapparal di lembah pantai California Selatan
(Southern California’s chaparral).
3. Forest Biome
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
25
Return
to Main
Slide
SCLEROPHYLL FOREST
3. Forest Biome
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
26
Return
to Main
Slide
4. Bioma Savana dan Padang Rumput
BIOMA SAVANA
BIOMA PADANG RUMPUT
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
27
Return
to Main
Slide
BIOMA SAVANA
Savanna biome – terdapat di daerah beriklim tropis
basah-kering 3 di Afrika dan Amerika Selatan. Vegetasi
– padang semak sampai rumput, pepohonan tidak
rapat karena kondisi tanah yang tidak lembab
sehingga kurang dapat mendukung pertumbuhan
pohon yang rapat.
Savanna biome – teradaptasi terhadap siklus
tahunan iklim basah-kering yang kuat.
Kegiatan merumput, kebakaran periodik di
musim kering menjaga bioma ini teteap
terbuka, dengan cara menekan
perkecambahan biji pohon.
HanyaBiomes
untuk digunakan di lingkungan UI
4. Savanna and Grassland
28
Return
to Main
Slide
Bioma Savana - Vegetasi
Hutan kayu savana- pepohonan lebih rapat, setelah
musim hujan tampak hijau. Contoh: gurun kalahari di
Botswana.
Thorntree-tall-grass savanna – kondisi musim kering yang
panjang di daerah iklim basah-kering 3 membatasi jenis
vegetasi yaitu rerumputan dan pohon dengan kanopi terbuka
yang tahan terhadap kekeringan.
Gambar Zebra yang sedang merumput di bioma savana
HanyaBiomes
untuk digunakan di lingkungan UI
4. Savanna and Grassland
29
Return
to Main
Slide
BIOMA SAVANA
HanyaBiomes
untuk digunakan di lingkungan UI
4. Savanna and Grassland
30
Return
to Main
Slide
BIOMA SAVANA
HanyaBiomes
untuk digunakan di lingkungan UI
4. Savanna and Grassland
31
Return
to Main
Slide
Bioma Savana Indonesia
1. taman nasional Baluran
2. taman nasional Alas Purwo
keduanya di Banyuwangi Jawa
Timur
HanyaBiomes
untuk digunakan di lingkungan UI
4. Savanna and Grassland
32
Return
to Main
Slide
BIOMA SAVANA- HEWAN
Wildebeest – sejenis antelope. Banyak kerabat antelope
yang merumput di savana. Masing-masing memiliki
preferensi, seperti daun, upih atau batang. Kegiatan
merumput ini memicu rumput untuk tumbuh, jadi
ekosistem menjadi lebih produktif karena kegiatan
merumput.
Hyena – hewan ini tidak menyerang
mangsanya, tapi mengejarnya hingga
kelelahan. Perburuan dilakukan secara
berkelompok, masing-masing memiliki
strategi berbeda untuk tiap mangasa.
Hyena hanya takut kepada kelompok
kucing besar seperti singa.
Singa – termasuk hewan besar pemangsa
herbivor. Gambar menunjukkan singan di padang
rumput TN Masai Mara Kenya.
HanyaBiomes
untuk digunakan di lingkungan UI
4. Savanna and Grassland
33
Return
to Main
Slide
BIOMA PADANG RUMPUT
(grassland biome)
Grassland biome – termasuk padang rumput tinggi
(prairie) dan padang rumput rendah (stepa)
• prairie merupakan lahan pertanian yang sangat cocok untuk kegiatan kultivasi dan
peladangan.
• stepa terdapat luas di daerah semigurun dan sesuai untuk ladang penggembalaan
HanyaBiomes
untuk digunakan di lingkungan UI
4. Savanna and Grassland
34
Return
to Main
Slide
BIOMA PADANG RUMPUT
Vegetasi Prairie (Tall-grass prairie vegetation) – jenis-jenis
rumput termasuk tumbuhan liar (wildflowers). Akar
sangat dalam dan membentuk rhizome.
Padang stepa di Amerika dicirikan dengan
tumbuhnya rumput kerbau, bunga matahari
dan gulma , diselingi dengan semak dan
pohon rendah. Karena tutupan vegetasi tidka
rapat, sebagian besar tanah akan terbuka.
Padang rumput Stepa di Indonesia dapat
dijumpai di Pulau Sumba, Sumbawa dan Flores
HanyaBiomes
untuk digunakan di lingkungan UI
4. Savanna and Grassland
35
Return
to Main
Slide
5. BIOMA GURUN DAN TUNDRA
BIOMA GURUN
BIOMA TUNDRA
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
36
Return
to Main
Slide
BIOMA GURUN (DESERT BIOME)
Desert biome – terdiri dari semigurun (semidesert) dan gurun
kering (dry desert), terletak di zona iklim kering tropis, subtropis
dan ioccupies the tropical, subtropical, dan lintang sedang ( 4, 5,
and 9).
Desert biome – merupakan bioma
transisi antara padang rumput dan
savana dengan vegetasi gurun yang
kering. Dua formasi utama bioma
gurun:
•semidesert (semigurun)
•dry desert (gurun kering)
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
5. Desert and Tundra Biomes
37
Return
to Main
Slide
BIOMA GURUN
Thorntree semidesert – didominasi oleh
pohon xerofit dan semak yang teradaptasi
terhadap iklim dengan musim kering yang
panjang dan panas; dan musim penghujan
yang pendek namun intens.
Dry desert adalah formasi vegetasi yang
tersebar luas pada bagian kecil saja dari
tanah. Tumbuhan khas : tumbuhan sukulen,
semak kecil berdaun keras atau semak berduri
dan rumput (hard grasses)
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
5. Desert and Tundra Biomes
38
Return
to Main
Slide
BIOMA GURUN
Dry desert – formasi vegetasi yang
tersebar luas pada bagian kecil saja dari
tanah. Tumbuhan khas : tumbuhan
sukulen (kaktus), semak kecil berdaun
keras atau semak berduri dan rumput
(hard grasses)
Thorntree semidesert - didominasi oleh
pohon xerofit dan semak yang teradaptasi
terhadap iklim dengan musim kering yang
panjang dan panas; dan musim penghujan
yang pendek namun intens.
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
5. Desert and Tundra Biomes
39
Return
to Main
Slide
BIOMA TUNDRA
Tundra biome – tumbuhan kecil, beradaptasi
terhadap musim dingin yang ekstrim. Tumbuhan
tersebut tumbuh, bersemi dan berbiji selama masa
musim panas yang singkat
Arctic tundra – iklim tundra 12.
Tumbuhan tumbuh selama musim panas
yang singkat dengan waktu siang yang
panjang dan malam yang pendek (atau
tidak ada). Suhu udara meningkat diatas
titik nol, dan lapisan es di tanah yang
tipis mencair.
Alpine tundra – terdapat di daerah
pegunungan tinggi, diatas zona batas
pohon dapat tumbuh dan di bawah zona
bebatuan dan salju abadi.
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
5. Desert and Tundra Biomes
40
Return
to Main
Slide
BIOMA TUNDRA
Sandpiper – burung kecil migran yg datang kembali ke
tundra untuk bertelur dan memebesarkan anaknya.
Lingkungan tundra yang hangat pada saat musim panas
sangat sesuai bagi kebanyakan burung-burung migran.
Caribou migrasi ke tundra, memakan liken
dan tumbuhan lain di tundra dan zona
boreal. Hewan ini bermigrasi antara tempat
memelihara anakny dan tempat mencari
makan.
Musk oxen – herbivor tundra
berbulu tebal, berkerabat dengan
kambing. Memakan rumput,
sedges, dan tumbuhan kecil
lainnya. Hampir punah karena
perburuan, saat ini statusnya
dilindungi.
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
5. Desert and Tundra Biomes
41
Return
to Main
Slide
6. Iklim dan Altitude
IKLIM DAN TIPE BIOMA
GRADIEN KETINGGIAN
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
42
Return
to Main
Slide
IKLIM dan TIPE BIOMA
Faktor iklim seperti suhu dan presipitasi bervariasi
sesuai ketinggian dan over space.
Pola vegetasi seringkali menunjukkan zonasi sesuai
ketinggian dan variasi yang sistematis sepanjang
transek.
untuk digunakan di lingkungan UI
6. Climate and AltitudeHanya
Gradients
43
Return
to Main
Slide
GRADIEN IKLIM DAN TIPE BIOMA
Daerah dari ekuator sampai topic of cancer di
afrika. Terdapat Empat iklim lintang rendah
(Four low-latitude climates):
•
•
•
•
Ekuator basah 1
Monsoon dan trade-wind coastal 2
Tropis basah kering 3
Topis kering 4
untuk digunakan di lingkungan UI
6. Climate and AltitudeHanya
Gradients
Contoh 1
44
Return
to Main
Slide
GRADIEN IKLIM DAN TIPE BIOMA
Contoh 2
Daerah tropic of cancer sampai arctic circle di
Afrika dan Eurasia. Iklim lintang menengahtinggi (Mid and high-latitude climate):
Subtropis kering 5
Mediterranean 7
Kontinen lembab 10 hutan boreal 11
Tundra 12
untuk digunakan di lingkungan UI
6. Climate and AltitudeHanya
Gradients
45
Return
to Main
Slide
GRADIEN IKLIM DAN TIPE BIOMA
Contoh 3
United States, Nevada to Ohio.
• dry midlatitude 9
• moist continental 10
Vegetation changes from midlatitude desert
and steppe to short-grass prairie,
untuk digunakan di lingkungan UI
6. Climate and AltitudeHanya
Gradients
46
Return
to Main
Slide
GRADIEN KETINGGIAN
Iklim bervariasi sesuai level ketinggian /
elevasi di bumi. Pada daerah dengan
tingkat elevasi lebih tinggi , suhu menjadi
lebih dingin dan curah hujan biasanya lebih
banyak. Hal tersebut menyebabkan
terbentuknya zonasi ekosistem yang
menyerupai zonasi berdasarkan lintang
bumi.
untuk digunakan di lingkungan UI
6. Climate and AltitudeHanya
Gradients
47
Return
to Main
Slide
GRADIEN KETINGGIAN
Tipe ekosistem berdasarkan ketinggian
• Gurun semak
Douglas fir forest
• Padang rumput Engelmann spruce forest
• Woodland
Alpine meadows
• Hutan pinus
untuk digunakan di lingkungan UI
6. Climate and AltitudeHanya
Gradients
48
Return
to Main
Slide
Ekosistem hutan
hujan dataran
rendah
Ekosistem hutan hujan, merupakan
ekosistem yang memiliki keragaman hewan
dan tumbuhan terbesar di dunia, terancam
oleh deforestasi dan konversi hutan menjadi
ladang dan pertanian.
• Masyarakat lokal mengubah hutan hujan dataran
rendah menjadi lahan pertanian menggunakan metode
‘tebang-bakar” (slash-and-burn)
• Suplai nutrien dari tutupan vegetasi sebelumnya
sedikit.
• Proses pemanenan akan menurunkan kandungan
nutrien secara cepat.
• Pertanian intensif modern memerlukan lahan yang
luas, dan tidak sesuai dengan ekosistem hutan hujan.
• Lahan luas ditinggalkan, sumber biji jauh, sehingga
hutan asli tidak dapat
bertahan.
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
49
Return
to Main
Slide
Ekosistem hutan hujan dataran
United Nations Food and Agriculture Organization rendah
0.6 % world’s rainforest lost annually
Asia - 2.2 million hectares (about 8500 mi2), annually
Latin America, Caribbean - 1.9 million hectares (about
7300 mi2) are converted every year
Africa - 470,000 hectares per year (1800 mi2)
Konversi hutan hujan:
• Kegiatan pertanian – pembukaan hutan dengan cara
penebangan, pembakaran, clearing and bulldozing
vegetasi untuk ladang penggembalaan atau
pertanian komersial.
• Pembuatan jalan –pembukaan hutan untuk
pembutaan jalan utama dan jalan penunjang
menggunakan alat berat.
• Hutan hujan dengan vegetasi daun lebar dikonversi
menjadi hutan produksi.
http://www.eoearth.org/article/Land-use_and_landHanya untuk digunakan di lingkungan UI
cover_change
50
Return
to Main
Slide
Pemetaan Tutupan Lahan
Global dengan satelit
Mapping Global
Land Cover by
Satellite
• MODIS map constructed from both color
(spectral) and timebased (temporal) information
using a process called classification.
• Computer program is presented with images of
each land-cover type. It “learns” examples and
classifies pixels depending on spectral and
temporal pattern.
• MODIS global landcover map shown prepared
with over 2500 examples of 17 land-cover
types. 75 to 80 % accurate.
• Pemetaan tutupan lahan adalah aplikasi umum
dari penginderaan jauh (remote sensing).
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
51
51
Return
to Main
Slide
Pemetaan Tutupan Lahan
Global dengan satelit
https://www.clarku.edu/departments/geography/pdfs/Rogan%20&
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
%20Chen%202004.pdf
Mapping Global
Land Cover by
Satellite
52
52
Return
to Main
Slide
Kesimpulan
1. Natural
VegetasiVegetation
Alami
2. Terrestrial
Ecosystems—
Ekosistem daratan
- Bioma
The Biomes
Low – Latitude
Rainforest
Ecosystem
3. Forest
Bioma Biome
Hutan
4. Savanna
and dan
Grassland
Bioma Savana
Padang
Biomes
rumput
5. Desert
and Tundra
Biomes
Bioma Tundra
dan Gurun
Mapping Global
Land Cover by
Satellite
6. Iklim
Climate
and Altitude
Gradients
dan Gradien
Ketinggian
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
53
Click Section
Return
to go to
to Main
contentSlide
Daftar acuan
• Strahler, A. 2010. Introduction Physical
Geography. John Wiley & Sons, Inc., Boston:
xx + 632 hlm.
• http://www.radford.edu/~swoodwar/CLASSE
S/GEOG235/biomes/intro.html
• Materi animasi:
http://bcs.whfreeman.com/thelifewire/content/chp56/5602
002.html
Hanya untuk digunakan di lingkungan UI
54
Return
to Main
Slide
Download

BIOMA PADANG RUMPUT - SCeLE