Siaran Pers Final Giat Peringatan Waisak

advertisement
KEMENTERIAN KOORDINATOR
BIDANG PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA
Siaran Pers Nomor: 69/Humas PMK/V/2017
Menko PMK : Mari Laksanakan Kehidupan Beragama Secara Berkeadaban dan Penuh Toleransi
Jakarta (15/05) - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan
Maharani mengajak umat buddha di tanah air untuk membangun nilai-nilai luhur bangsa, sekaligus merefleksikan
kembali ajaran-ajaran Sidharta Buddha Gautama yang berisi nilai-nilai universal, falsafah kehidupan yang mendalam,
serta pencerahan tentang hakekat dan makna kehidupan umat buddha yang sejati. Demikian disampaikan Menko
PMK saat hadir pada acara perayaan waisak 2561 B.E. di Auditorium Buddist Building Indonesia.
Menko PMK menjelaskan bahwa nilai-nilai universal dharma Sang Buddha tersebut penting artinya dalam
membangun bangsa yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian. “Oleh karena itu, saya mengajak Saudara-saudara
sekalian untuk senantiasa merenungkan kembali apa yang telah disampaikan Sang Buddha dan menebarkan
kebaikan kepada sesama”, ajak Menko PMK.
Masih dalam kesempatan yang sama, Menko PMK, mengajak seluruh hadirin untuk bisa memfasilitasi anak-anak
untuk mendapatkan pendidikan yang cukup, agar terbentuk karakter manusia yang bertoleransi terhadap
perbedaan, dan menekan kepentingan pribadi. “Pendidikan Buddhist dengan tujuan keadilan sosial dan perdamaian
dunia adalah sebuah tekad yang ingin dibentuk oleh umat Buddha. Dengan memberikan fasilitas pendidikan formal
kepada generasi muda akan membuka jalan untuk pembangunan manusia yang berpengetahuan luas”, tegas Menko
PMK.
Mengutip pidato Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno, Menko PMK juga, mengajak umat Budha dan segenap rakyat
hendaknya ber-Tuhan secara kebudayaan, yakni dengan tiada "egoisme-agama". Dan hendaknya negara Indonesia
satu negara yang bertuhan. “Marilah kita amalkan dan jalani kehidupan beragama dengan cara yang berkeadaban,
yaitu dengan hormat-menghormati satu sama lain,”tambahnya.
Diakhir sambutannya, Menko PMK mengajak
seluruh umat Buddha di seluruh tanah air untuk menjadikan
peringatan Hari Suci Waisak tahun ini sebagai momentum dalam membangun nilai-nilai luhur bangsa untuk tetap
menjaga sesanti yang ditulis dalam kitab Sutasoma, Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa. Dan juga
untuk saling menjalani kehidupan beragama dengan cara berkeadaban dan toleransi. “Selamat Tri Suci Waisak.
Semoga semua makhluk selalu hidup tenang, tentram dan berbahagia”, tutup Menko PMK.
Hadir dalam acara tersebut antara lain, Duta Besar Vietnam, Hoang Anh Tuan, Bhiksu Prajnavira Mahasthavira,
Bhiksu, para pemuka agama Buddha, para tokoh agama, dan undangan lainnya.
*********************
Bagian Humas dan Perpustakaan
Biro Hukum, Informasi dan Persidangan
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
[email protected]
www.kemenkopmk.go.id
Twitter@kemenkopmk
Download