peningkatan kemampuan menemukan pokok pikiran sebuah

advertisement
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENEMUKAN POKOK PIKIRAN
SEBUAH PARAGRAF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA
INDONESIA MELALUI STRATEGI COOPERATIVE
INTEGRATED READING AND COMPOSITION
(CIRC) PADA SISWA KELAS IV SDN BULU O1
KECAMATAN BULU KABUPATEN
SUKOHARJO TAHUN AJARAN
2013/2014
NASKAH PUBLIKASI
TIKA WULANDARI
A 510 100 152
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2014
SURAT PER}IYATAAI\ PI,IBLIKASI KARYA ILN{IAII
B
i s mi I I ahi n ahm
anito him
Yang bertanda tangan dibawah ini, saya :
Nama
TIKA WULANDARI
NIM
:
Fakultas/ Jurusan
FKIP / PGSD
Jenis
Skripsi
Judul
A510 100 152
*PENINGKATAN KEMAMPUAN MEIYEMT]KAIY
POKOK PIKIRAN SEBUAH PARAGRAF DALAM
PEMBELAJARAN BAHASA INDOIIESIA MELALUI
STRATEGI COOPERATIW INTEGRATED READING
AND COMPOSITTON (CIRC) PADA SISWA KELAS
IV SDN BULU ()1 KECAMATAN BT}LU
KABI}PATEN STIKOHARJO TAHLIII AJARAN
201v2a14,,
Dengan ini menyatakan bahwa saya menyetujui untuk
:
t. Memberikan hak bebas royalti kepada perpustakaan UMS atas penutisan karya
ilmiah saya, demi pengembangan ilmu pengetahuan.
')
Memberikan hak menyimpan, mengalih mediakan/ mengalih formatkan,
mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), mendistribusikan serta
menampilkannya dalam bentuk softcopy untuk kepentingan akademis kepada
Perpustakaan UMS, tanpa perlu meminta tjin dari saya selama tetap
mencantumkan nama saya sebagai penulis/ pencipta.
Bersedia dan menjamin untuk menanggung secara pribadi tanpa melibatkan
pihak Perpusbkaan UMS, dari semua bentuk tuntuhn hukum yang timbul atas
pelanggaran hak cipta dalam karya ilmiah ini.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan semoga
dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Surakarta, 10 Februari 2014
Yang Menyatakan
@F*
v/'*f-
Tika Wulandgrri
A 510 100 152
SURAT PERSETUJUAN{ ARTIKEL PUBLIKASI
ILMIAH
Yang bertandatangan ini pembimbing skripsiltugas akhir :
Nama
: Dr.
NIPl\ITK
:501
H. Sarnino, M.M.
Telah membaca dan mencermati naskah artikel publikasi ilmiah" yang merupakan
ringkasan skripsiltugas akhir dari mahasiswa:
Nama
:
Tika Wulandari
l\LM
:
A 510 100 152
Program Studi
: PGSD
JuduJ Skripsi
:.. PENINGKATAN IGMAMPTIAN
MENEMUI(AFT
POKOK PTIfiRAN SEBUAH PARAGRAF DALAM
PEMBELAJARAN BAHASA II\MONESIA MELALUI
STRATEGI COOPERATTYE INTEGRATED XE,4DING
AND COM?OSTTTON (C|RC) PADA SISWA KELAS
IV SI'N BI]LU (}1 KECAMATAN BULU
KABTJPATEN SUKOIIARJO TAHUN AJARAN
2013t2014*
\eqteh artikel tersebut layak dan dapat disetujui untuk dipublikasikan.
Derniliian persefujuan dibuat" semoga dapat dipergrrnakan seperlunya.
Surakartq 10 Februari 2014
Pembinnbing
Ilr. II. Samino. M.M.
NII(
5OT
BIODATA
Nama Penulis
: TIKA WULANDARI
Program Studi
: Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
Fakultas
: FKIP
Universitas
: Universitas Muhammadiyah Surakarta
Alamat e-mail
: [email protected]
Nomor Telepon : 087 805 474 010
ABSTRAK
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENEMUKAN POKOK PIKIRAN
SEBUAH PARAGRAF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA
INDONESIA MELALUI STRATEGI COOPERATIVE
INTEGRATED READING AND COMPOSITION
(CIRC) PADA SISWA KELAS IV SDN BULU O1
KECAMATAN BULU KABUPATEN
SUKOHARJO TAHUN AJARAN
2013/2014
Tika Wulandari, A 510 100 152, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah
Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah
Surakarta, 2014, 95 halaman.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menemukan
pokok pikiran sebuah paragraf dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui
strategi Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Penelitian ini
merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus.
Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV dan siswa kelas IV SDN Bulu 01,
sedangkan obyek penelitiannya adalah pembelajaran Bahasa Indonesia dengan
menerapkan strategi Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC).
Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, tes, dan
dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif
kualitatif yang melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data
atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan
kemampuan menemukan pokok pikiran sebuah paragraf yang dapat dilihat dari
peningkatan nilai rata-rata kelas dan persentase ketuntasan siswa yang telah
mencapai nilai di atas KKM ≥ 68. Sebelum dilaksanakan tindakan (prasiklus)
nilai rata-rata kelas pada pra siklus sebesar 66,76 dengan prosentase ketuntasan
52,94%, siklus I pertemuan 1 sebesar 70 dengan prosentase ketuntasan 58,82%,
siklus I pertemuan 2 sebesar 71,47 dengan prosentase ketuntasan 64,70%, siklus
II pertemuan 1 sebesar 72,64 dengan prosentase ketuntasan 76,47% dan siklus II
pertemuan 2 sebesar 75,29 dengan prosentase ketuntasan 88,23%. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa penerapan strategi Cooperative Integrated Reading and
Composition ( CIRC ) dapat meningkatkan kemampuan menemukan pokok
pikiran sebuah paragraf dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas
IV SDN Bulu 01 tahun ajaran 2013/2014.
Kata kunci :CIRC, kemampuan, pokok pikiran, paragraf
A. PENDAHULUAN
Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa Negara di
Negara Kesatuan Republik Indonesia ini memiliki fungsi yang sangat
dominan dalam segala aspek di dalam kehidupan bermasyarakat. Bahasa
Indonesia harus dipelajari, dikembangkan, dan dioptimalkan penggunaannya
maupun fungsinya. Melalui mata pelajaran Bahasa Indonesia diharapkan
tumbuh sikap bangga dalam menggunakan bahasa Indonesia sehingga akan
tumbuh juga kesadaran akan pentingnya nilai-nilai yang terkandung di dalam
bahasa Indonesia.
Untuk meningkatkan mutu dalam penggunaan bahasa Indonesia,
pengajarannya dilakukan mulai sejak dini, yakni mulai dari sekolah dasar
yang nantinya digunakan sebagai landasan atau dasar pendidikan ke dalam
jenjang yang lebih tinggi. Penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar
dapat diketahui dari keterampilan berbahasa yang terdiri dari ketrampilan
membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan (Muslich, 2009:109).
Berdasarkan pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa penguasaan Bahasa
Indonesia yang baik dan benar dapat diketahui dari keterampilan yang
dimiliki seseorang dalam aspek membaca, menulis, berbicara, dan
mendengarkan. Setiap ketrampilan dalam bahasa mempunyai keterkaitan
antara satu dengan yang lainnya.
Ketrampilan
membaca
merupakan
salah
satu
ketrampilan
berbahasa yang memiliki peran sangat penting. Tujuan membaca pada
umumnya adalah untuk memperoleh informasi, mencakup isi dan memahami
makna yang terkandung dalam suatu bahan bacaan. Dengan membaca,
seseorang dapat memperluas wawasan dan pengetahuan. Semakin banyak
seseorang dalam membaca, maka semakin luas pula wawasannya.
Dalam aktivitas membaca, seseorang tak lepas dari suatu bahan
bacaan atau wacana. Membaca merupakan proses yang dilakukan oleh
pembaca untuk memperoleh isi atau pesan yang terkandung di dalam suatu
bacaan yang terdiri dari beberapa paragraf di dalamnya. Untuk mengetahui isi
dari paragraf tersebut maka terlebih dahulu harus mengetahui pokok pikiran
atau inti bacaan dalam paragraf.
Kondisi awal siswa-siswa kelas IV SDN Bulu 01 tahun ajaran
2013/2014 sebelum diadakan penelitian mereka sudah dapat melakukan
aktivitas membaca, akan tetapi belum lancar dan mereka belum mampu
menemukan pokok pikiran dari paragraf yang dibacanya. Hal ini terbukti
berdasarkan nilai ulangan harian mata pelajaran Bahasa Indonesia sebelum
diadakan penelitian masih rendah dan belum memenuhi KKM yang telah
ditetapkan.
Sebelum diadakan penelitian, guru dalam proses pembelajaran di kelas
menggunakan model pembelajaran yang masih konvensional yang banyak
didominasi dengan ceramah, sehingga pembelajaran menimbulkan kesan
yang kurang menarik bagi siswa dan membuat siswa kurang semangat dan
minat dalam belajar di kelas. Dari permasalahan yang muncul dapat
disimpulkan bahwa penyebab timbulnya kemampuan menemukan pokok
pikiran suatu paragraf yang rendah adalah disebabkan belum adanya strategi
pembelajaran yang dilakukan oleh guru untuk menarik partisipasi dan minat
belajar siswa.
Sebelum diadakan penelitian, guru dalam proses pembelajaran di
kelas menggunakan model pembelajaran yang masih konvensional yang
banyak didominasi dengan ceramah, sehingga pembelajaran menimbulkan
kesan yang kurang menarik bagi siswa dan membuat siswa kurang semangat
dan kurang minat belajar di kelas. Dari permasalahan yang muncul dapat
disimpulkan bahwa penyebab timbulnya kemampuan menemukan pokok
pikiran suatu paragraf yang rendah adalah disebabkan belum adanya strategi
pembelajaran yang dilakukan oleh guru untuk menarik partisipasi dan minat
belajar siswa.
Strategi pembelajaran yang dapat menarik perhatian siswa
sangatlah
diperlukan,
salah
satunya
adalah
strategi
CIRC
untuk
meningkatkan kemampuan menemukan pokok pikiran sebuah paragraf.
Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) termasuk salah
satu model pembelajaran cooperative learning yang pada mulanya merupakan
pengajaran kooperatif terpadu membaca dan menulis, dimana siswa dibentuk
ke dalam kelompok-kelompok untuk bekerjasama menyelesaikan masalah
dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. Melalui kelompok, siswa dapat
berinteraksi dengan siswa lain untuk bekerjasama menyelesaikan tugas yang
diberikan oleh guru.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis tertarik untuk
melakukan penelitian dengan judul “ Peningkatan Kemampuan Menemukan
Pokok Pikiran Sebuah Paragraf dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia
Melalui Strategi Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC)
pada Siswa Kelas IV SDN Bulu 01 Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo
Tahun Ajaran 2013/2014.”
B. METODE PENELITIAN
Penelitian dilaksanakan SDN Bulu 01 yang beralamat di desa Sepat
RT.02 RW.03 kalurahan Bulu kecamatan Bulu kabupaten Sukoharjo. Waktu
penelitian dimulai dari bulan November 2013 sampai Februari
Penelitian
ini
termasuk
jenis
penelitian
kualitatif
dengan
2014.
desain
PenelitianTindakan Kelas (PTK) dengan subjeknya seluruh siswa kelas IV
SDN Bulu 01 tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 17 siswa dan guru kelas
IV.
Pada penelitian ini, jenis data ada dua yaitu 1) data kuantitatif berupa
nilai kemampuan menemukan pokok pikiran sebuah paragraf dan persentase
ketuntasan siswa mencapai KKM, 2) data kualitatif berupa daftar nama siswa,
pedoman observasi, dan hasil wawancara dengan siswa dan guru kelas IV.
Peneliti menggunakan prosedur penelitian melalui 4 tahap yang meliputi
perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi.
Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi,
dokumentasi dan tes. Menurut Kusumah dan Dwitagama (2010: 66),
pengamatan atau observasi merupakan proses pengambilan data dimana
peneliti atau pengamat melihat situasi penelitian. Dalam penelitian ini,
observasi dilakukan di kelas yang menjadi subjek penelitian untuk
mendapatkan gambaran secara langsung kegiatan belajar siswa kelas IV SDN
Bulu 01. Menurut Rubino (2011: 67), wawancara adalah cara pengumpulan
data dengan jalan tanya jawab secara langsung berhadapan muka, peneliti
bertanya secara lisan responden menjawab secara lisan pula. Dalam penelitian
ini, wawancara dilakukan dengan siswa dan guru kelas IV SDN Bulu 01.
Menurut Samino dan Marsudi (2012: 105), dokumentasi adalah dalam
mengumpulkan keterangan/informasi melalui laporan-laporan yang telah
tertulis. Dokumentasi dapat berupa daftar nama siswa dan dokumen lain yang
diperoleh seperti daftar nilai siswa, hasil pekerjaan siswa, dan gambaran
selama proses pembelajaran siswa di dalam kelas. Sedangkan tes, menurut
Arikunto (2009: 53) adalah merupakan alat atau prosedur yang digunakan
untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dalam suasana, dengan cara dan
aturan-aturan yang sudah ditentukan.
Untuk menjamin kemantaban dan kebenaran yang dikumpulkan dalam
penelitian maka peneliti menggunakan teknik triangulasi. Triangulasi yang
digunakan adalah triangulasi sumber. Triangulasi sumber diperoleh dari siswa,
peneliti, dan guru kelas. Sedangkan pengujian validitas instrumen, peneliti
menggunakan validitas isi. Validitas isi adalah ukuran yang digunakan untuk
mengetahui ketepatan dari suatu instrumen (tes) bila ditinjau dari aspek isi
(materi) dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana siswa menguasai
materi pelajaran. Validitas isi berkenaan dengan isi dan format dari instrumen.
Instrumen yang dibuat sesuai indikator dan materi pelajaran yang disampaikan
guru.
Dalam penelitian tindakan kelas ini, indikator yang harus dicapai oleh
siswa adalah adanya peningkatan kemampuan menemukan pokok pikiran.
Kriteria Ketuntasan Minimal yang telah ditentukan sebesar 68. Jadi, sekurangkurangnya 68,75 % siswa kelas IV SDN Bulu 01 mendapatkan nilai
ketuntasan belajar ≥ 68
pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan
mengacu pada indikator pencapaian, meliputi kelancaran siswa dalam
membacca, ketepataan pelafalann, ketepatann menemukkan ide po
okok, dan
kerjasam
ma dalam kellompok
C HASIL PENELITIIAN DAN PEMBAHAS
C.
SAN
1. Hasil Penelitian
mukan pokokk pikiran seebuah parag
graf dalam
Kemamppuan menem
pemb
belajaran Bahasa
B
Inddonesia sisw
wa kelas IIV telah mengalami
m
penin
ngkatan secara bertahapp dari konddisi pra sikluus, siklus I dan siklus
II.Peeningkatan kemampuan
k
ini mempeengaruhi hassil belajar siswa
s
yang
juga meningkat. Berikut prrosentase sisswa yang tuuntas pada pra siklus,
us I, dan siklu
us II : siklu
Prosenttase Siswa yyang Tuntas (%)
10
00
80
8
60
6
40
4
20
0
Prosentasee Siswa yang Tuntas
Gambarr 1
Prosentase Nilai Ketuntasan Kemampuaan Menemukkan Pokok Piikiran pada
Pra Sikklus, Siklus I dan Siklus II
Berdasark
kan grafik ddi atas mennunjukkan ppeningkatan nilai yang
diperroleh siswa. Pada pra siiklus, siswa yang tuntass terdapat 9 siswa atau
sebessar 52,94%. Siklus I peertemuan 1 yang
y
tuntas 10siswa yaaitu sebesar
58,822% dan padaa siklus I peertemuan 2 yang
y
tuntas sebanyak
s
11 siswa atau
sebessar 64,70%.. Sedangkann pada siklu
us II pertem
muan I yangg tuntas 13
siswaa atau sebessar 76,47% dan siklus II pertemuaan 2 terdapaat 15 siswa
atau sebanyak 88,23%. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa terjadi
peningkatan nilai yang diperoleh siswa pada kemampuan menemukan
pokok
pikiran
sebuah
paragraf.Pelaksanaan
strategi
Cooperative
Integrated reading and Composition (CIRC) dinyatakan berhasil. Karena
terjadi peningkatan dan melewati batas ketuntasan klasikal sebesar
68,75%.
2. Pembahasan
Pembahasan berisi tentang uraian dan penjelasan mengenai hasil
penelitian tindakan kelas yang dilakukan oleh peneliti yang bekerjasama
dengan pihak SDN Bulu 01. Hal-hal yang dibahas dalam poin ini adalah
sesuatu yang berkaitan dengan berbagai permasalahan yang diungkap oleh
peneliti dan dikaitkan dengan penentuan hipotesis tindakan. Berdasarkan
analisis data hasil yang diperoleh dari hasil penelitian yang telah
dilaksanakan di kelas IV SDN Bulu 1 bekerjasama dengan guru kelas IV.
Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menemukan pokok
pikiran sebuah paragraf dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui
strategi Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada
siswa kelas IV SDN Bulu 01.
Penelitian tentang peningkatan kemampuan menemukan pokok
pikiran sebuah paragraf melalui strategi Cooperative Integrated Reading
and Composition (CIRC) juga pernah dilakukan oleh beberapa penelitian
terdahulu. Keterkaitan antara penelitian yang peneliti lakukan dengan
penelitian terdahulu yang dilakukan oleh keempat peneliti sebelumnya
yang dijadikan acuan yaitu sama-sama membahas tentang penerapan
strategi CIRC. Sedangkan perbedaan antara penelitian sebelumnya dengan
penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah pada variabel yang diteliti.
Penelitian yang dilakukan peneliti terdiri dari dua siklus, masingmasing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Hasil penelitian sebelum pemberian
tindakan (pra siklus) siswa yang tuntas terdapat 9 siswa atau prosentase
sebesar 52,94%. Setelah pelaksanaan tindakan siklus I pertemuan 1 yang
tuntas 10 siswa atau prosentase sebesar 58,82% dan meningkat pada siklus
I pertemuan 2 yang tuntas sebanyak 11 siswa atau sebesar 64,70%. Hasil
pada siklus II pertemuan 1 yang tuntas 13 siswa atau sebesar 76,47% dan
meningkat pada siklus II pertemuan 2 yang tuntas adalah 15 siswa atau
sebanyak 88,23%. Antara hasil penelitian dan teori saling mendukung dan
relevan. Kemampuan menemukan pokok pikiran sebuah paragraf
mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil
tersebut, maka hipotesis tindakan yang dirumuskan yaitu penerapan
strategi Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dapat
meningkatkan kemampuan menemukan pokok pikiran sebuah paragraf
dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas IV SDN Bulu 01
Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo tahun ajaran 2013/2014 dinyatakan
dapat diterima.
D. SIMPULAN
Hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan dalam 2 siklus
dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Cooperative Integrated Reading
and Composition (CIRC) dapat meningkatkan kemampuan menemukan pokok
pikiran sebuah paragraf dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa
kelas IV SDN Bulu 01 Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo tahun ajaran
2013/2014.Peningkatan kemampuan menemukan pokok pikiran sebuah
paragraf terlihat dari ketercapaiannya 68,75% dari jumlah siswa yang
memperoleh nilai diatas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) ≥68. Sebelum
tindakan kelas (prasiklus) siswa yang mencapai KKM hanya sebesar 52,94%,
siklus I pertemuan 1 sebesar 58,82%, siklus I pertemuan 2 sebesar 64,70%
siklus II pertemuan I sebesar 76,47% dan siklus II pertemuan sebesar 88,23%.
Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis yang telah dirumuskan terbukti
kebenarannya.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto,Suharsimi dkk. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : PT.Bumi
Aksara
Arikunto, Suharsimi. 2009. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : PT.Bumi
Aksara.
Huda, Miftahul. 2011.Cooperative Learning : Metode, Teknik, Struktur dan
Model Penerapan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Muslich, Masnur. 2009. Melaksanakan PTK itu Mudah (Classroom Action
Research).Jakarta : Bumi Aksara.
Kusumah, Wijaya dan Dedi Dwitagama. 2010. Mengenal Penelitian tindakan
Kelas. Jakarta : PT.Indeks.
Pamungkas, Sri. 2012. Bahasa Indonesia dalam Berbagai Perspektif Dilengkapi
dengan Teori, Aplikasi dan Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia Saat
Ini. Yogyakarta : Penerbit ANDI.
Rubiyanto, Rubino. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Surakarta : FKIP UMS.
Rohmadi, Muhammad dan Yakub Nasucha. 2010. Paragraf : Pengembangan &
Implementasi. Yogyakarta : Media Perkasa.
Tarigan, Henry Guntur. 1994. Menyimak : Sebagai Suatu Keterampilan
Berbahasa. Bandung : Angkasa.
Samino dan Saring Marsudi. 2012. Layanan Bimbingan Belajar. Surakarta:
Fairuz. Nafati,
Puji
Tri.2013.
Teknik
Pengumpulan
Data
dalam
PTK.http://threenafathy.blogspot.com/2013/05/teknik-pengumpulan-datadalam-ptk_9.html (diakses pada Selasa, 5 November 2013 pukul 14.32)
Prayugo,Agus.
2013.
Analisis
Data
dalam
PTK.http://agusprayugo.wordpress.com/2010/07/18/analisis-data-dalamptk/ (diakses pada Selasa, 5 November 2013 pukul 11.50)
Syarief,Jenius. 2013. Model Pembelajaran Cooperative Integrated and Reading.
(CIRC).http://syariefsimple16.blogspot.com/2013/01/modelpembelajaran-cooperative.html (diakses pada Senin, 28 november 2013
pukul 10.02)
Download