kepribadian muhammadiyah - MPK – PDM Kota Semarang

advertisement
KEPRIBADIAN MUHAMMADIYAH
Oleh
Suparno Abusina
Email : suparnoabusina @gmail.com
Disampaikan pada Baytul Arqam Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota
Semarang,
Ahad, 14 Agustus 2016
Pengertian Kepribadian
Muhammadiyah
Suatu kepribadian dengan tolok ukur
Keteladanan Rasulullah saw (al Ahzab : 21 )
Sebagai landasan, pedoman dan pegangan bagi segenap keluarga
Muhammadiyah
SEJARAH PERUMUSAN
 Berawal dari pidato
pengajian Ramadhan 1381 H
PP Muhammadiyah KH Faqih
Usman “ Apakah Muh itu ? “
 Timbul kesadaran perlunya
rumusan kepribadian yg dpt
dijadikan pedoman bagi
warga Muh.
 Dibentuk team perumus (KH
Faqih Usman, KH Farid
Ma’ruf, Djarnawi Hadi
Kusuma, Djindar Tamimy,
Hamka, Moh Wardan dan
Saleh Ibrahim
 Disahkan utk diajukan
dalam sidang Tanwir Th
1962
 Dibahas kembali pada
Muktamar ke 35 di
Jakarta dan diterima dg
catatan
 Disahkan pd Pleno PP
Muhammadiyah 29
April 1963
MATAN/RUMUSAN KEPRIBADIAN
MUHAMMADIYAH
1. Apakah Muhammadiyah itu ?
2. Dasar Amal Usaha Muhammadiyah.
3. Pedoman Amal Usaha dan Perjuangan
Muhammadiyah.
4. Sifat-Sifat Muhammadiyah
HAKEKAT MUHAMMADIYAH
BAB I pasal 1
(Nama, Identitas dan Kedudukan)
1. Persyarikatan ini bernama
MUHAMMADIYAH, adalah gerakan
Islam dan Dakwah Amar Ma’ruf Nahi
Munkar, beraqidah Islam dan
berumber pada al-Quran dan Sunnah
2. Muhammadiyah didirikan di
Yogyakarta pada tanggal 8 Dzulhijah
1330 H bertepatan dengan 18
Nopember 1912 M, berkedudukan di
tempat Pimpinan Pusatnya
A. Muhammadiyah Sebagai Gerakan ISLAM
Artinya dalam melaksanakan dan memperjuangkan
keyakinan dan cita-cita hidupnya selalu mendasarkan
pada prinsip prinsip Ajaran Islam
Manifestasi Gerakan Islam meliputi 3 Unsur, yakni HATI,
UCAPAN dan PERBUATAN
1. “Sesungguhnya di dalam jasad ada daging, jika baik maka
baik pula jasad itu dan bila buruk daging itu buruk pula
jasad itu, Dialah HATI”
2. “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir
maka BERKATALAH BAIK atau DIAMLAH”
3. “Bukti kenyataan itu lebih Utama dari Ucapan”
MUHAMMADIYAH SBG GERAKAN DAKWAH
TERBAGI DALAM 2 BIDANG :
1. Bidang PERORANGAN
Sudah Islam
TAJDID
Belum Islam
SERUAN/AJAKAN
2. Kepada MASYARAKAT
Bersifat perbaikan, bimbinganb dan peringatan
•
•
MUHAMMADIYAH SBG GERAKAN TAJDID



Suatu Upaya untuk mengembalikan ajaran Islam
sesuai dengan ajaran Islam
Suatu upaya untuk menghindari umat Islam dari
kesalahpahaman dalam memandang Islam
Tajdid pada Ajaran Islam bersifat Purifikasi dan
bidang Muamalah bersifat Modernisasi
DASAR AMAL USAHA
MUHAMMADIYAH
2. Hidup Manusia itu BERMASYARAKAT
(49 : 13 )
•
4. Menegakkan dan Menjunjung agama Islam dalam
Masyarakat adalah Kewajiban sebagai Ibadah kpd Allah
dan Ihsan kpd Kemanusiaan
5. Ittiba’ kpd Langkah Perjuangan Nabi Muhammad saw
( 3 : 15 )
•
Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah Aku,
niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha
6. Melancarkan Amal Usaha dan Perjuangan
dengan Ketertiban Organisasi
“Kebenaran
yg tdk Terorganisir akan
terkalahkan oleh Kebathilan yang
terorganisir”
PEDOMAN AMAL USAHA DAN
PERJUANGAN MUHAMMADIYAH

Al-Quran dan As Sunnah Makbullah (QS
Thaha : 124 )
•
SIFAT – SIFAT MUHAMMADIYAH
1. Beramal dan berjuang untuk Perdamaian dan
Kesejahteraan
2. Memperbanyak Kawan dan Mengamalkan Ukhuwah
Islamiyah
3. Lapang dada, Luas Pandangan dengan memegang teguh
Ajaran Islam
4. Bersifat Keagamaan dan Kemasyarakatan
5. Mengindahkan segala hukum, undang-undang, peraturan
serta falsafah Negara yang sah
6. Amar Ma’ruf nahi munkar dalam segala lapangan serta
menjadi contoh tauladan yang baik
7. Aktif dalam perkembangan masyarakat dengan maksud
ishlah dan pembangunan sesuai dengan ajaran Islam
8. Kerjasama dengan golongan Islam maupun juga dalam
usaha menyiarkan dan mengamalkan agama Islam serta
membela kepentingannya
9. Membantu pemerintah serta bekerjasama dengan
golongan lain dalam memelihara keadilan, serta bersifat
korektif ke dalam dan ke luar dengan bijaksana
10. Bersifat adil serta korektif ke dalam dan keluar dengan
bijaksana
MATUR SEMBAH NUWUN
Download